Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN BUDAYA RELIGIUS DENGAN BUDAYA KERJA TENAGA KEPENDIDKAN Aulia, Annisa Nur Azizah; Irawan, Irawan; Kasmin, Kasmin
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.6559

Abstract

Pada prakteknya penanaman pembiasaan atau budaya keagamaan di sekolah ini untuk memberikan bimbingan agar memiliki akhlak yang mulia. Dengan penanaman nilai-nilai keagamaan tersebut maka dapat menciptakan pembiasaan atau budaya kerja yang secara konsisten juga dapat memengaruhi cara berinteraksi. Walaupun pada kenyataannya seringkali terdapat penyimpangan yang disebabkan kurangnya pemahaman terhadap pelaksanaan budaya religius dan budaya kerja yang sudah berusaha diterapkan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Budaya Religius terhadap Budaya Kerja Tenaga Kependidikan di Sekolah Islam Muhammadiyah Kecamatan Jatinangor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Berdasarkan hasil pengujian budaya religius memiliki hasil sebesar 4,4 dengan kategori tinggi. Hasil pengujian budaya kerja tenaga kependidikan sekolah memiliki hasil sebesar 4,3 dalam kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya religius memiliki hubungan yang kuat dan signifikan yang dibuktikan melalui uji korelasi dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Kontribusi budaya religius dalam peningkatan budaya kerja tenaga kependidikan sekolah sebesar 61,1%. Hipotesis yang diajukan peneliti diterima yang dibuktikan dengan uji t dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Maka terdapat hubungan yang signifikan antara budaya religius dengan budaya kerja tenaga kependidikan di Sekolah Islam Muhammadiyah Kecamatan Jatinangor.
The Application of the Principle of Balance Between the Parties in Standard Form Contracts under Civil Law Suryaningsih, Suryaningsih; Purborini, Vivi Sylvia; Kasmin, Kasmin; Novitasari, Rika; Harsanti, Tikka Dessy
Rechtsvinding Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/rechtsvinding.1325

Abstract

Standard form contracts are widely used in business activities due to their efficiency and practicality. However, their unilateral nature often places one party, particularly consumers, in a weaker bargaining position. This condition raises concerns regarding the application of the principle of balance between the parties as a fundamental principle in civil law. This study aims to analyze the application of the principle of balance in standard form contracts under civil law and to examine the extent to which existing legal regulations provide protection for the weaker party. This research employs a normative juridical method by analyzing statutory regulations, legal doctrines, and relevant legal principles, particularly those contained in the Civil Code and consumer protection laws. The results of the study indicate that although the principle of balance is recognized in civil law, its implementation in standard form contracts has not been fully realized, as many contractual clauses tend to favor business actors. Therefore, stronger legal safeguards and stricter supervision are required to ensure fairness and balance between the parties in standard form contracts.