Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN CARA PENCEGAHAN PENYAKIT SKABIES DI DESA PAKUWERU KECAMATAN TENGA KABUPATEN MINAHASA SELATAN Egeten, Esri Andrew Koresa; Engkeng, Sulaemana; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian skabies di negara berkembang termasuk Indonesia terkait dengan kontak fisik antar individu, kepadatan hunian, kemiskinan dengan tingkat kebersihan yang rendah dan keterbatasan akses air bersih memudahkan transmisi dan infentasi tungau scabies. Pencegahan skabies pada manusia dapat dilakukan dengan cara mengindari kontak langsung dengan penderita dan mencegah penggunaan barang-barang penderita secara bersama-sama Tujuan dalam penelitian ini ialah mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan cara pencegahan skabies di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Kabupaten Minahasa Selatan pada bulan Juli 2019. Variabel bebas dalam penelitian ini ialah pengetahuan dan sikap sedangkan variable terikat adalah cara pencegahan penyakit. Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan cara pencegahan skabies dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan cara pencegahan penyakit scabies. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Cara Pencegahan. ABSTRACTThe incidence of scabies in developing countries including Indonesia is related to physical contact between individuals, occupancy density, poverty with low levels of cleanliness and limited access to clean water facilitates the transmission and infabation of scabies mites. Prevention of scabies in humans can be done by avoiding direct contact with sufferers and preventing the use of patient items together. The purpose of this study is to determine the relationship between knowledge and attitudes by preventing scabies in Pakuweru Village, Tenga District, South Minahasa Regency. This research is an analytic observational study with cross sectional study design. This research was conducted in Pakuweru Village, Tenga District, South Minahasa Regency in July 2019. The independent variable in this study was knowledge and attitude, while the dependent variable was a way to prevent disease. To find out the relationship between knowledge and attitude with prevent of scabies using the Chi Square test. The results of this study shows that there is a relationship between knowledge and attitude with how to prevent scabies Keywords: Knowledge, Attitude, Prevent.
GAMBARAN PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 DI KELURAHAN TALIKURAN UTARA KECAMATAN KAWANGKOAN UTARA Lomboan, Mourine V.; Rumayar, Adisti A.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus yang baru ditemukan. Untuk pencegahan terhadap Covid-19, maka perlu menerapkan protocol kesehatan dengan mencuci tangan, menghindari mneyentuh daerah wajah, menerapkan etika bersin dan batuk, pakai masker, Social Distancing/Physical Distancing, membersihkan perabot di dalam rumah dan mencuci bahan makanan sebelum dimasak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang pencegahan Covid-19 di kelurahan kawangkoan utara kecamatan kawangkoan utara  menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam melalui online yang diambil dari 7 informan masyarakat talikuran utara kecamatan kawangkoan utara. Pemeriksaan atau pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian berdasarkan hasil wawancara mendalam, diperoleh persepsi masyarakat tentang pencegahan Covid-19 dalam menghindari menyentuh daerah wajah, menerapkan etika bersin dan batuk, pakai masker, social distancing/physical distancing dan mencuci bahan makanan sebelum dimasak sudah sesuai dengan protocol kesehatan. Namun untuk mencuci tangan dan membersihkan perabot didalam rumah beberapa informan belum memiliki persepsi tentang pencegahan Covid-19 sesuai protocol kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masyarakat kelurahan talikuran utara kecamatan kawangkoan utara belum memiliki persepsi pencegahan yang sesuai dengan protocol kesehatan . Saran sebaiknya masyarakat lebih lagi menaati peraturan pemerintah yang telah dibuat terkait protocol kesehatan agar derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat dan secepatnya negara kita kembali normal.  Kata Kunci : covid-19, masyarakat kelurahan talikuran utara, Pencegahan, persepsi ABSTRACTCovid-19 is an infectious disease caused by a new type of corona virus. To prevent Covid-19, it is necessary to apply health protocols by washing hands, avoiding touching the face area, applying ethics to sneezing and coughing, wearing masks, Social Distancing / Physical Distancing, cleaning furniture inside the house and washing food before cooking.This study aims to determine public perceptions about the prevention of Covid-19 in the Kawangkoan Utara sub-district of Kawangkoan Utara sub-district using qualitative methods with in-depth online interviews taken from 7 informants from the North Talikuran community in the northern Kawangkoan sub-district. Checking or checking the validity of the data using the method triangulation.The results of the study based on the results of in-depth interviews, obtained public perception about the prevention of Covid-19 in avoiding touching the face area, applying ethics sneezing and coughing, washing hands, wearing masks, social distancing / physical distancing, cleaning furniture inside the house and washing food before cooking in accordance with the health protocol.The conclusion can be seen that the public is very worried about the Covid-19 outbreak. For that reason, with the government's suggestion about prevention of Covid-19, it can be seen that the public perception is good, the public understands the danger of Covid-19 and the public also understands the health protocol in the prevention of Covid-19. so that the community continues to implement government recommendations related to health protocols.Suggestions that the public and the government should work more together in this matter so that the community remains controlled in the prevention of co-19 and our country returns to normal. Keywords: covid-19, talikuran utara village community, prevention, perception
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS JASA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN MINAT PEMANFAATAN KEMBALI DI PUSKESMAS SONDER Pajow, Regina V. M.; Mandagi, Chreisye K.F.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan adalah tempat atau sarana yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. Kualitas pelayanan memberikan dorongan khusus bagi pasien untuk menjalin relasi yang saling menguntungkan dengan suatu pelayanan kesehatan, dengan mengambil pengalaman yang menyenangkan dari pasien dan meminimumkan pengalaman yang kurang menyenangkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi sehingga minat masyarakat untuk mau kembali memanfaatkan pelayanan kesehatan yaitu lima dimensi yang terdiri dari bukti langsung, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas jasa pelayanan kesehatan dengan minat pemanfaatan kembali. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik pendekatan rancangan potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-September 2017 di Puskesmas Sonder. Sampel dalam penelitian ini yaitu 94 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan analisis bivariat menggunakan uji chi square melalui aplikasi statistik komputer dengan nilai Confident Interval (CI) = 95% dengan tingkat kesalahan 5% (α = 0,05). Hasil ini penelitian ini didapatkan bahwa adanya hubungan antara ketanggapan (p=0,025), jaminan (p=0,000), empati (0,004) dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder dan tidak terdapat hubungan antara kehandalan (p=0,087), bukti langsung (0,785) dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara ketanggapan, jaminan, dan empati dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder, dan tidak terdapat hubungan antara kehandalan dan bukti langsung dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder.Kata Kunci : Kualitas Pelayanan Kesehatan, Minat Pemanfaatan KembaliABSTRACTHealth care is the place or the means used to conduct health efforts. Quality of care giving special encouragement for patients to establish mutually beneficial relationship with a health care, by taking a pleasant experience of the patient and minimizing the less pleasant experience. Factors that affect the public interest to want to re-utilize health services are five dimensions consisting of tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. This study aims to determine the correlation between the quality of health care services with interest of re-utilization. This study is quantitative research with analytical survey method of cross sectional design approach. This research conducted in May - September 2017 at Sonder Health Center. The sample in this research is 94 respondents. The research instrument used questionnaire with bivariate analysis using chi square test (x2) through computer statistic application with Confident Interval value (CI) = 95% with error rate 5% (α = 0,05). This research is quantitative research with survey method analytic cross sectional approach. The research was conducted from May to September 2017 in Sonder Health Center. The sample in this research is 94 respondents. The research instrument used a questionnaire with bivariate analysis using chi square test through statistical computer applications with a value Confident Interval (CI) = 95% with an error rate of 5% (α = 0.05). The results of this study showed that the relationship between responsiveness (p = 0.025), assurance (p = 0.000), empathy (0,004) with interest reuse in Sonder Health Center and there was no correlation between reliability (p = 0.087), tangible (0.785 ) with interest in re-use Sonder Health Center. The conclusion is that there is a relationship between responsiveness, assurance, and empathy with interest in re-use at the Sonder Community Health Center, and there is no correlation between reliability and tangible with interest in Sonder Community Health Center utilization.Keywords: Quality of Health Care, Interests Recovery
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI KELURAHAN KOLONGAN MITUNG KABUPATEN SANGIHE Sahala, Indra; Kolibu, Febi K.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkoba  merupakan zat/obat  yang didaptkan melalui tanamn atau bukan tanaman  baik itu secara sintesis atau  semi  sintetisi, narkotika sintetis adalah narkotika palsu yang dibuat dari bahan kimia sedangkan narkotika semi sintetis adalah narkotika alami yang diambil zat aktifnya (intisarinya) yang  dapat menyebabkan  penurunan  atau  perubahan kesadaran,  hilangnya  rasa,  mengurangi  atau menghilangkan  rasa  nyeri  dan  dapat menimbulkan  ketergantungan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja di kelurahan kolongan mitung kabupaten sangihe dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di kelurahan kolongan mitung kabupaten sangihe dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Karakteristik responden dalam penelitian ini terdiri dari umur, jenis kelamin, tempat tinggal dan sumber informasi tentang narkoba. Hasil penelitian menunjukan umur paling banyak yaitu 19 tahun ( 25,7%) , jenis kelamin responden laki-laki (51,4%) lebih banyak dari perempuan, tempat tinggal responden bersama orang tua (98,6%) lebih banyak daripada bersama keluarga, sumber informasi tentang narkoba dari responden melalui internet (84,3%) lebih banyak daripada melalui orang tua. Pengetahuan remaja baik sebanyak (84,3%), sikap remaja positif sebanyak (97,1%), sedangkan untuk tindakan baik sebanyak (74,3%). Dan hasil dari uji chi square untuk variabel pengetahuan dengan tindakan pencegahan penyalahgunaan narkoba menunjukan adanya hubungan yang bermakna ( p = 0,027), sedangkan untuk  variabel sikap dengan tindakan pencegahan penyalahgunaan narkoba menunjukan tidak adanya hubungan yang bermakna ( p = 0,063). Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan pencegahan, Narkoba ABSTRACTNarcotics are substances / drugs that are obtained through planting or non-plants either synthetically or semi-synthetically, synthetic narcotics are fake narcotics made from chemicals while semi-synthetic narcotics are natural narcotics whose active substance is taken (in essence) which can cause decline or change. awareness, loss of taste, reduce or eliminate pain and can lead to dependence..This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes with drug abuse prevention measures in adolescents in the sub-district of Kolongan Mitung, Sangihe district by using a quantitative approach with a cross sectional method. This research was conducted in the sub-district Kolongan Mitung, Sangihe district with a total sample of 70 respondents. The characteristics of the respondents in this study consisted of age, gender, place of residence and sources of information about drugs. The results showed that the age at most was 19 years (25.7%), the sex of male respondents (51.4%) was more than female, where the respondents lived with their parents (98.6%) was more than with their family. , the source of information about drugs from respondents through the internet (84.3%) is more than through parents. Good adolescent knowledge (84.3%), positive adolescent attitudes (97.1%), while for good action as much as (74.3%). And the results of the chi square test for the knowledge variable with drug abuse prevention measures showed a significant relationship (p = 0.027), while the attitude variable with drug abuse prevention measures showed no significant relationship (p = 0.063). Keywords: Knowledge, Attitude, Preventive action, Drugs
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN MOTIVASI MAHASISWA PENULIS SKRIPSI DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Rahmawati, Atika; Mandagi, Chreisye K.F.; Rattu, Joy. A.M.
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tuntutan akademik pada mahasiswa adalah skripsi sehingga mahasiswa dapat mengalami stres. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Motivasi Mahasiswa Penulis Skripsi Di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Metode penelitian adalah survei analitik dengan desain penelitian yaitu cross sectional (potong lintang). Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kesehatan Masyrakat Universitas Sam Ratulangi Manado dan waktu penelitian pada bulan Juli – Agustus 2020. Responden ialah mahasiswa yang sedang dalam menulis skripsi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado angkatan 2016. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah sampel 71 responden didapatkan melalui kuesioner online pada google form. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji chi square test, untuk tingkat signifikan 95%(α=0.05). Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara tingkat stres dengan motivasi mahasiswa penulis skripsi di fakultas kesehatan masyarakat universitas sam ratulangi manado (p value = 0.037 <0.05).  Kata Kunci :  Stres, Motivasi, Mahasiswa, Skripsi.      ABSTRACTOne of the academic databases for students is a thesis so that students can experience stress. The research objective was to see the relationship between the level of stress and the motivation of thesis writing students at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University, Manado. The research method was an analytic survey with a cross sectional research design. The research was conducted at the Faculty of Health, University of Masyrakat, Sam Ratulangi University, Manado and the research time was in July - August 2020. Respondents were students who were writing a thesis at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University Manado, batch 2016. The sampling technique used the simple random sampling method with the number of samples. 71 respondents were obtained through online questionnaires on google forms. The data analysis used was in the form of univariate analysis and bivariate analysis. Data processing used chi square test, for a significant level of 95% (α = 0.05). The results of the study were about the relationship between stress levels and the motivation of thesis writing students at the faculty of public health, University of Sam Ratulangi Manado (p value = 0.037 <0.05). Keywords: stress, Motivation, Student, Thesis
HUBUNGAN PERSEPSI PASIEN MENGENAI KINERJA PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KAWANGKOAN UTARA KABUPATEN MINAHASA Lumanaw, Harianto K.J; Mandagi, Chreisye K. F; Wowor, Ribka
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang melaksanakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan. Pelayanan keperawatan sangat dibutuhkan di Puskesmas dalam hal perawatan bagi para penderita penyakit yang datang berkunjung di pelayanan kesehatan. Kinerja perawat adalah hasil kerja perawat dalam bentuk tindakan atau praktek yang dapat diamati dan dinilai. Kinerja keperawatan mencerminkan kemampuan perawat untuk menggambarkan proses keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui hubungan persepsi pasien mengenai kinerja Perawat Terhadap Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Kawangkoan utara Kabupaten Minahasa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 77 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan metode kuisoner. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 53.2% responden menyatkan kinerja perawat baik dan 63,6% menyatakan puas dengan kinerja yang diberikan perawat. Data analisis menggunakan uji chi square dengan signifikasi 95% dengan p-value sebesar 0.002 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi pasien mengenai kinerja Perawat Terhadap Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Kawangkoan utara Kabupaten Minahasa. Kata Kunci: Kinerja Perawat, Kepuasan, Puskesmas ABSTRACTPuskesmas is a first-level health care facility that carries out public health efforts and individual health efforts. Nursing services are needed in puskesmas in terms of care for people with diseases who come to visit the health service. The performance of nurses is the result of the work of nurses in the form of actions or practices that can be observed and assessed. Nursing performance reflects the ability of nurses to describe the nursing process. The purpose of this study was to find out the relationship of patient perception regarding the performance of Nurses to Outpatients in Kawangkoan Health Center north of Minahasa Regency. This type of research is quantitative with a cross sectional study approach with a sample of 77 respondents. Data collection techniques using questionnaire method. The results were obtained as many as 53.2% of respondents encouraged the performance of good nurses and 63.6% expressed satisfaction with the performance provided by nurses. The analysis data using chi square test with 95% signification with p-value of 0.002 so that it can be concluded that there is a relationship between patient perception regarding nurse performance towards outpatients in Kawangkoan Health Center north of Minahasa Regency. Keywords: Nurse performance, satisfaction, health care
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MASYARAKAT DESA TREMAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS KAUDITAN Sekarini, Retno D.; Mandagi, Chreisye K.F; Rahman, Asep
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan puskesmas adalah penggunaan puskesmas sebagai prioritas utama masyarakat ketika mencari pengobatan ataupun pelayanan kesehatan. Beberapa faktor karakteristik masyarakat yang mempengaruhi pemanfaatan puskesmas yaitu tingkat pendidikan, status pekerjaan dan pendapatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui apakah terdaoar hubungan antara karakteristik masyarakat Desa Treman dengan pemanfaatan Puskesmas Kauditan. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan crosssectional. Dilaksanakan di Desa Treman Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara pada bulan Agustus-September 2020. Populasi berjumlah 708, sampel berjumlah 88 responden. Penentuan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan metode proposional, selanjutnya pengambilan sampel secara simple random sampling. Alat ukur adalah kuesioner online (google form). Analisis data menggunakan uji statistic chi-square dengan nilai α = 0,05. Presentase responden pendidikan lanjut 68,1%, pendidikan dasar 31,9%. Presentase responden tidak bekerja 22,8%, bekerja 77,2%. Presentase responden pendapatan tinggi 78,4%, pendapatan rendah 21,6%. Hasil uji statistic chi-square terhadap hubungan tingkat pendidikan dengan pemanfaatan puskesmas diperoleh nilai p value= 0.013, terhadap hubungan status pekerjaan dengan pemanfaatan puskesmas diperoleh nilai p value= 0.454, terhadap hubungan pendapatan dengan pemanfaatan puskesmas diperoleh nilai p value= 0.006,. Kesimpulannya terdapat hubungan tingkat pendidikan dan pendapatan dengan pemanfaatan puskesmas Kauditan Kabupaten Minahasa Utara dan tidak terdapat hubungan status pekerjaan dengan pemanfaatan puskesmas Kauditan Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara. Saran dari penelitian ini Puskesmas harus terus memberikan upaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui program-program pembangunan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, agar supaya masyarakat tau bahwa pentingnya memperhatikan kesehatan. Kata Kunci : Pendidikan, Pekerjaan, Pendapatan, Pemanfaatan Puskesmas ABSTRACTUtilization of puskesmas is the use of puskesmas as the top priority of the community when seeking treatment or health services. Some of the characteristics of the community that influence the use of the puskesmas are education level, employment status and income. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between the characteristics of the Treman Village community and the use of the Kauditan Community Health Center. This study used an analytic survey method with a cross-sectional approach. Held in Treman Village, Kauditan District, North Minahasa Regency in August-September 2020. The population was 708, the sample was 88 respondents. Determination of the sample using non probability sampling technique with proportional method, then sampling by simple random sampling. The measuring tool is an online questionnaire (google form). Data analysis used the chi-square statistical test with a value of α = 0.05. Percentage of respondents continued education 68.1%, basic education 31.9%. The percentage of respondents not working 22.8%, working 77.2%. The percentage of respondents with high income is 78.4%, low income is 21.6%. The results of the chi-square statistical test on the relationship between the level of education and the utilization of the health centers obtained p value = 0.013, for the relationship between work status and the utilization of the health centers, the value of p value = 0.454 was obtained. The conclusion is that there is a relationship between the level of education and income with the utilization of the Kauditan Puskesmas in North Minahasa Regency and there is no relationship between employment status and the utilization of the Kauditan Puskesmas, Kauditan District, North Minahasa Regency. Suggestions from this research are Puskesmas must continue to provide health service efforts to the community through health development programs and community empowerment, so that people know the importance of paying attention to health. Keywords: Education, Employment, Income, Utilization of Puskesmas
HUBUNGAN ANTARA UKURAN TUBUH DAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PETANI PENGUPAS KELAPA DI KELURAHAN GUNUNG WOKA KECAMATAN LEMBEH UTARA KOTA BITUNG Guit, Eka Gloria; Joseph, Woodford B. S.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan muskuloskeletal dirasakan mulai dari keluhan ringan sampai dengan keluhan berat yang dikarenakan bekerja secara berulang dalam waktu yang lama. Sikap kerja tidak alamiah seperti;pergerakan tangan terangkat, punggung terlalu membungkuk dan kepala terangkat dapat menyebabkan keluhan sistem muskuloskeletal.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara ukuran tubuh dan sikap kerja dengan keluhan MSDs. Dilakukan dengan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pelaksanaan Penelitian di Kelurahan Gunung Woka Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung, dari bulan September sampai Desember 2019. Sampel penelitian berjumlah 68 responden. Pengumpulan data melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map dan pengukuran menggunakan Metode The Rapid Entire Body Assessment, timbangan berat badan dan microtoise. dengan mengunakan uji korelasi spearman. Hasil uji statistik antara ukuran tubuh dengan keluhan muskuloskeletal menunjukkan tidak terdapat hubungan dengan nilai p = 0,525 dan nilai r =0,097, dan ada hubungan antara sikap kerja dengan keluhan muskuloskeletal dengan nilai r = 0,388 dan  p = 0,008 yang memiliki hubungan keeratan searah dan lemah. Kata kunci: Keluhan Muskuloskeletal, Ukuran Tubuh, Sikap Kerja ABSTRACT Musculoskeletal complaints are felt ranging from minor complaints to serious complaints due to repeated work for a long time. Unnatural work attitudes such as; hand movements raised, back bent too much and head raised can cause complaints of the musculoskeletal system. This study aims to determine whether there is a relationship between body size and work attitude with MSDs complaints. Conducted by analytic survey research with a cross sectional approach. Research implementation in Gunung Woka Village, Lembeh Utara District, Bitung City, from September to December 2019. The research sample was 68 respondents. Collecting data through interviews using a Nordic Body Map questionnaire and measurement using The Rapid Entire Body Assessment Method, weight scales and microtoise. by using the Spearman correlation test. The results of statistical tests between body size and musculoskeletal complaints showed that there was no relationship with p = 0.525 and r = 0.097, and there was a relationship between work attitude and musculoskeletal complaints with a value of r = 0.388 and p = 0.008 which had a unidirectional and weak relationship. Keywords: Musculoskeletal Complaints, Body Size, Work Attitude
Gambaran Penggunaan Media Sosial Facebook Terhadap Kejadian Cyberbullying Pada Remaja Gmim Eben Haezer Watutumou Kabupaten Minahasa Utara Wattimena, Cevin J.L.; Mandagi, Chreisye K.F.; Rahman, Asep
KESMAS Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dapat memberikan pengaruh positif bahkan negatif terhadap masyarakat misalnya remaja. Pada masa remaja, perkembangan alat komunikasi dalam hal ini media sosial memicu terjadinya permasalahan atau pengaruh negatif dalam kehidupan sosial remaja adalah kejadian cyberbullying di media sosial. Cyberbullying adalah tindakan kasar seperti menghina, mengancam, memberikan infomasi tidak benar terhadap orang lain yang dilakukan melalui pesan, email atau media sosial secara sengaja dan berulang kali. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkatan penggunaan media sosial facebook dan kejadian cyberbullying pada remaja di GMIM Eben Haezer Watutumou Kabupaten Minahasa Utara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 112 remaja dengan menggunakan jumlah sampel sebanyak 85 remaja. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni – Oktober 2021 yang berlokasi di Desa Watutumou Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara lebih tepatnya di GMIM Eben Haezer Watutumou. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan lewat google form. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tingkatan penggunaan media sosial facebook remaja adalah cukup baik yaitu 52,9% dan kejadian cyberbullying yang dialami remaja adalah rendah yaitu 71,8%.  Kata kunci : media sosial facebook, remaja, kejadian cyberbullying ABSTRACTThe development of technology can have a positive and even negative influence on society such as teenagers. In adolescence, the development of communication tools in this case social media triggers problems or negative influences in the social life of adolescents is the occurrence of cyberbullying  on social media. Cyberbullying  is abusive acts such as insulting, threatening, providing incorrect information to others that is done through messages, emails or social media intentionally and repeatedly. The purpose of this study was to find out the level of facebook social media use and  cyberbullying  incidents in adolescents at GMIM Eben Haezer Watutumou North Minahasa Regency. This type of research is descriptively quantitative. The population in this study was 112 adolescents using a sample number of 85 adolescents. This research was conducted in June - October 2021 located in Watutumou Village, Kalawat District of North Minahasa Regency more precisely in GMIM Eben Haezer Watutumou. Data collection using questionnaires shared through  google form. The data analysis in this study used univariate analysis. The results obtained in this study showed that the level of social media use of adolescent Facebook is quite good at 52.9% and the incidence of  cyberbullying  experienced by adolescents is low at 71.8%.  Keywords: facebook social media, teens, cyberbullying incidents
Penerapan Kebijakan Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Kelurahan Buyungon Kabupaten Minahasa Selatan Setligt, Celine C.; Rahman, Asep; Mandagi, Chreisye K. F
KESMAS Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencegahan Covid-19 dapat dilakukan dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Protokol Kesehatan ini  merupakan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah di masa pandemi COVID-19 untuk penanganan penyebaran COVID-19 selain itu Protokol Kesehatan peru diterapkan secara disiplin pada era new normal saat ini agar masyarakat dapat beraktifitas dengan aman, nyaman dan sehat di masa pandemi COVID-19. Protokol Kesehatan yang di tetapkan pemerintah saat ini yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan kebijakan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan COVID-19 pada masyarakat di kelurahan Buyungon Kabupaten Minahasa Selatan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam dimana wawancara di lakukan secara langsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang di ambil dari 5 informan masyarakat Kelurahan Buyungon Kabupaten Minahasa Selatan. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian berdasarkan hasil wawancara mendalam diperoleh tanggapan masyarakat tentang penerapan kebijakan protokol kesehatan dapat dilihat bahwa masyarakat sebagian besarsudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik namun masih menemui beberapa kendala dan tantangan yang membuat masyarakat belum 100% menerapkan protokol kesehatan 5M yaitu mencuci tangan , memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan protokol kesehatan masyarakat kelurahan Buyungon Kabupaten Minahasa Selatan sudah terlaksana namun belum 100% karena masih menemui kendala dan tantangan pada masyarakat. Saran sebaiknya masyarakat harus selalu menaati protokol kesehatan yang dibuat oleh pemerintah agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan sehat di tengah pandemi COVID-19. Kata Kunci: Covid-19, masyarakat kelurahan Buyungon, Pencegahan, Protokol Kesehatan ABSTRACTPrevention of Covid-19 can be done by implementing the Health Protocol. This Health Protocol is a policy issued by the government during the COVID-19 pandemic to handle the spread of COVID-19, besides that the Health Protocol needs to be applied in a disciplined manner in the current new normal era so that people can carry out activities safely, comfortably and healthily during the COVID-19 pandemic. . The current health protocols set by the government are washing hands, wearing masks, maintaining distance, avoiding crowds, and limiting mobility. This study aims to see how the implementation of health protocol policies in efforts to prevent COVID-19 in the community in the Buyungon sub-district, South Minahasa Regency using qualitative research methods with in-depth interviews where interviews were conducted directly by applying health protocols taken from 5 community informants in Buyungon Village. South Minahasa Regency. Checking the validity of the data using the triangulation method. The results of the study based on the results of in-depth interviews obtained public responses about the implementation of health protocol policies, it can be seen that most of the people have implemented health protocols well but still encounter several obstacles and challenges that make people not 100% implementing the 5M health protocol, namely washing hands, wearing masks, maintaining distance, avoiding crowds and limiting mobility. The conclusion of this study is that the implementation of the public health protocol in the Buyungon sub-district, South Minahasa Regency has been implemented but not yet 100% because it is still facing obstacles and challenges in the community. It is recommended that the public must always obey the health protocols made by the government so that people can move safely and healthily in the midst of the COVID-19 pandemic. Keywords: Covid-19, Buyungon village community, prevention, health protocol
Co-Authors A. J.M Rattu, A. J.M Adisti A. Rumayar Adisti A. Rumayar, Adisti A. Adisti Rumayar Afnal Asrifuddin Angela Fitriani Clementine Kalesaran Ardhana, Reynandi Rifky Ardiansa A.T Tucunan Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Ardiansa A.T. Tucunan Ardiansa Tucunan Asep Rahman Asrifudin, Afnal Asti Octavia Yoseph ATIKA RAHMAWATI Bambuta, Rivana M. Barnabas H. R. Kairupan Bellinda B. I. Kawatu Boway, Lucky J. Budi T. Ratag Datu, Meri Meilani Dorothy Dela Panambunan Desi Egeten, Esri Andrew Koresa Eman, Shearent D. P. Fauziah, Tria Febi Kornela Kolibu Febrita Duminggu, Febrita Finna Novi Anantya Franckie R. R. Maramis Franckie R.R Maramis, Franckie R.R Frencelia, Derek Y Gabriel, Rantung Natalia Gerry V.A Terok, Gerry V.A Ghufron, Deisy Trihandayana Gloria J. Rumondor Gobel, Sri Radhawati Grace Esther Caroline Korompis Grace Korompis Graciella Moses Gregorius R. Sumual Guit, Eka Gloria Haezer, Sepang Megel Eben Jacobus, Regina Mitha Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kawatu, Paul A.T Kawulur, Arvionita Khoirurrizza, Mohammad Kodoatie, Beatrix Y. Kohar, Marisco Korompis , Grace E.C. Lailatul Misbah Mohamad Laisina, Florencia M. Lamongi, Dhea Pricilya Lomboan, Mourine V. Lotulung, Cindy Celine Lumanaw, Harianto K.J Lumbu, Angeli Rahel Audrey Maddusa, Sri Seprianto Mailoor, Rinda Jeyssi Maino, Irny E. Makahanap, Johana Chrissty Mamahit, Filia Sisilia Mamonto, Sutria Manampiring F. Marker Manurung, Pebrina Maramis, F .R.Raymond Maramis, Franckie R.R. Maramis, Julio Victor Fredrik Marshella Maameah Melisa M. Nelwan Melissa, Wenur T Mendila, Chasandra Mokalu, Gloria Mokobimbing, Vaykel Marshel Mokolomban, Citra Molenaar, Emmanuela Ranita Monica Sangkay Moniung, Flariana Rinjani Nelwan, Melisa M. Nibong, Clara Rosalia Niha, Munawir Rizal Pajow, Regina V. M. Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.K Kawatu, Paul A.K Paul A.T. Kawatu Paul Kawatu Pingkan Mamboh Potabuga, Murdini Prastowo, Prully Diana Pratiwi, Cilvia Debi Punuh, Maureen I Rahayu Akili, Rahayu Rahayu H. Akili Rahayu H. Akili, Rahayu H. Rattu, A.J.M Rattu, Joy. A.M. Ratu Angeli Keacya Raule, Jean H. Ribka L. Wowor, Ribka L. Ricky C. Sondakh Rivaldy Ringkuangan Rumajar, Adisty Rumayar, Adisti Ruus, Andreas Aprilio Staygers Sahala, Indra Salensehe, Zardvita Octavia Sampel, Olvin L. Sekarini, Retno D. Sekplin A. S. Sekeon, Sekplin A. S. Setligt, Celine C. Soeprodjo, Raden R. O. K. Sondakh, Inricka Cristy Sondakh, Ricky Constantyn Soputan, Selly L. Sulaemana Engkeng Sulaemana Engkeng, Sulaemana Sumampow, Rine Debora Jhona Sumangkut, Vena Isabela Sumangkut, Vena Isabela Sumenda, Cristi N. Suoth, Lery F. Syarifain, Abdul Toliaso, Cynthia Sisilia Walukow, Paskalino A. Warouw, Claudya Nathasya Wattimena, Cevin J.L. Waworundeng, Cendy B. Windy, Najoan Marcella Woodford B. S. Joseph WORANG, Regina M. T wowor, syalomita Tesalonika Yolanda Anastasia Sihombing Yoseph, Asti Octavia Yulianty Sanggelorang