Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perilaku Aktivitas Fisik selama Pembatasan Sosial pada Dewasa Muda Rau, Elim P. E.; Kaseke, Martha M.; Kairupan, Bernabas H. R.
e-CliniC Vol 9, No 2 (2021): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v9i2.34434

Abstract

Abstract: Social distancing due to the covid-19 outbreak requires everyone to stay at home to reduce the transmission of covid-19. However, staying at home tends to reduce physical activity which is important to improve our health. This study was aimed to analyze the behavior of physical activity during social distancing among young adults based on predisposing factor, enabling factor, and reinforcing factor. This was a qualitative study with a case study using the depth-interview method. There were six informants of youth members of GMIM Elim Kolongan, Tomohon Satu obtained by using a purposive sampling technique based on the principles of suitability and adequacy. The instrument was the researcher himself using interview guides, notebooks, voice recorders, and cameras. Data were obtained from in-depth interview and direct observation and were analysed by using content analysis. The results showed that based on predisposing factor, physical activities were well implemented in terms of knowledge, attitudes, beliefs, values, and perceptions to increase immunity. Based on enabling factors, physical activities were well implemented since the informants had facilities for physical activities. Moreover, based on reinforcing factors, physical activites were well implemented due to supporting people about the importance of physical activity. In conclusion, during social distancing the behavior of physical activity of young adults has been well implemented.Keywords: physical activity; social distancing Abstrak: Pembatasan sosial akibat adanya wabah covid-19 mewajibkan semua orang untuk tinggal di rumah untuk mengurangi penularan covid-19. Tinggal di rumah berpeluang untuk tidak melakukan aktivitas fisik yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku aktivitas fisik selama pembatasan sosial pada dewasa muda berdasarkan peranan faktor predisposisi, faktor pendukung, dan faktor pendorong. Jenis penelitian ialah kualitatif dengan studi kasus menggunakan metode depth-interview. Informan berjumlah enam orang anggota pemuda GMIM Elim Kolongan Wilayah Tomohon Satu. diambil menggunakan teknik purposive sampling yang didasarkan pada prinsip kesesuaian (approppiateness) dan kecukupan (adequacy). Instrumen penelitian ialah peneliti itu sendiri dengan menggunakan pedoman wawancara, buku catatan, perekam suara, dan kamera. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi langsung. Analisis data menggunakan content analysis. Hasil wawancara mendalam dan observasi dokumen menun-jukkan bahwa aktivitas fisik berdasarkan faktor predisposisi berjalan baik dilihat dari penge-tahuan, sikap, kepercayaan, serta nilai dan persepsi yang direspon untuk meningkatkan imunitas tubuh. Aktivitas fisik berdasarkan faktor pemungkin berjalan dengan baik, dilihat dari informan yang memiliki fasilitas untuk melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik berdasarkan faktor pendorong berjalan baik karena terdapat dukungan dari orang sekitar tentang pentingnya aktivitas fisik. Simpulan penelitian ini ialah perilaku aktivitas fisik selama pembatasan sosial pada dewasa muda telah dilaksanakan dengan baik.Kata kunci: aktivitas fisik; pembatasan sosial
Behavioral and Emotional Changes in Early Childhood during the COVID-19 Pandemic Kairupan, Tiffani S.; Rokot, Natasya T.; Lestari, Hesti; Rampengan, Novie H.; Kairupan, Bernabas H. R.
e-CliniC Vol 9, No 2 (2021): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v9i2.34014

Abstract

Abstrak: Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mengakibatkan perubahan yang besar terhadap gaya hidup sehari-hari, termasuk pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak lockdown (karantina wilayah) akibat pandemi Covid-19 pada perilaku dan emosi anak usia dini (usia 0-8 tahun), serta kegiatan rutin sehari-hari seperti aktivitas fisik, screen time, dan pola tidur. Penelitian ini merupakan suatu literature review dengan menggunakan database Google Scholar, ScienceDirect, dan PubMed. Terdapat 15 literatur yang dipublikasi dalam bahasa Ingggris atau Indonesiaselang April 2020 dan Maret 2021. Literatur dalam penelitian ini melaporkan tentang perubahan perilaku dan emosi pada anak usia dini. Peningkatan perilaku eksternalisasi dan internalisasi serta perubahan waktu aktivitas fisik dan pola tidur juga dilaporkan pada banyak studi tersebut. Selain itu, terdapat peningkatan screen time selama lockdown. Simpulan penelitian ini ialah lockdown dapat memengaruhi baik pola tidur dan aktivitas fisik maupun kemampuan mengontrol emosi pada anak usia dini.Kata kunci: COVID-19, lockdown, keterbatasan, anak usia dini, perubahan perilaku  Abstract: The coronavirus disease 2019 (COVID-19) pandemic demanded great changes in the everyday lifestyle of people, including children in their early years.This study was aimed toobtain the impact of COVID-19 confinement in young children’s (age 0-8 years) behavior and emotion, along with their daily routines such as physical activity, screen time, and sleep pattern. This was a literature review study using databases of Google Scholar, ScienceDirect, and PubMed. The results showed that there were 15 studies published in English or Indonesian between April 2020 and March 2021 included in this review. The studies reported behavioral and emotional changes in the early life of children. An increase in externalizing and internalizing behavior along with a shift in physical activity and sleep behavior was reported in many of the studies. There was an increase in screen time during lockdown. In conclusion, lockdown can affect not only children’s normal behavior in their sleep and physical activity but also their capability of controlling their emotion.Keywords: COVID-19, lockdown, confinement, early childhood, behavioral changes 
KEBIASAAN BERMAIN ONLINE GAMES DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA Poli, Sefanya L.; Kairupan, B. H. Ralph; Rahman, Asep
KESMAS Vol 10, No 5 (2021): VOLUME 10, NOMOR 5, MEI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecanduan bermain game adalah perilalu seseorang yang ditandai dengan aktifitas bermain yang berulang-ulang.  Seseorang yang memainkan permainan daring dengan waktu yang terlalu lama memiliki konsekuensi yang dapat memengaruhi kesehatan seperti masalah tidur. Masalah tidur ini terjadi karena kualitas tidur yang buruk yang dialami oleh orang tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan bermain permainan daring dengan kualitas tidur pada mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi (FKM Unsrat) Manado. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, jenis observasional dan dengan desain cross sectional study (studi potong lintang). Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2020 sampai bulan Januari 2021. Sampel berjumlah 56 mahasiswa Bidang Minat Promosi Kesehatan Angkatan 2016 & 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan kuesioner PSQI & Kecanduan Game. Analisis data menggunakan uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan bermain permainan daring dengan kualitas tidur (p = 0,000). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebiasaan bermain permainan daring mempunyai hubungan yang signifikan dengan kualitas tidur mahasiswa FKM Unsrat. Kata Kunci : Permainan Daring, Kualitas Tidur, Kebiasaan ABSTRACT Addiction to playing games is a person's behavior which is characterized by repetitive play activities. A person who plays online games for too long has consequences that can affect health such as sleep problems. This sleep problem occurs because of the poor quality of sleep experienced by the person. The purpose of this study is to determine the relationship between the habit of playing online games with sleep quality in students at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University (FKM Unsrat) Manado. This research is a quantitative research, observational type and with a cross sectional study design. This research was conducted in November 2020 – January 2021. The sample is 56 students of 2016 & 2017 Health Promotion Interests. Data collection was done by giving a PSQI & Game Addiction questionnaire. Data analysis using Chi Square test showed a significant relationship between online game playing habits and sleep quality (p = 0.000). Based on the results of this study, it can be concluded that the habit of playing online games has a significant relationship with the sleep quality of FKM Unsrat students. Keywords: Online Games, Sleep Quality, Habits
HUBUNGAN TINGKAT KEKEBALAN STRES DENGAN MEKANISME KOPING PADA LANSIA DI PANTI WREDHA SEHATI WANEA DAN PANTI WREDHA SENJA CERAH KOTA MANADO Umanailo, Novita Sarah M; Kairupan, B.H. Ralph; Bidjuni, Hendro J.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i2.32319

Abstract

Abstract:  The cause of stress for elderly more often happen because they were at the nursing home while they still have a family, they feel abandoned, unneeded anymore, isolated, and lost contact with loved ones. To reduce the impact of stress they feel, the elderly should have some means to enhance stress immunity the right way. The elderly that had stress usually used coping strategy to face the problem they’d cause or feel. Objective : the purpose of this study is to find out the connection between the stress immunity level with the coping mechanism on the elderly that lived in Senja Cerah nursing home and Sehati nursing home in Manado City. The method : this study used quantitative research design with cross sectional study for the layout, it used Brieff COPE and Smith & Miller questionnaire. The study process was carried for 2 weeks and assisted by the nursing home staff for the data gathering process with use of Total Sampling technique. The total of Respondent for this study are 61 Respondents. The results of this study showed that most of the respondents had adaptive coping mechanism and immune to stress in 32 respondents (82,1%). With the result of Spearman’s rank correlation test, 0,000 < α = 0,05 was obtained and the correlation coefficient value of 0,705, meaning there is significant connection between Stress Immunity Level with the Coping Mechanism on the Elderly.Keywords: Stress Immunity, Coping Mechanism, Elderly.               Abstrak : Penyebab stres pada lansia sering kali karena ketika mereka berada di panti wredha sementara masih mempunyai keluarga, mereka merasa terbuang, tidak dibutuhkan lagi, terisolasi, dan kehilangan orang-orang yang dicintai. Untuk mengurangi dampak stres yang dirasakan, hendaknya setiap lansia mempunyai upaya-upaya peningkatan kebebalan stres yang tepat. Lansia yang mengalami stress biasanya menggunakan strategi koping untuk menghadapi masalah yang ditimbulkan atau yang dialaminya. Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kekebalan stress dengan mekanisme koping pada lansia yang tinggal di panti wredha senja cerah dan panti wredha sehati Kota Manado.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, dengan rancangan cross sectional study, menggunakan kuisioner Brieff COPE dan Smith&Miller. Proses penelitian dilakukan selama 2 minggu dan dibantu oleh pihak panti wredha untuk proses pengambilan data, dengan teknik Total Sampling. Total Responden dalam penelitian ini sebanyak 61 responden. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki mekanisme koping adaptif dan kebal terhadap stres  sebanyak 32 responden (82,1%). Dengan hasil uji korelasi rank spearman, diperoleh sebesar 0,000 < α = 0,05 dan nilai koefisien korelasi 0,705, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara Kekebalan Stress dengan Mekanisme Koping pada Lansia.Kata kunci : Kekebalan Stres, Mekanisme Koping, Lansia
HUBUNGAN ANTARA LOCUS OF CONTROL DAN EMOTIONAL QUOTIENT (EQ) DENGAN KELELAHAN KERJA PERAWAT DI RS BHAYANGKARA TK. III MANADO Pinori, Sara Novi; Kairupan, B.H. Ralph; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.18781

Abstract

Abstract : Locus of control is a personality trait a person interpreting success and failures experienced by the individual comes from the internal and external factors. Emotional Quotient (EQ) is the capability of a person in understanding and be aware of what had happened either through thoughts, words, and deeds. The purpose of this research is to analyse the relationship between the locus of control and emotional quotient (EQ) and the exhaustion of working nurses. The research design used with Cross Sectional approach. Sampling techniques in research are the total sampling with a sample of 39 respondents. Data were collected using a questionnaire. Based on the results of the test statistic Chi-Square significance level of 95% (É‘ < 0.05) is presented in table 2x2 are obtained for the Locus of control with the fatigue of work p = 0.012 and emotional quotient (EQ) and fatigue of work, p = 0.018, < 0.05. Results of research most respondents experiencing fatigue by using an external locus of control totaled 16 respondents (41%) and experience fatigue with emotional quotient (EQ) low 17 respondents (43.6%). Conclusion there is a relationship between locus of control and emotional quotient (EQ) and the exhaustion of working nurses in RS Bhayangkara TK. III Manado. Keywords: Locus Of Control, Emotional Quotient (EQ), a work Burnout Abstrak : Locus of control adalah suatu sifat kepribadian seseorang dalam menginterpretasikan kesuksesan dan kegagalan yang dialami individu berasal dari faktor internal dan eksternalnya. Emotional Quotient (EQ) adalah suatu kemampuan yang dimiliki seseorang dalam memahami dan menyadari terhadap apa yang dialaminya baik melalui pikiran, perkataan, dan perbuatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara locus of control dan emotional quotient (EQ) dengan kelelahan kerja perawat. Desain penelitian yang digunakan dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling dalam penelitian adalah total sampling dengan sampel 39 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil berdasarkan uji statistik Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (É‘ < 0,05) disajikan dalam tabel 2x2 yang diperoleh untuk Locus of control dengan kelelahan kerja yakni p = 0,012 dan emotional quotient (EQ) dengan kelelahan kerja yakni p = 0,018, < 0,05. Hasil penelitian sebagian besar responden mengalami kelelahan dengan menggunakan locus of control eksternal berjumlah 16 responden (41%) dan mengalami kelelahan dengan emotional quotient (EQ) rendah 17 responden (43.6%). Kesimpulan ada hubungan antara locus of control dan emotional quotient (EQ) dengan kelelahan kerja perawat di RS Bhayangkara Tk. III Manado. Kata kunci : Locus Of Control, Emotional Quotient (EQ), Kelelahan Kerja
Pengaruh Motivasi Kerja Dan Sikap Profesi Terhadap Kinerja Perawat Di Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Porotu'o, Andreano Christian; Kairupan, Bernabas H.R.; Wahongan, Greta J.P.
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 8, No 2 (2021): JMBI UNSRAT Volume 8 Nomor 2
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jmbi.v8i2.32936

Abstract

Abstract: Performance is a work achievement in the form of achieving work plans made by an organization carried out by leaders and employees who work in the organization, both government and private to achieve organizational goals. Nurse performance is a reference for health services, so it is necessary to conduct an assessment of performance in improving the quality of health services provided to patients. The purpose of this study is to analyze work motivation and professional attitude on nurse performance in the Inpatient Services of the General Hospital GMIM Pancaran Kasih Manado through job satisfaction as an intervening variable. This research is a type of quantitative research that is an analytic survey with a cross sectional study approach. The population of this research is all nurses who work in Inpatient Services at GMIM Pancaran Kasih Hospital Manado. The research sample used purposive sampling technique, namely 80 nurses. Data analysis consisted of univariate analysis using IBM SPSS Statistics 22 data analysis tools and multivariate analysis using Structural Equation Modeling (SEM) using the Smart PLS 3.0 data analysis tool. The results showed that Job Satisfaction had a direct effect on Nurse Performance and Professional Attitude had an indirect effect on Nurse Performance in Inpatient Services at GMIM Pancaran Kasih General Hospital through Job SatisfactionAbstrak: Kinerja merupakan prestasi kerja yang berupa pencapaian rencana kerja yang dibuat oleh suatu organisasi yang dilakukan oleh pimpinan dan karyawan yang bekerja di organisasi itu baik pemerintah maupun swasta untuk mencapai tujuan organisasi. Kinerja perawat merupakan suatu acuan pelayanan kesehatan, sehingga perlu dilakukan pengkajian mengenai kinerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis motivasi kerja dan sikap profesi terhadap kinerja perawat di Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini merupakan seluruh perawat yang bekerja di Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit GMIM Pancaran Kasih Manado. Sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu 80 orang perawat. Analisis data terdiri dari analisis univariat dengan menggunakan alat bantu analisis data IBM SPSS Statistics 22 dan analisis multivariat menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan alat bantu analisis data Smart PLS 3.0.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja berpengaruh langsung terhadap Kinerja Perawat dan Sikap Profesi berpengaruh tidak langsung terhadap Kinerja Perawat di Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado melalui Kepuasan Kerja. 
Profil content scale minnesota multiphasic personality inventory-2 (MMPI-2) adaptasi Indonesia pada komunitas “punk” di kawasan Megamas Manado Mokiwang, Lavenia E.; Dundu, Anita; Kairupan, Bernabas H.R.
e-CliniC Vol 4, No 2 (2016): Jurnal e-CliniC (eCl)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v4i2.14594

Abstract

Abstract: "Punk" community is already scattered around the world, including Indonesia. The "punk" community is popular with their unique styles such as ripped jeans, sassy ear pin, necklace and bracelet, as well as spike-top and Mohican hair style. Music is also included in the "punk" community unique style because the music they created was a part of a rebellion, therefore, the lyrics are often without simile. The appearance and the unique styles of the "punk" community often result in negative specullation of the society towards them which can cause impact to the mental and personality of the "punk" community members. This was a cross-sectional survey study to obtain the personality and the mental status of the "punk" community members by using Content Scale MMPI-2 Indonesia Adaptation. Data were univariate analyzed using Microsoft Excel. The results showed that from 33 people who did the test, only 30 people were valid and their socio demographic data showed that the highest frequency was male (86.67%). Score distribution of content scale MMPI-2 from the highest to the lowest was as foolows: BIZ (83.33%), DEP (73.33%), FAM (73.33%), TRT (73.33%), FRS (70%), LSE (70%), HEA (63.33%), WRK (60%), ANX (56.67%), OBS (56.67%), ASP (53.33%), ANG (33.33)%, CYN (33.33%), TPA (16.67%), and SOD (3.33%).Keywords: "punk" community, profile, content scale, MMPI-2 Abstrak: Komunitas “punk” saat ini sudah tersebar di dunia, termasuk Indonesia. Komunitas “punk” terkenal dengan gayanya yang khas yaitu celana jeans yang sobek-sobek, peniti centil di telinga, kalung dan gelang serta gaya rambut spike-top dan Mohican. Musik juga termasuk dalam gaya khas komunitas “punk” karena musik yang mereka ciptakan ialah bagian dari pemberontakan sehingga tak jarang lirik dari musiknya juga tidak diberi kiasan. Penampilan dan gaya khas dari komunitas “punk” seringkali menimbulkan pemikiran negatif dari masyarakat yang bisa berdampak pada mental dan kepribadian dari anggota komunitas “punk”. Jenis penelitian ialah survei potong lintang untuk mengetahui kepribadian dan mental anggota komunitas “punk” dengan menggunakan skala content scale MMPI-2 Adaptasi Indonesia. Data dianalisis secara univariat dengan menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dari 33 orang yang mengikuti tes hanya 30 orang yang dinyatakan valid dan data sosio demografi menunjukkan frekuensi jenis kelamin laki-laki yang terbanyak (86,67%). Distribusi skor tinggi Content Scale MMPI-2 berturut-turut dari yang paling tinggi ke rendah yaitu BIZ (83.33%), DEP (73.33%), FAM (73.33%), TRT (73.33%), FRS (70%), LSE (70%), HEA (63.33%), WRK (60%), ANX (56.67%), OBS (56.67%), ASP (53.33%), ANG (33.33)%, CYN (33.33%), TPA (16.67%), dan SOD (3.33%). Kata kunci: komunitas “punk”, profil, content scale, MMPI-2
Gambaran Kesehatan Mental Pada Lansia Selama Pandemi COVID-19 Kiroh, Amanda G. M.; Kairupan, Bernabas H. R.; Munayang, Herdy
Jurnal Biomedik : JBM Vol 13, No 3 (2021): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.v13i3.35408

Abstract

Abstract: Coronavirus disease (COVID-19) pandemic was first found in Wuhan, China on December 2019. The government did restricts people's activities to prevent the spread of the virus, especially in elderly people due to higher risk and vulnerability, but mental health issues and bad influence can arise with such social restriction and social distancing. This study aims to provide an overview of the mental health condition especially in the elderly communities during the COVID-19 pandemic. This study was made in the form of a literature review using three databases, namely Google Scholar and Clinical Key. The research design used is literature review, using three databases, namely Google Scholar and Clinical Key. The literature that used is in English and Indonesian, within the last one year (year 2020) and fully-accessible.Based on the literature reviewed, it is found that there are activity restrictions have a negative impact on the mental health of the elderly, and not only affect the mental health, but also has an unfavorable influence on other aspects.Keywords: elderly mental health, COVID-19 Pandemic  Abstrak: Pandemi Covid-19 Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) pertama kali didiagnosis pada Desember 2019 di Wuhan Cina. Pemerintah melakukan pembatasan aktivitas kepada masyarakat guna untuk mencegah terjadinya penyebaran virus terutama pada orang yang sudah lanjut usia karena mereka memiliki risiko yang lebih tinggi dan rentan untuk terkena Covid-19, tapi dengan adanya pembatasan jarak sosial ini dapat memberikan pengaruh yang kurang baik bagi lansia terutama pada kesehatan mental mereka. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesehatan mental pada lansia selama pandemi Covid-19. Penelitian ini dibuat dalam bentuk literature review dengan menggunakan tiga database, yaitu Google Scholar dan Clinical Key. Literatur yang akan digunakan dapat berbentuk Bahasa Inggris dan atau  Bahasa  Indonesia,  dalam  jangka  waktu  satu  tahun  terakhir  (2020)  dan  dapat  diakses  secara penuh. Berdasarkan literature-literature yang di review didapatkan pembatasan aktivitas memberikan dampak yang negatif bagi kesehatan mental lansia, dan bukan hanya berpengaruh pada kesehatan mental saja tapi juga memberikan pengaruh yang kurang baik pada aspek-aspek lainnya.Kata Kunci: Kesehatan mental lansia, pandemi Covid-19
Analisis Penggunaan Masker di Masa Pandemi Covid 19 Pada Pria Kaum Bapa Gmim Kamang Suluun 3 di Desa Suluun Kecamatan Suluun Tareran Minahasa Selatan Gawina F. Marchel; Bernabas H. R. Kairupan; A. J.M. Rattu
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan mengenai upaya penanggulangan Covid-19 selain di Indonesia pemerintah di seluruh dunia juga mengeluarkan kebijakan yang bermacammacam, salah-satunya penggunaan masker oleh seluruh masyarakat merupakan upaya yang sudah disepakati di dunia dan dianjurkan sebagai metode dalam membatasi penularan komunitas oleh pembawa asimtomatik maupun prasimtomatik yang dapat menjadi pendorong utama cepatnya penularan. Tujuan penelitian Untuk menganalisis penerapan perilaku promosi (penggunaan masker) dan menganalisis hambatan terhadap perilaku dalam menggunakan masker. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan, desain cross sectional. Tempat dilakukannya penelitian ini di Desa Suluun Kecamatan Suluun Tareran Minahasa Selatan dengan total sampel sebanyak 67 responden. Hasil penelitian yang di dapat dari kuesioner menunjukan bahwa penggunaan masker sudah baik mencapai 83,6% sedangkan hambatan terhadap perilaku dalam penggunaan masker masih tinggi di lihat dari hasil kuesioner terdapat 52,2% beralasan sudah kehabisan masker ketika keluar rumah dan 59,7% beralasan punya masker, tetapi malas menggunakan atau tidak nyaman jika di pakai di luar rumah.  Kata Kunci : Covid 19, Penggunaan Masker, Hambatatan ABSTRACTPolicies regarding efforts to deal with Covid-19 apart from in Indonesia, governments around the world have also issued various policies, one of which is the use of masks by the entire community, which is an effort that has been agreed upon in the world and is recommended as a method of limiting community transmission by asymptomatic and pre-symptomatic carriers that can cause infection. be the main driver of the rapid transmission. The purpose of the study was to analyze the application of promotional behavior (use of masks) and analyze barriers to behavior in using masks. This type of research is quantitative by using a cross sectional design. The place of this research was in Suluun Village, Suluun District, Tareran, South Minahasa with a total sample of 67 respondents. The results obtained from the questionnaire showed that the use of masks was good at 83.6% while the barriers to behavior in the use of masks were still high. From the questionnaire results, 52.2% reasoned that they had run out of masks when leaving the house and 59.7% reasoned. have a mask, but are lazy to use or uncomfortable when used outside the house. Keywords: Covid 19, Use of Masks, Barriers
Pengaruh Kecerdasan Emosional, Iklim Organisasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit Umum Hermana Lembean Veronica Christy Elisabeth Laoh; Barnabas Harold Ralph Kairupan; Jeini Ester Nelwan
HEALTH CARE : JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 2 (2022): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKes Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36763/healthcare.v11i2.268

Abstract

Introduction: Nurse performance is the result of work in quality and quantity achieved by a nurse. Achievement of good performance or less influenced by certain factors, such as knowledge, motivation and self-confidence. It is also influenced by leadership, responsibility, discipline, initiative. The purpose of this study was to analyze the effect of emotional intelligence, organizational climate and job satisfaction on the performance of nurses at the Hermana Lembean General Hospital. Method: This research is a correlational study. This research was conducted at the Hermana Lembean General Hospital in January-February 2022. The research respondents were 123 nurses. The variables in this study are emotional intelligence, organizational climate, job satisfaction and nurse performance. The instrument used is a questionnaire. Multivariate data analysis using Structural Equation Modeling (SEM) with smartPLS. Results: The results showed that that the influence of organizational climate on performance obtained a p-value of 0.171 with a T statistic of 0.953 with a positive path coefficient of 0.093, which means that organizational climate has no significant effect on performance. The influence of emotional intelligence on performance, obtained a p-value of 0.000 with a T statistic of 6.735, which means that emotional intelligence has a positive and significant effect on performance. The effect of job satisfaction on performance, obtained a p-value of 0.021 with a T statistic of 2.039 which means job satisfaction has a positive and significant effect on performance. Conclusion: It can be concluded that emotional intelligence and job satisfaction affect the performance of nurses at the General Hospital Hermana Lembean.
Co-Authors A. J.M. Rattu Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Ab'ror, Rijal Adam, Hilman Adilang, Merry Ch. N. Ali, Christania Cindy Natasya Andika, Agustinus Anita E. Dundu Asep Rahman Asep Rahman Asep Rahman, Asep Barbara, Aryesam Veronika Maria Bidjuni, Hendro J. Billy J. Kepel Bolang, Alexander Sam Leonard Buanasari, Andi Christian Tambingon Christofel Elim Cindy Lois Rompis Dewantara, Lilac Doda, Diana V.D. Dundu, Anita Dundu, Anita Elisabet Dwi W. P. Astuti E. David Kaunang Engka, Ovilia Natalia Eva Mariane Mantjoro Fatbinan, Sherly Delita Fatimawali . Ferdian R. D. Galala Gawina F. Marchel Grace Debbie Kandou Harsali F. Lampus Harvani Boky, Harvani Hasanuddin, Israyati R. Heidy Palempung Hendro Bidjuni Herdy Munayang Herdy Munayang Hesti Lestari Hutasoit, Christin Y. Iyong, Elvira Aprelia Jehosua S. V. Sinolungan Jimmy Posangi Jumria Jumria Kairupan, Felly Aprilia Kairupan, Tiffani S. Kapantow, Marlin Grace Kapantow, Nova Hellen Kepel, Billy Johnson Kiroh, Amanda G. M. Kolibu, Febi K. L F. J. Kandow Lahamu, Ilke Silmawati Lisbeth F. J. Kandou Maddusa, Sri Seprianto Manampiring, Aaltje E Mantjoro, Eva M. Marsevino Raintama, Marsevino Martha M. Kaseke Martha Marie Kaseke Matali, Linda Agnes Mawitjere, Mega Putri Belia Melita A. Lolowang Mercy Taroreh Mintjelungan, Debby L. A. Mitha Lepa Mokiwang, Lavenia E. Molenaar, Emmanuela Ranita Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nelwan, Ester Jeini Neni Ekawardani Niode, Nurdjannah Jane Novie H. Rampengan Novie Homenta Rampengan, Novie Homenta Oksfriani Jufri Sumampouw Oktavianus Suardiyasa, I Made Daniel Pai, Restawari Syalomitha Pantow, Dewi Christie Peginusa, Gloria Makahanap Pinatik, Candiela Criste Pinori, Sara Novi Poli, Sefanya L. Pondagitan, Alpinia Shinta Porotu'o, Andreano Christian Pratiwi, Dewi S. Rattu, A. Joy.M. Ratulangi, Annastasya G. Rau, Elim P. E. Rengkung, Chrisal Novri Jozef Reni Ch. Ibrahim Rindiani B. E. Wewengkang Rocky V. Pangerapan Rokot, Natasya T. Sefti Rompas Sulaemana Engkeng, Sulaemana Tampara, Jody M Tatambihe, Brainly M. H. Tendean, Lydia Estelina Naomi Tendean, Widya Tirajoh, Carissa V Umanailo, Novita Sarah M Veronica Christy Elisabeth Laoh Wahongan, Greta J.P. Walesasi, Intan Permata Sari Wariki, Windy M. V. Welong Seftian Surya William T. Palandeng Wurangian, Prisilia Karina Yuke Tyneke Darado Yulianty Sanggelorang