Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI CUCI TANGAN PADA MURID TK DI TK SARI ASIH SUMBAWA BESAR Gladeva Yugi Antari; Galuh Permatasari; Luh Putu Sri Yuliastuti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4831

Abstract

Kewaspadaan harus terus diperketat untuk menurunkan penularan penyebaran virus dengan memperkatat pencegahan bagi anak yaitu dengan mencuci tangan pakai sabun. Mencuci tangan dapat mencegah perpindahan mikroorganisme tidak baik pindah kedalam tubuh manusia.Peserta pada pengabdian ini adlah siswa kelas A dan B TK Sari Asih Sumbawa. Pelaksanaan dilaksanakan 1 hari. Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan diketahui bahwa pelaskanaan program pengabdian kepada masyarakat terdiri dari beberapa langkah kegiatan yang terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian diketahui telah bahwa siswa menjadi mengetahui dan merasakan cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Edukasi Gosok Gigi Pada Murid TK Di TK Sari Asih Sumbawa Besar Galuh Permatasari; Gladeva Yugi Antari; Luh Putu Sri Yuliastuti
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v2i1.424

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah salah satu faktor yang tidak hanya berpengaruh terhadap rongga mulut serta fungsi pengunyahan, namun dapat mempengaruhi kualitas hidup secara langsung. Kesehatan gigi yang dipelihara dengan baik sejak dini dapat berpengaruh terhadap perilaku dan perkembangan di kemudian hari. Pada anak sekolah, masalah kesehatan gigi dan mulut merupakan masalah yang penting karena tidak saja menyebabkan keluhan rasa sakit, tetapi juga menyebarkan infeksi ke bagian tubuh lainnya sehingga mengakibatkan menurunnya produktivitas. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan Pada Murid TK dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada siswa dan siswi TK yang ada di TK Sari Asih. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan edukasi kepada anak usia dini melalui demonstrasi. Peserta adalah siswa TK Sari Asih kelas A dan B yang memiliki usia antara 4 sampai 5 tahun. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 anak dengan didampingi oleh guru yang ada di sekolah. Hasil kegiatan diketahui bahwa siswa secara keseluruhan cukup mampu menggosok gigi secara baik dan benar bila tanpa bantuan orang dewasa Peran aktif orang tua dan guru baik dirumah maupun disekolah sangat penting untuk mendukung hal tersebut.
DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMENUHAN PERSONAL HYGIENE LANSIA Evi Gustia Kesuma; Gladeva Yugi Antari
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i1.835

Abstract

Latar belakang: Permasalahan  yang ada pada lansia berkaitan dengan pemeliharaan kebersihan diri atau personal hygiene. Penurunan fungsi tubuh pada lansia dapat mempengaruhi dan mengakibatkan perubahan kecil yang terjadi dalam kemampuan lansia yaitu perubahan fisik, perubahan mental, dan psikososial. Dalam hal ini keluarga merupakan unsur terpenting dan terdekat dari lansia dalam mendukung berbagai pemenuhan kebutuhan dan aktivitas lansia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dalam pemenuhan personal hygiene lansia di Wilayah kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit II. Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022 di UPT Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit II. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah kunjungan lansia usia (60-70 Tahun) pada bulan November sebanyak 109 lansia. Berdasarkan populasi tersebut metode penentuan sampel menggunakan rumus slovin dan didapatkan jumlah sampel yaitu sebanyak 83 responden dan diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil : Dukungan keluarga lansia di UPT Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit II dalam kategori tinggi yaitu 71.1%, cukup tinggi 27,7% dan rendah 1,2%. Pemenuhan personal hygiene lansia di UPT Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit II mayoritas dalam kategori terpenuhi yaitu 80.7% dan tidak terpenuhi 19,3%. Terdapat Hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pemenuhan personal hygiene lansia di UPT Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit II dengan nilai p-value=0,000. Analisis nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,602 yang didasarkan pada kriteria keeratan, nilai tersebut berada dalam rentang nilai 0,60-0,80 yaitu dalam korelasi kuat. Kesimpulan: Terdapat Hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pemenuhan personal hygiene lansia di UPT Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit II.
Edukasi Tablet Tambah Darah Selama Kehamilan Di Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit II Luh Putu Sri Yuliastuti; Galuh Permatasari; Gladeva Yugi Antari
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i1.1189

Abstract

Anemia pada ibu hamil adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dalam tubuh kurang dari 11 gr/%. Penyebab anemia antara lain kekurangan zat besi, asam folat, kekurangan mineral dan vitamin seperti vitamin B12, vitamin C dan adanya penyakit infeksi. Selama kehamilan, pencegahan dan penanganan pertama pada anemia adalah dengan memberikan tablet tambah darah. Tujuan kegiatan ini yaitu mendampingi mahasiswa kebidanan dalam memberikan edukasi ibu hamil tentang cara minum tablet tambah darah di Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit II. Rencana kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan edukasi langsung pada ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan. Pelaksanaan kegiatan ini sesuai tujuan yaitu dapat menambah pengetahuan ibu hamil tentang tablet tambah darah serta menambah kompetensi mahasiswa dalam melakukan penyuluhan. Dengan kegiatan ini diharapkan dalam jangka panjang dapat mengurangi komplikasi pada ibu dan bayi oleh karena penyakit atau kondisi yang dapat dicegah dengan konsumsi tablet tambah darah.
ANALISIS PELAKSANAAN INFORMED CONSENT PADA PASIEN BERSALIN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ELY FARIDAH Galuh Permatasari; Gladeva Yugi Antari; Luh Putu Sri Yuliastuti
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2023): April : Health Journal "Love That Renews"
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santo Borromeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55912/jks.v11i1.127

Abstract

Informed Consent adalah kesepakatan/persetujuan pasien atas upaya medis yang akan dilakukan oleh bidan terhadap dirinya, setelah mendapatkan informasi dari bidan. Persalinan adalah suatu proses dimana seorang wanita melahirkan bayi yang diawali dengan kontraksi uterus yang teratur dan memuncak pada saat pengeluaran bayi sampai dengan pengeluaran plasenta dan selaputnya dimana proses persalinan ini akan berlangsung selama 12 sampai 14 jam. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana analisis pelaksanaan informed consent pada pasien bersalin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode penelitian yuridis empiris, metode yuridis yaitu dengan melihat berdasarkan dari teori-teori hukum, literatur-literatur atau aspek-aspek hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sedangkan metode empiris adalah metode yang menggunakan fakta yang telah terjadi dalam masyarakat untuk mendapatkan data dan kebenaran yang akurat. Kebenaran hukum empiris adalah kebenaran korespondensi, artinya bahwa sesuatu itu benar karena didukung oleh fakta (Correspond To Reality). Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh langsung dari hasil wawancara informan dan data sekunder bersumber dari penelitian kepustakaan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu praktik mandiri bidan telah melaksanankan prosedur pelayanan kebidanan dengan melaksanakan kewajiban untuk meminta persetujuan tindakan (Informed Consent) pada pasien bersalin sesuai dengan pasal 61 ayat 3 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2019 Tentang Kebidanan, namun Informed Consent tersebut dilakukan secara tertulis dan lisan pada pasien. Informed Consent tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 290 Tahun 2008 Tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran. Prosedur Informed Consent yaitu adanya kesepakatan, pasien yang cakap hukum, persetujuan dilaksanakan tertulis/tidak tertulis/tanpa pesetujuan, pasien dapat menyetujui ataupun menolak tindakan medis. sedangkan penyelesaian perkara Litigasi maksudnya melalui proses pengadilan baik perdata maupun Pilihan menyelesaian perkara medis bisa melalui Litigasi dan Non Litigasi, Non Litigasi maksudnya melalui proses diluar pengadilan pidana.
Hubungan Paritas Ibu Dengan Kejadian Persalinan Preterm Dengan Ketuban Pecah Dini di RSUD Dr. Rasidin Padang dan RSIA Siti Rahmah Baiq Ricca Afrida; Gladeva Yugi Antari; Nurul Hikmah Annisa
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 2 No. 1: March 2019
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.542 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v2i1.121

Abstract

Angka angka kematian bayi (AKB) pada saat ini masih menjadi persoalan di Indonesia. Di Indonesia angka kematian ini tidak mengalami penurunan. Persalinan preterm akan meningkatkan angka kematian bayi secara signifikan. Setiap tahun diperkirakan sebanyak 15 juta bayi lahir dengan keadaan preterm, jumlah ini terus meningkat setiap tahunnya. Tingkat kejadian persalinan preterm berkisar 5% sampai 18% dari seluruh persalinan. Faktor lain penyebab persalinan preterm adalah paritas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan paritas dengan persalinan preterm dengan ketuban pecah dini. Desain penelitian cross sectional comparative, penelitian dilakukan di RSUD Dr. Rasidin Padang, RSIA Siti Rahmah pada bulan September 2015-Juli 2016. Sampel penelitian ini adalah ibu bersalin pretem sebanyak 40 orang yang dipilih secara consecutive sampling, sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu ibu bersalin preterm dengan ketuban pecah (KPD) dan ibu bersalin preterm tidak ketuban pecah dini (tidak KPD). Kesimpulan penelitian ini bahwa nilai p=1 diperoleh nilai p>0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan proporsi kejadian preterm antara responden primipara dan multipara.
Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Status Imunisasi pada Bayi Usia 12-24 Bulan di Perumahan Lingkar Asri Kelurahan Bajur Kecamatan Labu Api Lombok Barat Baiq Ricca Afrida; Nurul Hikmah Annisa; Gladeva Yugi Antari
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 2 No. 2: September 2019
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.041 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v2i2.289

Abstract

Imunisasi merupakan suatu tindakan pemberian kekebalan kepada anak terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi sebelum berusia 12 bulan yaitu tuberkulosis, polio, hepatitis B, difteri, pertusis, tetanus, dan campak. Imunisasi dasar dengan lengkap dan teratur dengan mendapat semua jenis imunisasi dasar pada waktu anak berusia kurang dari 11 bulan dapat mengurangi angka kesakitan dan kematian balita sekitar 80-95%. Imunisasi dasar yang tidak lengkap, maksimum hanya dapat memberikan perlindungan 25-40%. Peran seorang ibu pada program imunisasi sangat penting, pengetahuan ibu berkaitan dengan imunisasi dasar bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan ibu terhadap status imunisasi dasar pada bayi usia 12-24 bulan. Penelitian ini menggunakan desain korelasi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan total population. Penelitian ini dilakukan di Perumahan Lingkar Asri Kelurahan Bajur Kecamatan Labu Api Lombok Barat pada Februari-Maret 2018. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan chi-square. Dari hasil penelitian disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan nilai p=0,000 terhadap status imunisasi dasar. Dari penelitian ini diharapkan agar tenaga kesehatan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, upaya promosi kesehatan berupa support sosial, yakni peningkatan kualitas penyuluhan kesehatan, memberikan motivasi dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan terutama imunisasi.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA PADA KORBAN GEMPA Gladeva Gladeva; Raudatul Jannah
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1305

Abstract

Selama bencana di Lombok terjadi peningkatan angka kejadian malaria di wilayah pengungsian, termasuk daerah Gunung Sari. Kejadian Luar Biasa (KLB) ditetapkan oleh pemerintah kabupaten Lombok Barat Kecamatan Gunung Sari. Berdasarkan data yang didapatkan, Dusun Medas merupakan daerah endemik malaria. Kejadian ini harus segera ditangani, bila tidak ditangani penyakit ini bisa berakibat fatal dari menyebabkan anemia berat, gagal ginjal, hingga kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap perilaku pencegahan malaria pada korban gempa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experiment) dengan rancangan pretest-posttest group design. Sampel pada penilitian ini berjumah 38 orang, dengan analisis yang digunakan adalah Uji Paired t-test. Hasil temuan dalam penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan antara Pendidikan Kesehatan Dengan Media Booklet Terhadap Perilaku Pencegahan Malaria Pada Korban Gempa Di Dusun Medas Gunung Sari dengan p value 0,000 (< 0,05). Saran dalam penelitian ini adalah untuk penelitian serupa selanjutnya yaitu menggunakan media lainnya seperti media audio visual. DOI: 10.5281/zenodo.5226088
PARITAS IBU BERSALAH DENGAN TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF Gladeva Yugi Antari; Galuh Permatasari; Luh Putu Sri Yuliastuti; Evi Gustina Kesuma
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17117

Abstract

Masih tingginya angka kematian ibu didunia dan Indonesia. Menurut data 80% kematian ibu disebabkan akibat komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Penyebab utama kematian ibu di Indonesia adalah perdarahan postpartum, hipertensi dalam kehamilan, dan infeksi. Lamanya proses persalinan dapat menyebabkan infeksi karena bakteri dari vagina masuk ke dalam rahim, apalagi jika pembukaan serviks berlangsung terlalu lama. Proses persalinan yang lama dapat disebabkan oleh masalah kontraksi rahim, seperti inersia rahim, yang dapat mengancam kesehatan bayi dan menyebabkan kematian ibu dan/atau bayi. Pengalaman melahirkan mempengaruhi persepsi nyeri ibu saat persalinan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paritas terhadap nyeri persalinan kala satu fase aktif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional study. Penelitian dilakukan di PMB Elly Farida selama 4 bulan dari bulan April-July 2023. Populasi adalah ibu bersalin, sampel diambil menggunakan metode total sampling sebesar 60 ibu bersalin. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Dari seluruh responden yang diteliti, ditemukan sebagian besar responden adalah multigravida sebanyak 31 responden dimana sebanyak 16 responden merasakan nyeri sedang. Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan nyeri persalinan kala satu fase aktif dengan p-value 0,48. Terdapat pengaruh paritas dengan nyeri persalinan kala satu fase aktif
PERBEDAAN CAKUPAN KUNJUNGAN KEHAMILAN DAN PERSALINAN SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI DI KABUPATEN SUMBAWA Luh Putu Sri Yuliastuti; Gladeva Yugi Antari; Galuh Permatasari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18243

Abstract

Kehamilan dan persalinan merupakan suatu keadaan fisiologis yang terjadi dalam siklus kehidupan wanita. Kehamilan merupakan suatu proses pembuahan dalam rangka melanjutkan keturunan yang terjadi secara alami, menghasilkan janin yang tumbuh di dalam rahim ibu. Persalinan termasuk proses normal yang memungkinkan serangkaian perubahan besar pada ibu untuk dapat melahirkan janinnya melalui jalan lahir baik secara vagina maupun sectio cesarea. Untuk mencegah penularan covid-19 pada ibu hamil, bayi dan ibu bersalin, seluruh persalinan harus dilakukan di fasilitas kesehatan (puskesmas) seperti puskesmas, bidan dan rumah sakit, selama wabah covid-19 mewabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan cakupan kunjungan kehamilan dan persalinan sebelum dan selama pandemi di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif, metode analitik dan pendekatan retrospektif di lokasi 25 Puskesmas Kabupaten Sumbawa dengan metode sampling yaitu total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah cakupan kunjungan kehamilan dan persalinan tenaga kesehatan dengan analisis data yang digunakan secara paired T-test. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan instrumen lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan jumlah cakupan kehamilan sebelum dan selama pandemi (K1 p value= 0,015 dan K4 p value =0,785), tetapi ada perbedaan cakupan persalinan tenaga kesehatan (p value= 0,002). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan dalam cakupan kunjungan kehamilan, namun terdapat perbedaan pada cakupan persalinan tenaga kesehatan.