Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Soft Skill bagi Pengajar Pendidikan Agama Islam (PAI): Sebuah Studi Pustaka Sapriadi, Sapriadi
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 11 No. 2 (2022): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is aimed to elaborate the definition of teachers’ soft skill from the view of Islamic education institution, description of its importance, factors influencing the formation of teachers’ soft skill, explanation of the soft skill ownership for PAI teachers, and ways to develop it. Hence, the present study applied literary studies to encompass these objectives through examining the existed literature.  The study was conducted based on the empirical observation in an education institution where PAI  is taught in Indonesia. The results show that teachers’ soft skill should equip both cognitive and affective skills. Then, possessing soft skill is pivotal due to maximize the PAI teaching performance. They would complete their cognitive skill with affective skill that enable them to maintain social relationship in the classroom. However, its’ development was influenced by some factors such as psychological ability, social ability, and communication skill. When PAI teachers own it, they would achieve earlier success in teaching and professional career. Finally, to develop it, the promotion of the PAI teachers’ intra personal skill and interpersonal skill. Hence, this study urged teachers and institution to hand-in-hand devoting attention for developing teachers’ soft skill to gain better education outcome. Keywords: Islamic Education (PAI), Soft Skill Development, University Kajian ini bertujuan untuk mengelaborasi pengertian soft skill guru ditinjau dari lembaga pendidikan Islam, gambaran pentingannya, faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya soft skill guru, penjelasan kepemilikan soft skill bagi guru PAI, dan cara mengembangkannya. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan studi pustaka untuk mencakup tujuan tersebut melalui pemeriksaan literatur yang ada. Studi ini dilakukan berdasarkan pengamatan empiris di Lembaga Pendidikan yang mengajarkan mata pelajaran PAI di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa soft skill guru harus membekali keterampilan kognitif dan afektif. Kemudian, memiliki soft skill sangat penting karena memaksimalkan kinerja pengajaran PAI. Mereka akan melengkapi keterampilan kognitif mereka dengan keterampilan afektif yang memungkinkan mereka untuk menjaga hubungan sosial di dalam kelas. Namun, perkembangannya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kemampuan psikologis, kemampuan sosial, dan keterampilan komunikasi. Ketika guru PAI memilikinya, mereka akan lebih cepat mencapai kesuksesan dalam mengajar dan karir profesional. Terakhir, untuk mengembangkannya, peningkatan keterampilan intra personal dan keterampilan interpersonal guru PAI. Oleh karena itu, penelitian ini mendesak para guru dan institusi untuk saling bahu-membahu memberikan perhatian untuk mengembangkan soft skill guru untuk mendapatkan hasil pendidikan yang lebih baik. Kata kunci: Pendidikan Agama Islam (PAI), Pengembangan Soft Skill, Perguruan Tinggi
Identifikasi Sikap Kejujuran Siswa dalam Lingkungan SD Negeri 16 Garogo Sapriadi, Sapriadi
Journal of Basic Education Research Vol 2 No 2 (2021): May
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jber.v2i2.190

Abstract

Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan sikap kejujuran siswa dalam lingkungan sekolah di SD Negeri 16 Garogo. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif tipe deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai sikap jujur yang dimiliki siswa di SD Negeri 16 Garogo. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah angket sikap jujur siswa yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif. Adapun sampel yang digunakan terdiri dari 40 orang siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Temuan Utama: Berdasarkan angket sikap yang diberikan kepada mahasiswa untuk mengetahui sikap jujur yang dimiliki siswa, diperoleh hasil bahwa sangat baik dengan persentase 43,3 %, 11 peserta didik memiliki sikap kejujuran pada kategori baik dengan persentase 18,3 %, 10 orang peserta didik memiliki sikap kejujuran pada kategori tidak baik dengan persentase 16,7 % dan terdapat 13 orang peserta didik memiliki sikap kejujuran pada kategori sangat tidak baik dengan persentase 21,7 %. Keterbaruan Penelitian: Keterbaruan dalam penelitian ini adalah peneliti melakukan penelitian sikap secara lebih spesifik, yaitu mengenai sikap kejujuran yang dimiliki oleh siswa.
Co-Authors Amalia Sumpada, Rezky Apriliani, Rizka Assagaf, Said Fachry Atni, Atni Atnika, Atnika Awaluddin Awaluddin Burhanuddin, Rahmawati Caska - Darliana, Darliana Dendi, Dendi Devilla, Rego Dewi Lestari, Nina Dhany, Hanna Willa Disa Putri, Tiara Ayu Dwi Putra, Nanda Eliyana, Eliyana Elpisah Fikri Fikri Firdaus Firdaus Hannani Hasan, Nursakilah Hastuti Baharuddin, Hastuti Ieke Wulan Ayu Ilham, Muhammad Adiul Imron, Dedi Jamelela Fathus Zikra, Datu juliadi, juliadi JUMARDI Kaharuddin Kaharuddin, A.Husnul Khatimah Kanedi, Ican karmila karmila Kartini, Ayu Khairaniswah, Khairaniswah Khairatunnisa Khairatunnisa Khairul Umam Syaliman Kusairi, Imam Kusumawardani, Wening Makhdalena Makhdalena, Makhdalena Manasikana, Arina Manisha, Manisha Mariyam Oklima, Ade Martang, Martang Mediany Kriseka Putri Nasution, Mardiah Nasution, Rizka Amanda Nurwahida Nurwahida, Nurwahida Oktavian, Kurnia Eka Patimatuzzaharo, Patimatuzzaharo Pratiwi, Astrid Purba, Tuty Hertati Purnama, Dimas Rahma Syam, Anna Rahmatin, Mulkia Rahmatullah Rahmatullah Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi Risnawati Risnawati Rumiadi, Rumiadi Salsabila, Aisyah Sangkuriang, Kaisar Sapriai, Hairul Rizka Saputra Nur, Beni Edi Sembiring, Rima Melinda Sinaga, Laila Ilya Sopiatun, Sopiatun St. Hajrah Syam Suhada, Ikhlas Sulisna, Aida Surya, Ibnu Suryahayati, Suryahayati Syarigawir, Syarigawir Sylviah, Sylviah tami, Ayu Nurhasni Tamrin, Nursyahidah Telaumbanua, Harmonis Usman Usman Wahidayanti, Wahidayanti Wahyu, Wahyuni Waruwu, Agnes Trisna Lestari Winarno, Erik Wulan, Mayang Yartono, Raden Zega, Leli Martini Zendrato, Arlin Windy Nuranida