Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Metode Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Suku Kata Pada Anak Disleksia Putri, Khania Eka; Mahdi, Arisul; Arnez, Gaby
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimulai setelah dilakukan pengamatan awal di SDN 06 Piai Tangah. Dari pengamatan tersebut, ditemukan bahwa ada seorang anak dengan disleksia yang belum bisa membaca suku kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, yaitu Single Subject Research dengan desain A-B-A. Untuk mengumpulkan data, peneliti melakukan observasi, wawancara, dan tes.Pada tahap baseline (A1), hasil yang diperoleh adalah 30% pada setiap pengukuran. Kemudian, pada tahap intervensi (B), hasilnya meningkat menjadi 40%, 50%, 60%, 70%, 70%, 80%, 80%, dan 80%. Setelah itu, pada tahap pengukuran baseline (A2), hasilnya mencapai 90% pada setiap pengukuran.Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode Gillingham efektif dalam membantu anak disleksia untuk meningkatkan kemampuan membaca suku kata.
Meningkatkan Kemampuan Menentukan Nilai Tempat Bilangan Melalui Media Pohon Bilangan Bagi Siswa Gangguan Sepektrum Autisme Nasution, Riska Sulastri; Mahdi, Arisul; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Arnez, Gaby
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 7 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i7.4470

Abstract

This article discusses efforts to improve the ability to determine place value using number trees in students with autism spectrum disorder. This study used a quantitative approach with a single subject research (SSR) A-B design experimental method. The research subject was a student who had difficulty determining place value. Data collection techniques consisted of tests conducted during 15 meetings, consisting of 5 baseline phase meetings and 10 intervention phase meetings. Data analysis was performed visually using graphs to observe changes in the subject's performance. In the baseline phase, the student's completion rate was stable at 30%, 30%, 30%, 30%, 30%. After the intervention with the number tree media, there was a significant increase with the percentage of number place values ranging from 60%, 60%, 70%, 70%, 70%, 90%, 80%, 80%, 80%, 80%. The intervention was stopped after 10 meetings because the data showed a stable increase and met the criteria for successful intervention in SSR, namely that student performance was achieved and there were no indications of a decline (maintenance). The results of this study prove that the number tree media is effective in improving the ability to determine place value in students with autism spectrum disorder at SLB Al-Ikhlas Bukittinggi.
Pengaruh Media Konkret Papan Nilai Tempat terhadap Kemampuan Mengenal Puluhan Satuan pada Siswa Disabilitas Intelektual Ringan Nopit, Nofitri Ardiani; Iswari, Mega; Damri, Damri; Mahdi, Arisul; Handayani, Endang Sri
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8445

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan permasalahan seorang siswa disabilitas intelektual ringan yang teridentifikasi pada kelas VI di SLB YPPLB Padang, bahwa siswa belum mampu mengenal nilai tempat puluhan dan satuan. Hasil asesmen menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam mengenal nilai tempat puluhan dan satuan masih rendah sehingga memerlukan banyak bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Apakah media Papan Nilai Tempat dapat meningkatkan kemampuan mengenal nilai tempat puluhan dan satuan pada siswa disabilitas intelektual ringan kelas VI di SLB YPPLB Padang”?. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen berbentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Subjek dalam penelitian ini seorang siswa disabilitas intelektual ringan kelas VI di SLB YPPLB Padang. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2025. Penelitian ini dilaksanakan di sekolah. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data secara visual dengan memaparkan grafik data. Hasil analisis data yang diperoleh pada kondisi Baseline (A) dengan 3 kali pertemuan yaitu menunjukkan pola yang stabil sebelum diberikan intervensi. Setelah intervensi dengan 8 kali pertemuan (B) diterapkan, terjadi peningkatan yang signifikan dalam hasil pengukuran dari setiap sesi. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kemampuan mengenal nilai tempat puluhan dan satuan siswa disabilitas intelektual ringan kelas VI di SLB YPPLB Padang meningkat dengan menggunakan media Papan Nilai Tempat.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan melalui Balok Cuisenaire pada Disabilitas Intelektual Ringan Maulida, Triyasinta; Budi, Setia; Efrina, Elsa; Mahdi, Arisul
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.9107

Abstract

Pembelajaran matematika pada peserta didik disabilitas intelektual ringan masih menghadapi kendala, khususnya dalam mengenal lambang bilangan, akibat keterbatasan kemampuan berpikir abstrak dan minimnya penggunaan media konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran serta menganalisis peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui penggunaan media balok Cuisenaire pada peserta didik disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain spiral Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan empat peserta didik kelas II SLB Negeri Tebo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase pencapaian hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media balok Cuisenaire mampu meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan secara bertahap dan konsisten, ditandai dengan peningkatan persentase hasil belajar pada setiap siklus hingga seluruh peserta didik mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) ≥ 70%. Selain meningkatkan hasil belajar, media ini juga berdampak positif terhadap keterlibatan, fokus, dan motivasi belajar peserta didik selama proses pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media balok Cuisenaire sebagai alternatif media pembelajaran matematika yang efektif bagi peserta didik disabilitas intelektual ringan, khususnya pada materi bilangan dasar, serta perlunya penelitian lanjutan dengan subjek dan cakupan materi yang lebih luas.
Penggunaan Aplikasi MARBEL untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bilangan Anak Disabilitas Intelektual Ringan Sudaryatmi, Sudaryatmi; Nurhastuti, Nurhastuti; Ardisal, Ardisal; Mahdi, Arisul
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.9177

Abstract

Anak dengan disabilitas intelektual ringan sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika yang bersifat abstrak, khususnya kemampuan mengenal dan membilang bilangan, akibat keterbatasan kognitif dan rendahnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan aplikasi MARBEL (Mari Belajar) dalam pembelajaran matematika serta menganalisis peningkatan kemampuan mengenal dan membilang bilangan 1–10 pada anak disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, melibatkan satu orang guru kelas dan tiga peserta didik kelas II dengan karakteristik disabilitas intelektual ringan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase pencapaian hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal dan membilang bilangan secara bertahap pada setiap siklus, hingga seluruh peserta didik mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) ≥70 pada akhir siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi MARBEL yang bersifat visual, auditori, dan interaktif efektif membantu anak disabilitas intelektual ringan memahami konsep bilangan secara lebih konkret. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media pembelajaran digital berbasis aplikasi yang dikombinasikan dengan media konkret untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika di pendidikan khusus.
Prevalensi Pelecehan Seksual Pada Anak Disabilitas Intelektual: Systematic Literature Review Bonita, Centra; Marlina, Marlina; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Mahdi, Arisul
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1957

Abstract

Pelecehan seksual pada anak dengan disabilitas intelektual merupakan isu serius yang sering terabaikan akibat keterbatasan komunikasi, pemahaman sosial, serta minimnya pendidikan seksual. Kondisi ini menjadikan anak dengan disabilitas intelektual lebih rentan dibandingkan anak pada umumnya. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi, faktor risiko, serta bentuk pelecehan seksual yang dialami anak dengan disabilitas intelektual melalui systematic literature review (SLR). Penelusuran dilakukan pada basis data Scopus dengan rentang tahun publikasi 2015–2025 menggunakan pedoman PRISMA. Dari 102 artikel yang diperoleh, 13 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut dengan bantuan perangkat Bibliometrix dan Biblioshiny pada RStudio. Hasil analisis menunjukkan bahwa prevalensi pelecehan seksual pada anak dengan disabilitas intelektual berada pada kisaran 10%–40%, dengan risiko empat hingga delapan kali lebih tinggi dibandingkan anak tanpa disabilitas. Faktor penyebab dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori utama, yaitu faktor individu, faktor keluarga, faktor lingkungan, serta faktor sosial dan budaya. Bentuk pelecehan yang dominan meliputi pelecehan fisik, verbal, nonverbal, visual, hingga psikologis, dengan dampak signifikan terhadap kondisi emosional dan perkembangan anak. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menyediakan bukti empiris komprehensif mengenai prevalensi pelecehan seksual pada anak dengan disabilitas intelektual yang dapat dijadikan dasar bagi intervensi kebijakan, pendidikan, dan perlindungan anak.
Efektivitas Metode Jigsaw Untuk Meningkatkan kemampuan Komunikasi verbal pada Anak Berkesulitan Belajar (Single Subject Research Di SDN 17 Jawa Gadut) Murdiyani, Silva; Marlina, Marlina; Damri, Damri; Mahdi, Arisul; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.1990

Abstract

Keterampilan komunikasi verbal merupakan aspek penting dalam kehidupan sosial dan pendidikan, komunikasi verbal yang baik memungkinkan anak untuk menyampaikan ide, pendapat, dan informasi secara jelas, efektif , dan logis. Tidak semua anak memiliki komunikasi verbal yang berkembang secara optimal, anak dengan kesulitan belajar sering kali menunujukkan berbagai perilaku positif maupun negatif. Anak berkesulitan belajar menghadapi hambatan menyimak, berbicara, maupun mempresentasikan informasi secara lisan. Berdasarkan hasil asesemen yang dilakukan di sekolah inklusif terdapat satu anak yang menunjukkan kuranya kemampuan dalam berkomunikasi secara verbal. Hasil identifikasi dan asesmen yang peneliti lakukan didasari oleh intrumen identifikasi anak berkesulitan belajar dan komunikasi verbal. Tujuan penelitian ini yaitu menguji keefektifan metode jigsaw untuk meningkatkan kemampuan komunikasi verbal pada anak berkesulitan belajar. Pemilihan subjek penelitian menggunakan intrumen identifikasi anak berkesulitan belajar dan asemen komuikasi verbal. Penelitian ini menggunakan bentuk Single Subject Research dengan desain A-B-A. subjek penelitian satu orang dengan enam paspek komunikasi verbal. Data dikumpulkan melalui observasi dan alat yang digunakan yaitu intrumen komunikasi verbal dengan frekuensi berapa kali perilaku muncul selama penelitian. Data analisis dibuat dalam bentuk analisis visual grafik yang terdiri dari analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan komunikasi pada anak setalah diberikanya metode jigsaw.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Nilai Mata Uang Melalui Metode Bermain Peran pada Anak GSA Kelas VI SLB Negeri Tanjungpandan Belitung Perawati, Rika; Ardisal , Ardisal; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Mahdi, Arisul; Muspita, Rila
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5021

Abstract

Children with mild autism have difficulty understanding the abstract concept of currency value, so they need concrete learning media to develop their independence in daily activities. This study aims to improve the understanding of the concept of currency value in mild autistic children in Grade IV at a special school. The study uses a descriptive qualitative approach with a classroom action research (CAR) design. The research subjects were children with mild autism in the fourth grade of SDLB, with the class teacher as a source of supporting data. Data collection techniques included observation, interviews, documentation, currency value concept comprehension tests, and instrument validation. Data analysis techniques were carried out qualitatively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, supported by test result analysis to see the increase in concept comprehension. The results showed that the role-playing method could improve mildly autistic children's understanding of currency values, as indicated by increased test scores and increased active participation of children in learning. Through role-playing activities, children could more easily understand the function of money in daily life through simulated buying and selling and contextual activities in the classroom. Thus, the role-playing method was declared effective in teaching mildly autistic children about currency values.  
Meningkatkan Kemampuan Mengancing Baju pada Anak Disabilitas Intelektual Melalui Media Dressform Kiswati, Kiswati; Ardisal, Ardisal; Damri, Damri; Mahdi, Arisul; Zulpiani, Mardhatillah
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5105

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of using dressform media in improving the buttoning skills of fifth-grade students with intellectual disabilities. This media provides children with opportunities to practice repeatedly without pressure, thereby enhancing focus, learning motivation, and self-confidence. This study employed an experimental method using a Single Subject Research (SSR) design with an A–B pattern. The research subject was one female student with a moderate intellectual disability. Data were collected through observation, interviews, buttoning skill tests, and documentation studies. The data were analyzed using visual analysis within and between conditions, including trend direction, data stability, level changes, and data overlap. The results showed that the subject’s buttoning ability during the baseline phase was in a very low and stable category. After the intervention using dressform media, the buttoning ability showed a significant improvement with an increasing and stable data trend. In the second baseline phase, the subject’s ability was maintained at a high level without intervention. Therefore, it can be concluded that dressform media is effective in improving buttoning skills in children with intellectual disabilities.
Improving The Ability To Apply Sanitary Pads In A Child With Down Syndrome Through Direct Instruction Learning (Single Subject Research In Grade III At SLB Alisha, Sijunjung Regency) Yuniarti, Berliana; Mahdi, Arisul; Nurhastuti, Nurhastuti; Yuliana, Syari
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2033

Abstract

This study was motivated by the low level of self-care ability of a child with Down syndrome in independently performing the skill of applying sanitary pads. Limitations in understanding the sequence of steps, remembering procedures, and coordinating fine motor skills caused the child to remain dependent on assistance from others, especially during menstruation. Based on the results of initial observations and assessments, it was found that the child’s ability to apply sanitary pads was still low and had not been carried out correctly and sequentially. Therefore, a structured, concrete, and repetitive learning model was needed. This study employed an experimental method using a Single Subject Research (SSR) approach with an A–B design consisting of a baseline phase (A) and an intervention phase (B). The research subject was a female third-grade student. Data collection was conducted through performance tests using a task analysis–based assessment instrument. Data were analyzed descriptively using quantitative methods through visual graph analysis, which included within-condition analysis and between-condition analysis. The results of the study showed an improvement in the child’s self-care ability in applying sanitary pads after the implementation of the Direct Instruction learning model. During the baseline phase, the child’s ability was at 58.3% and showed a stable trend. During the intervention phase, the child’s ability increased, reaching the highest percentage of 69.4% and showing a more consistent trend. Based on these results, it can be concluded that the Direct Instruction learning model is sufficiently effective in improving self-care skills in applying sanitary pads for a child with Down syndrome
Co-Authors Agusta, Aisyah Virna Amani, Risca Andef, Inneke Muarta Andono, Adnan Tri Angraini, Delmi Annisa Apriani, Sonia Ardisal , Ardisal Ardisal Ardisal Ardiyus, Muhammad Fauzan Artika, Jenny Asep Ahmad Sopandi Astri, Yuli Aulianur, Ahlul Bonita, Centra Budi, Setia Damri Damri Dea, Ari Delmawati, Delmawati Dyta, Fegia Rahma Elsa Efrina Endang Sri Handayani Fakhruddin, Fathiyah Mohd Fauziah, Luvia Firdaus, Wafi Maulana Fitri, Yasifa Rawza Fransiska, Dea Resti Gaby Arnez Grahita Kusumastuti, Grahita Gustia, Iyut Sepmi Hadia Sukma, Yoga Hidayat, Thomas Iga Setia Utami Irdamurni Johandri Taufan Khairunnisa, Winda Kiswati Kusumawardani, Fitriana Langputeh, Sukree Lenka, Aqsa Maretra Lubis, Erna Maylani Luthfi, Afdal Luthfiyah, Fairuz Mardatillah, Miftahul Mardison Mardison Marlina Marlina Maulida, Triyasinta Mega Iswari Meilina, Siska Miniarti, Kasmi Nurmaili Mukhlis, Fairuz Syifa Murdiyani, Silva Murizal, Murizal Nasution, Riska Sulastri Nis'ati, Qorry Khairal Nopit, Nofitri Ardiani Nurhastuti, Nurhastuti Perawati, Rika Pinandita, Alya Pratiwi, Rara Ajeng PUJI LESTARI Purwanto, Wawan Putri, Khania Eka Putri, Melani Alifia Putri, Melani Anisa Qomari, Vikri Aflaha Rabbaniyah, Rabiatun Radiah, Radiah Rahmadhani, Indri Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia Rahmasari, Surya Rahmi, Welia Yerida Ranisa, Irfa Dillah Rila Muspita Rizky, Varel Muhammad RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Setiawan Sari, Intan Afrilia Sarry, Hesa Permata Setia Budi Siregar, Masremi Sitepu, Latifah Sudaryatmi, Sudaryatmi Sugeng Santoso Sukma, Yoga Hadia Syari Yuliana, Syari Tasya, Tasya Tiarahman, Rizki Agus Triswandari, Retno Tsaputra, Antoni Wahyu, Sri Mulia Yeni, Novel Asri Yosa Yulia Nasri Yulianti, Sri Aulia Yuniarti, Berliana Yusniar, Yusniar Z, Martias Zulmiyetri Zulmiyetri Zulpiani, Mardhatillah