Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Geografi

ANALISIS KADAR HARA PUPUK ORGANIK KASCING DARI LIMBAH KANGKUNG DAN BAYAM Elfayetti Elfayetti; Mahara Sintong; Kamarlin Pinem; L. Primawati
JURNAL GEOGRAFI Vol 9, No 1 (2017): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v9i1.6042

Abstract

Pertanian organik merupakan sistem pertanian yang holistik yang mendukung dan mempercepat biodeversiti, siklus biologi dan aktivitas biologi tanah(International Federation of Organic Agriculture Movements,2014). Geografi Pertanian merupakan mata kuliah di Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unimed. Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi yang diterapkan di Jurusan Pendidikan Geografi FIS Unimed merupakan matakuliah wajib pada semester genap, tepatnya pada semester IV (empat). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pertumbuhan berat cacing tanah pada pupuk kascing dari limbah kangkung dan bayam dan untuk mengetahui kandungan hara N, P, K dan pH kascing dari limbah kangkung dan bayam pada tanah ultisol. Untuk mengatasi permasalahan pada pupuk organik, maka harus diupayakan bagaimana memperoleh pupuk yang memiliki unsur hara yang padat dan pengadaannya relatif murah dan mudah. Pemanfaatan limbah organik untuk budidaya cacing tanah merupakan salah satu tindakan yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Rendahnya bahan organik, N, P, K menunjukkan bahwa tanah pada percobaan ini membutuhkan bahan organik. Pemberian bahan organik seperti cacing diharapkan dapat meningkatkan Produktivitas Ultisol dimana Kascing mempunyai sifat-sifat kimia, fisika, dan biologi tanah yang baik, sehingga dapat meningkatkan serapan hara dan pertumbuhan tanaman. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa : 1. Jenis makanan berpengaruh terhadap pertumbuhan cacing tanah dan kualitas kascing yang dihasilkan. 2.Terdapat perbedaaan pada bobot cacing tanah yang dihasilkan dengan adanya perbedaan jenis makanan. Jenis makanan bayam memberikan tingkat pertumbuhan cacing tanah terbaik dengan terjadinya pertambahan bobot sebesar 650 gram yang awalnya hanya 250 gram. 3. Dari beberapa parameter sifat kimia dan biologi kascing, maka jenis makanan bayam memberikan nilai N tertinggi yaitu 0,52 dan pada pakan kangkung terdapatnilai p tertinggi yaitu 0,35.Kata Kunci : pertanian, oganik, pupuk, kascing
Kebijakan Berwawasan Kependudukan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Mahara Sintong
JURNAL GEOGRAFI Vol 5, No 1 (2013): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v5i1.8081

Abstract

Di era modernisasi, masalah kependudukan perlu mendapatkan perhatian dan penanganan serius dari seluruh institusi negara, melalui kebijakan berwawasan kependudukan berbasis human welfare yang dapat memberikan kontribusi dalam meminimalisir masalah kependudukan bagi keberhasilan pembangunan. Untuk itu, dalam konteks kebijakan berwawasan pembangunan, penduduk tidak hanya ditempatkan sebagai obyek tetapi juga sekaligus sebagai subyek dari pembangunan. Kebijakan berwawasan kependudukan harus segera terumuskan dan menjadi arahan pembangunan yang dalam implementasinya, perlu diterapkan secara komprehensif dan sinergis dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas dan memiliki daya saing global. Sinergisitas kebijakan berwawasan kependudukan dengan kualitas sumber daya manusia, mensyaratkan perlunya pendidikan berkualitas sebagai wahana sistemik dalam menghasilkan manusia Indonesia yang memiliki life skill, personal skill yang mencakup self awareness dan thinking skill, serta social skill, academic skill, maupun vocational skill.Kata kunci: kebijakan berwawasan kependudukan, sumber daya manusia.
Inovasi Meida Pembelajaran Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Tata Ruang Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi Geografis Darwin Parlaungan Lubis; Mahara Sintong; Maringan Sirait
JURNAL GEOGRAFI Vol 5, No 2 (2013): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v5i2.8157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa melakukan praktek lapangan dalam inovasi pembelajaran Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Tata Ruang  melalui model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dan meningkatkan  kemampuan mahasiswa dengan  pemanfaatan media  WebCT e-Learning dalam penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) . Dalam penelitian ini model pembelajaran yang diterapkan adalah kuliah kerja lapangan, dimana mahasiswa dituntut untuk melakukan pembelajaran di lapangan dengan mengamati dan meanalisis kenampakan di lapanangan dengan konsep teori yang di pelajari.Selain itu, mahasiswa juga terlbat langsung dalam pemenfaatan IT melalui pencarian data dan informasi menggunakan internet. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Tata Ruang  pada semester ganjil tahun akademik 2011/2012.Disamping itu, mahasiswa yang sedang melakukan penelitian dengan kajian pengembangan wilayah juga dilibatkan dalam penelitian ini.Berdasar hasil penilaian kerja kelompok mahasiswa dari tahap pra lapanganhingga tahappasca lapanga pada kegiatan pembelajaran praktek lapangan pengantar perencanaan pembangunan dan pengembangan wilayah mengalami peningkatan. Hal ini terlihat nilai mahasiswa pada tahap pra lapangan rata-rata nilai mahasiswa 80,47 dengan komposisi nilai (B = 72,50% dan C = 27,50 %) , tahap lapangan nilai rata-rata mahasiswa 81,56 dengan komposisi nilai (A = 12,50 %, B = 82,50 % dan nilai C = 12,50 %) dan tahap pasca lapangan memperoleh nilai rata-rata 81,56 dengan komposisi nilai (A = 22,70 %, B = 82,50 % dan C = 2,50 %). Hasil ini menunjukkan jumlah mahasiswa yang memiliki nilai yang tinggi semakin meningkat.Kata Kunci : Inovasi Pembelajaran, Praktek Lapangan, Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Tata Ruang   
Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Untuk Tempat Rekreasi dengan Reklamasi di Sungai Bingai Kecamatan Binjai Selatan Kodya Binjai Mahara Sintong
JURNAL GEOGRAFI Vol 3, No 2 (2011): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v3i2.7355

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengurangi dampak negatif yang terjadi terhadap lingkungan dan menaikkan daya dukung lahan bekas tambang. Penelitian dilaksanakan di aliran sungai Bingai, Kecamatan Binjai Selatan Kodya Binjai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pengamatan langsung dilapangan dan studi pustaka. Tahapan yang dilalui dalam pelaksanaan penetian ini antara lain adalah: 1) mempelajari peta daerah, 2) mempersiapkan alat, seperti meteran, tali, kompas geologi Brunton, 3) Mengumpulkan data dan informasi di lapangan, 4) mempelajari rona awal dari keadaan sekitarnya, 5) mempelajari keterkaitan proyek dan lingkungan. Tujuan  dari reklamasi adalah memulihkan daya dukung yakni meningkatkan kegunaan tanah pada daerah lahan bekas tambang, mengurangi efek pelumpuran pada saat pencucian dan mengurangi keruskan alam secara dini. Untuk menghindari terjadinya kerusakan-kerusakan selama tahap penambangan, reklamasi dan perencanaan tat aguna lahan, perlu keterpaduan konsep ketiga rencana tersebut. Dengan melaksanakan pemanfaatan lahan akan dapat menaikkan daya dukung lahan, meskipun bentuk permukaan lahan telah berubah dan dampak negatip dapat ditekan sekecil mungkin.Kata Kunci : Lahan Bekas Tamban, Rekreasi, Reklamasi
Co-Authors Afrianita, Yessi Agustina Rahayu Sianturi Ali Nurman Alifah, Cut Nur Alvin Pratama Ambarita, Waren Lucia Amelia Grace Evelin Marbun Annida Akmaliyah Arsya, Inzaghi Tratama Arsyad, Rafie Azis, T. Abdillah Azizah, Rohil Al Azzarah, Regita Asiah Benedictus P Turnip Budiyanti Budiyanti Chairunnisa, Nayifah Christine Amelia Briggita Darwin P. Lubis Darwin P. Lubis, Darwin Darwin Parlaunagn Lubis Darwin Parlaungan Lubis Darwin Parlaungan Lubis Durubanua, Derita Ramai Elfayetti Elfayetti Ellfayeti Ellfayeti Elsa Kardiana Esra silaban Fadila Khoiri Fatimah Azzahra Ferdi Nanda Sinaga Garingging, Aditya Sebastian Nugroho Gulo, Ezra Efendi Hariri, Tito Ilmi, Dwi Nazwa Irama, Hera Jessica Anastasya Waruwu Joel Ersikapna Sinulingga Kamarlin Pinem Kautsar, Mhd. Anas Kusumawati, Eka Suci L. Primawati Lara Anjelita Tarigan Lumbantobing, Adelina Lumi Nopia Nababan M. Taufik Rahmadi Mandailing, Arfiah Wulandari Maringan Sirait Marpaung, Difa Aprilia Maruhawa, Rafa Aurifa mbina pinem Mendrofa, Hansel Yasomasi’ita Miftahurridlo, Muhammad Misdarani, Nadilla Mtd, Selvia Ananda Muhammad Taufik Rahmadi Nababan, Yolanda Nainggolan, Yuliarti Estherina Novira, Nina Nurhalifah, Akilah Panggabean, Frans Yogia A Panjaitan, Jonathan Pasaribu, Jenti Miralda Pratama, Alvin Pratama, Jason Pratiwi, Friska Bunga Primawati, L. Purnama, Mutia Indah Rahmadi, M Taufik Rahmi Rahmi Ramahdan, Syafiq Ridho, M Ezzar Risky Ansipar Hutapea Rohil, Rohil Rumahorbo, Edwin Christovel Rut Fany Theresia Situmeang Ruth Purba S. Sugiharto Sahala Fransiscus Sahala Fransiscus Marbun Sahala Fransiskus Marbun Sania Agustina Br Surbakti Selfi Juwita Zamasi Sembiring, Joey Athana Sendi Permana Simanjuntak, Sartika Mardiana Simanjuntak, Tiara Renata Carolina Sinurat, Reicel Natanael Siti Hardianti, Siti Suciani, Ayu Syahrinal Amir Lubis Syukri, Pradipa Nasywa Tampubolon, Laura Dacosta Tarigan, Lara Anjelita Telaumbanua, Endang Melda Sari Terey Citha Siregar Tumangger, Faldi Aditia Will Bright Naibaho Yessi Karolina Marbun