Claim Missing Document
Check
Articles

Model Latihan Motorik Halus Melalui Akuatik Introduction To Cooperative Game Anak Usia Dini hariadi, Hariadi; suryansah, Suryansah; Sururuddin, Muhammad; Hadi, Yul Alfian; Suhirman, Suhirman
Jurnal Golden Age Vol 4, No 02 (2020): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v4i02.2671

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak hubungan Game  Anak Usia Dini terhadap latihan motorik halus melalui akuatik introduction to cooperative Jenis Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kuantitatif. adalah metode tesperbuatan. Populasi penelitian ini adalah siswa R.A. Al-Irsyad Nw Kuang Derek Rumbuk yang memiliki siswa sebanyak  10 siswa pada kelas B sekaligus sampel, Teknik pengumpulan data menggunakan tes perbuatan dengan pre-test sebelum diberikan perlakuan,dan post-test setelah diberikan perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji-t sebagai uji hipotesis penelitian. Hasil pada saat lemparan pertama kelompok A hanya mampu memmasukkan bola plastic ke dalam keranjang sebanyak 5 % dan kelompok B sebanyak 4. 5%. Kemudian pada lemparan ke dua kelompok A sebanyak 7 % dan Kelompok B sebanyak 10 %. Pada kesempatan kedua kelompok A disuruh untuk mengangkat dan menyebut huruf yang dipegang, semua peserta mengenal huruf dan bisa menyebut huruf yang dipegang hal yang sama juga dilakukan pada kelompok B. Namun pada kelompok B hanya satu peserta yang belum bisa menyebut huruf namun sudah mengenal huruf yang ditunjukkan. Kalau dipersentasekan dari kesempatan pertama  kelompok A yang sudah mengenal huruf sebanyak 20% dan kelompok B sebanyak 10% sedangkan yang belum bisa mengenal huruf dari kelompok A sebanyak 30% dan kelompok B sebanyak 40%. Setelah diberikan kesempatan kedua kelompok A yang sudah bisa menyebut dan mengenal angka sebanyak 100% dan pada kelompok B Sebanyak 90%. sehinnga dapat di simpulkan bahwa ada hubungan Latihan Motorik Halus Melalui Akuatik Introduction To Cooperative dan Game  Anak Usia Dini.
Maracas, Alat Musik Untuk Mengembangkan Kemampuan Seni Anak Usia Dini Ramdhani, Sandy; Suhirman, Suhirman; Hadi, Yul Alfian; Husni, MUhammad
TAMUMATRA Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/tmmt.v2i2.2290

Abstract

Musik merupakan salah satu kebutuhan dalam perkembangan anak salah satunya adalah seni music. Seni music menjadi sebuah kegiatan pembelajaran yang digunakan dalam mengembangkan kemampuan seni anak. Salah satu alat music yang digunakan adalah maracas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat penerapan alat music marakas dalam mengembangkan kemampuan seni anak usia dini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi dengan Teknik pengumpulan data adalah observasi. Sampel yang digunakan adaalah anak usia 4-6 tahun. Teknik analisis data menggunakan tringaluasi data. Hasil yang didapatkan adalah music marakas dapat meningkatkan kemampuan seni anak terutama seni musiknya. Anak dengan menggunakan music marakas menjadi bisa bervariasi dalam proses bermain musiknya. Music marakas juga sangat harmoni Ketika diikuti dengan lagu-lagu atau nyanyian. Selain itu bermain alat music marakas juga mampu meningkatkan kemampuan gerak anak terutama motoric halus anak.
PENGEMBANGAN CERITA BERGAMBAR BERBASIS NILAI KARAKTER SEBAGAI PENUNJANG LITERASI Mila Aulani; Burhanuddin; Zulfadli Hamdi; Yul Alfian Hadi
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 5 No. 1 (2021): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jipd.v5i1.712

Abstract

This study is research and development. This study aims to describe the procedure of picture story development based character value as support literacy in SDN 3 Teros. This study used Borg and Gall development which divided into seven stages those were analysis of need, planning, product development, limited test, revise of product result, main product testing, and revise last product. The instrument of this study was interview sheet and questionnaire. The interview was used to conduct analysis of need, while the questionnaire was used to validate product and observe students towards picture story book which was developed by researcher. The result showed that linguist “4.5”, media expert “4.7”, practicality assessment “4.1” and the result of questionnaire “4.4”. Based on the data which was developed by the researcher was “appropriate” with the score from “4.1-4.7”. It can be concluded that the product can be used as reading resources to support literacy community in SDN 3 Teros in academic year 2020/2021.
Implementasi Pembelajaran pada Masa Lockdown bagi Lembaga PAUD di Kabupaten Lombok Timur Khirjan Nahdi; Sandy Ramdhani; Riyana Rizki Yuliatin; Yul Alfian Hadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.529

Abstract

Lembaga PAUD sebagai pelaksana proses pembelajaran berperan penting dalam pelaksanaan pembelajaran di rumah selama pandemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat implementasi pembelajaran di PAUD selama Pandemi Covid-19 dari Lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Terdapat 30 sampel Lembaga PAUD dengan jenis penelitian kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. proses analisis data menggunakan analisis miles Hubberman dengan triangulasi data. Tiga aktivitas utama yang digunakan dalam penerapan pembelajaran yaitu penugasan (A), Home Visit (B), Laporan Kegiatan Harian Anak (3). Ketiga aktivitas utama ini yang paling banyak digunakan oleh pihak Lembaga PAUD adalah Penugasan (A) dan kolaborasi Penugasan dengan Home Visit (AB), dan terdapat pula Lembaga yang menggunakan ketiga aktivitas kegiatan pembelajaran tersebut yaitu kolaborasi Penugasan , Home Visit dan Laporan Kegiatan Anak (ABC)
Perhatian Orang Tua Siswa Kelas V SDN 6 Masbagik Utara dan Pengaruhnya Terhadap Motivasi Belajar Nadia septa Sari; Muhammad Husni; Muh. Yazid; Yul Alfian Hadi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 3 (2022): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i3.3224

Abstract

Motivasi adalah salah satu faktor yang menentukan keberhasilan belajar. Namun Motivasi belajar seorang siswa tidak akan tumbuh tanpa ada kemauan yang kuat dari siswa itu sehingga perlu seseorang untuk merangsangnya. Ketika belajar di rumah, salah satu cara yang dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa adalah perhatian orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perhatian orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian yang digunakan adalah kolerasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2022 di  SDN 6 Masbagik Utara. Sampel dalam penelitian ini menggunakan satu kelas yaitu siswa kelas V SDN 6 Masbagik Utara yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian orang tua berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan memberikan sumbangan sebesar 67,3% Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh perhatian orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN 6 Masbagik Utara.
Pengembangan Desain Pembelajaran IPAS Berorientasi Kemampuan Metakognitif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Muhammad Sururuddin; Suriyani Irmawati; Yul Alfian Hadi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1194

Abstract

Bebagai upaya perubahan kurikulum hanya semata-mata untuk menyempurnakan kurikulum yang sebelumnya dengan tujuan memperbaiki kualitas Pendidikan.Salah satu pelajaran yang ada di sekolah dasar yang merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis adalah pembelajaran IPAS. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan desain perangkat pembelajaran IPAS kelas IV. Pengembangan perangkat pembelajaran ini menggunakan prosedur pengembangan ASSURE (Analyze Learner, State Objectives, Select methods, media, and materials, Utilize media and materials, Require learner participation, Evaluate and Revise). Instrumen penelitian ini adalah lembar validasi dan angket. Berdasarkan hasil validasi ahli materi modul ajar dengan interval 44,2≤54,6 kategori kevalidan yang Baik dan sudah dianggap layak untuk di uji cobakan, validasi ahli media dengan interval X>37,8 kategori kevalidan yang Sangat Baik. Validasi ahli materi LKPD dengan interval X>54,6 kategori kevalidan yang Sangat Baik, validasi ahli media dengan interval X> 50,4 kategori kevalidan yang Sangat Baik. Validasi ahli materi bahan ajar dengan interval X>54,6 kategori kevalidan yang Sangat Baik, validasi ahli media dengan interval X>67.2 kategori kevalidan yang “Sangat Baik”. Validasi ahli materi media pembelajaran dengan interval X>58,79 kategori kevalidan yang Sangat Baik, validasi ahli media dengan interval X>46,14 kategori kevalidan yang Sangat Baik.
Analisis Kesulitan Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 02 Janapria Yatmi Prihatien; M. Syahruddin Amin; Yul Alfian Hadi
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine teachers' difficulties in implementing the Independent Curriculum, factors causing teacher difficulties in implementing the Independent Curriculum and teachers' efforts to overcome difficulties in implementing the Independent Curriculum. This research is qualitative research with a descriptive approach carried out at SD Negeri 02 Janapria. Techniques and instruments for collecting data for this research were carried out by means of observation, interviews and documentation. Based on research results regarding teacher difficulties in implementing the Independent Curriculum at SD Negeri 02 Janapria, there are several difficulties, causal factors and efforts to overcome difficulties, namely: 1). Teachers' difficulties in implementing the Independent Curriculum, namely A). Difficulty in Analyzing Teaching Modules, B). Difficulty compiling question grids, assessment rubrics, differentiating between summative and formative assessments and filling out report cards, C). Less proficient in utilizing technology so they do not use the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) learning model, D). Not Using Digital Learning Media, E). Difficulties in Differentiated Learning. 2). Factors Causing Teacher Difficulties Include A). There is no training related to the Independent Curriculum, B). Limited Teacher Abilities. 3). Efforts to overcome these difficulties are A). Establishing Good Communication With Parents, B). Teachers Participate in Teacher Working Groups, C). The Principal Provides Adequate Facilities and Infrastructure Needs.
Inculcating of sasak local cultural values in learning at elementary school Aswasulasikin Aswasulasikin; Dina Fadilah; Yul Alfian Hadi
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 8, No 2 (2022): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202222460

Abstract

This study aims at exploring information about inculcating Sasak local cultural values through learning. Designed using descriptive qualitative through interviews, observations and documentation, this study used teachers, principals, and students in the district of East Lombok as informants that chosen randomly. The data obtained can be described as follows: first, the majority of local sasak cultures are almost extinct due to the rapid development of technology that exhibits external cultures that are easily accessed by the younger generation, while the local culture of the Sasak cannot keep up with these technological developments. Second, the inculcation of local culture through learning at school cannot be carried out because there are no guidelines as a reference for curriculum and policy development from the government (east Lombok education department). Third, there is no Sasak local culture curriculum that can be used as a reference in learning in elementary schools. Most elementary school students do not know Sasak culture because most schools cannot instill Sasak cultural values through learning as a culture that must be understood and as a guide in students’ daily life. As the results, Elementary school students are more familiar with various types of Indian and western dance and food rather than their their own culture.
IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL DENGKLAK DALAM MENINGKATKAN MOTORIK KASAR ANAK AUTIS USIA DINI Abdul Aziz; Yul Alfian Hadi; Ahmad Yasar Ramdan; Muchamad Triyanto
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.18798

Abstract

Abstract The purpose of this study was to find out the implementation of traditional dengklek games in improving the gross motor skills of autistic children at an early age. Autism is a child who experiences obstacles in social interaction. Basically, the disorder that autistic children have is very complex, thus it is very necessary to use a game that can attract children's interest but has various complex benefits for autistic children, such as denglek games. This type of research uses qualitative research, the subject of this research is autistic students at an early age. The data collection techniques used were interviews, observation, and direct documentation with informants in the field to obtain the required data. Data analysis in this study uses data, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study show that traditional dengkelek games have a positive impact on improving gross motor skills of autistic children, through traditional dengkek games children are able to improve gross motor aspects such as throwing, jumping, walking, and picking up. Keywords:  Dengklek Games, Gross Motoric, and Autism.    Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi permainan tradisional dengklek dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak autis pada usia dini. Autis adalah anak yang mengalami hambatan dalam intraksi social. Pada dasarnya gangguan yang anak autis sangatlah kompleks, dengan demikian sangat perlunya mengggunakan suatu permainan yang dapat menarik minat anak namun memiliki berbagai manfaaat yang kompleks untuk anak autis seperti halnya permainan dengklek. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, subjek penelitian ini adalah siswa autis pada usia dini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi secara langsung dengan informan di lanpangan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah menujukkan bahwa permainan tradisional dengkelek memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampuan motoric kasar anak autis, melalui permainan tradisional dengkek anak mampu memingkatkan aspek motoric kasar seperti melempar, melompat, berjalan, dan mengambil. Kata kunci: Dengklek Games, Gross Motor, and Autism. 
Pengembangan Buku Cerita Anak Berbasis Bahasa Inggris Terhadap Budaya Literasi Siswa Kelas 4 MI Darul Ikhwan Karang Anyar Arif Rahman Hakim; Yul Alfian Hadi; Donna Boedi Maritasari; Siti Sarah Maulida; Husnan Hamdi
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i1.5735

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan buku cerita anak berbasis Bahasa Inggris untuk memperkenalkan Bahasa Inggris sejak dini kepada siswa melalui kegiatan literasi. Model pengembangan dalam penelitian ini mengadopsi model   Borg & Gall model ini memiliki 10 tahap dalam pengembangan yaitu :penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan pendahuluan, revisi produk, uji coba lapangan utama, revisi produk operasional, uji coba lapangan operasional, revisi  produk  akhir,  desiminasi  dan pendistribusian. Model tersebut disederhanakan menjadi 7 tahapan yaitu: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan pendahuluan, revisi produk, uji coba lapangan utama, revisi produk akhir. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas 4 yang berjumlah 16 orang siswa. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus skala 5 untuk validasi dan angket respon siswa. Hasil penilaian kelayakan untuk ahli materi memperoleh skor 64 dengan kategori sangat baik, sedangkan penilaian untuk ahli  tampilan  memperoleh  skor 63 termasuk dalam kategori baik. Respon siswa terhdap buku cerita anak berbasis Bahasa Inggris dikategorikan baik setelah diberikan angket respon kepada 16 orang responden dengan perolehan rata-rata 60.81. Berdasarkan observasi oleh peneliti mendapat respon baik dengan skor 38.