p-Index From 2021 - 2026
8.235
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pendidikan Vokasi Cakrawala Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) JEJAK JURNAL EVALUASI PENDIDIKAN JURNAL ILMIAH EDUCATIONAL MANAGEMENT Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan AL ISHLAH Jurnal Pendidikan REiD (Research and Evaluation in Education) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Sosio e-kons JABE (Journal of Applied Business and Economic) Journal of Vocational Education Studies RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Bulletin of Counseling and Psychotherapy JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Journal of Academia Perspectives Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa (JPMF) Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains Publikasi Pengabdian Masyarakat Komputer dan Teknologi (PUNDIMASKOT) Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Eduvest - Journal of Universal Studies BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa (Jurnal PKM BATASA) Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS J-CEKI Jurnal Pendidikan Progresif
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Budaya Peduli Resiko Dalam Meningkatkan Efektivitas Manajemen Resiko Organisasi Arif Vidiarto; Rudi Azis; Arif Mulyanto; Meidilah; Supryanto; Hendro Prasetyono
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 4 (2023): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu (INPRESS)
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan secara empiris mengenai bagaimana budaya resiko dapat berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas manajemen resiko organisasi. Metode yang digunakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Peneliti mencari artikel ilmiah yang relevan dari dari science direct dan google cendikia dengan memasukkan kata kunci budaya peduli resiko, efektivitas organisasi dan manajemen resiko organisasi untuk mendukung pemikiran dan ide. Berdasarkan hasil pencarian didapatkan 13 artikel yang relevan seputar pembahasan budaya peduli resiko, efektivitas organisasi dan manajemen resiko organisasi. Penelitian dilakukan selama 2 bulan, yaitu Bulan Mei dan Juni Tahun 2023. Data kemudian dianalisi secara deskriptif kualitatif dengan cara reduksi, display dan verifikasi data. Hasil: budaya resiko dapat berkontribusi dalam meningkatkan efektivitas manajemen resiko organisasi diawali dengan membangun budaya peduli resiko. Terdapat 6 tahap dalam menciptakan budaya resiko, yaitu komitmen pemimpin, berikan edukasi kepada para stakeholders, lakukan kegiatan-kegiatan bersifat knowledge sharing, dilakukan secara terus menerus dan konsisten dalam jangka waktu yang panjang, pendekatan yang jelas terhadap manajemen resiko dan pengintegrasian manajemen resiko dalam proses bisnis organisasi. Proses manajemen resiko meliputi penerapan kebijakan, prosedur, dan praktek untuk melaksanakan penetapan konteks, identifikasi resiko, analisis resiko, evaluasi resiko, penanganan resiko, monitoring dan reviu, dan komunikasi dan konsultasi.
Lokakarya Pengolahan dan Pelaporan Hasil Asesmen Bagi Guru Dan Kepala Sekolah Di Kabupaten Bogor Sumaryati Tjitrosumarto; Maria Immacullata Adhisti Prima; J. Sabas Setyohadi; Hendro Prasetyono
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokakarya dalam kegiatan ini merupakan pertemuan antara kepala sekolah dan guru yang difasilitasi oleh fasilitator Sekolah Penggerak dalam lingkup kota/kabupaten untuk mendiskusikan bagaimana kepala sekolah dan guru dapat mendampingi dan mendukung implementasi kurikulum Merdeka. Tujuan lokakarya ini adalah peserta memahami langkah mengolah dan melaporkan hasil asesmen pembelajaran dan memahami prinsip dan langkah dalam pelaporan hasil pembelajaran. Lokakarya dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2022 di Hotel Rizen Premier, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peserta lokakarya adalah 20 orang yang terdiri atas kepala sekolah dan perwakilan 3 orang guru komite pembelajaran. Sekolah yang menjadi peserta berasal dari SMA Plus Ibnu Sina, SMA 4 Cibinong, SMA 1 Gunung Sindur, SMA Indocement dan SMA Citra Nusa. Kegiatan dilakukan dalam bentuk tatap muka langsung dengan teknik pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD). FGD ini disusun ke dalam sesi ceramah. Produk yang dihasilkan dari lokakarya ini adalah peserta memahami cara pelaporan asesmen di satuan pendidikan dan membuat contoh pengisian rapor yang merujuk pada panduan asesmen dan rencana asesmen formatif. keterampilan tambahan yang didapatkan oleh peserta adalah Merencanakan refleksi dan penggunaan model asesmen yang sesuai untuk diterapkan oleh masing-masing guru, mengevaluasi hasil refleksi dan merancang rencana pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi guru
Lokakarya Identifikasi Sumberdaya Pengembangan Program Sekolah Hendro Prasetyono; Anna Nurfarkhana; Ira Pratiwi Ramdayana; Iin Asikin; Tri Anita
Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 6, No 3 (2023): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v6i3.17299

Abstract

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh tim penulis sebagai fasilitator dalam Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan 1. Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengawas, kepala sekolah dan guru dalam mengidentifikasi sumberdaya sekolah untuk pengembangan sekolah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan orang dewasa yang menekankan pada diskusi aktif secara daring menggunakan aplikasi googlemeet dengan akun belajar.id pada tanggal 19 dan 20 Maret 2022. Kegiatan ini diikuti oleh 23 orang yang terdiri atas pengawas sekolah, kepala sekolah dan perwakilan guru yang berasal dari 7 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 1 Sekolah Luar Biasa (SLB). Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan rangkaian Mulai dari diri, Eksplorasi konsep, Ruang kolaborasi dan Refleksi terbimbing, Demonstrasi kontekstual Elaborasi Pemahaman, Koneksi antar materi dan Aksi Nyata (MERRDEKA). Hasilnya: Peserta mampu menganalisis aset dan kekuatan dalam pengelolaan sumber daya yang efektif dan efisien; Peserta mampu merancang pemetaan potensi yang dimiliki sekolahnya menggunakan Pengembangan Komunitas berbasis Aset; Peserta mampu merancang program kecil menggunakan hasil pemetaan kekuatan atau aset yang sudah dilakukan; Peserta mampu menunjukkan sikap aktif, terbuka, kritis dan kreatif dalam upaya pengelolaan sumber daya. Rekomendasi untuk kegiatan ini adalah untuk selanjutnya diselenggarakan secara luring dan harapannya para kepala sekolah dan guru dapat menyebarluaskan hasil lokakarya ini kepada guru-guru lain.
The total contribution of the direct and indirect influence of servant leadership on innovative work behavior Rendika Vhalery; Hendro Prasetyono; Ira Pratiwi Ramdayana; Salmin Salmin; Widya Priska Anggraini
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 13, No 3: June 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v13i3.27173

Abstract

This study aimed to determine the total contribution of servant leadership variables directly or indirectly to the innovative work behavior of high school teachers. The research respondents were 158 teachers from Jakarta Capital Special Region, Bogor Regency, Bekasi City, and Bandung Regency, Indonesia. Data analysis technique using path analysis. The results showed that the total direct and indirect contribution of servant leadership variables to innovative work behavior through knowledge sharing was 97.3%. The remaining 2.7% comes from variables not examined in this study. The implications of this research can be used by school principals and education policymakers at the national and regional levels to strengthen servant leadership to create knowledge sharing in strengthening the innovative work behavior of teachers in senior high schools.
Lokakarya Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Program Sekolah Penggerak Prasetyono, Hendro; Nurfarhana, Anna; Anita, Tri; Ramdayana, Ira Pratiwi; Asikin, Iin
Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol 6, No 6 (2023): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v6i6.20916

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi pengawas, kepala sekolah dan perwakilan guru yang tergabung di komite pembelajaran dalam hal proses belajar implementasi kurikulum merdeka di Kota Bekasi. Tujuan pembelajaran adalah peserta mengenal gambaran Program Sekolah Penggerak; peserta dapat mengidentifikasi dukungan yang diperlukan selama proses kegiatan dan membuat rencana belajarnya; peserta dapat mengidentifikasi kesulitan-kesulitan yang akan muncul saat; program berlangsung; peserta dapat merencanakan proses belajar dan komitmen selama mengikuti lokakarya. Pelaksanaan kegiatan berbentuk lokakarya dengan model pembelajaran orang dewasa (andragogi) yang berasal dari sekolah menengah atas dan sekolah luar biasa di Kota Bekasi. Jumlah peserta, yaitu 20 orang yang terdiri atas 4 orang pengawas pembina, 8 orang kepala sekolah dan 8 orang orang guru. Tahapan pelaksanaan menggunakan yaitu mulai dari diri, ekplorasi konsep, demonstrasi kontekstual, elaborasi pemahaman,koneksi antar materi dan penutup. Pelaksanaan di Hotel Merbabu Kota Bekasi, Provinsi Jawa barat pada tanggal 23 Oktober 2021. Hasil: Kepala sekolah dapat mengidentifikasi dan menceritakan harapan, kekhawatiran; selama program berlangsung; kepala sekolah dapat mengidentifikasi tantangan yang akan dihadapi dan dukungan yang bisa didapatkan; kepala sekolah dapat membuat rencana belajar dan komitmen dalam menjalani program lokakarya. Produk yang dihasilkan adalah peta harapan dan kekhawatiran peserta terkait program, rencana belajar peserta, komitmen peserta dalam proses transformasi sekolah. Keterbatasan dalam kegiatan ini, yaitu terdapat sarana dan prasarana yang berfungsi secara optimal.
Lokakarya Merancang dan Memandu Refleksi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Prasetyono, Hendro; Hapsari, Vinandri; Nurfarkhana, Anna; Ramdayana, Ira Pratiwi; Widjajanto, Tulus
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v7i2.22348

Abstract

PERAN ORANGTUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MENGHADAPI STIGMA SOSIAL Simorangkir, Melda Rumia Rosmery; Siregar, Edison; Manalu, Risma Uly; Pane, Medyawati; Prasetyono, Hendro
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa Vol 2, No 4 (2023): Jurnal PKM Batasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/pkmbatasa.v2i4.2321

Abstract

Keberadaan pendamping bagi anak berkebutuhan khusus memiliki makna yang berarti bagi prosesperlindungan dan tumbuh kembangnya. Dukungan dalam bentuk komitmen konstitusional negara bagi anak berkebutuhan khusus telah dijamin dalam perundang-undangan dan kelembagaan pemerintah dalam mendorong peningkatan perlindungan anak tanpa diskriminasi. Berkaitan dengan komitmen tersebut telah diterbitkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011, tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas (Convention On The Rigths Of Persons With Disabilities) dan diterbitkanya Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 10 Tahun 2011 tentang Kebijakan Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus. Kedua peraturan perundangan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus dalam upaya kepedulian dan menghilangkan stigma anak berekebutuhan khusus terhadap hal-hal yang negatif. PKM ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dosen-dosen UKI terhadap anak berkebutuhan khusus dan orangtuanya, pemahaman yang luas kepada masyarakat dan seluruh warga sekolahg dalam bentuk pelatihan tentang anak berkebutuhan khusus di jelaskan agar merubah stigma yang negatif terhadap anak berkebutuhan khusus.
The Mediating Role of Self-Esteem in the Relationship Between Self-Efficacy and Socio-Cultural Adaptation: A Case Study of AuPair Program Alumni Prasetyono, Hendro; Nurdin, Nurdin; Pratiwi, Elisabet Yudith Dian; Ramdayana, Ira Pratiwi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 3 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i3.5273

Abstract

This research has a purpose to determine the direct and indirect influence of self-efficacy on sociocultural adaptation through the self-esteem of Indonesian students who take part in the AuPair program in Germany. The research sample was 53 Indonesian students who had participated in the Au Pair program in Germany. Not many alumni of the Au Pair program come from Indonesia. In 5 years (2017-2022) only 53 young people from Indonesia have participated in this program. The research instrument uses a questionnaire compiled from developing indicators for each variable. Data analysis techniques use description analysis, normality test, multiple regression, correlation coefficient analysis, and hypothesis testing using the SPSS 25 application. Research results: self-efficacy can be a good predictor for sociocultural adaptation variables and self-esteem. However, self-esteem cannot be a mediating variable for self-efficacy on sociocultural adaptation. Self-efficacy and self-esteem are both independent variables that can contribute to socio-cultural adaptation. The implication is that every Indonesian student who wants to continue their studies abroad must increase their self-efficacy and self-esteem through various training or mentoring programs regarding the culture of the country they are going to and the skills needed by prospective students abroad. There needs to be further research involving a larger sample which might produce different results and analyze the factors causing why self-efficacy does not have an indirect effect on socio-cultural adaptation through self-esteem.
Studi Analisis Saintifik Homeschooling Jadi Pilihan Parents Pasca Pandemi Azizah, Aviaska; Sari, Indah Purnama; Prasetyono, Hendro
Journal of Academia Perspectives Vol 4, No 2 (2024): Journal of Academia Perspectives
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jap.v4i2.3261

Abstract

  Innovative learning needs to be implemented, there are many learning obstacles that occur in children. Cases of bullying, excessive anxiety, difficulty concentrating. This research uses the method of reviewing school data and archives, in the form of forms given to parents for school promotion in the form of a questionnaire. A total of 71 students stated that they were waiting to continue their studies at home schooling, 36 parents stated that they would still send their children to school. Learning barriers have a percentage of 31.25% while instantaneous time and distance is 31.25%, children's health is at 25% and children's lack of socializing is 3.12%.This phenomenon makes parents careful in responding to their children's needs. Various programs have been considered. Kak Seto Depok's homeschooling comes with exciting and fun learning. Kak Seto Depok's homeschooling also has a variety of programs, because it sees the variety of cases that occur in the world of education. 
Analysis of improving innovative work behaviour of vocational high school teachers in terms of servant leadership with knowledge sharing as an intervening variable Prasetyono, Hendro; Tjitrosumarto, Sumaryati; Setyohadi, J. Sabas; Hapsari, Sri; Ramdayana, Ira Pratiwi
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 14 No. 1 (2024): February
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v14i1.65445

Abstract

The purpose of this research is to describe the innovative work behavior of vocational high school teachers in terms of servant leadership which is intervened by knowledge sharing. This research uses a quantitative approach with a survey method. The sampling technique was simple random sampling which came from vocational high school teachers from the provinces of East Java, Central Java, West Java, DKI Jakarta, Banten, Riau Islands, and South Sumatra with a total of 165 teachers. Data analysis techniques using descriptive analysis and path analysis. Results: The dimension of the teacher's innovative work behavior, namely with the intent of benefit to the organization has the highest score and the idea promotion dimension has the lowest score. Servant leadership has a positive and significant influence on knowledge sharing with a contribution of 42.3%. knowledge sharing has a positive and significant influence on innovative work behavior with a contribution of 58.4%. Knowledge sharing cannot be an intervening variable of servant leadership on innovative work behavior because the path analysis results show that servant leadership does not directly affect innovative work behavior through knowledge sharing. The implication is that city or district education offices must further enhance the idea promotion exploration of teachers through training or workshops and maintain that with the intent of benefit to the organization of teachers through servant leadership style and knowledge sharing of teachers and school principals.
Co-Authors Abdillah, Agus Abdillah, Agus Abdillah, Agus Abdul Munir Adawiyah Adawiyah Agus Abdillah Agus Abdillah Agus Abdillah Agus Tri Sutoyo Akhmad Sefudin Ami, Aminah Andriani Andriani Anita, Tri Anna Nurfahana Anna Nurfarhana Anna Nurfarkhana ARDIANSYAH, ACHMAD Ari Whindayati Arif Mulyanto Arif Sasmoko Arif Vidiarto Asikin, Iin Asikin, Iin Azizah, Aviaska Burhanudin Burhanudin Burhanudin, Burhanudin Cahyo, Ismail Dwi Dedeh Kurniasari Desnaranti, Laila Diana Lestari, Rina Dicky Kurnia Dika Ayuning Dodo Murtado Dona Fitria Dwi Handayani Eka Rahmantika, Laila Eryanto, Dwi Farabi, Muhammad Nur El Fatimah, Fatimah Hapsari, Vinandri Hardian Mursito Heri Nurranto Heru Sriyono Iin Asikin Indriyani Indriyani Ira Pratiwi Ramdayana Ira Pratiwi Ramdayana Ira Pratiwi Ramdayana Ismail Dwi Cahyo Isnaeni, Yulia J. Sabas Setyohadi J. Sabas Setyohadi JEMAH, MUHAROH Maria Immaculata Adhisti P.D Maria Immaculata Adhisti Prima Maria Immaculata Adhisti Prima Dewi Maria Immacullata Adhisti Prima Masudah, Hikmah Meidilah Melda Rumia Rosmery Simorangkir Muhammad Noor Mulyaningrum, Vicihayu Dyah Nardiyanto, Nardiyanto Nasir, Hamidah Nurdin Nurdin Nurfarhana, Anna Nurfarkhana, Anna Nurul Hikmah Nurul Viah Tsania Rahman Pane, Medyawati Pratiwi, Elisabet Yudith Dian Purnama, Syahfitri Rahmi Nur Salamah Ramdayana, Ira Pratiwi Ramdayana, Ira Pratiwi Ramdayana, Ira Pratiwi Rani Nurhayati Rosida Rendika Vhalery Retty Rizda Ismaillah Rhisma Putri Oktaviani Risma Uly Manalu, Risma Uly Ritiauw, Samuel P. Rizkiyah, Nur Rosida, Rani Nurhayati RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Azis Sabariyah Sabas Setyohadi, J Salmin Salmin Sanyo Saputra Saring, Saring Setiawati, Nur Amega Setyohadi, J. Sabas Sifa Fatimah Siregar, Edison SITI FATIMAH Sri Hapsari Sumaryati Tjitro Sumarto Sumaryati Tjitrosumarto Sumaryati Tjitrosumitro Sumaryoto Sumaryoto Sumaryoto, Sumaryoto Suparman, Heru Supryanto Surwiti, Surwiti Tjipto Djuhartono Tjitrosumarto, Sumaryati Toto Widiarto Tri Anita Tulus Widjajanto Ummi lailatun ni’mah Wening Estiningsih Widodo Widodo Widodo Widya Priska Anggraini Yahya, Aliya Izet Begovic Yusi