Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan Diare di Daerah Rawan Banjir Kota Bengkulu Sari, Gita Maya; Sutrisna, Marlin; Fikhri, Daniz
Karya Kesehatan Siwalima Vol 1, No 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i2.825

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada saat bencana banjir, dan tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama. Sehingga perlunya dilakukan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan diare pada daerah rawan banjir di kota Bengkulu. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatan pengetahuan masyarakat di daerah rawan banjir tentang pencegahan diare. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan kepada 20 kepala keluarga sebagai peserta pendidikan kesehatan yang memang terkena dampak dari banjir. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran menggunakan kuesioner pre-test dan post test. Hasil skor maksimal pada pre-test 50 dan minimal 25 sedangkan skor maksimal pada post-test 85 dan minimal 70, artinya terjadi peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Sehingga, disarankan pemerintah daerah dan puskesmas untuk melakukan pendidikan kesehatan secara rutin kepada masyarakat dalam mencegah diare, penyakit menular lainnya dan meningkatkan pola hidup sehat.
The Relationship Between Education Level and Self-Management on Blood Sugar Levels in Type 2 Diabetes Mellitus Patients Novita Sari, Lia; Sutrisna, Marlin; Novitasari, Mistati
Jurnal Keperawatan Duta Medika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Keperawatan Duta Medika
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/fm4wb854

Abstract

Pendahuluan:  Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi yang semakin meningkat setiap tahun. Ketidakpatuhan dalam manajemen penyakit, yang sering kali disebabkan oleh tingkat pendidikan yang rendah, dapat mengakibatkan kontrol glukosa darah yang buruk. Tujuan:  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan self-management dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode: Desain dalam penelitian ini dengan menggunakan dekriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accedental sampling dengan jumlah sampel 84 pasien diabetes melitus Tipe 2. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Data di analisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil:  Hasil penelitian menunjukkan mayoritas 52.4% dengan tingkat pendidikan menengah, 44.0% dengan Self-Management Diabetes yang cukup baik dan 64.3% dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dan self-management dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Kesimpulan: Pendidikan yang lebih tinggi membantu individu memahami dan menerapkan manajemen diri (self-management) yang lebih baik , yang pada akhirnya berkontribusi pada pengendalian kadar gula darah yang lebih optimal. Kata Kunci:  Diabetes Mellitus, Kadar Gula Darah, Self-Management, Tingkat Pendidikan