Claim Missing Document
Check
Articles

Problems of Supervisors in the Implementation of Guidance and Counseling in Schools: Solutions to Problems as Operations and Follow-up Deliati; Neviyarni S; Firman
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v3i2.83

Abstract

Supervision is essentially building legal compliance, namely compliance with binding laws and regulations and institutional provisions. The duties and responsibilities of supervisors in the field of guidance and counseling refer to (Depdiknas, 2009 which refers to PP No. 74 of 2008). The purpose of this study is to provide information on improving the ability of BK teachers in utilizing the learning environment and improving the ability of BK teachers in compiling and implementing BK programs in schools is one of the objectives of supervision. The elements of supervision are educational supervisors, academic and managerial supervision, professional development supervisors, and supporting supervisors. The problem that we often encounter is that there are still many school/madrasah supervisors who do not know and understand the roles they must carry out and the functions they carry out. For this reason, efforts or solutions that must be taken immediately are that the government should conduct an objective review of the performance of school supervisors, then supervisors should be encouraged to participate in supervision training carried out by the government or related agencies in order to be able to find out about information developments and improve the competence of a supervisor. The methods used are literature studies and survey methods. Data collection techniques are sourced from various relevant literature and have been discussed in previous articles and are faced with conditions in the field regarding the dynamics of operational supervision and performance of BK teachers in schools.
Penerapan Bimbingan Kelompok Dengan Menggunakan Pendekatan Problem Solving Melalui Media Kantong Misteri Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X TKJ di SMK Negeri 4 Medan Hasibuan, Tama Sentia; Deliati, Deliati; Harahap, Muhammad Fauzi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan problem solving menggunakan media Kantung Misteri. Permasalahan yang diangkat berdasarkan hasil asesmen awal dengan Daftar Cek Masalah (DCM) yang menunjukkan bahwa 38,86% siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 4 Medan mengalami hambatan dalam keterampilan berbicara, khususnya di bidang sosial pada aspek hubungan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam bentuk Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, siswa masih menunjukkan keraguan, kurang percaya diri, dan kesulitan menyampaikan pendapat secara lisan. Setelah diterapkan media Kantung Misteri dalam siklus II, terjadi peningkatan signifikan dalam aspek keberanian, kelancaran, dan struktur penyampaian ide secara lisan. Kartu tantangan yang ada dalam Kantung Misteri mampu memancing partisipasi aktif, mendorong berpikir kritis, dan melatih kemampuan menyampaikan gagasan secara spontan namun terstruktur. Media ini juga menciptakan suasana layanan yang menyenangkan dan suportif bagi siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok berbasis problem solving dengan media Kantung Misteri efektif digunakan untuk mengembangkan keterampilan berbicara siswa SMK. Implikasi dari penelitian ini merekomendasikan agar guru BK mengintegrasikan media kreatif berbasis tantangan dalam layanan untuk mendorong partisipasi aktif dan pengembangan soft skill siswa.
Upaya Meningkatkan Karakter Sopan Santun Siswa Melalui Layanan Klasikal Dengan Teknik Simulasi Atau Role Playing Menggunakan Permainan Ludo Sopan Santun Pada Siswa Kelas X AV 1 di SMK Negeri 4 Medan Andini, Sri; Deliati, Deliati; Magdalena, Magdalena
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.984

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan karakter sopan santun siswa melalui penerapan layanan bimbingan klasikal dengan teknik simulasi (role playing) yang dikombinasikan dengan media permainan edukatif bernama Ludo Sopan Santun. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X AV 1 di SMK Negeri 4 Medan dengan jumlah peserta sebanyak 19 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi kegiatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan karakter sopan santun siswa secara signifikan. Pada tahap pra tindakan, skor rata-rata sopan santun siswa adalah 58%, yang termasuk dalam kategori cukup. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, skor meningkat menjadi 68%, dan pada siklus II mengalami peningkatan lebih lanjut menjadi 84%, dengan sebagian besar siswa menunjukkan perilaku sopan seperti memberi salam, mendengarkan dengan baik, dan menghargai pendapat teman. Permainan Ludo Sopan Santun terbukti efektif menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, meningkatkan partisipasi siswa, dan memfasilitasi internalisasi nilai-nilai kesopanan melalui pengalaman langsung.Dengan demikian, layanan klasikal berbasis simulasi dapat dijadikan sebagai strategi inovatif dalam pendidikan karakter, khususnya dalam membentuk sikap sopan santun siswa secara menyeluruh. Teknik ini juga memberikan alternatif pembelajaran yang aktif, reflektif, dan kontekstual di lingkungan sekolah.
Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Sosio Emosional Teman Sebaya Siswa SMK Negeri 4 Medan Dailami, Rizky Amalia; Deliati, Deliati; Harahap, Mhd Fauzi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kemampuan sosio emosional siswa dalam menjalin hubungan dengan teman sebaya di SMK Negeri 4 Medan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kemampuan sosio emosional dalam mendukung perkembangan sosial dan akademik siswa, terutama dalam konteks interaksi dengan sesama teman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment), yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala sosio emosional yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek sosio emosional siswa setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok, dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menerima layanan tersebut. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan sosio emosional siswa dalam berinteraksi dengan teman sebaya. Penelitian ini memberikan implikasi positif bagi pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah dalam rangka membentuk lingkungan sosial yang sehat dan mendukung perkembangan emosional siswa.
Media Flash Card Untuk Meningkatkan Pemahaman Masa Pubertas Pada Remaja Masjid Al-Ihsan Lasambouw, Senia Pradirga; Sari, Purnama; Morisca, Aulia; Deliati, Deliati
JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu fase perkembangan yang sangat krusial dalam kehidupan manusia. Pada tahap ini, individu beralih dari masa kanak-kanak ke dewasa, yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial. banyak remaja yang belum sepenuhnya memahami perubahan tersebut, terutama karena topik pubertas sering dianggap tabu di banyak kalangan masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dengan tiga tahap diantaranya tahap awal melakukan sosialisasi dan pengenalan mengenai media flash car yang akan di gunakan dalam kegiatan. Yang ke dua tahap inti meliputi penjelasan materi pubertas dengan menggunakan media flash card yang di sampaikan oleh tim dan membuka ruang diskusi. yang ke tiga tahap penutup atau evaluasi dari serangkaian kegiatan yang dilakukan guna untuk meninjau kembali pemahaman remaja masjid al ihsan terhadap materi yang di berikan. Flash card terbukti efektif dalam menyampaikan informasi tentang perubahan fisik, emosional, dan sosial selama pubertas. Sebagai saran, program serupa sebaiknya dilanjutkan dengan penyuluhan berkelanjutan dan pengembangan materi yang lebih variatif untuk memperdalam pemahaman dan menjaga keterlibatan remaja.
Latihan Reframing Diri dengan Bantuan AI: Tranformasi Pikiran Negatif menjadi Pikiran Positif Lesmana, Gusman; Amran, Ali; Deliati, Deliati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Larisma Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Larisma
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/jpml.v2i1.1084

Abstract

Pola pikir negatif dapat menjadi hambatan serius dalam perkembangan pribadi dan kesejahteraan psikologis individu. Salah satu strategi efektif untuk mengatasi pola pikir negatif adalah reframing, yaitu proses mengubah cara pandang terhadap situasi atau pengalaman yang menimbulkan stres menjadi sudut pandang yang lebih positif dan konstruktif. Seiring dengan perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI) mulai dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam intervensi psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi latihan reframing diri dengan bantuan AI serta mengkaji efektivitasnya dalam mengubah pola pikir negatif menjadi positif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus terhadap individu yang menggunakan aplikasi AI sebagai media latihan reframing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan reframing berbasis AI dapat membantu individu mengenali pola pikir negatif, memberikan umpan balik reflektif secara real-time, serta mendorong terbentuknya kebiasaan berpikir yang lebih adaptif. Temuan ini mengindikasikan bahwa AI berpotensi menjadi alat bantu yang efektif dalam proses pengembangan diri dan penguatan kesehatan mental.
Reducing Premarital Sexual Behavior Through Information Services with the Pancawaskita Approach for Class X PL Students of SMK Negeri 4 Medan Batu Bara, Khoiriah; Deliati, Deliati; Magdalena, Magdalena
Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/jrip.v5i2.1049

Abstract

Premarital sexual behavior among adolescents has become an increasingly concerning issue, particularly in Vocational High Schools (SMK). This study aims to reduce students’ tendency toward such behavior through information services using the Pancawaskita approach, implemented among tenth-grade students of SMK Negeri 4 Medan. The research employed the Guidance and Counseling Action Research (PTBK) method, conducted in two cycles. The results showed a significant increase in students' understanding and self-control regarding the risks of premarital sex. Prior to the intervention, only 35% of students demonstrated a high level of understanding; after the second cycle, this figure rose to 82%. The Pancawaskita approach, which emphasizes the development of (cognition), (emotion), (intention), (action), and spiritual devotion, proved effective in fostering students’ awareness and commitment to maintaining morally responsible and healthy behavior.
Implementation of Classical Guidance Services Using Game Based Learning Techniques to Prevent Juvenile Delinquency in SMK Negeri 4 Medan Daulay, Khoirunnisa; Deliati, Deliati; Magdalena, Magdalena
Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/jrip.v5i2.1050

Abstract

This study aims to prevent juvenile delinquency in students of SMK Negeri 4 Medan by implementing classical guidance services using game-based learning techniques. The research method used is classroom action research with subjects of 22 students of class XI TAV 1 who have a moderate level of juvenile delinquency based on pre-cycle results. Services are provided in two cycles with digital mystery box media and interactive game-based learning activities. The pre-cycle results show that 100% of students are in the moderate category with an average score of 117.82. After cycle I, there was a decrease in delinquency with an average score of 94.73 and 27.27% of students were in the low category, but the success target had not been achieved. In cycle II, there was a significant increase where 77.27% of students were in the low category with an average score of 81.05, exceeding the target of greater than or equal to 76%. These findings indicate that the application of game-based learning in classical guidance services is effective in increasing students' awareness of the consequences of delinquency and encouraging more positive behavior. This study underlines the importance of engaging and collaborative learning approaches in efforts to prevent juvenile delinquency in schools.
Implementation of Classical Guidance Services Using a Cognitive Approach Through Puzzle Media to Prevent Bullying Behavior in Grade X AV 2 Students at SMK Negeri 4 Medan Azzahra, Dinda Aini; Deliati, Deliati; Harahap, Muhammad Fauzi
Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/jrip.v5i2.1053

Abstract

This research aimed to address bullying behavior by implementing classical guidance services utilizing a cognitive approach for Grade X AV 2 students at SMK Negeri 4 Medan. A descriptive qualitative method was applied through two cycles of intervention. During the first cycle, the absence of engaging media led to low student participation and limited understanding of bullying. In the second cycle, illustrated puzzle media was introduced to increase student interest. The outcome showed a marked improvement in student engagement and their ability to explain what bullying is, its consequences, and how to prevent it. These findings suggest that incorporating puzzle-based media into classical guidance sessions can serve as an effective method to raise students’ awareness and understanding of bullying.
Efforts to Reduce Academic Procrastination Behavior Through Group Counseling Services Behavioral Contract Technique Behavioral Approach of Class X Students of SMK Negeri 4 Medan Panggabean, Khairunnisa; Deliati, Deliati; Harahap, Muhammad Fauzi
Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Riset Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/jrip.v5i2.1054

Abstract

Academic procrastination represents a significant issue that adversely affects students' academic performance within the school setting. This research seeks to address procrastination tendencies among grade X students at SMK Negeri 4 Medan by implementing group counseling sessions utilizing the behavior contract technique. Assessment findings revealed that a majority of the students in the class exhibited a high tendency to delay academic tasks, and lacked awareness of time management. Group counseling services were chosen as an approach because they were able to create dynamics of mutual support between members, and form a shared commitment to make behavioral changes. The behavior contract technique was applied to build student commitment through a written agreement containing agreed behavioral targets and rewards. It is estimated that through this approach, students can increase their responsibility, internal motivation, and discipline in completing academic tasks on time, thus having a positive impact on improving their learning achievement.