Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMASI PEMUPUKAN ORGANIK DAN SISTEM RESIRKULASI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BIOMASSA TUBIFEX SP. SEBAGAI PAKAN ALAMI BERKELANJUTAN Mafrukhatul Mabruroh; Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Dyah Hariani; Erika Saraswati
JURNAL LEMURU Vol 8 No 1 (2026): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v8i1.8431

Abstract

Tubifex sp. dikenal sebagai pakan alami bernilai tinggi dalam akuakultur karena kandungan proteinnya tinggi dan sangat baik untuk pertumbuhan larva ikan. Namun demikian, ketersediaannya masih sangat bergantung pada hasil tangkapan alam dan seringkali menyebabkan ketidakstabilan pasokan serta potensi risiko kontaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai dosis pupuk kotoran ayam yang dikombinasikan dengan sistem resirkulasi dalam meningkatkan produksi biomassa Tubifex sp. pada kondisi terkontrol. Metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima kali ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (500 g/0,098 m²), P2 (1000 g/0,098 m²), dan P3 (1500 g/0,098 m²). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan biomassa, tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR), rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR), serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kotoran ayam berpengaruh nyata pada produksi biomassa (P<0,05), hasil tertinggi dicapai P3. Peningkatan input bahan organik mampu meningkatkan ketersediaan mikroorganisme yang berperan sebagai sumber pakan utama bagi Tubifex sp. Hasil pengukuran kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal, hal ini menunjukkan bahwa sistem resirkulasi mampu menjaga stabilitas kualitas air secara efektif. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi pemupukan organik dan teknologi resirkulasi merupakan strategi yang layak dan aplikatif untuk meningkatkan produksi pakan alami secara berkelanjutan dalam sistem akuakultur.
Improving Pattern Recognition Skills of Children Aged 5-6 Years through Thematic Pattern Board Play Pungky Puspita Sari; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 14, No 1 (2026): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i1.107133

Abstract

The purpose of this study was to improve the pattern recognition abilities of 5-6 year old children through playing with themed pattern boards at a kindergarten in Surakarta. This study used a classroom action research (CAR) approach based on Dave Ebbut's CAR model. The research subjects were 22 children aged 5-6 years. Data collection techniques in this study included performance tests, observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used were quantitative data analysis techniques with a comparative descriptive model and qualitative data analysis techniques with an interactive Miles and Huberman model. The results of this action research showed that there was an increase in the indicator of pattern recognition ability in 5-6-year-old children through playing with themed pattern boards. The pre-action data showed that 31.82% of children completed the test, increasing in cycle 1 with 48.48% of children completing the test, and increasing in cycle 2 with 60.60% of children completing the test, and increasing again in cycle 3 with 74.24% of children completing the test. Pattern recognition ability of children aged 5-6 years can be improved through playing themed pattern boards and can achieve a minimum completion target of 70%. 
PKM-PERAN URBAN FARMING BERBASIS AQUAPONIK SERTA KONTRIBUSI GENERASI MUDA DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN MENUJU INDONESIA EMAS 2045 Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Dyah Hariani; Andriani, Vivin; Andriani, Dicky Surya Putra Pradana
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v10.i01.a11500

Abstract

Sistem aquaponik NFT (Nutrient Film Technique) merupakan inovasi urban farming yang mampu mendukung ketahanan pangan perkotaan secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi sistem aquaponik NFT serta meningkatkan pemahaman mahasiswa dan masyarakat mengenai penerapannya melalui Webinar Nasional. Hasil menunjukkan bahwa sistem aquaponik NFT mampu menghemat penggunaan air hingga 80–90% dibandingkan sistem konvensional melalui mekanisme resirkulasi tertutup. Integrasi ikan lele (Clarias sp.), tanaman kangkung (Ipomoea aquatica), dan bakteri nitrifikasi menciptakan sistem budidaya yang produktif, ramah lingkungan, dan mendukung konsep zero waste system. Selain itu, hasil evaluasi webinar menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 26%, dari 62% menjadi 88% setelah kegiatan. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penerapan aquaponik berbasis smart farming. Dengan demikian, aquaponik NFT berpotensi menjadi Solusi urban           farming modern dalam mendukung pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
PEMBERDAYAAN SISWA SMK MELALUI PELATIHAN PRODUKSI JAHE INSTAN SEBAGAI PRODUK TOGA BERNILAI GUNA Ajiningrum, Purity Sabila; Sukarjati; Diah Karunia Binawati; Arif Yachya; Tatang Sopandi; Vivin Andriani; Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Adila Nasilah Thuuba
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v10.i01.a11530

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Siswa SMK Sejahtera dalam mengolah jahe menjadi TOGA Instan yang praktis dan bernilai guna. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 dan diikuti oleh 35 peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan jahe instan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan paired t-test dan N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 61,8 menjadi 86,4. Analisis paired t-test menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,0001). Hasil N-Gain menunjukkan 31,4% peserta berada pada kategori tinggi dan 68,6% pada kategori sedang. Pelatihan ini menunjukkan bahwa kombinasi penyampaian materi dan praktek langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahan peserta dan memberikan wawasan siswa mengenai potensi peluang usaha berbasis sumber daya lokal dan pengembangan jiwa kewirausahaan siswa.