Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

TRIPLE HELIX DAN PERKEMBANGAN INOVASI DAERAH, TINJAUAN TERHADAP PERAN AKUNTANSI DALAM KEBERLANJUTAN IKM Arifah, Siti; Purnomo, Rochmat Aldy; Asmara, Anugerah Yuka; Kusumawardhani, Dhian; Santoso, Adi
(JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana Vol 11 No 1: Mei 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jramb.v11i1.4587

Abstract

Regional Innovation System (SIDa) plays a crucial role in enhancing knowledge-based economic competitiveness at the regional level. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) approach to explore the concept of the Triple Helix in advancing regional innovation and the role of accounting in strengthening small and medium-sized enterprises (SMEs). Through a review of existing literature, this research aims to identify the interactions between academia, government, and industry in creating an inclusive and sustainable innovation ecosystem. The study finds that the success of the Triple Helix collaboration depends on the role of government as a facilitator, universities as sources of innovation, and SMEs as users of technology. The Triple Helix model provides a strong conceptual foundation for understanding and developing an effective SIDa. A successful SIDa heavily relies on strong synergy and collaboration among universities, industry, and government at the regional level. Accounting can empower SMEs by providing sound business knowledge, which is essential for building partnerships and accessing funding. Accounting thus serves as a critical foundation for the growth and sustainability of SMEs within the regional innovation ecosystem. This article is expected to contribute to the formulation of strategic policies aimed at strengthening SIDa through a collaborative approach.
Peningkatan Keterampilan Warga Disabilitas: Peningkatan Kuantitas Batik Ciprat dengan Alat Pengering Gravitiani, Evi; Purnomo, Rochmat Aldy; Sulistyati, Apika Nurani; Hendrasuryawan, Brilyan; Sartika, Rebecca Cindy; Prananto, Adi; Rudianto, M
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Proses pengeringan batik ciprat masih mengandalkan sinar matahari yang tidak menentu dan belum didukung alat pemanas, sehingga produksi belum siap memenuhi pesanan dalam jumlah besar dengan tenggat waktu tertentu. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya kuantitas penawaran batik ciprat Karangpatihan dengan cara meningkatkan keterampilan mitra dalam menggunakan alat pengeringan batik berbasis tenaga listrik. Metode: Program ini dilaksanakan selama bulan Maret hingga Desember 2025. Mitra dari program ini adalah Rumah Harapan Mulya, yang melibatkan 50 peserta terdiri dari kaum muda dengan latar belakang sosial ekonomi lemah, perempuan, dan penyandang disabilitas fisik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara sistematis melalui tahapan: (1) observasi dan wawancara awal; (2) sosialisasi program dan pengenalan alat pengering batik ciprat berbasis tenaga listrik; (3) pelatihan teknis dan praktik penggunaan alat; serta (4) monitoring dan evaluasi. Hasil: Hasil program menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mitra dalam menggunakan alat pengering batik ciprat berbasis tenaga listrik. Berdasarkan hasil pengukuran sebelum dan sesudah pelatihan, peningkatan keterampilan sebesar 72% dari kondisi awal, ditandai dengan kemampuan mengoperasikan alat secara mandiri. Selain itu, kapasitas produksi batik ciprat juga meningkat dari rata-rata 30 kain per minggu menjadi 50 kain per minggu, atau mengalami peningkatan sebesar 66,7%.
Batik Ciprat, Identitas dan Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Disabilitas Kampung Idiot Ponorogo Gravitiani, Evi; Samudro, Bhimo Rizky; Purnomo, Rochmat Aldy; Sarungu, JJ; Rahardjo, Mugi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i4.5337

Abstract

Jumlah tenaga kerja yang tinggi masih belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja yang mencukupi. Kondisi seperti ini memerlukan solusi agar angka pengangguran tidak semakin bertambah. Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya pola pikir dari para penyandang disabilitas yang ada di Kampung Idiot Ponorogo. Oleh karena itu perlu adanya rumusan atau Road map sebagai upaya yang dilakukan untuk mendapatkan efektivitas pembelajaran program batik ciprat bagi penyandang disabilitas di Kampung idiot Ponorogo. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan intensif yaitu, tenant penyandang disabilitas mendapatkan pembelajaran dan pendampingan kewirausahaan secara intensif dari pengajar, praktisi dan semua pihak yang terlibat terkait batik ciprat. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan adalah kunci organisasi kewirausahaan sosial di Rumah Harapan. Terlihat dari kondisi pelatihan, pengelolaan, dan strukturisasi Rumah Harapan dapat berjalan sesuai harapan bersama. Sokongan sumberdaya merupakan bahan bakar yang menyuplai ketersediaan hal-hal yang dibutuhkan oleh Rumah Harapan, seperti adanya sumber daya manusia. Kesimpulannya yaitu pelatihan pembelajaran batik ciprat merupakan jaringan dan menjadi kunci bagi organisasi kewirausahaan sosial desa ini sehingga mampu bertahan karena hubungan kerja sama dengan stakeholder bagi Rumah Harapan bukan sekedar untuk memperluas target penjualan produk tetapi juga bentuk usaha penggalian ilmu-ilmu baru.Kata Kunci: Batik Ciprat; Identitas; Pemberdayaan Ekonomi; Kampung Idiot Ponorogo; KewirausahaanBatik Ciprat, The Identity and Economic Empowerment for Handicapped in Kampung Idiot, PonorogoABSTRACTThe availability of adequate employment has not matched the high number of workers. Conditions like this require a solution so that unemployment does not increase. The outcome of this community service activity is the formation of the mindset of persons with disabilities in Kampung Idiot Ponorogo. Therefore it is necessary to have a formula or Road map as an effort made to obtain the effectiveness of learning the ciprat batik program for people with disabilities in the idiot village of Ponorogo. This service activity method uses a qualitative and intensive approach. That is, tenants with disabilities get intensive entrepreneurial learning and mentoring from teachers, practitioners, and all parties involved with splatter batik. The results show that leadership is the key to the social entrepreneurship organization at Rumah Harapan. It can be seen from the conditions of the training, management, and structure of Rumah Harapan that it can run according to mutual expectations. Resource support is the fuel that supplies the things needed by Rumah Harapan, such as human resources. The conclusion is that the ciprat batik learning training is a network and is the key for this village social entrepreneurship organization so that it can survive because the cooperative relationship with stakeholders for Rumah Harapan is not only to expand product sales targets but also a form of business exploring new knowledge.. Keywords: Ciprat Batik; Identity; Economic Empowerment; Idiot Ponorogo Village; Entrepreneurship
Diversifikasi Produk dengan Pengembangan Motif Tenun Ikat pada UMKM Griya Tenun Lajer Grobogan Rosyad, Nisaul; Sarwono; Rahmat Hidayat, Sujadi; Rudianto, M; Endah Santoso, Ratna; Purnomo, Rochmat Aldy
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.27961

Abstract

Griya Tenun Lajer merupakan kelompok usaha yang diinisiasi dalam upaya pemberdayaan masyarakat yang digagas oleh Pemerintah Desa Lajer, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan dengan tujuan untuk menghidupkan kembali tenun ikat sebagai produk unggulan lokal. Sebanyak 20 pengrajin terlibat dalam program ini, yang bertujuan meningkatkan kapasitas mereka melalui pelatihan diversifikasi produk dan pengembangan desain motif berbasis pendekatan design thinking. Meskipun tenun ikat Lajer telah dikenal secara nasional, para pengrajin menghadapi tantangan seperti kurangnya inovasi motif, ketergantungan pada pesanan luar daerah, serta menurunnya permintaan pasar. Rangkaian kegiatan dalam program ini meliputi sosialisasi, pelatihan teknis desain, produksi kain tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), serta evaluasi melalui diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berhasil mendorong kreativitas dan kepercayaan diri pengrajin dalam menciptakan motif yang mencerminkan identitas lokal sekaligus relevan dengan tren pasar, khususnya bagi segmen anak muda pengguna wastra nusantara. Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju keberlanjutan UMKM, regenerasi pelaku tenun, dan peningkatan daya saing tenun ikat Grobogan di tingkat lokal dan nasional.
Peningkatan Ketrampilan Warga Disabilitas: Peningkatan Omzet Batik Ciprat dengan Pemasaran Digital Purnomo, Rochmat Aldy; Hartono, Sri; Gunawan, Ivan
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sale of Batik Ciprat Karangpatihan still uses a simple marketing concept and batik craftsmen still rely on the efforts of the village government in collaborating and accepting orders directly from customers. Apart from that, batik administrators and craftsmen have only been taught the batik production process and do not yet have digital marketing skills using e-commerce platforms, so the turnover of ciprat Karangpatihan batik is still not optimal. This program aims to improve partners' skills regarding digital marketing based on e-commerce platforms as an effort to increase the turnover of Ciprat Karangpatihan batik. The partner of this program is Rumah Harapan Mulya with 50 participants consisting of young people with weak socioeconomic backgrounds, women and people with physical disabilities. The method used is to provide exposure and practice regarding digital marketing based on e-commerce platforms such as Shopee. The results of the program show that with the activities carried out, there has been a change from not having skills regarding digital marketing based on e-commerce platforms as an effort to increase the turnover of Karangpatihan splash batik to understanding and having skills regarding digital marketing based on e-commerce platforms as an effort to increase the turnover of Splash batik Karangpatihan. It can be concluded that there has been an increase in skills regarding digital marketing based on e-commerce platforms as an effort to increase the turnover of Ciprat Karangpatihan batik.
Kepuasan Petugas Dinas Perhubungan dan Kinerja Juru Parkir Tepi Jalan Umum: Upaya Inovasi Pelayanan Kepada Masyarakat Jamalina, Masturin; Purnomo, Rochmat Aldy; Cahyono, Yeni; Hamidah, Hoirul; Winanto, Asis Riat
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.356

Abstract

Penataan parkir merupakan salah satu masalah yang timbul dalam penerapan fungsi dan tugas UPTD Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo. Kondisi perparkiran yang kurang teratur, dan masih menggunakan badan jalan yang menimbulkan kemacetan. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis kepuasan petugas dinas perhubungan terhadap kinerja juru parkir tepi jalan umum sebagai inovasi pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu bersifat Deskriptif Kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif merupakan jenis metode penelitian yang diperlukan untuk mengangkat dan mengupas sebuah masalah. Selanjutnya, jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh dengan cara interview (wawancara), observasi (pengamatan), serta dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kepuasan yang diberikan oleh dinas perhubungan terhadap kinerja juru parkir di Kabupaten Ponorogo sudah cukup baik. Pengetahuan serta kemampuan juru parkir mengenai fungsi dan tugas pokoknya terbatas sehingga sulit untuk dikuasai dengan baik. Selain itu, pelayanan parkir tepi jalan umum perlu ditingkatkan terutama dalam segi kemudahan parkir yang menduduki peringkat terakhir dalam hal pelayanan. Inovasi pelayanan kepada masyarakat disini dengan menyangkut kejelasan dan kepastian tarif retribusi parkir, kepastian karcis, kejelasan rambu parkir yang dapat dengan mudah didapatkan oleh pengguna jasa parkir. Upaya inovasi tersebut dapat diterapkan melalui e-parkir atau parkir online yang akan mempermudah masyarakat dalam membayar tarif parkir tersebut, dalam upaya ini diharapkan mampu mengurangi adanya kebocoran retribusi parkir dan mempermudah dinas terkait memberantas adanya parkir liar.
Peningkatan kapabilitas usaha skala rumah tangga perempuan melalui perizinan, pembiayaan, dan asosiasi pengusaha Hartarto, Romi Bhakti; Purnomo, Rochmat Aldy; Hartono, Sri; Rahayu, Siti Aisyah Tri; Hajar, Ibnu
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i3.19563

Abstract

Usaha skala rumah tangga merupakan usaha mikro yang berpotensi dalam meningkatkan taraf hidup keluarga. Namun, literasi akan pengurusan izin usaha masih terbilang rendah, bahkan di daerah perkotaan sekalipun. Padahal, izin usaha merupakan legalitas yang harus dimiliki oleh para pelaku usaha agar mendapat jaminan dan perlindungan hukum yang jelas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman akan pentingnya izin usaha bagi para ibu rumah tangga di kalangan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kemantren Kraton, Yogyakarta. Metode yang dilakukan adalah pemaparan tentang peluang pembiayaan syariah dan izin usaha dalam memperluas skala usaha dan pentingnya berjejaring dengan asosiasi usaha dalam memasarkan produk. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dengan kegiatan yang dilakukan, terdapat perubahan dari belum peluang pembiayaan syariah dan izin usaha dalam memperluas skala usaha dan pentingnya berjejaring dengan asosiasi usaha dalam memasarkan produk menjadi memahami peluang pembiayaan syariah dan izin usaha dalam memperluas skala usaha dan pentingnya berjejaring dengan asosiasi usaha dalam memasarkan produk.
INNOVATION DEVELOPMENT STRATEGY FOR KARANGPATIHAN CIPRAT BATIK AS AN EFFORT TO IMPROVE THE LOCAL ECONOMY Afifah, Azizatul; Purnomo, Rochmat Aldy; Cahyono, Yeni
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v9i2.1151

Abstract

The batik industry is an industry that is relied upon in the local market as well as the export market in the textile sector. Likewise, Karangpatihan ciprat batik (splashed motif in batik) is deliberately empowered as a form of local government concern for disabled residents who have limitations. This research aims to analyze the strategy for developing Ponorogo's typical Karangpatihan ciprat batik in order to increase industrial competitiveness batik industry in Ponorogo Regency. The method used in this research is a qualitative approach using the SWOT analysis method and a survey conducted on the Karangpatihan village head and the chairman of Rumah Harapan Mulya as the Karangpatihan Social Welfare Institution. The results of the research analysis conclude that the strategies that can be used are determining market opportunities based on geographic location, demographics and consumer behavior, identifying the target market to be addressed both within and outside the city of Ponorogo by understanding consumer preferences and needs regarding batik, increasing human resource development in order to achieve this. more innovative quality batik products that can increase consumer appeal. Determining sales channels by considering the place and method to be used. Then determine competitive prices by adjusting product quality and competition in the market, protection of rights to regional typical batik products with Intellectual Property Rights, promotional program innovations aimed at introducing batik on the national and international stage to encourage sales and establishing good relationships with consumers and distributors so that it can expand the marketing of batik products.
INNOVATION IN BATIK CIPRAT KARANGPATIHAN AS A CREATIVE ECONOMY DEVELOPMENT TO INCREASE SUSTAINABLE COMPETITIVE ADVANTAGE Susilowati, Yayuk; Purnomo, Rochmat Aldy; Cahyono, Yeni; Winanto, Asis Riat; Choirul Hamidah
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v8i2.1152

Abstract

Batik Ciprat Karangpatihan is one of the forms of cultural diversity based on batik products in the Karangpatihan village. In order to empowering disabled people, The Government of Karangpatihan Village collaborate with the Rumah Harapan Mulya personally trained them to make batik, which aims to provide jobs and self-employed income sources for craftsmen with disabilities in Karangpatihan Village. The aim of this study is to explore local economic development, inclusive economy and sustainable economy with a case study of the product Batik Ciprat Karangpatihan. This research uses a qualitative approach using primary data and secondary data. The result of the research, among other things, is the innovation of the media Batik Ciprat Karangpatihan which is a fan, cup and used T-shirt as a development of the usual fabric media. It can be concluded that the new innovation potential of Batik Ciprat Karangpatihan from the development of the local economy is by exploiting the potential of the corn grove region to filter Batik waste, the inclusive economy is empowering the disabled community and the local poor population, and the sustainable economy with the presence of development on the batik media and environmentally friendly that can then increase the income of the public by making the creation of batik with new fashion media, T-shirts, cups, and fans.
PERCEPTION DIMENSIONS OF THE USE OF ELECTRONIC PARKING IN TRADITIONAL MARKETS AS AN EFFORT TO INCREASE REGIONAL ORIGINAL INCOME Ani; Purnomo, Rochmat Aldy; Cahyono, Yeni; Riat Winarno, Asis; Hamidah, Choirul
Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan) Vol. 9 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rep.v9i1.1153

Abstract

Electronic parking is one of the public service innovations that has the potential to increase local revenue in Ponorogo Regency. This innovation takes the form of an application that regulates parking in market areas that tend to be congested by utilizing technology such as parking sensors and applications, drivers can easily find available parking spaces and make payments electronically and also manually. The phenomenon in market parking management research is that it is not yet optimal in terms of service to the community and maximizing regional income from the market parking levy sector. This research aims to examine the dimensions of public perception regarding the use of market electronic parking as a strategy to increase Regional Original Income and evaluate user perceptions of the trust and economic benefits of electronic parking at Tonatan Market, Ponorogo. This research uses a method with a qualitative approach. The data collection technique uses an interactive approach using triangulation techniques such as observation, interviews, questionnaires and document retrieval. Samples were taken from Tonathan market parking users totaling seven informants. The research results show that there are people who support and do not support electronic parking innovation. The Department of Trade, Cooperatives and Micro Enterprises of Ponorogo Regency also supports the innovation of electronic parking because it can increase regional income.