Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan pada Peserta Didik tentang PHBS di SMA Negeri 1 Sinonsayang Minahasa Selatan Manampiring F. Marker; Barnabas H. R. Kairupan; Chreisye K. F. Mandagi
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya meningkatkan  derajat  kesehatan  di  sekolah, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah sangatlah penting. Selain  manfaat  penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kebiasaan sehari-hari dapat mencegah kerentanan timbulnya penyakit, tentunya juga bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas karena fisik yang sehat pada pelajar. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui gambaran penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada pelajar kelas X di SMA Negeri 1 Sinonsayang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sinonsayang minahasa selatan pada Oktober 2021 - Januari 2022 dengan total populasi 51 siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukan angka pengetahuan yang awalnya (88,24%) meningkat menjadi (100%) setelah dilakukannya penyuluhan.  Kata Kunci : PHBS, Penyuluhan Kesehatan, SMA Negeri 1 Sinonsayang ABSTRACTIn an effort to improve the health status in schools, the application of clean and healthy living behavior in schools is very important. In addition to the benefits of implementing clean and healthy living behavior in daily habits, it can prevent susceptibility to disease, of course, it is also useful in improving the quality of learning in the classroom because students are physically healthy. The purpose of this study was to determine the description of health education on knowledge about Clean and Healthy Life Behavior in class X students at SMA Negeri 1 Sinonsayang. This research is a descriptive study that was conducted at SMA Negeri 1 Sinonsayang, South Minahasa in October 2021 - January 2022 with a total population of 51 students in class X. The results showed that the initial knowledge rate (88.24%) increased to (100%) after counseling. . Keywords: PHBS, Health Counseling, SMA Negeri 1 Sinonsayang
Gambaran Pelayanan Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan Graciella Moses; Chreisye K. F. Mandagi; Ribka E. Wowor
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Kesehatan Puskesmas telah berperan penting dalam  pencegahan dan pendeteksian COVID19 selama masa pandemi, serta dalam merespon pencegahan dan penanganan COVID19. Di tengah pandemi virus Corona, upaya kesehatan masyarakat akan tetap dilakukan sesuai kebutuhan. Puskesmas terus menawarkan jenis bantuan penting untuk mengatasi masalah daerah untuk administrasi kesejahteraan dan untuk mencapai norma-norma bantuan paling sedikit. Puskesmas Tumpaan juga memiliki tanggung jawab yang sama di wilayah kerja yaitu di kecamatan tumpaan dengan menjalankan pelayanan kesehatan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan Gambaran Pelaynan..Kesehatan..Pada..Masa Pandemi  COVID19 Di Puskesmas Tumpaan Kabpaten Minahasa Selatan sudah baik dengan dilakukannya pelayanan kesehatan degan SOP pelayanan COVID-19 dan perubahan alur pelayanan serta penyediaan sarana prasarana yang menunjang pelayanan. Kesimpulan dari peneltian ini yaitu Gambaran Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi  COVID-19 Di Puskesmas Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan sudah baik dengan dilakukannya pelayanan kesehatan degan SOP pelayanan COVID-19 dan perubahan alur pelayanan serta penyediaan sarana prasarana yang menunjang pelayanan dalam rangka memutuskan rantai penularan COVID-19. Saran untuk Puskesmas, kiranya Puskesmas dapat mempertahankan dan mengembangkan pelayanan kesehatan yang baik yang sesuai dengan Standar pelayanan pada masa Pandemi COVID-19. Kata Kunci: Pelayanan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 ABSTRACTPublic Health Center Health Services have played an important role in the prevention and detection of COVID19 during the pandemic, as well as in responding to the prevention and handling of COVID19. In the midst of the Corona virus pandemic, public health efforts will continue to be carried out as needed. Community health centers continue to offer important types of assistance to address regional problems for welfare administration and to achieve minimum aid norms. The Tumpaan Public Health Center also has the same responsibility in the work area, namely in the Tumpaan sub-district by running good health services. This study aims to use quantitative methods to find out the description of medical services during the COVID 19 pandemic at the Tumpaan Health Center, South Minahasa Regency. The results of the study show that the description of health services during the COVID-19 pandemic at the Tumpaan Public Health Center, South Minahasa Regency has been good with health services carried out with COVID-19 service SOPs and changes in service flow and the provision of infrastructure that supports health services during the COVID-19 pandemic. The conclusion of this study is that the overview of health services during the COVID-19 pandemic at the Tumpaan Public Health Center, South Minahasa Regency, has been good with health services with COVID-19 service SOPs and changes in service flow and the provision of infrastructure facilities that support services in order to break the chain of transmission. COVID-19. Suggestions for Public Health Centers, may Public Health Centers be able to maintain and develop good health services in accordance with service standards during the COVID-19 Pandemic.  Keywords: Health Services, Health Services During The Covid-19 Pandemic
Hubungan Antara Akses Media Pornografi dengan Tindakan Seksual Pranikah pada Peserta Didik di SMA Negeri 1 Motoling Gloria J. Rumondor; Chreisye K. F. Mandagi; Budi T. Ratag
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 4 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, Oktober - Desember 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pornografi diyakini sangat erat hubungannya dengan peningkatan rangsangan seksual yang terjadi pada remaja. Rangsangan seksual dari luar seperti film-film seks, sinetron, buku-buku bacaan dan majalah-majalah bergambar seksi serta pengamatan secara langsung terhadap perbuatan seksual, dapat mengakibatkan memuncaknya reaksi-reaksi seksual dan kematangan seksual yang lebih cepat pada diri remaja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara akses media pornografi dengan tindakan seksual pranikah pada peserta didik di SMA Negeri 1 Motoling. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian survei analitik dengan rancangan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2021 - Agustus 2021 dengan jumlah sampel 107 peserta didik. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner online dalam bentuk google form. Pengolahan data menggunakan spss. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini yaitu nilai P value 0,000 < 0,005 maka Hօ ditolak yang berarti terdapat hubungan antara Akses Media Pornografi dan Tindakan Seksual Pranikah. Saran dari penelitian ini pihak sekolah serta orang tua dapat bekerja sama dalam dalam hal pengawasan dan komunikasi yang baik agar anak dapat dibimbing, diarahkan serta diberi pemahaman yang baik tentang seksual pranikah agar mereka tidak terjerumus ke dalam tindakan seksual pranikah yang dapat merugikan diri mereka. Selain itu orang tua harus tegas mengawasi dan memberi batasan-batasan atau frekuensi penggunaan handphone sehari-hari. Kata kunci : Akses Media Pornografi, Tidakan Seksual Pranikah, Peserta Didik ABSTRACT Pornography is believed to be very closely related to the increase in sexual arousal that occurs in adolescents. Sexual stimulation from outside such as sex films, soap operas, reading books and magazines with sexy pictures as well as direct observation of sexual acts, can result in peaking sexual reactions and faster sexual maturity in adolescents. The purpose of this study was to determine the relationship between pornographic media access and premarital sexual acts in students at SMA Negeri 1 Motoling. This research method is a quantitative research using an analytical survey research design with a cross sectional study design. The sampling technique used was the total sampling technique. This research was conducted in April 2021 - August 2021 with a sample of 107 students. The research instrument used an online questionnaire in the form of a google form. Processing data using spss. Data analysis in this study is univariate analysis and bivariate analysis with  Chi-Square test. The results of this study are the P valueof 0.000 < 0.005 then Hօ rejected, which means that there is a relationship between access to pornographic media and premarital sexual acts. Suggestions from this study are the school and parents can work together in terms of supervision and good communication so that children can be guided, directed and given a good understanding of premarital sex so that they do not fall into premarital sexual acts that can harm themselves. In addition, parents must firmly supervise and provide limits or frequency of daily cellphone use.  Keywords: Access to Pornographic Media, Premarital Sexual Actions, Students 
Gambaran Mutu Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Bailang Kota Manado Marshella Maameah; Adisti A. Rumayar; Chreisye K.F. Mandagi
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 11 No. 3 (2022): VOLUME 11, NOMOR 4, JULI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat memiliki kebutuhan akan pelayanan kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan baik dilakukan individu ataupun kelompok di organisasi dalam memelihara kesehatan tubuh, mencegah terjangkit penyakit (Korompis, 2018).  Pelayanan yang bermutu merupakan salah satu syarat pelayanan kesehatan.  Dalam mengukur mutu jasa digunakan model Serqual (kualitas pelayanan) yang merupakan dasar konsep penelitian dimensi Rater. Lima dimensi mutu adalah Reliabilitas, Jaminan, Bukti Fisik, Empati dan Ketanggapan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan mutu jasa pelayanan kesehatan di Puskesmas Bailang. Metode penelitian kuantitatif, desain deskriptif. Penelitian dilakukan di Puskesmas Bailang dan waktu pelaksanaannya Juli-November 2021. Respondennya adalah pasien yang berkunjung ke Puskesmas Bailang. Menggunakan teknik purposive sampling, diambil 100 responden yang telah memenuhi kriteria sampel yang diperoleh melalui pengisian kuesioner. Analisis data digunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini di dapatkan responden dengan kategori baik adalah reliabilitas 77 (77,0%), jaminan 96 (96,0%), bukti fisik 74 (74,0%), empati 96 (96,0%), dan daya tanggap 95 (95,0%). Maka dari penelitian ini responden sebagian besar menyatakan mutu jasa pelayanan kesehatan di Puskesmas Bailang sudah baik. Kata Kunci: Mutu Jasa Pelayanan ABSTRACTThe community needs health services to improve health status, both individually and in groups in organizations in maintaining a healthy body, preventing disease (Korompis, 2018). Quality service is one of the requirements for health services. In measuring service quality, the Serqual model (quality of service) is used which is the basis of the concept of Rater dimension research. The five dimensions of quality are Reliability, Assurance, Physical Evidence, Empathy and Responsiveness. This study aims to describe the quality of health services at the Bailang Health Center. Quantitative research methods, descriptive design. The study was conducted at the Bailang Health Center and the implementation time was July-November 2021. The respondents were patients who visited the Bailang Health Center. By using purposive sampling technique, 100 respondents were taken who met the sample criteria obtained through filling out a questionnaire. Data analysis used univariate analysis. The results of this study found that respondents with good categories were reliability 77 (77.0%), assurance 96 (96.0%), physical evidence 74 (74.0%), empathy 96 (96.0%), and responsiveness 95 (95.0%). So from this study, the majority of respondents stated that the quality of health services at Bailang Health Center was good. Keywords: Quality of Service
GAMBARAN PERSEPSI MASYRAKAT TERHADAP PENERIMAAN VAKSINASI COVID 19 DI DESA KOLONGAN KECAMATAN KALAWAT Pingkan Mamboh; Ardiansa Tucunan; Chreisye Mandagi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.7603

Abstract

Vaksinasi COVID 19 secara aktif meningkatkan daya tahan tubuh seseorang sehingga memutus rantai penularan COVID 19. Persepsi masyarakat mengacu pada teori health belief model yakni persepsi kerentanan, bahaya, manfaat, hambatan, dan tindakan melakukan vaksinasi. Tujuan penelitian yaitu untuk menggambarkan persepsi masyarakat terhadap penerimaan vaksinasi COVID 19. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif, untuk populasi yaitu masyarakat Desa Kolongan dengan total sampel 96 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Alat untuk pengumpulan data yaitu kuesioner dengan metode analisis data univariat. Hasil penelitian ini yaitu persepsi kerentanan tertular COVID 19 lebih banyak masuk pada persepsi baik dengan jumlah 81 responden (84,4%), untuk persepsi bahaya tertular covid 19 masyarakat lebih banyak masuk pada persepsi baik dengan jumlah 94 responden (97,9%). Pada persepsi manfaat vaksinasi COVID 19 masyarakat lebih banyak masuk pada persepsi baik dengan jumlah 86 responden (89,6%), untuk perspsi hambatan masyarakat lebih banyak masuk pada persepsi kurang baik dengan jumlah 75 responden (78,1%) dan untuk persepsi tindakan melakukan vaksinasi masyarakat lebih banyak masuk pada persepsi baik dengan jumlah 91 responden (94,8%). Kesimpulan penelitian ini yaitu, pada persepsi kerentanan, bahaya, manfaat dan tindakan melakukan vaksinasi, masyarakat memiliki persepsi baik sedangkan untuk persepsi hambatan masyarakat memiliki persepsi kurang baik.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Merokok pada Remaja di Desa Noongan Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa Gregorius R. Sumual; Sulaemana Engkeng; Chreisye K.F. Mandagi
KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Vol. 12 No. 1 (2023): VOLUME 12, NOMOR 1, Januari - Maret 2023
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindakan merokok merupakan tindakan yang sangat berbahaya bagi kesehatan.Observasi awal yang telah dilakukan peneliti didapatkan bahwa sebagian besar remaja di Desa Noongan, Kecamatan Langowan Barat merokok.Ada remaja yang setiap harinya merokok dan ada remaja yang kadang-kadang merokok alasannya karena ikut-ikut teman dan ada juga karena keinginan diri sendiri.Setiap harinya remaja bisa mehabiskan >1 batang rokok. Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan tindakan merokok pada remaja di Desa Noongan Kecamatan Langowan BaratKabupaten Minahasa.Metode penelitian ini adalah penelitiannobservasionalaanalitik denganndesain cross sectionalsstudy. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja yang berusia 15-21 tahun di Desa Noongan Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa berjumlah 149 remaja dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 remaja dengan kriteria inklusi remja yang merokok. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai pengetahuan, sikap, media iklan dan Tindakan merokok. Analisi data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkatssignifikan α 0,05 dan derajat kepercayaan sebesar 95%.Hasil Penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan dari masing-masing variabel yaitu pengetahuan, sikap dan media iklan dengan tindakan merokok.Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap dan media iklan dengan tindakan merokok pada remaja di Desa Noongan Kecamatan Langowan Barat.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERIMAAN VAKSINASI COVID-19 PADA LANSIA DI KELURAHAN BAILANG Lailatul Misbah Mohamad; Chreisye Kardinalia Fransisca Mandagi; Grace Esther Caroline Korompis
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16866

Abstract

Vaksin diklasifikasikan sebagai zat biologis yang mengandung mikroorganisme mati atau dilemahkan dalam bentuk antigen. Ketika diberikan kepada seseorang, mereka memicu respons kekebalan spesifik terhadap penyakit tertentu. Dalam kasus virus COVID-19, vaksinasi berfungsi sebagai tindakan pencegahan primer yang sangat efektif terhadap infeksi. Kesehatan individu dan masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat. Dalam konteks penelitian ini, tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor predisposisi dan faktor pemungkin dalam hubungannya dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 pada lansia yang bertempat tinggal di Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado. “Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian analitik dengan metodologi cross-sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Bailang pada bulan Januari hingga Mei 2023 dengan jumlah populasi yaitu 312 orang dan  sampel terdiri dari 85 responden berusia di bawah 60 tahun menggunakan teknik sampling quota sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan penerimaan vaksinasi COVID-19, dengan p-value 0,000. Namun, hubungan antara sikap dan penerimaan vaksinasi COVID-19 menghasilkan p-value 0,612 menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan. Demikian pula, hubungan antara keterjangkauan fasilitas kesehatan dan penerimaan vaksinasi COVID-19 tidak menunjukkan hubungan yang signifikan, dengan p-value 0,148. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan, tidak ada hubungan antara sikap dan keterjangkauan fasilitas kesehatan dengan penerimaan vaksinasi COVID-19.
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PERSEPSI DENGAN KEPATUHAN MEMBAYAR IURAN JKN PESERTA MANDIRI DI KELURAHAN PANIKI BAWAH Ratu Angeli Keacya; Ardiansa A.T. Tucunan; Chreisye K. F. Mandagi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.16292

Abstract

Kepesertaan mandiri yang terus meningkat tidak sejalan dengan kepatuhan dalam membayar iuran Jaminan Kesehatan Nasional. Peserta Mandiri merupakan peserta yang mendapatkan penghasilan dari usaha sendiri sehingga ketika mereka menjadi peserta BPJS harus membayarkan iuran setiap bulannya. Kepatuhan membayar iuran jaminan Kesehatan nasional dipengaruhi beberapa faktor seperti pendidikan dan persepsi. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dan persepsi dengan kepatuhan peserta mandiri dalam membayar iuran JKN di Kelurahan Paniki Bawah. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif bersifat analitik menggunakan pendekatan cross sectional study. Variabel dalam penelitian ini variabel bebas (Independen) yaitu pendidikan dan persepsi, variabel terikat (Dependen) yaitu kepatuhan membayar iuran Jaminan Kesehatan Nasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 1046 peserta mandiri dengan menggunakan sampel sebanyak 100 peserta mandiri. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Quota Sampling. Hasil uji statistik dari fisher’s Exact Test diperoleh nilai p value untuk hubungan pendidikan dengan kepatuhan membayar iuran JKN yaitu 0,118, dan nilai p value hasil uji statistic chi square untuk hubungan persepsi dengan kepatuhan membayar iuran JKN adalah 0,000 dengan nilai Odd Ratio yaitu 0,042. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara Pendidikan dengan kepatuhan membayar iuran JKN serta terdapat hubungan antara persepsi dengan kepatuhan membayar iuran JKN.
PERSEPSI ORANG TUA DENGAN PENERIMAAN VAKSINASI COVID-19 PADA ANAK DI KELURAHAN TINGKULU Bellinda B. I. Kawatu; Chreisye K. F. Mandagi; Febi K. Kolibu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.16898

Abstract

Pemerintah di seluruh dunia bersepakat mengambil kebijakan untuk menghentikan pandemi COVID-19 yaitu dengan pemberian vaksinasi terhadap masyarakat. Anak usia 6-12 tahun penting untuk divaksinasi karena rentan tertular COVID-19 dan juga dapat menularkan ke orang disekitarnya. Keputusan orang tua untuk memvaksinasi anaknya dengan vaksin COVID-19 didasarkan pada persepsi mereka sendiri mengenai vaksin COVID-19, yang kemudian persepsi tersebut akan mempengaruhi pilihan orang tua untuk memberikan vaksinasi pada anak. Penelitian ini mempunyai tujuan agar diketahuinya hubungan antara persepsi orang tua dengan penerimaan vaksinasi COVID-19 yang terjadi pada anak dengan umur 6-12 tahun di Kelurahan Tingkulu Kota Manado. Penelitian yang dilaksanakan kali ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik memakai metode cross sectional. Besar sampel dalam penelitian yang dilakukan yaitu 65 sampel. Purposive Sampling ialah teknik yang dipakai dalam pengumpulan sampel penelitian. Analisis data yang digunakan yaitu Uji statistik Chi Square. Penelitian dilaksanakan pada bulan maret-mei 2023. Hasil penelitian ini memperlihatkan jika sudut pandang (persepsi) orang tua terkait vaksinasi COVID-19 termasuk ke dalam kategori baik yaitu sebanyak 47 responden (72.3%). Mayoritas responden dalam penelitian ini bersedia dalam pemberian vaksin COVID-19 untuk anak-anak ialah 57 pengisi kuesioner (87.7%). Berdasarkan hasil uji analisis statistik yang peneliti lakukan diperoleh nilai signifikansi besarnya 0,032 (p<0,05). Maka dapat disimpulkan adanya keterkaitan diantara persepsi orang tua atas penerimaan vaksinasi COVID-19.
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI VAKSINASI COVID-19 BOOSTER DI DESA KALASEY II KABUPATEN MINAHASA Finna Novi Anantya; Chreisye K. F Mandagi; Ardiansa A.T Tucunan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19800

Abstract

Masih banyak masyarakat yang belum melakukan vaksinasi booster dikarenakan kekhawatiran masyarakat akan vaksinasi covid-19 booster. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai vaksinasi booster di Desa Kalasey II Kabupaten Minahasa dan mengetahui  hasil crosstab karakteristik responden dengan persepsi menggunakan teori health belief model. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan metode proporsional sampling, instrumen kuesioner, serta analisis data univariat. Responden berusia 18-65 tahun dan minimal sudah mendapatkan vaksinasi dosis primer lengkap.  Masyarakat Desa Kalasey II memiliki persepsi kerentanan positif 78%, persepsi keparahan positif 93%, persepsi manfaat positif 51%, persepsi hambatan negatif 64%, isyarat bertindak negatif 59% dan  memiliki efikasi diri negatif 56%. Masyarakat Desa Kalasey II paling banyak memiliki persepsi positif pada persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat mengenai vaksinasi booster sedangkan untuk persepsi hambatan, isyarat bertindak, efikasi diri paling banyak memiliki persepsi negatif dan hasil crosstab responden yang sudah melakukan vaksinasi booster cenderung memiliki persepsi positif dibandingkan dengan yang belum melakukan vaksinasi booster.
Co-Authors A. J.M Rattu, A. J.M Adisti A. Rumayar Adisti A. Rumayar, Adisti A. Adisti Rumayar Afnal Asrifuddin Angela Fitriani Clementine Kalesaran Ardhana, Reynandi Rifky Ardiansa A.T Tucunan Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Ardiansa A.T. Tucunan Ardiansa Tucunan Asep Rahman Asrifudin, Afnal Asti Octavia Yoseph ATIKA RAHMAWATI Bambuta, Rivana M. Barnabas H. R. Kairupan Bellinda B. I. Kawatu Boway, Lucky J. Budi T. Ratag Datu, Meri Meilani Dorothy Dela Panambunan Desi Egeten, Esri Andrew Koresa Eman, Shearent D. P. Fauziah, Tria Febi Kornela Kolibu Febrita Duminggu, Febrita Finna Novi Anantya Franckie R. R. Maramis Franckie R.R Maramis, Franckie R.R Frencelia, Derek Y Gabriel, Rantung Natalia Gerry V.A Terok, Gerry V.A Ghufron, Deisy Trihandayana Gloria J. Rumondor Gobel, Sri Radhawati Grace Esther Caroline Korompis Grace Korompis Graciella Moses Gregorius R. Sumual Guit, Eka Gloria Haezer, Sepang Megel Eben Jacobus, Regina Mitha Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kawatu, Paul A.T Kawulur, Arvionita Khoirurrizza, Mohammad Kodoatie, Beatrix Y. Kohar, Marisco Korompis , Grace E.C. Lailatul Misbah Mohamad Laisina, Florencia M. Lamongi, Dhea Pricilya Lomboan, Mourine V. Lotulung, Cindy Celine Lumanaw, Harianto K.J Lumbu, Angeli Rahel Audrey Maddusa, Sri Seprianto Mailoor, Rinda Jeyssi Maino, Irny E. Makahanap, Johana Chrissty Mamahit, Filia Sisilia Mamonto, Sutria Manampiring F. Marker Manurung, Pebrina Maramis, F .R.Raymond Maramis, Franckie R.R. Maramis, Julio Victor Fredrik Marshella Maameah Melisa M. Nelwan Melissa, Wenur T Mendila, Chasandra Mokalu, Gloria Mokobimbing, Vaykel Marshel Mokolomban, Citra Molenaar, Emmanuela Ranita Monica Sangkay Moniung, Flariana Rinjani Nelwan, Melisa M. Nibong, Clara Rosalia Niha, Munawir Rizal Pajow, Regina V. M. Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.K Kawatu, Paul A.K Paul A.T. Kawatu Paul Kawatu Pingkan Mamboh Potabuga, Murdini Prastowo, Prully Diana Pratiwi, Cilvia Debi Punuh, Maureen I Rahayu Akili, Rahayu Rahayu H. Akili Rahayu H. Akili, Rahayu H. Rattu, A.J.M Rattu, Joy. A.M. Ratu Angeli Keacya Raule, Jean H. Ribka L. Wowor, Ribka L. Ricky C. Sondakh Rivaldy Ringkuangan Rumajar, Adisty Rumayar, Adisti Ruus, Andreas Aprilio Staygers Sahala, Indra Salensehe, Zardvita Octavia Sampel, Olvin L. Sekarini, Retno D. Sekplin A. S. Sekeon, Sekplin A. S. Setligt, Celine C. Soeprodjo, Raden R. O. K. Sondakh, Inricka Cristy Sondakh, Ricky Constantyn Soputan, Selly L. Sulaemana Engkeng Sulaemana Engkeng, Sulaemana Sumampow, Rine Debora Jhona Sumangkut, Vena Isabela Sumangkut, Vena Isabela Sumenda, Cristi N. Suoth, Lery F. Syarifain, Abdul Toliaso, Cynthia Sisilia Walukow, Paskalino A. Warouw, Claudya Nathasya Wattimena, Cevin J.L. Waworundeng, Cendy B. Windy, Najoan Marcella Woodford B. S. Joseph WORANG, Regina M. T wowor, syalomita Tesalonika Yolanda Anastasia Sihombing Yoseph, Asti Octavia Yulianty Sanggelorang