Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Persepsi dan Realitas: Analisis Fenomena Penyalahan Guru dalam Disiplin Peserta Didik di Sekolah Dasar Sundari Arif, Siti; Ode Linda Sawitri, Wa; Ode Darma Alisafitri, Wa; Lilianti, Lilianti; Nasir, Nasir
Journal of Leadership, Management and Policy in Education Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Leadership, Management and Policy in Education, June 2025
Publisher : Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jlmpedu.v3i1.1156

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of blaming teachers for disciplining students in elementary schools, focusing on the gap between public perceptions and on-ground realities. Discipline is a crucial element in shaping students' character; however, teachers' disciplinary actions are often perceived as excessive, leading to accusations of ethical violations or abuse. This research employs a qualitative approach with a phenomenological method, involving in-depth interviews with teachers, students, parents, and school officials from three urban elementary schools. The findings reveal that negative public perceptions of teachers' disciplinary actions are frequently based on incomplete information, lacking an understanding of the school context and dynamics. On the other hand, some teachers acknowledge the need for more training in non-violent classroom management, influencing their disciplinary approaches. These findings highlight the importance of transparent communication between schools and parents and the need for intensive teacher training on empathy-based discipline management. This study contributes to formulating strategies to reduce misunderstandings between communities and schools and supports the creation of a more harmonious educational environment.
Keterbatasan dan Penguatan Sinergi Guru dan Orang Tua dalam Pendidikan Karakter Siswa Amir, Amir; Lilianti, Lilianti; Adam, Adam
Journal of Leadership, Management and Policy in Education Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Leadership, Management and Policy in Education, December 2025
Publisher : Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jlmpedu.v3i2.1601

Abstract

Character education is a fundamental component of the educational system aimed at fostering individuals with integrity, ethical awareness, and a strong sense of responsibility. This study examines the synergy between teachers and parents in shaping students’ character at SMA Negeri 1 Porehu, while also identifying existing challenges and effective strategies for improvement. Employing a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis involving nine key informants, including the school principal, teachers, and parents. The findings reveal that teacher–parent synergy remains limited due to ineffective communication and low parental participation in school activities. Nevertheless, initiatives such as the internalization of positive values through the “Morning Habituation” program and the establishment of regular communication forums between the school and parents have proven to enhance the effectiveness of character development. Supporting factors include well-structured school programs and active parental involvement, whereas major obstacles consist of value discrepancies between home and school environments and negative social influences. This study recommends strengthening collaborative-based character education programs by actively engaging parents in both instructional and character-building processes to ensure consistent and sustainable character formation among students.
Penguatan Kesadaran Hukum Masyarakat Melalui Penyuluhan Politik Hukum Pidana Islam Dan Hukum Pidana Adat Tolaki Adenisatrawan, Adenisatrawan; Lilianti, Lilianti
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Lentera Vol. 2 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/djpl.v2i10.1192

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berangkat dari pokok permasalahan masih terbatasnya kesadaran hukum masyarakat dalam memahami dan mengharmonisasikan nilai-nilai hukum pidana Islam dengan hukum pidana adat Tolaki dalam penyelesaian persoalan sosial. Kurangnya literasi hukum sering berdampak pada penyelesaian konflik yang kurang efektif dan berpotensi menimbulkan ketegangan sosial. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kesadaran hukum masyarakat melalui penyuluhan yang mengintegrasikan perspektif politik hukum pidana Islam dan kearifan lokal hukum adat Tolaki sebagai landasan pembentukan budaya hukum yang responsif dan berkeadilan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terarah, dan simulasi studi kasus yang disesuaikan dengan realitas sosial masyarakat. Kegiatan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, dan aparatur desa untuk menciptakan dialog yang konstruktif dan kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai prinsip keadilan, tanggung jawab sosial, dan mekanisme penyelesaian pelanggaran hukum berbasis nilai agama dan adat. Masyarakat juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih terbuka terhadap pentingnya kepatuhan hukum dan penyelesaian konflik secara damai dan musyawarah. Kesimpulannya, penyuluhan yang mengintegrasikan politik hukum pidana Islam dan hukum pidana adat Tolaki terbukti efektif dalam memperkuat kesadaran hukum masyarakat. Sinergi antara norma keagamaan dan kearifan lokal menjadi strategi yang relevan untuk membangun budaya hukum yang berkelanjutan, partisipatif, dan selaras dengan kebutuhan sosial masyarakat.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DI SMA KOLAKA UTARA Joardin , Joardin; Rasid, Rasid; Lilianti, Lilianti
Edum Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i2.319

Abstract

Kompetensi guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan, namun di Kabupaten Kolaka Utara masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam penerapan metode pembelajaran inovatif dan pemanfaatan teknologi. Faktor seperti keterbatasan fasilitas, beban kerja tinggi, serta kurangnya pelatihan dan insentif berkontribusi terhadap rendahnya tingkat kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kompetensi guru, mengidentifikasi hambatan utama dalam pengembangannya, serta merumuskan strategi yang efektif dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pemangku kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di lima SMA di Kabupaten Kolaka Utara. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis dokumen kebijakan sekolah terkait pengembangan kompetensi guru. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sekolah dengan fasilitas lebih baik memiliki guru dengan kompetensi lebih tinggi dibandingkan sekolah yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Hambatan utama dalam pengembangan kompetensi guru meliputi beban kerja yang tinggi, keterbatasan akses terhadap pelatihan berkualitas, serta minimnya dukungan supervisi akademik. Strategi yang efektif untuk meningkatkan kompetensi guru meliputi supervisi akademik yang terstruktur, penguatan komunitas belajar guru, insentif berbasis kinerja, serta pelatihan berbasis praktik dan blended learning.
ANALISIS KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATAN KEDISIPLINAN GURU DI SMA NEGERI 2 KENDARI Ningtias, Ningtias; Lilianti, Lilianti; Bagea, Ishak
Edum Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i2.550

Abstract

Kedisiplinan guru merupakan faktor kunci dalam menentukan kualitas pembelajaran, namun dalam praktiknya masih menjadi tantangan di berbagai satuan pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam mengenai kebijakan kepala sekolah yang efektif, khususnya yang mengintegrasikan pendekatan partisipatif, digitalisasi, dan kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kedisiplinan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru di SMA Negeri 2 Kendari. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan disusun secara partisipatif dengan melibatkan guru dalam penyusunan tata tertib, diimplementasikan melalui sistem presensi digital dan monitoring terintegrasi, serta didukung oleh gaya kepemimpinan transformasional yang menekankan keteladanan, komunikasi interpersonal yang humanis, dan sistem penghargaan. Meskipun pada awalnya terjadi resistensi dari sebagian guru senior, pendekatan persuasif kepala sekolah berhasil menciptakan penerimaan dan perubahan perilaku yang signifikan. Pemberian reward berupa sertifikat dan pengakuan publik terbukti meningkatkan motivasi intrinsik dan partisipasi guru dalam pengembangan profesional. Kebijakan ini berdampak positif terhadap budaya kerja sekolah serta meningkatkan kepuasan siswa terhadap proses pembelajaran. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi antara kebijakan yang inklusif, teknologi informasi, dan kepemimpinan moral dalam membangun budaya disiplin yang berkelanjutan.
Implementasi Deep Learning dalam Project-Based Play Learning di PAUD Fitriani, Nini; Roslani, Roslani; Rapena, Rapena; Marni, Sri; Saharuddin, Saharuddin; Lilianti, Lilianti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7931

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali implementasi pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) melalui project-based play learning (PBPL) pada pendidikan anak usia dini serta memaknai praktik tersebut dari perspektif guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi terhadap lima guru PAUD di TK Adhyaksa XII Kendari, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Deep Learning dipahami guru sebagai proses belajar yang bermakna melalui pengalaman langsung, dan PBPL menjadi wahana utama untuk mewujudkannya melalui aktivitas eksplorasi, investigasi, refleksi, dan kolaborasi. Penerapan PBPL mendorong keterlibatan belajar, kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan sosial anak. Temuan ini memperkaya pemahaman konseptual mengenai penerapan Deep Learning dalam konteks PAUD sekaligus memberikan implikasi praktis bagi guru dan lembaga dalam merancang pembelajaran berpusat pada anak dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.