Claim Missing Document
Check
Articles

Massage Therapy Prenatal sebagai Intervensi Mengurangi Kecemasan pada Ibu Primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota, Provinsi Riau Apriza Apriza; Erlinawati Erlinawati; Dewi Anggriani Harahap
Jurnal Sehat Mandiri Vol 19 No 1 (2024): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 19, No.1 Juni 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v19i1.1393

Abstract

The unpreparedness of pregnant women in dealing with changes in pregnancy often causes stress and anxiety. Anxiety experienced by pregnant women has a negative impact on the health of the mother and fetus. The results of a survey of pregnant women at the Bangkinang Kota Health Center, many pregnant women experience anxiety due to psychological factors. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Prenatal Massage Therapy in reducing anxiety experienced by primigravida pregnant women. Methodology: Quasy experiment with one group pretest-posttest design. Participants were 30 pregnant women. Data were collected by assessing the anxiety level using the HARS measurement tool and independent T test analysis. Results showed that the average anxiety level of pregnant women before massage therapy was 2.60 and the average level of anxiety for pregnant women after massage therapy was 0,90. The average difference between the anxiety of primigravida pregnant women before and after massage therapy was 1.7 with a SD of 0.466. The statistical test results obtained a p-value of 0.000. There is a significant difference in the average between primigravida pregnant women anxiety before and after receiving massage therapy. Conclusions: Massage therapy is recommended as an intervention to reduce anxiety in pregnant women. It is recommended for health workers to apply prenatal massage therapy as an alternative to reduce anxiety in pregnant women.
Gambaran Pengetahuan Penderita Gastritis tentang Gastritis Di Desa Koto Perambahan Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Nurul Latifa Anum; Dewi Anggriani Harahap; Indrawati Indrawati
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i2.68

Abstract

Gastritis is a non-communicable disease with a high incidence in Indonesia, including in Kampar Regency. Public knowledge about gastritis is an important factor in preventing and managing this disease. This study aims to determine the knowledge of gastritis patients in Koto Perambahan Village, the working area of ​​the Puskesmas Kampa in 2024. This study used a quantitative descriptive design with a sample of 55 gastritis patients selected using a simple random sampling technique. The instrument used was a questionnaire. The data were analyzed univariately and presented in the form of frequency distributions and percentages. The results showed that 22 respondents (40%) had good knowledge, while 33 respondents (60%) had poor knowledge about gastritis. It is recommended to provide regular health education to the public, especially gastritis sufferers, to increase knowledge and encourage preventive behaviors to prevent complications
HUBUNGAN SUMBER AIR BERSIH DAN PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA BATU SASAK KECAMATAN KAMPAR KIRI HULU TAHUN 2025 Athallah Nadif; Dewi Anggriani Harahap; Rizki Rahmawati Lestari
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 1 No. 2 (2025): Vol.1 No.2 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan sumber air bersih dan pengelolaan sampah yang baik merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan sehat bagi balita. Akses air bersih yang tidak memadai serta pengelolaan sampah yang buruk dapat meningkatkan risiko infeksi dan gangguan penyerapan nutrisi. Kondisi ini berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian stunting pada balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sumber air bersih dan pengelolaan sampah dengan kejadian stunting pada balita di Desa Batu Sasak Kecamatan Kampar Kiri Hulu Tahun 2025. Jenis penelitian adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 2-6 September 2025 yang melibatkan 68 responden dengan mengggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan formulir data demografi, lembar observasi dan kuesioner untuk mengetahui sumber air bersih, pengelolaan sampah dan pengukuran antropometri untuk mengetahui kejadian stunting pada balita. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji fisher’s exact test. Hasil analisis univariat 60,3% responden memiliki sumber air bersih tidak layak, 56,9% responden memiliki pengelolaan sampah baik dan 81% balita tidak mengalami stunting. Hasil uji Chi Square hubungan antara sumber air bersih dengan kejadian stunting pada balita (p value = 0,037) dan pengelolaan sampah dengan kejadian stunting pada balita (p value = 0,042). Terdapat hubungan antara sumber air bersih dan pengelolaan sampah dengan kejadian stunting pada balita di Desa Batu Sasak Kecamatan Kampar Kiri Hulu Tahun 2025. Diperlukan edukasi mengenai penggunaan air yang aman serta penyediaan sumber air layak untuk meningkatkan akses sumber air bersih. Pengelolaan sampah juga perlu diperbaiki melalui pemilahan dan penyediaan fasilitas pembuangan yang memadai. Upaya ini membutuhkan dukungan aktif masyarakat dan pemerintah untuk mewujudkan lingkungan yang sehat.
GAMBARAN PENGETAHUAN LANSIA HIPERTENSI TENTANG HIPERTENSI DI DESA TARAI BANGUN WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2025: Pengetahuan, Hipertensi Riana Atira; Dewi Anggriani Harahap; Apriza
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 1 No. 2 (2025): Vol.1 No.2 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi penyebab utama yang menyebabkan kematian secara global dengan mewakili 85 % dari seluruh kematian tahunan. Menurut data WHO (2022) mencatat sekitar 972 juta orang atau 15,4% lansia menderita hipertensi. Angka ini kemungkinan akan meningkat menjadi 29,2% di tahun 2025, dari 972 juta penderita hipertensi lansia, 333 juta berada di negara maju dan 639 juta sisanya berada di negara sedang berkembang, termasuk Indonesia. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya kejadian hipertensi adalah pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. populasi dalam penelitian ini adalah  lansia hipertensi di desa Tarai Bangun yang berjumlah 665 orang dengan sampel 87 lansia yang menggunakan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisa univaria. Hasil penelitian didapatkan ada pengetahuan lansia tentang hipertensi adaah kurang sebanyak 45 responden (66,7%) Diharapkan kepada responden untuk menambah wawasan dan pengetahuan terutama yang berkaitan dengan gambaran pengetahuan tentang hipertensi pada lansia dan lansia dirahapkan dapat mengontrol kesehatannya ke posyandu lansia agar komplikasi penyakit hipertensi tidak terjadi pada lansia.
PKM EDUKASI MANAJEMEN LAKTASI DAN PENDAMPINGAN ASI EKSLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI POSYANDU SELASIH DESA KOTO TUO XIII KOTO KAMPAR Syukrianti Syahda; Fitri Apriyanti; Dewi Anggriani Harahap
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57168

Abstract

Cakupan pemberian ASI Eksklusif secara global maupun nasional masih tergolong rendah akibat berbagai faktor, seperti kurangnya pengetahuan ibu, rendahnya efikasi diri, minimnya dukungan keluarga, serta masalah fisik seperti payudara bengkak dan ASI kurang lancar. Masalah ini juga terjadi di Desa Koto Tuo, sehingga diperlukan intervensi nyata untuk mengoptimalkan praktik laktasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan psikomotorik ibu menyusui mengenai manajemen laktasi, perawatan payudara, dan teknik pijat oksitosin di Posyandu Selasih Desa Koto Tuo. Pelaksanaan PKM menggunakan kombinasi metode edukasi teoritis (ceramah dan diskusi interaktif) serta pelatihan psikomotorik (demonstrasi langsung dan pendampingan praktik mandiri terpimpin). Kegiatan ini diikuti oleh 22 ibu menyusui di Desa Koto Tuo. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat kehadiran peserta yang sangat baik (90%), ketercapaian distribusi materi yang tuntas (95%), dan tingkat penguasaan kompetensi materi serta keterampilan klinis oleh peserta yang mencapai kategori baik (81%). Secara teoritis dan empiris, integrasi antara perawatan payudara dan pijat oksitosin terbukti efektif merangsang refleks prolaktin dan oksitosin, mengaktivasi saraf parasimpatis, mengurangi engorgement, serta memberikan efek relaksasi yang signifikan bagi ibu nifas. Perlunya monitoring, evaluasi dan pendampingan secara rutin sehingga ibu memiliki pengetahuan, kesadaran dan pemahaman tentang manfaat pemberian ASI eksklusif.