Claim Missing Document
Check
Articles

Kualitas Komunikasi Tenaga Kefarmasian Kepada Pasien Dalam Pelayanan Non Resep di Apotek Wilayah Sesetan Denpasar Suwantara, I Putu Tangkas; Antari, Ni Putu Udayana; Megawati, Fitria; Agustini, Ni Putu Dewi
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i1.31699

Abstract

Dalam melakukan pelayanan kefarmasian, tenaga kefarmasian wajib melakukan komunikasi yang efektif dan efisien. Komunikasi yang baik dapat mengoptimalkan efek terapi yang diterima pasien. Dengan kata lain, komunikasi yang baik merupakan parameter keberhasilan dalam sebuah interaksi atau dinyatakan sebagai kualitas yang efektif, sedangkan kualitas yang buruk menandakan ketidakefektifan dalam komunikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kualitas komunikasi tenaga kefarmasian kepada pasien dalam pelayanan non resep di Apotek wilayah Sesetan Denpasar. Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif, dimana pengambilan sampel yang dilakukan adalah dengan teknik purposive sampling terhadap 200 sampel. Data penelitian ini disajikan dalam bentuk persentase untuk menggambarkan karakteristik responden dan tingkat kualitas komunikasi. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 dimensi, yaitu clarity, humble, audible, emphaty, dan respect. Dari 5 dimensi yang dianalisis, diperoleh hasil yang menunjukkan hasil diatas 80% pada masing-masing dimensi, dengan rata-rata total dimensi 81,3% yang artinya komunikasi telah dilakukan oleh Petugas Kefarmasian di Apotek Wilayah Sesetan Denpasar sudah sangat baik.
Penguatan Literasi Kesehatan Melalui Informasi Cerdas Menggunakan Tanaman Obat Sebagai Pengobatan Mandiri Di LPKA Kelas II Karangasem Megawati, Fitria; Dewi, Ni Luh Kade Arman Anita; Agustini, Ni Putu Dewi; Sari, Gusti Ayu Putu Laksmi Puspa; Wiryani, Luh Santhi Utami
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.959

Abstract

Pokok permasalahan dalam kegiatan pengabdian ini adalah bagaimana meningkatkan produktivitas sumber daya manusia, khususnya warga binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Karangasem. Warga binaan membutuhkan bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat mendukung kemandirian mereka setelah menyelesaikan masa binaan. Upaya nyata peningkatan kapasitas dilakukan melalui promosi kesehatan yang berfokus pada literasi pemanfaatan tanaman obat sebagai pengobatan mandiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan serta pelatihan pembuatan buku saku cerdas yang berisi informasi tentang tanaman obat, sehingga dapat menjadi panduan praktis bagi warga binaan. Solusi yang ditawarkan adalah penyuluhan berupa edukasi mengenai jenis tanaman obat, manfaatnya, serta cara pemanfaatannya, disertai pelatihan pembuatan buku saku. Hal ini diyakini lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan pengetahuan sekaligus produktivitas warga binaan, terutama dalam bidang kesehatan mandiri berbasis tanaman obat. Metode pengabdian dilaksanakan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pelatihan praktik. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga binaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi kesehatan, baik dalam aspek pengetahuan tentang jenis tanaman obat, manfaat, maupun cara pengolahannya. Selain itu, warga binaan memperoleh keterampilan praktis melalui kegiatan mengenali, memilih, dan mengolah tanaman obat secara langsung. Program ini juga menghasilkan promosi kesehatan berbasis komunitas yang dapat disebarkan kembali oleh warga binaan di lingkungan masing-masing. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas warga binaan melalui literasi cerdas pemanfaatan tanaman obat. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh menjadi bekal penting pasca binaan untuk mendukung kemandirian serta produktivitas mereka di masyarakat.
Cost Minimization Analysis of Antibiotic Drug Use in Pneumonia Patients at Udayana Class II Hospital Wiryani, Luh Santhi Utami; Megawati, Fitria; Candraningrat, I Dewa Agung Ayu Diva
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v14i2.655

Abstract

Pneumonia is one of the leading causes of morbidity and mortality in Indonesia, with a high economic burden mainly due to antibiotic use, which consumes a large portion of hospital budgets. This study aimed to analyze the cost-minimization of antibiotic therapy in hospitalized pneumonia patients at Tk II Udayana Hospital. A descriptive non-experimental retrospective study was conducted using medical records of pneumonia inpatients at Tk.II Udayana Hospital from January to December 2023. A total of 138 patients met the inclusion criteria. Data analyzed included demographics, length of stay, and direct medical costs. Cost minimization analysis was performed by comparing the average direct medical costs of each antibiotic therapy. Of 233 medical records screened, only 138 fulfilled the criteria. Male patients (53.6%) were slightly more than females (46.4%), with the majority aged 1–5 years (64.5%). Most patients had a length of stay of 1–7 days (99.3%). Antibiotics used included Ceftriaxone, Cefotaxime, Azithromycin, Cefoperazone, and Cefixime (monotherapy or combination). The highest direct medical cost was found in Ceftriaxone monotherapy (IDR 1,973,061 ± 393,521), while the lowest was in Cefixime monotherapy (IDR 1,574,659 ± 39,208). Statistical analysis using the Mann-Whitney test showed no significant difference in costs based on the length of stay (p=0.123). Cefixime monotherapy was the most cost-minimization therapy for pneumonia inpatients at Tk.II Udayana Hospital, with equal clinical effectiveness but lower costs compared to other therapies. This finding may serve as a consideration for hospital formulary development to improve budget efficiency without compromising quality of care.
Co-Authors Agung Ari Chandra Wibawa Agus Adrianta, Ketut Agustini, Ni Putu Dewi Amesti Dewi , Ni Made Wahyuni Anita Dewi, Ni Luh Kade Arman Antara, I Putu Satria Artini, Ni Putu Eka Candraningrat, I Dewa Agung Ayu Diva Chandra Wibawa, Agung Ari Cintya Purnama Sari, Ni Wayan Darmayanti, Ni Wayan Debby Juliadi Dewa Ayu Ika Pramitha Dewi Agustini, Ni Putu Dewi Maharani Indah Sari, Ni Komang Dewi, Ni Made Sintia Dwipayanti, Ni Kadek Sari Ekayanti, Ni Luh Firda Erna Cahyaningsih Firda Ekayanti, Ni Luh Fredinan Yulianda Gusti Ayu Putu Laksmi Puspa Sari Handani, Dewa Ayu Sri I Made Dedy Ariawan I Putu Tangkas Suwantara Krismayanti, Ni Luh Putu Dian Kusuma Yuda, I Putu Era Sandhi Linda Paramita, Ni Kadek Mendra, Ni Nyoman Yudianti Meriyani, Herleeyana Ni Luh Kade Arman Anita Dewi Ni Made Dharma Shantini Suena Ni Made Dwi Mara Widyani Nayaka Ni Made Sukma Sanjiwani Ni Nyoman Wahyu Udayani NI PUTU AYU MIRAH MARIATI Ni Putu Udayana Antari Ni Wayan Trisna Dewi P Purwanto Paramitha, Dewa Ayu Ika Prameswari, Putu Nimas Diyah puguh santoso, puguh Purnama Sari, Ni Kadek Akari Puspita Wati, Ni Putu Putra Hilmi Prayitno Putra, I Made Agus Sunadi Putu Era Sandhi Kusuma Yuda Ratna Wulandari Sasadara, Maria Malida Vernandes Suardika, I Wayan Gede Suradnyana, I Gede Made Susianti, Luh Tirtayasa, Gede Agus Ari Udayana Antari, Ni Putu Wardani, I Gusti Agung Ayu Kusuma Wibowo, Yosi Irawati Widiari, Ni Nyoman Sri Wintariani, Ni Putu Wiradana, Dewa Gde Adi Wiryani, Luh Santhi Utami Yana, I Gusti Agung Ari Kusuma