Claim Missing Document
Check
Articles

PERUBAHAN BERAT BADAN ASEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DI PUSKESMAS KOTA KARANG: SURVEI ANALITIK Antari, Gladeva Yugi; Herliana, Herliana; Fitria, Rahmah
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 8 No 2 (2024): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v8i2.4710

Abstract

The increase in side effects associated with the 3-month injectable contraceptive method is consistent with the number of people choosing to use this approach. One of the potential adverse effects of using 3-month injectable birth control is changes in body weight. Maternal health is not affected by this adverse effect, although it may cause 3-month contraceptive acceptors to switch methods or stop using contraception altogether. This research aims to understand the changes in weight gain of birth control acceptors over 3 months. The research method used is a correlational analytical survey with a cross-sectional approach. The sampling technique used total sampling with 29 respondents from March to April 2024. Research was conducted at the Karang City Health Center using primary and secondary data using methods such as observation sheets, questionnaires, and measuring the actual body weight of respondents. The results of this study showed that the majority of respondents experienced weight gain of 69% with a weight gain of ≥ 5 kg amounting to 9 people (31.1%), 3-4 kilograms amounting to 6 people (20.7%), and 1-2 kg by 5 people (17.2%).
PENGARUH PENYULUHAN GIZI SEIMBANG TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA Mustikasari Kurnia Pratama, Rini; Yugi Antari, Gladeva; Mustika Handayani, Ayu; Permatasari, Galuh; Sri Yuliastuti, Luh Putu
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v7i2.3532

Abstract

Nutritional problems that arise at a young age are triggered by various factors such as poor eating habits, wrong understanding of nutrition, excessive preferences for food types, excessive promotion of food product graphics in the mass media and imported food products. Knowledge of food and nutrition is also one of the factors that influence nutritional status, so formal and non-formal nutrition education is needed. The level of knowledge is very flexible, young people will be positive when choosing the best alternative and tend to do good things. Knowledge is also one of a person's considerations in choosing and consuming food. The purpose of this research is to find out effect of balanced nutrition counseling on Adolescent knowledge and attitudes. This study used a one group pretest-posttest design. Total population of 173 respondents, sampling using probability sampling, namely proportional stratified random sampling, with a total of 63 respondents. Data analysis using t-test. The results of this study found that there was an effect of balanced nutrition counseling on knowledge (p-value 0.000) and attitudes (p-value 0.000) of adolescents. The conclusion that can be drawn from this study is that there is an influence of balanced nutrition counseling coupled with the knowledge and attitudes of adolescents.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Ibu-Ibu Di Lingkungan Monjok Kebon Jaya Barat Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Herbal Daun Kelor (Moringa Oleifera) Aini, Diah Miftahul; Antari, Gladeva Yugi; Ratnasari, Baiq Desy
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v3i2.5919

Abstract

Monjok Kebon Jaya Barat, Mataram, has rich natural resource potential, including the Moringa plant (Moringa oleifera) which is known for its skin health benefits. Although the local community has utilised moringa leaves in daily consumption, the great potential for further processing, such as making herbal soap, has not been maximised. Herbal soap made from moringa leaves can be a safer alternative to cleaning products, reduce dependence on harmful chemicals, and support a green economy. This programme aims to empower women health cadres in Monjok Kebon Jaya Barat through skills training in making herbal soap made from moringa leaves. The method used involved three main stages: activity preparation, soap-making training, and sustainability evaluation. In the training, participants were given theoretical and practical knowledge on the benefits of moringa leaves, the saponification process, and herbal soap making. The evaluation showed that most participants were able to follow the training well, although there were some technical constraints related to ingredient measurement and temperature control. The programme had a positive impact on skills enhancement and economic empowerment. The training is effective in introducing herbal soap making and can be a sustainable business opportunity. It is recommended to provide continuous assistance in marketing and the formation of joint business groups to improve the sustainability and welfare of the local community.
Penguatan Pengetahuan tentang Komposisi dan Tekstur MP ASI bagi Ibu Hasanah, Uswatun; Antari, Gladeva Yugi
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i1.669

Abstract

Malnutrition issues in infants, particularly related to complementary feeding (MP ASI), remain a challenge in many areas, including Pringgarata, Central Lombok Regency. Maternal knowledge about the composition and texture of MP ASI suitable for a baby’s age is crucial to prevent nutritional problems such as stunting and malnutrition. This community service aims to enhance maternal knowledge regarding the composition and texture of MP ASI through interactive training. The method used is a qualitative approach with a participatory design, involving 20 mothers with infants under 12 months old in the Pringgarata area. Activities included education using leaflets, demonstrations on preparing MP ASI, and group discussions. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires, interviews, and direct observation of changes in MP ASI feeding behavior. Results showed a 25% increase in maternal knowledge after the training, along with positive behavioral changes in providing MP ASI according to the baby’s age. In conclusion, community-based training can effectively improve maternal knowledge and skills in providing age-appropriate MP ASI, thereby reducing the risk of malnutrition in infants in areas with limited health information access.
Edukasi Pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara dengan Media Leaflet Agustina, Melinda; Antari, Gladeva Yugi; Faizah, Nurul
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.777

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak serius terhadap ibu dan janin, termasuk risiko bayi lahir dengan berat badan rendah dan stunting. Edukasi kesehatan berbasis media leaflet menjadi salah satu metode yang potensial untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai KEK dan cara pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan menggunakan leaflet dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang KEK. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pendekatan ceramah dan diskusi interaktif yang dilaksanakan di Posyandu Desa Pemenang Timur pada 26 Februari 2025. Sebanyak 25 ibu hamil yang teridentifikasi mengalami KEK atau berisiko KEK menjadi responden dalam kegiatan ini. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuisioner serta observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu hamil setelah edukasi, dengan skor pengetahuan meningkat dari 76% (kategori rendah) pada pre-test menjadi 88% (kategori tinggi) pada post-test. Selain itu, observasi menunjukkan bahwa peserta aktif bertanya dan berdiskusi terkait pola makan sehat dan kendala dalam mengakses makanan bergizi. Temuan ini menunjukkan bahwa media leaflet efektif sebagai alat edukasi dalam meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang KEK, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses informasi digital. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan dilakukan evaluasi jangka panjang mengenai perubahan perilaku ibu hamil setelah penyuluhan, serta perbandingan efektivitas media edukasi lain dalam meningkatkan pemahaman tentang KEK.
Peningkatan Pengetahuan dan Penanganan Mual Muntah Trimester Pertama pada Ibu Hamil melalui Media Leaflet di Dusun Karang Baru, Desa Pemenang Diah Ratna Widiarti; Antari, Gladeva Yugi; Faizah, Nurul
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.781

Abstract

Mual dan muntah pada trimester pertama kehamilan merupakan kondisi umum yang dapat berdampak pada kesehatan ibu hamil. Edukasi mengenai penanganan gejala ini diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan pemahaman ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang mual dan muntah pada trimester pertama. Metode yang digunakan adalah edukasi berbasis leaflet dengan desain pre-test dan post-test yang melibatkan ibu hamil di Dusun Karang Baru, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu hamil setelah diberikan edukasi menggunakan leaflet. Selain itu, ibu hamil juga lebih mampu mengenali penyebab dan cara mengatasi mual muntah secara mandiri. Edukasi berbasis leaflet terbukti sebagai metode yang efektif, mudah diakses, dan dapat diterapkan di berbagai wilayah, terutama di daerah dengan keterbatasan akses informasi kesehatan. Kesimpulannya, penggunaan media leaflet dalam edukasi kesehatan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan serta kesiapan ibu dalam menghadapi perubahan fisiologis selama kehamilan. Strategi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mengintegrasikan teknologi digital untuk memperluas jangkauan edukasi
Edukasi Anemia Ringan dengan Leaflet di Dusun Krujuk, Pemenang Hardianti, Laily; Antari, Gladeva Yugi; Faizah, Nurul
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.782

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap angka kematian ibu dan bayi. Kurangnya pemahaman mengenai penyebab, dampak, dan pencegahan anemia masih menjadi tantangan dalam upaya menurunkan angka kejadian anemia di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi menggunakan media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia ringan di Dusun Krujuk, Desa Pemenang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan evaluasi pemahaman melalui pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 40% menjadi 87,7%, dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman dampak anemia terhadap kehamilan (53%) dan pengenalan tanda serta gejala anemia ringan (52%). Meskipun edukasi ini efektif, beberapa tantangan masih ditemukan, seperti kekhawatiran terhadap efek samping tablet tambah darah dan kurangnya dukungan keluarga dalam pemenuhan gizi ibu hamil. Oleh karena itu, keterlibatan kader posyandu, tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung keberlanjutan edukasi dan memastikan ibu hamil mendapatkan informasi yang akurat dan berkelanjutan. Edukasi kesehatan yang berkelanjutan dan berbasis komunitas diharapkan dapat menurunkan angka kejadian anemia ringan pada ibu hamil, sehingga berkontribusi dalam pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang kesehatan ibu dan anak.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN MALARIA PADA KORBAN GEMPA Gladeva, Gladeva; Jannah, Raudatul
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1305

Abstract

Selama bencana di Lombok terjadi peningkatan angka kejadian malaria di wilayah pengungsian, termasuk daerah Gunung Sari. Kejadian Luar Biasa (KLB) ditetapkan oleh pemerintah kabupaten Lombok Barat Kecamatan Gunung Sari. Berdasarkan data yang didapatkan, Dusun Medas merupakan daerah endemik malaria. Kejadian ini harus segera ditangani, bila tidak ditangani penyakit ini bisa berakibat fatal dari menyebabkan anemia berat, gagal ginjal, hingga kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap perilaku pencegahan malaria pada korban gempa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experiment) dengan rancangan pretest-posttest group design. Sampel pada penilitian ini berjumah 38 orang, dengan analisis yang digunakan adalah Uji Paired t-test. Hasil temuan dalam penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan antara Pendidikan Kesehatan Dengan Media Booklet Terhadap Perilaku Pencegahan Malaria Pada Korban Gempa Di Dusun Medas Gunung Sari dengan p value 0,000 (< 0,05). Saran dalam penelitian ini adalah untuk penelitian serupa selanjutnya yaitu menggunakan media lainnya seperti media audio visual. DOI: 10.5281/zenodo.5226088
Penyuluhan Kesehatan Tentang Penanganan Morning Sickness Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Batujai Eli Istiani; Komala Indriani Sahab; Gladeva Yugi Antari
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.863

Abstract

Secara fisik morning sickness disebabkan oleh perubahan hormon di dalam tubuh, dimana hormon estrogen dan progesteron meningkat sehingga berdampak menekan sistem saraf pusat dan membuat penciuman ibu lebih peka. Tujuan: untuk meningkatkan ilmu pengetahuan tentang morning sickness atau mual untah pada ibu hamil. Metode: dengan memberikan penyuluhan kepada ibu hamil, dan diskusi langsung menggunakan media leaflet dan kuesioner yang berisi tentang penanganan morning sickness. Hasil: adanya peningkatan pengetahuan dari peserta tentang apa itu kekurangan energi kronis, bahaya dan upaya yang bisa dilakukan untuk melakukan pencegahannya. Dapat dilihat dari hasil nilai rata-rata peserta pada pretest adalah 59,00 dan nilai rata-rata posttest adalah 83,00 dari 10 peserta (p-value = 0,000 < 0,005). Kesimpulan: kegiatan pengabdian masyarakat meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu hamil tentang penanganan morning sickness pada ibu hamil. Dengan meningkatnya pengetahuan diharapkan memengaruhi sikap dan perilaku ibu hamil untuk menjaga kesehatan kehamilannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengabdian lanjutan untuk mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang penanganan morning sickness pada ibu.
Asuhan Kebidanan Komunitas Pada Keluarga Tn “A” Dengan Anemia Pada Ibu Hamil Di Desa Pemepek Kecamatan Priggarata Baiq Putri Istiazah; Gladeva Yugi Antari
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70004/dedikasi.v5i01.186

Abstract

Anemia is a serious complication that can increase the risk of material and child mortality. The main causes of anemia are iron deficiency and increased blood plasma volume. This research was conducted through community service by providing education on the prevention of anemia in pregnant women using poster media. The result showed that health education can improve mothers’ knowledge about anemia prevention, pregnant women who attended health education promised to maintain a healthy lifestyle, take blood supplement tablets and get enough rest. Health education and effective communication can improve the awareness and health of pregnant women in preventing anemia. Compliance in consuming nutritious food and blood supplement tablets is very important in preventing anemia in pregnant women.