Claim Missing Document
Check
Articles

Cultivating a Tolerant Generation, Integrating Islamic Values with Local Wisdom in Education Mala, Asnal; Badriyah, Laila; Mufaizah, Mufaizah
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 8 No 1 (2024): AnCoMS, Oktober 2024
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v8i1.590

Abstract

This study aims to explore the integration of Islamic values and local wisdom in education as an effort to cultivate a tolerant generation. Utilizing a case study method, the research was conducted in several schools that implement a curriculum based on these values. Data were collected through interviews, observations, and document analysis to understand the implementation of these values in the teaching and learning process. The findings indicate that the integration of Islamic values and local wisdom significantly contributes to the enhancement of students' attitudes toward tolerance. Education that combines Islamic values with local wisdom not only enriches the learning experience but also fosters the character of a tolerant and inclusive generation. This research contributes to the development of a more holistic curriculum to be applied in educational institutions.
RELEVANSI PEMIKIRAN IBNU KHALDUN DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21 Badriyah, Laila
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41409

Abstract

Abad ke-21 menuntut siswa untuk memiliki beragam kemampuan selain kumpulan informasi, termasuk kemampuan berpikir kritis, keterampilan terkait pekerjaan, serta penggunaan media dan teknologi. Salah satu cendekiwan muslim yang pemikirannya masih eksis di abad 21 ini adalah Ibnu Khaldun (1332-1406 M). Penelitian ini merupakan peneitian literatur review, hasil penelitian ini menyebutkan bahwa Ibnu Khaldun memaparkan gagasannya terkait pembelajaran bukan hanya proses transfer of knowledge, tetapi juga menjadikannya dewasa, mandiri, kreatif, inovatif, adaptif, dan memiliki pemikiran kritis (critical thinking). Temuan selanjutnya yaitu pemikiran Ibnu Khadun yang mempunyai relevansi dengan pembelajaran abad 21 Critical Thinking (Pemkiran Kritis), Communication (Komunikasi), Collaboration (Kolaborasi), Creativity (Kreativitas).
Historis Pesantren dalam Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia Badriyah, Laila; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 3 No 02 (2021): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v3i02.319

Abstract

Pondok pesnatren merupakan bagian miniatur dari Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia yang memiliki sejarah Panjang dan kaya. Kontribusi pesantren nyata adanya dalam membangun peradaban di Indonesia degan karakteristiknya yang tidak akan lekang oleh zaman dengan elemen: masjid, kyai, pondok, santri dan kitab kuning. Pesantren mempunyai keunikan tersendiri dalam meningkatkan Lembaga Pendidikan Islam, untuk mempertahan eksistensiya dalam pengaruh globalisasi. Pemerintah dengan Kebijakannya membpunyai andil dalam mempertahan eksistensi pesantren yang berkaitan dengan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas. Pesantren melakukan rekontruksi dalam bidang Pendidikan dengan melakukan reformulasi keilmuan, maka muncullah kelembagaan dari IAN menjadi UIN. Regulasi tersebut merupakan dedikasi pesantren untuk melahirkan anak-anak bangsa yang cerdas, kreatif, memiliki skill dan kecakapan hidup profesional, agamis, serta menjunjung tinggi moralitas. Kata Kunci: Historis, Pesantren, Lembaga pendidikan Islam,
Multikultural dalam Pendidikan Islam Badriyah, Laila; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 3 No 01 (2021): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v3i01.320

Abstract

Pendidikan Islam multikultural pada hakikatnya adalah pendidikan yang menempatkan multikulturalisme sebagai salah satu visi pendidikan dengan karakter utama yang bersifat inklusif, egaliter dan humanis, namun tetap kokoh pada nilai-nilai spiritual dan ketuhanan yang berdasarkan Alquran dan as-Sunnah.Pendidikan Multikultural merupakan isu sangat strategis dan penting untuk dibahas karena sebuah bangsa lahir dari multikultural, sehingga pengelolaan pendidikan multikultural atau keanekaragaman budaya menjadi pendorong bagi perkembangan dan kebaikan sebuah bangsa. Pendidikan multikultural adalah proses penanaman tatacara hidup menghormati, tulus, dan toleran terhadap keanekaragaman budaya yang hidup di tengah-tengah masyarakat plural.
Implementasi Pembelajaran P5 dalam Membentuk Karakter Bangsa di Era Society 5.0: Implementation of P5 Learning in Forming National Character in Era Society 5.0 Badriyah, Laila; Masfufah, Masfufah; Rodiyah, Kholidatur; Chasanah, Abidatul; Abdillah, Moh Arifudin
Absorbent Mind Vol. 1 No. 2 (2021): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v1i02.3638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pelaksanaan program profil pelajar Pancasila yang ada di kurikulum merdeka, juga ingin mengetahui apakah berdampak terhadap pembentukan karakter siswa di sekolah. Pendidikan karakter dibutuhkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan sosial. Society 5.0 merupakan konsep masyarakat yang melek teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Beberapa keterampilan yang perlu dikuasai siswa meliputi: kreativitas, inovasi, pemikiran kritis, komunikasi, dan kolaborasi. Pendidikan karakter yang ditingkatkan juga perlu dicapai dengan tujuan membentuk watak (karakter) moral yang memberikan nilai moralitas tersendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dan cara memperkuat pendidikan karakter siswa. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan bagaimana idealnya pendidikan karakter dalam menghadapi era masyarakat 5.0. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter memang penting untuk bekal siswa di masa yang akan datang. Pendidikan karakter dilakukan dengan cara memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia, sehingga tidak hanya akhlak saja yang terbentuk, melainkan penguasaan keahlian bidang TIK, berpikir kreatif inovatif dapat dicapai oleh siswa dalam menghadapi era masyarakat 5.0.
Penerapan Model Pembelajaran Somatic, Audiotory, Visualisation, Intelectually (Savi) dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa: Implementation of Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually (Savi) Learning Models in Improving Student Learning Creativity Masfufah, Masfufah; Badriyah, Laila; Anggrain, Nunuk; Ahmad, Lutfillah Jamaluddin; Al Asror, Ilham
Absorbent Mind Vol. 2 No. 1 (2022): Psychology and Child Development
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/absorbent_mind.v2i01.3639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy (SAVI) dalam meningkatkan kreativitas belajara siswa. Model pembelajaran SAVI yang dialami oleh siswa adaah munculnya semangat kreatif yang berakar pada rasa keingintahuan dan keterbukaan alamiah siswa, karena dalam model pembelajaran SAVI menekankan pada aktivitas pembelajaran dengan melibatan alat indra sebanyak mungkin yang mengakibatkan fisik dan pikiran aktif dalam pembelajaran sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman belajar secara langsung. Karena kegiatan model SAVI akan menciptakan suasana belajar yang bermakna. Hubungan gur dan siswa terjalin interaksi secara langsung antara siswa dan lingkungan belajarnya sehingga dapat mengaktifkan siswa dalam pembelajaran yang berdampak pada optimalnya hasil belajar. Pembelajaran SAVI adalah pembelajaran yang menekankan bahwa belajar haruslah memanfaatkan semua alat indera yang dimiliki siswa. Kemampuan berpikir kreatif siswa dapat difasilitasi melalui penerapan model pembelajaran SAVI di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan/library reserch. Kemampuan berpikir secara kreatif dapat dipahami sebagai kemampuan menghasilkan ide yang baru dan berguna; dan memaksimalkan usaha kreatifnya dengan cara mengelaborasi, memperbaiki, menganalisis, dan mengevaluasi idenya sendiri.
Edukasi Parenting Dalam Membentuk Karakter Siswa di TK Ar Rohma Surabaya Badriyah, Laila; Vitrianingsih, Yeni; Masnawati, Eli; Muniarti, Dewi; Samuji, Samuji
Ta'awun Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikn edukasi kepada guru dan orang tua tentang wawasan dan keterampilan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang responsive dan efektif, Program ini dilaksnakan di KB-TK ar Rohmah kedurus Karangpilang Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan melalui serangkaian program, seperti penyuluhan, pelatihan interaktif, dan diskusi kelompok, yang dirancang untuk membantu orang tua menanamkan nilai-nilai positif pada anak, seperti disiplin, tanggung jawab, empati, dan integritas. Pelaksanaan kegiatan ini melalui tiga tahapan utama, yaitu observasi, penyusunan materi, dan pelatihan. Untuk menilai pemahaman peserta, dilakukan pre-test dan post-test sebelum dan setelah pelatihan. Edukasi parenting yang diberikan kepada guru dana oaring tua siswa di KB-Tk Ar Rohman terbukti meningkatkan meningkatkan pemahaman mereka tentang pembentukan karakter anak. Kegiatan ini memberikan dampak positif, khususnya dalam peningkatan pengetahuan guru dan orang tua mengenai berbagai jenis pola asuh serta tipe kepribadian anak. Dengan edukasi terkait temperamen dan pola asuh, pemahaman mereka tentang kedua aspek ini juga mengalami peningkatan yang signifikan.
MODEL PEMBELAJARAN ATIVITY MARKET PLACE DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Kholidatur Rodiyah, Siti; Badriyah, Laila
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 2 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i2.4533

Abstract

This research discusses of a market place activity learning model in Islamic religious education learning. This research is a literature review type of research, namely research carried out using the library method. The data analysis technique was carried out using a descriptive comparative analysis approach regarding the development of Islamic religious education learning using the market place activity learning model. The results of this research show a descriptive understanding of the market place activity learning model. market place learning model in Islamic religious education learning design. Implementation of learning using the market place activity learning model has several stages, namely planning, implementation and assessment. Evaluation of Islamic religious education learning using the market place model achieved up to 85% of the minimum completeness criteria. There are several factors supporting the method, namely leadership factors from a school principal, support factors from parents, and ability factors from a teacher. There are several inhibiting factors, namely differences in the character of the students, feelings of doubt from the students, feelings of embarrassment from the students, requiring a long time and answers from the students that are less relevant. The advantages of the market place activity method can increase
Optimalisasi Potensi Daiyah melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Strategi Dakwah dan Public Speaking di Kabupaten Ngawi Yuliastutik; Badriyah, Laila
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 03 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i2.11219

Abstract

Ngawi Regency has significant potential in female Islamic preachers (daiyah), as reflected in the presence of women preachers, hafidzah, Qur’anic teachers, and community-based da’wah activists. However, this potential has not been fully supported by adequate strategic and communicative capacities, particularly in responding to contemporary da’wah challenges that require adaptive communication skills. This community service program aimed to enhance the capacity of daiyahthrough training in da’wah strategies and public speaking skills to enable more effective and contextual delivery of religious messages. The activity was conducted on September 24, 2025, in Ngawi Regency using a Participatory Action Research (PAR) design integrated with the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. This approach positioned daiyah as active subjects of the program by emphasizing the identification and optimization of participants’ existing assets. The program stages included identifying potentials and needs, participatory planning of training activities, implementation of training actions, and collective reflection and evaluation. The results indicated an improvement in participants’ understanding of the importance of well-planned da’wah strategies tailored to audience characteristics. In addition, practice-based training contributed to strengthening public speaking skills and increasing the self-confidence of daiyah in delivering da’wah in public settings. The PAR–ABCD approach proved effective in fostering reflective and sustainable learning processes in strengthening da’wah capacity based on local potential.
Pengaruh Status Sosial, Perhatian Orang Tua, Motivasi Belajar, dan Fasilitas Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa SMP Islam Al Chusnaini Sidoarjo Fadilah, Maulidia Ilham; Badriyah, Laila; Sulaiman, Sholehuddin
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 13 No. 2 (2025): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (Oktober)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/tarbawi.v13i2.1087

Abstract

Purpose: This study aims to determine and analyze the factors influencing student learning outcomes at SMP Islam Al Chusnaini, Sidoarjo, focusing on the variables of social status, parental attention, learning motivation, and learning facilities. Design/methodology/approach: This research employs a quantitative approach with a survey method. The population comprises all 84 students of SMP Islam Al Chusnaini, Sidoarjo, using a total sampling technique. Data collection methods include observation, interviews, and questionnaires. The collected data were analyzed using multiple linear regression analysis. Findings: The results indicate that: (1) Social status has a significant positive effect on student learning outcomes; (2) Parental attention shows a significant negative effect on student learning outcomes; (3) Learning motivation has a significant positive effect on student learning outcomes; (4) Learning facilities have a significant positive effect on student learning outcomes. Research limitations/implications: This study is limited to one educational institution (SMP Islam Al Chusnaini, Sidoarjo) within a specific timeframe. The findings regarding parental attention suggest a need for further qualitative exploration into the dynamics of parental involvement at the research site. Originality/value: This research contributes by examining a unique combination of four key factors (social status, parental attention, motivation, and facilities) within the context of an Islamic middle school. The unexpected finding of a negative relationship between parental attention and learning outcomes offers a novel perspective for further investigation in similar educational settings