Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Literatur Review: Prosedur Pemeriksaan Radiografi Estremitas Bawah (Os, Femur, Knee Joint, Os Cruris, Os Pedis): REVIEW LITURE: LOWER ESTEMITY RADIOGRAPHY EXAMINATION PROCEDURES (Os, Femur, Knee Joint, Os Cruris, Os Pedis) Annisa, Aulia; Aulia, Ika; Nabilah, Azzahra; Istiazah, Micha; Addurrunnafis, Addurrunnafis
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19590

Abstract

Radiologi merupakan cabang ilmu kedokteran yang berkaitan dengan penerapan radiasi Sinar-X yang dipancarkan untuk memperoleh gambaran anatomi dan kelainan pada tubuh manusia. Salah satu modalitas yang ada pada Instalasi radiologi adalah teknik radiografi. Pemeriksaan radiografi yang sering dilakukan adalah ekstremitas. Ekstremitas bawah merupakan bagian integral dari tubuh manusia dengan fungsi utama untuk memberikan mobilitas. Terdapat beberapa perbedaan prosedur pemeriksaan ektremitas bawah dengan riset sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur pemeriksaan estremitas bawah pada beberapa jurnal terkait. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif pendekatan study literature review. Sumber data yang digunakan berupa 12 jurnal terkait dengan 4 topik pemeriksaan yang berbeda. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2025. Hasil Penelitian ini terdiri dari femur, patella, tibia dan fibula dan pedis. Pada semua jurnal untuk persiapan pasien dan alat bahan rata-rata hampir semua jurnal sepakat hanya terdapat beberapa perbedaan pada proyeksi pemeriksaan yang terdapat beberapa proyeksi tambahan sesuai dengan kebutuhan pemeriksaan.
Pembagian Daya pada Kendaraan Listrik Berbasis Sistem Hybrid Baterai dan Superkapasitor dengan Fuzzy Logic Controller Andika, Yudi; Annisa, Aulia; Sa’diyah, Aminatus; Widodo, Hendro
Journal of Applied Smart Electrical Network and Systems Vol 6 No 01 (2025): Vol 06, No. 01 June 2025
Publisher : Indonesian Society of Applied Science (ISAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jasens.v6i01.1217

Abstract

This research discusses the application of Energy Management System on hybrid batteries and superkapasitors for power distribution as an effort to distribute the load on electric vehicles. The purpose of the research conducted is to determine whether the proposed Fuzzy Logic Controller-based control system can operate well as an effort to distribute power for the needs of operating electric vehicles. The driving cycle that will be used in the study is the Urban Dynamometer Driving Schedule (UDDS) cycle to determine the effect of power sharing on hybrid batteries and superkapasitors in the UDDS driving cycle. Testing was carried out under 2 different conditions, namely when the SOC condition of the battery and superkapasitor was 85% and when the SOC of the battery was 20% while the SOC of the superkapasitor was 85%. From the test, it was obtained that the proposed hybrid battery and superkapasitor system based on the Fuzzy Logic Controller was able to operate well under the specified conditions. Both energy storage devices were able to share power by maintaining the battery and superkapasitor SOC not exceeding the specified operating limits. This condition allows electric vehicles to be operated for a fairly long period of time.
ANALISIS POTENSI KEBANGKRUTAN PADA PERUSAHAAN RITEL YANG TERDAFTAR DI BEI MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE PERIODE 2021-2023 Aini, Siti Nur; Widodo, Moch. Wahyu; Annisa, Aulia
Prosiding Simposium Nasional Manajemen dan Bisnis Vol. 4 (2025): Simposium Manajemen dan Bisnis
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/8aa8dy06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemungkinan kebangkrutan di perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2021 hingga 2023 dengan memanfaatkan metode Altman Z-Score. Kebangkrutan merupakan isu krusial yang dapat berdampak signifikan terhadap keberlangsungan usaha dan investor, sehingga prediksi dini menjadi sangat penting. Metode Altman Z-Score dipilih karena kemampuannya dalam meramalkan kebangkrutan berdasarkan rasio-rasio keuangan perusahaan. Data yang dipakai dalam penelitian ini diambil dari laporan keuangan tahunan entitas bisnis ritel yang terdaftar di BEI selama periode observasi mempergunakan teknik purposive sampling hingga menemukan sampel sejumlah 20 perusahaan. Analisis dilakukan dengan menghitung nilai Z-Score untuk setiap perusahaan pada setiap tahun periode penelitian, kemudian mengklasifikasikan perusahaan ke dalam zona aman (Safe Zone), zona abu-abu (grey zone), atau zona distress (distress zone). Hasil penelitian ini pada tahun 2021 ada sebanyak 13 perusahaan dalam kategori Safe Zone, 2 perusahaan dalam kategori grey zone, dan 5 perusahaan dalam ketegori disstress zone. Pada tahun 2022 ada sebanyak 12 perusahaan dalam kategori Safe Zone,2 perusahaan ketegori grey zone, dan 6 perusahaan kategori disstress zone. Pada tahun 2023 ada sebanyak 11 perusahaan dalam kategori safezone, 4 perusahaan dalam kategori grey zone, dan 5 perusahaan dalam kategori disstress zone.
PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, TOTAL ASSET TURNOVER TERHADAP RETURN ON ASSET PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2020-2023 Vikarina, Arista Fadila; Paramitha, Dyah Ayu; Annisa, Aulia
Prosiding Simposium Nasional Manajemen dan Bisnis Vol. 4 (2025): Simposium Manajemen dan Bisnis
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/047tcv03

Abstract

Dalam penelitian ini, perusahaan-perusahaan di subsektor manufaktur makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dikaji berdasarkan Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Total Asset Turnover terhadap return On Asset. Regresi linier berganda digunakan dalam penelitian ini sebagai metode dalam pendekatan kuantitatif. Sebanyak 19 perusahaan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Hasil uji t menunjukkan bahwa CR, DER, dan TATO secara individual memilki dampak positif dan signifikan terhadap ROA. Sementara itu, hasil uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebur mempengaruhi ROA secara bersamaan. Penelitian ini berfokus pada industri makanan dan minuman dalam rentang waktu empat tahun, serta menggunakan kombinasi variabel CR,DER,TATO dalam satu model analisis. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam menjawab ketidakkonsistenan temuan sebelumnya, terutama terkait keterbatasan variabel yang dikaji, cakupan sub sektor dan periode waktu yang lebih pendek.
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, QUICK RATIO, TOTAL ASSET TURNOVER TERHADAP RETURN ON ASET PADA PERUSAHAAN PERTANIAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019-2023 Widyawati, Wahyu Indah; Widodo, Mochamad Wahyu; Annisa, Aulia
Prosiding Simposium Nasional Manajemen dan Bisnis Vol. 4 (2025): Simposium Manajemen dan Bisnis
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/fsvtfx16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana Debt to Equity Ratio (DER), Quick Ratio (QR), dan Total Asset Turnover (TATO) memengaruhi Return On Assets (ROA) pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2023. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Jumlah populasi dalam penelitian ini mencakup 31 perusahaan pertanian, sedangkan pemilihan sampel dilakukan terhadap 15 perusahaan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa secara bersama-sama, ketiga variabel independen (DER, QR, dan TATO) berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sementara itu, secara parsial, QR dan TATO terbukti memiliki dampak positif yang signifikan terhadap ROA, sedangkan DER tidak menunjukkan dampak signifikan secara statistik. Temuan ini menyoroti bahwa faktor likuiditas dan efektivitas pemanfaatan aset merupakan elemen kunci dalam peningkatan kinerja profitabilitas perusahaan. Dengan mengangkat seluruh sektor pertanian sebagai fokus utama dan mengombinasikan ketiga variabel keuangan tersebut dalam satu model analitis untuk periode lima tahun, penelitian ini memperkaya wacana akademik dan menjawab keterbatasan pada studi-studi sebelumnya yang umumnya hanya mencakup subsektor tertentu, periode waktu yang lebih sempit, atau penggunaan variabel yang tidak menyeluruh.
Uji Celah (Shutter) Kolimator Pesawat Sinar-X di Instalasi Radiologi RSIA Zainab Pekanbaru Fitri, Zalia; Annisa, Aulia; Indrapuri, Sri Ayu
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): October : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i3.669

Abstract

Penggunaan sinar-X dalam radiologi membantu diagnosis, namun berisiko jika tidak dikendalikan dengan baik. Kolimator berfungsi membatasi area radiasi melalui celah (shutter). Ketidakteraturan frekuensi pengujian celah (shutter) dapat menyebabkan kebocoran radiasi. Pesawat sinar-X mobile di Instalasi Radiologi RSIA Zainab Pekanbaru belum dilakukan pengujian celah kolimator secara berkala sesuai standar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi celah kolimator pada pesawat sinar-X mobile di Instalasi Radiologi RSIA Zainab Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional. Pengujian dilakukan melalui tiga kali eksposi dengan pengaturan shutter berbeda, menggunakan kaset dan sistem Computed Radiography (CR). Hasil citra dianalisis menggunakan perangkat lunak untuk mengukur densitas dan dibandingkan dengan standar KEMENKES RI No. 1250 Tahun 2009. Hasil pengujian celah shutter menunjukkan adanya peningkatan densitas pada area yang seharusnya tidak terkena paparan, dengan nilai melebihi batas densitas kaset tanpa radiasi. Rata-rata nilai pada tiga kali pengujian mengindikasikan adanya kebocoran radiasi pada celah (shutter) kolimator, baik di sisi transversal maupun longitudinal. Berdasarkan standar KEMENKES RI No. 1250 Tahun 2009, kolimator dinyatakan belum efisien karena masih terdapat indikasi penghitaman akibat paparan radiasi.
Pengaruh Variasi mAs terhadap Densitas pada Hasil Radiograf Os Femur Rahman, Cipta Ismaya; Annisa, Aulia; Firdaus, Muhammad
Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD) Vol. 10 No. 1: JANUARY 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimed.v10i1.10434

Abstract

Background: The human body's anatomical structure may be seen in radiological image findings. The proper exposure factor must be given in order to produce radiographic findings. The amperage value times the exposure period is equal to mAs. A darker image will result from a larger mA factor or longer exposure time. However, by choosing the appropriate exposure factor, an optimal radiograph density can be produced that can clearly display the difference in thickness and density between organs. The purpose of this study is to determine the results of how density affects the results of radiographs of the os femur.Methods: This research is quantitative using experimental methods to find out how the effect of mAs variations and how much the range of changes in value on density in AP projection femur examinations using mAs variations namely mAs 4, 8, 10, 12, 20, 25, and 32 with a fixed kV of 70 kV.Results: The results of this study indicate that there is a change in the effect of density quality on the variation of mAs on the radiograph results of the femoral os using the Friedman test p-value <0.001 which means less than 0.05. And the range of changes in density values at the caput femur, collum femur, collum femur, and greater trochanter there are changes in each mAs variation. The value of density variation against 7 mAs variations in radiograph results at variations of 4 to 32 mAs shows the density value increases by 0.14, for the range of increase in each variation it is ± from 0.02 to 0.05.Conclusions: The purpose of this study is to determine the results of how density is affected and the results of how the range of changes in density values on femur radiographs.
THE Penatalaksanaan Teknik Radiografi Colon In Loop dengan Kasus Konstipasi Kronis Annisa, Aulia; Angella, Shelly
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.11894

Abstract

Teknik radiografi Radiografi Colon In Loop aldalah salah satu prosedur teknik radiografi radiologi pada Colon dengan menggunakan bahan kontras media baik positif maupun negatif secara retrograde guna menegakkan diagnosa suatu kelainan atau penyakit yang terdapat pada daerah Colon. Proyeksi teknik radiografi Colon In Loop dengan indikasi konstipasi kronis dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai proyeksi diantaranya AP polos, AP post kontras, obliq (RPO/LPO) post kontras. Media kontras yang digunakan untuk teknik radiografi ini ialah iodium tanpa diiringi fluoroscopy, teknik pemasukan media kontrasnya dapat menggunakan teknik single kontras/ kontras tunggal. Tujuan Penelitian ini adalah  untuk mengetahui penatalaksanaan radiografi Colon In Loop pada kasus konstipasi kronis serta dengan proyeksi yang digunakan apakah sudah dapat menegakkan diagnosa. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif, dengan jenis penelitian studi kasus. Pengambilan data dilakukan antara bulan Januari hingga April menggunakan metode observasi, wawancara mendalam dengan dokter spesialis radiologi dan radiografer, serta studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penatalaksanaan radiografi Colon In Loop pada kasus konstipasi kronis dimulai dari pengisian inform consent, persiapan alat dan bahan, persiapan pasien, pemasukan media kontras, dan teknik teknik radiografi termasuk AP polos, AP post kontras, serta obliq (RPO/LPO) post kontras. Proyeksi yang dilakukan telah memberikan kontribusi dalam menegakkan diagnosa.
Penerapan Keselamatan Pasien Pada Pemeriksaan Radiologi CT Scan Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Angella, Shelly; Jariah, Syarifah Annisatun; Yoshandi, T.Mohd; Purnamasari, Devi; Annisa, Aulia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13923

Abstract

Keselamatan pasien merupakan masalah global yang sangat penting saat ini, terutama meningkatnya laporan klaim terkait kesalahan medis yang dialami. Pemeriksaan CT Scan memanfaatkan radiasi sebagai sumber pembentukan citra. Enam sasaran keselamatan pasien harus di terapkan selama pemeriksaan berlangsung. Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana penerapan keselamatan pasien oleh radiografer selamapemeriksaan radiologi CT Scan. Penelitian dilaksanakan melalui observasi, dokumentasi dan pengisian kuisoner. Kegiatan peneilitian dilaksanakan di Rumah Sakit bagian Instalasi radiologi khususnya pada area CT Scan di tahun 2023. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. yang diperoleh mengenai penerapan 6 sasaran keselamatan pasien (6 SKP) pada pemeriksaan radiologi dengan modalitas CT Scan di instalasi radiologi Pengisian kuisoner oleh pasien CT Scan Kontras diperoleh hasil untuk kategori rendah mendapatkan nilai persentase sebesar 65%. Untuk Tingkat Penerapan Kontras CT Scan Patient Safety kategori sedang nilai persentasenya sebesar 20,3% dan untuk Tingkat Penerapan Kontras CT Scan Patient Safety kategori tinggi sebesar 14,7%. Dapat disimpulkan penerapan CT Scan Kontras Keselamatan Pasien di Instalasi Radiologi berada pada kategori rendah.
Optimalisasi Kualitas Citra Radiograf Menggunakandan Digital Radiography (DR) Pada Pemeriksaan Anatomi Thorax Proyeksi Antero - Posterior(AP) Angella, Shelly; Hulmansyah, Danil; Annisa, Aulia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20377

Abstract

Thorax radiographic examination is one of the most commonly used diagnostic methods in the medical world. With the advancement of technology, the use of Digital Radiography (DR) has become standard in many healthcare facilities. This study aims to evaluate and optimize the technical parameters in thorax radiography imaging to obtain the best image quality that allows for a more accurate and efficient diagnosis. This study involved the collection of AP thorax radiograph image data from various patients using DR devices. Variations in technical parameters such as exposure factors were analyzed to determine their effect on image quality. Image quality is evaluated based on criteria such as SNR. The evaluation was carried out through the dicom viewer application. The analysis is carried out to determine the combination of technical parameters that produce the best image quality. The trial was done by changing one parameter at a time while keeping other parameters constant to see how they affected image quality. It is expected that the optimal combination of exposure factors will result in maximum image quality, improve diagnostic capabilities, and reduce radiation exposure in patients. This study is expected to provide recommendations for the use of optimized parameters in clinical practice for AP thorax examination, as well as additional training for radiographic technicians so that the application of these parameters can be carried out consistently. The results of this study show that the optimal combination of exposure factors can produce maximum image quality, improve diagnostic capabilities, and reduce radiation exposure in patients. The output of this study is a recommendation for the use of parameters that have been optimized in clinical practice for AP thorax examination published in a nationally accredited journal.