Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Illea

Paparan Soil-Transmitted Helminth pada Sayur Sawi: Studi Mikroskopis Salnus, Subakir
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soil Transmitted Helminth (STH) adalah kelompok cacing parasit yang menular melalui tanah dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya di daerah tropis dengan sanitasi rendah. Sayuran seperti sawi hijau yang tumbuh di tanah berisiko tinggi terkontaminasi STH. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan dan jenis telur STH pada sayur sawi yang dijual di pasar tradisional Gattareng, Kabupaten Bulukumba. Penelitian observasional laboratorik dilakukan dengan teknik simple random sampling terhadap 15 sampel sawi hijau. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode sedimentasi dengan larutan NaOH 0,2% dan pewarnaan eosin 1%, kemudian diamati di bawah mikroskop. Dari 15 sampel yang diperiksa, 4 sampel (26,6%) terkontaminasi telur cacing jenis Ascaris lumbricoides, dan tidak ditemukan telur Trichuris trichiura atau Hookworm. Temuan ini menunjukkan adanya risiko penularan kecacingan melalui konsumsi sayur yang tidak higienis.
Analisis Nitrit pada Jajanan Sosis Bakar Jalanan di Gowa: Pendekatan dengan Spektroskopi UV-Vis Salnus, Subakir
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nitrit merupakan salah satu bahan aditif yang sering digunakan dalam produk olahan daging seperti sosis, namun penggunaannya yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar nitrit pada sosis bakar yang dijual di sepanjang Jalan Pattallassang, Kabupaten Gowa menggunakan metode spektroskopi serapan UV-Vis. Sebanyak tujuh sampel (A-G) diuji kualitatif menggunakan pereaksi asam sulfanilat dan N-1-naftiletilendiamonium diklorida. Dua sampel (C dan F) menunjukkan hasil positif ditandai dengan terbentuknya warna merah muda. Selanjutnya, sampel C dan F dianalisis secara kuantitatif menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 540 nm. Hasil analisis menunjukkan kadar nitrit sebesar 0,0703 µg/g pada sampel C dan 0,0511 µg/g pada sampel F. Nilai ini masih berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan oleh BPOM (30 µg/g).
Uji Kadar Natrium Siklamat Pada Minuman Es Doger Yang Dijual Di Pasar Sentral Kabupaten Pinrang Salnus, Subakir
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi pemanis buatan secara berlebihan, termasuk natrium siklamat, dapat menimbulkan efek kesehatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan menentukan kadar natrium siklamat pada minuman es doger yang dijual di Pasar Sentral Kabupaten Pinrang. Sebanyak tujuh sampel dikumpulkan dengan teknik purposive sampling. Deteksi dan kuantifikasi siklamat dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan spektrofotometri UV–Vis. Hasil KLT menunjukkan seluruh sampel positif mengandung siklamat. Analisis kuantitatif menunjukkan kadar natrium siklamat berkisar 9,75 mg/L hingga 71,91 mg/L, seluruhnya masih berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan (3000 mg/L). Hasil ini menunjukkan bahwa es doger yang dijual di pasaran masih berada pada batas aman konsumsi, meskipun terdapat variasi kadar antar pedagang sehingga diperlukan pengawasan rutin.
Analisis Kadar Formalin pada Tahu yang Beredar di Pasar Sentral Kabupaten Pinrang Salnus, Subakir
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan formalin sebagai bahan tambahan pangan dilarang, namun praktik ini masih ditemukan pada beberapa produk pangan basah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan formalin serta menentukan kadar formalin pada tahu yang dijual di Pasar Sentral Kabupaten Pinrang. Desain penelitian adalah eksperimen laboratorik dengan teknik total sampling terhadap 10 sampel tahu. Identifikasi kualitatif dilakukan menggunakan metode fenilhidrazin, sedangkan penetapan kadar dilakukan dengan spektrofotometri menggunakan pereaksi asam kromatropat. Hasil menunjukkan bahwa 30% sampel positif mengandung formalin. Nilai kadar formalin pada tiga sampel positif masing-masing adalah 10 ppm, 9,8 ppm, dan 9,5 ppm. Hasil ini menunjukkan bahwa masih terdapat praktik penggunaan formalin di pasar tradisional Kabupaten Pinrang, meskipun telah dilarang oleh BPOM. Pengawasan keamanan pangan dan edukasi konsumen perlu ditingkatkan.