Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : The World of Public Administration Journal

Implemetasi Kebijakan Ketertiban, Kebersihan, Keindahan (K-3) di Kecamatan Subang Kabupaten Subang Ade Nawawi; Ade Suparman
The World of Public Administration Journal Volume 1 Issue 1, Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v1i1.734

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetaui Implementasi Kebijakan Ketertiban, Kebersihan, Keindahan (K-3) di Kecamatan Subang Kabupaten Subang, dengan mengindikatori Implementasi Kebijakan yang mencakup standard an sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antar badan pelaksana, karakteristik badan pelaksana, lingkungan sosial, ekonomi, dan politik, dan yang terakhir sikap pelaksana. Berdasarkan hasil penelitian, dapat digambarkan bahwa Implementasi Kebijakan Ketertiban, Kebersihan, Keindahan (K-3) di Kecamatan Subang Kabupaten Subang belum berjalan optimal, hal ini dapat dilihat sumber daya yang dimiliki diantaranya masih rendahnya anggaran untuk Program Ketertiban, Kebersihan, Keindahan (K-3) dan masih rendahnya komunikasi aparatur Kecamatan Subang dengan UPTD-UPTD lainnya. The purpose of this scripture research is to know the Implementation of Order Policy, Cleanliness, Beauty (K-3) in Subang Sub-District, Subang Regency, by indicating the Policy Implementation which includes standards and policy objectives, resources, communication between implementing agencies, implementing agency characteristics, and finally the attitude of the implementer. Based on the results of the study, it can be illustrated that the Implementation of Order Policy, Cleanliness, Beauty (K-3) Program and still the lack of communication between the Subang Sub-District apparatus and other UPTDs.
Efektifitas Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor Berkala di Dinas Pehubungan Kabupaten Subang Silvy Sondari; Ade Suparman
The World of Public Administration Journal Volume 1 Issue 2, Desember 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v1i2.742

Abstract

Hasil penelitian menunjukan bahwa Efektivitas Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor Berkala di Dinas Perhubungan Kabupaten Subang dinilai belum efektif dikarenakan : 1) kondisi petugas pengujian kendaraan bermotor belum efektif hal ini dilihat dari belum adanya teknisi atau petugas yang bisa memperbaiki alat/mesin uji kendaraan. 2) partisipasi petugas pengujian kendaraan bermotor belum efektif hal ini dapat dilihat dari belum adanya rapat terbuka yang mengundang masyarakat dan seluruh stakeholder untuk menyampaikan aspirasinya. 3) kesamaan hak yang di berikan petugas pengujian kendaraan bermotor belum efektif hal ini dapat dilihat dari perbedaan hak yang didapat berdasarkan status sosial dan kedekatan pihak dalam. The results showed that the effectiveness of the Periodic Motorized Vehicle Testing Service in the Subang District Transportation Office is considered not effective because : 1) The condition of the motor vehicle testing officer has not been effective as seen from the absence of a technician or an officer who can repair vehicle testing equipment / machines. 2) The participation of the motor vehicle testing officer is not yet effective, it can be seen from the absence of an open meeting that invites the public and all stakeholders to express their aspirations. 3) The equality of rights granted by motorized vehicle testing officers has not been effective yet, this can be seen from the difference in rights obtained based on social status and proximity of an insider.
KINERJA UNIT PELAYANAN TEKNIS DAERAH RUMAH POTONG HEWAN Iwan Henri Kusnadi; Ade Suparman
The World of Public Administration Journal Volume 2 Issue 1 Juni 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v2i1.900

Abstract

Penelitian ini mengkaji dan menganalisa mengenai bagaimana Kinerja UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Subang pada DInas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang dan factor-faktor apa saja yang menghambat pencapaian Kinerja UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Subang pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menggambarkan fakta-fakta dan menjelaskan objek penelitian serta menggali informasi yang dibutuhkan sesuai dengan kenyataan sebagaimana adanya. i Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa 1) Tujuannya adalah memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat penggunma jasa RPH dengan memperbaiki prosedur yang ada serta memperbaiki pelayanan pemotongan dan unit pengoahan daging. 2) Rumah Potong Hewan Subang diperlukan untuk pelayanan kepada masyarakat dalam penyediaan daging sehat yang sesuai dengan perkembangan yang terjadi. 3) Umpan balik terhadap pelayanan kepada berguna jasa Rumah Potong Hewan (RPH) masih kurang memuaskan bagi pengguna jasa. 4) UPTD Rumah Potong Hewan Subang Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang belum dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan yang sesuai dengan standard yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian dikarenakan masih kurangnya anggaran dari Pemerintah Daerah. 5) Kompetensi Pegawai di UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Subang Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang masih perlu ditingkatkan seiring dengan perkembangan yang terus berkembang dikarenakan latar belakang pendidikan yang mereka miliki bukan dari dokter hewan. 6) Rumah Potong Hewan (RPH) untuk dapat meningkatkan motivasi kerja anggotanya berupaya memberikan tanggungjawab karena merupakan kesanggupan seseorang untuk menyelesaikan pekerjaan yang diserahkan kepadanya dengan baik, tepat waktu serta berani mengambil resiko atas keputusan yang diambilnya atau tindakan yang dilakukannya. 7) Kebutuhan daging yang tidak mampu dipenuhi oleh Rumah Potong Hewan yang dikarenakan adanya penurunan jumlah sapi yang dipotong dari 10 sampai dengan 15 ekor per hari berkurang menjadi hanya 5 sampai dengan 8 ekor saja setiap harinya. This study examines and analyzes the performance of the Subang Slaughterhouse UPTD in Subang Regency's Livestock and Animal Health Service and what factors hinder the achievement of the Subang Slaughterhouse UPTD Performance at the Subang District Animal Husbandry and Animal Health Service . The research approach used to study the performance of the Subang Slaughterhouse UPTD at the Subang Regency Animal Husbandry and Animal Health Service is a qualitative approach, which is a research procedure that describes the facts and explains the object of research and digs up the information needed in accordance with reality as it is. The results of the study illustrate that 1) The goal is to provide the best service to the community using RPH services by improving existing procedures and improving slaughtering services and meat processing units. 2) Subang Slaughterhouse is needed for services to the community in the supply of healthy meat in accordance with the developments that occur. 3) Feedback on services to useful slaughterhouse services (RPH) is still unsatisfactory for service users. 4) Subang Animal Husbandry Unit UPTD Subang District Animal Husbandry and Health Office has not been equipped with equipment and equipment in accordance with the standards set by the Ministry of Agriculture due to lack of budget from the Regional Government. 5) Employee Competency in Subang Sub-Province Slaughterhouse (UPH) Subang Animal Husbandry and Animal Health Office still needs to be improved along with the development that continues to grow because their educational background is not from veterinarians. 6) Abattoirs (RPH) to be able to increase the work motivation of members trying to give responsibility because it is a person's ability to complete the work submitted to him properly, on time and dare to take risks on the decisions he takes or the actions he does. 7) Meat needs that cannot be fulfilled by Abattoirs due to a decrease in the number of cattle slaughtered from 10 to 15 per day are reduced to only 5 to 8 per day.
Efektivitas Pelayanan Calon Pekerja Migran Indonesia Pada Layanan Terpadu Satu Atap Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Subang Reza Ronaldo; Agus Dedi Subagja; Ade Suparman
The World of Public Administration Journal Volume 2 Issue 2 Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v2i2.925

Abstract

Efektivitas Pelayanan Calon Pekerja Migran Indonesia Pada Layanan Terpadu Satu atap Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang merupakan amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang memiliki tanggung jawab mengenai Pembinaan dan Pelayanan terhadap para calon pekerja migran dari mulai registrasi sampai berkas akhir pemberangkatan ke lokasi atau tujuan dia bekerja. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif yaitu untuk mendapatkan data yang objektif dalam rangka mengetahui dan memahami efektifitas pelayanan Calon Pekerja Migran dengan studi Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten subang. Adapun informan adalah Kepala Bidang Penempatan Kerja, Bagian Layanan Calon Pekerja Migran dan calon pekerja migran yang tercatat di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten subang. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa Efektivitas Pelayanan Calon Pekerja Migran Indonesia Pada Layanan Terpadu Satu Atap Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang dinilai belum efektif hal ini dikarenakan dimensi efektivitas menurut Sondang P Siagian (1996:60) mengenai Pengukuran efektivitas diantaranya Faktor Waktu, Faktor Kecermatan dan Faktor gaya Pemberian Layanan belum sepenuhnya dijalankan oleh para pegawai. Effectiveness of the Services of Prospective Indonesian Migrant Workers in Integrated Services One roof of the Subang Regency Manpower and Transmigration Office is mandated by Law of the Republic of Indonesia Number 18 of 2017 concerning Protection of Indonesian Migrant Workers. The Subang Regency Manpower and Transmigration Office has the responsibility regarding the Development and Services of prospective migrant workers from the registration to the final documents of departure to the location or destination for their employment. The research is descriptive in nature, namely to obtain objective data in order to know and understand the effectiveness of the services of prospective migrant workers by studying the Subang District Manpower and Transmigration Office. The informant is the Head of Work Placement, Service Section for Prospective Migrant Workers and prospective migrant workers registered at the Subang Regency Manpower and Transmigration Office. Based on the research, it is known that the Effectiveness of Indonesian Migrant Workers Prospective Services in the One-Stop Integrated Service of the Subang Regency Manpower and Transmigration Office is considered ineffective because of the effectiveness dimension according to Sondang P Siagian (1996: 60) regarding the measurement of effectiveness including Time Factor, Accuracy Factor and Factor the style of Service Delivery has not yet been fully carried out by employees.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Indihome Fiber Pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Subang Ade Suparman
The World of Public Administration Journal Volume 3 Issue 1 Juni 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v3i1.1079

Abstract

Abstrak Annisa Nursiva Agustin, 2020. “Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian IndiHome Fiber Pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Subang”. Skripsi. Jurusan Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Subang 2020. Dibawah bimbingan Dr. H. Iwan Henri Kusnadi, S.Sos., M.Si dan Dr. H. Ridwan, S.Sos., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian. Jenis penelitian yang dilakukan adalah explanatory dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 92 orang responden yang merupakan karyawan PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Subang. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini menggunakan teknik instrument penelitian. Analisis data yang digunakan adalah Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) dengan metode Deskriptif dan Asosiatif pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kualitas Pelayanan berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian baik secara deskriptif maupun asosiaif. Dilihat dari hasil koefisien jalur atau factor loading dari variabel laten Kualitas Pelayanan terhadap variabel lain Keputusan Pembelian PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Subang sebesar 0,889 dengan nilai t-hitung sebesar 1.525. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Keputusan Pembelian Abstract Annisa Nursiva Agustin, 2020. "The Effect of Service Quality on Purchasing Decisions of IndiHome Fiber at PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Subang ”. Essay. Department of Business Administration, Faculty of Administrative Sciences, Subang University 2020. Under the guidance of Dr. H. Iwan Henri Kusnadi, S.Sos., M.Si and Dr. H. Ridwan, S.Sos., M.Si. This study aims to determine the effect of Service Quality on Purchasing Decisions. This type of research is explanatory with a quantitative approach. The number of samples in this study amounted to 92 respondents who are employees of PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Subang. The technique used in this sampling is using research instrument techniques. The data analysis used is the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) with descriptive and associative methods. Data collection is done by distributing questionnaires that have been tested for validity and reliability. Based on the results of this study, it shows that Service Quality affects Purchase Decisions both descriptively and associatively. Judging from the results of the path coefficient or factor loading of the latent variable Service Quality to other variables Purchasing Decision PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Subang amounting to 0.889 with a t-count value of 1.525. Keywords : Service Quality, Purchasing Decision
Penataan Ruang Peruntukan Industri Presfektif Kajian Implementasi Kebijakan di Kabupaten Subang Kurniaji Kalfajrin; Mutmainah Sarah; Suparman Ade
The World of Public Administration Journal Volume 3 Issue 2 Desember 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v3i2.1231

Abstract

Abstrak Penulisan ini mengenai proses pelaksanaan pembangunan industri melalui implementasi kebijakan penataan ruang peruntukan industri. Bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana implementasi kebijakan penataan ruang peruntukan industri. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa implementasi kebijakan penataan ruang peruntukan industri terdapat faktor yang mempengaruhi keberhasilan program yaitu faktor internal yang terdiri dari ukuran dan tujuan kebijakan, sumberdaya pelaksana, karakteristik agen pelaksana, sikap para pelaksana, komunikasi antara organisasi terkait dengan organisasi lain, dan adanya komitmen bersama dari aparat pelaksana kebijakan, dan faktor eksternal yang terdiri dari kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Industry, Subang Abstract This writing is about the process of implementing industrial development through the implementation of industrial spatial planning policies. Aims to find out and analyze how the implementation of industrial spatial planning policies. The research method used is a qualitative approach. Based on the results of the study, it is known that the implementation of the spatial planning policy for industrial designation has factors that influence the success of the program, namely internal factors consisting of the size and objectives of the policy, implementing resources, characteristics of implementing agents, attitudes of implementers, communication between organizations related to other organizations, and commitment. together from the policy implementing apparatus, and external factors consisting of social, economic, and cultural conditions of the community. Keywords: Policy Implementation, Industry, Subang
Penerapan Prinsip Good Governance dalam Kebijakan Publik di Indonesia (Studi Kasus Pemerintah Daerah Kabupaten Subang) Rusnedi Abdul Gani; Ade Suparman
The World of Public Administration Journal Volume 5 Issue 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v5i1.1654

Abstract

Abstrak Good Governance adalah suatu konsep yang mencakup berbagai komponen, termasuk etika, prosedur, dan kebijakan publik, yang mengatur interaksi antara pemerintah, warga negara, dan usaha swasta untuk mencapai tujuan bersama. Penerapan prinsip-prinsip Good Governance di Indonesia, terutama di daerah, telah menjadi topik yang hangat diperbincangkan. Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip Good Governance di Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang, Jawa Barat, melalui kebijakan publik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang telah mengikuti prinsip-prinsip Good Governance dengan melaksanakan kebijakan publik yang berlandaskan pada keadilan, akuntabilitas, transparansi, partisipasi, dan kesetaraan. Namun, masih ada beberapa hambatan yang menghalangi penerapan prinsip Good Governance secara optimal. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah lain yang ingin mengimplementasikan prinsip Good Governance dalam kebijakan publik. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Good Governance, Kabupaten Subang Abstract Good Governance is a concept that includes various components, including ethics, procedures, and public policies, which regulate interactions between government, citizens, and private businesses to achieve common goals. The application of the principles of good governance in Indonesia, especially in the regions, has become a hot topic of discussion. This case study aims to analyze the implementation of the principles of good governance in the Regional Government (Pemda) of Subang Regency, West Java, through public policy. The method used is qualitative by using in-depth interviews, observation, and document analysis. The results of this study indicate that the Regional Government (Pemda) of Subang Regency has followed the principles of good governance by implementing public policies based on fairness, accountability, transparency, participation and equality. However, there are still several obstacles that hinder the optimal application of the principles of Good Governance. The results of this study can be used as material for consideration for other local governments who wish to implement the principles of good governance in public policy. Keywords: Policy Implementation, Good Governance, Subang Regency
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBUATAN SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK) ONLINE DI POLRES SUBANG Andia, Bagoes Dika; Suparman, Ade; Gadzali, Silvy Sondari
The World of Public Administration Journal Volume 6 Issue 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v6i1.2049

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan yang ditemukan pada saat proses observasi di Polres Subang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan gambaran secara mendalam mengenai Efektivitas Program Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Online Di Polres Subang. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pihak-pihak yang terkait dengan Efektivitas Program Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Online Di Polres Subang .Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Efektivitas Program Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Online Di Polres Subang berada dalam kategori cukup. Hal ini berarti kriteria efektivitas yang dikemukakan oleh Sutrisno (2010) dengan hasil penelitian sebagai berikut : Pada indikator pertama yakni pemahaman program, dalam Program Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Online di Polres Subang berada dalam kategori belum efektif dan masih harus ditingkatkan; Pada indikator kedua yakni Tepat Sasaran, Program Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Online di Polres Subang dalam kategori sudah efektif; Pada indikator ketiga yakni Tepat Waktu dalam Program Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Online di Polres Subang belum efektif; Pada indikator keempat yakni Tercapai Tujuan dalam Program Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Online di Polres Subang sudah efektif; dan yang terakhir pada indikator kelima yakni Perubahan nyata berada dalam kategori efektif. Kata Kunci : Efektivitas, Program, (SKCK) Online Abstract This research was conducted based on problems found during the observation process at the Subang Police. This research aims to find out and explain an in-depth picture of the effectiveness of the Online Police Record Certificate (SKCK) Making Program at the Subang Police. This research method is descriptive with a qualitative approach. The subjects of this research are parties related to the effectiveness of the Online Police Record Certificate (SKCK) Program at Subang Police. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. The data analysis technique uses an interactive analysis model. The data validity checking technique uses source triangulation techniques. Based on the research results, the effectiveness of the Online Police Record Certificate (SKCK) Making Program at the Subang Police is in the sufficient category. This means that the effectiveness criteria proposed by Sutrisno (2010) with the following research results: In the first indicator, namely program understanding, the Online Police Record Certificate (SKCK) Making Program at Subang Police is in the ineffective category and still needs to be improved; In the second indicator, namely Right on Target, the Online Police Record Certificate (SKCK) Making Program at Subang Police is in the effective category; In the third indicator, namely Timeliness in the Online Police Record Certificate (SKCK) Making Program at Subang Police, it has not been effective; The fourth indicator, namely the goal achieved in the Online Police Record Certificate (SKCK) Making Program at the Subang Police, has been effective; and finally the fifth indicator, namely real change, is in the effective category. Keywords : Effectiveness, Program ,Online (SKCK)
Evaluasi Dampak Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terhadap Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Subang Andani, Diah; Suparman, Ade
The World of Public Administration Journal Volume 7 Issue 1, Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v7i1.2321

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terhadap kualitas pelayanan publik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang. Penerapan SPBE merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan layanan publik agar lebih efektif, efisien, dan transparan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat yang telah menggunakan layanan perizinan di DPMPTSP. Penilaian kualitas layanan dianalisis menggunakan model SERVQUAL yang mencakup lima dimensi utama, yaitu keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan bukti fisik (tangibles). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, penerapan SPBE berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Responden menilai bahwa sistem digital mampu memberikan informasi yang akurat, pelayanan yang tepat waktu, dan respons cepat terhadap keluhan atau pertanyaan. Selain itu, transparansi proses dan jaminan keamanan data turut meningkatkan kepercayaan masyarakat. Meskipun pelayanan dilakukan secara digital, petugas tetap menunjukkan empati dan kepedulian terhadap kebutuhan individu, serta menyediakan bantuan langsung jika dibutuhkan. Namun demikian, beberapa tantangan seperti gangguan teknis dan keterbatasan literasi digital masyarakat masih menjadi hambatan dalam optimalisasi layanan. Oleh karena itu, perlu adanya strategi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, edukasi digital kepada masyarakat, serta pemeliharaan sistem yang berkelanjutan agar kualitas pelayanan publik melalui SPBE dapat terus ditingkatkan. Kata kunci : SPBE, pelayanan publik, DPMPTSP, kualitas layanan, SERVQUAL, digitalisasi pemerintahan   Abstract This study aims to evaluate the impact of the implementation of the Electronic-Based Government System (SPBE) on the quality of public services at the Investment and One-Stop Integrated Services Office (DPMPTSP) of Subang Regency. The adoption of SPBE is part of the government's efforts to promote digital transformation in public service delivery, aiming for greater effectiveness, efficiency, and transparency. This research employed a quantitative approach using survey methods, by distributing questionnaires to community members who had utilized the licensing services provided by DPMPTSP. The quality of services was analyzed using the SERVQUAL model, which includes five key dimensions: reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. The results show that, in general, the implementation of SPBE has had a positive impact on improving public service quality. Respondents reported that the digital system provides accurate information, timely service delivery, and quick responses to complaints or inquiries. Furthermore, the transparency of the process and the security of digital data have increased public trust. Although services are provided digitally, staff members still demonstrate empathy and attentiveness to individual needs, including offering direct assistance when needed. However, several challenges remain, such as technical disruptions and limited digital literacy among some community members. Therefore, strategies for improving human resource capacity, public digital education, and regular system maintenance are necessary to ensure the sustainability and quality of public services through SPBE. Keywords: SPBE, public service, DPMPTSP, service quality, SERVQUAL, digital governance
Co-Authors Ade Nawawi Adinda Kirana Agustin, Alycia Putri AHMAD BURHANUDDIN Ahmad Khori Ahmad Khori Alfariz, Ario Rizki Alvina Dahliane Andani, Diah Andia, Bagoes Dika Anggraini, Ine Asep Sumarna Aulia, Silvi Bety Miliyawati Carolla, Rishvi Chatarina Umbul Wahyuni Dasmo Dasmo Daya, Titis Debby Syachdilla Deny Ernawan Derry Prasetyo Deyidi Mokoginta Dinarwati, Sri Dody Tarihoran Endang Setiadi Permana Fachry Abda El Rahman Faridah, Dhea Frans Sudirjo Fredrik Warwer Gadzali, Silvy Sondari Hadian, Asep Harianto Saputro Herna Mustika Heryana, Pury Azzahra I Made Antara Imas Dayanti Indra Ine Mariene Irma Firnanda Irpan Lutpilah Iskandar Isnaeni, Iin Iswahyudi, M. Subhan Iwan Henri Kusnadi Iwan Henri Kusnadi Jannah, Intan Raudhotul Kalfajrin , Kurniaji Kartika, Tita Kartini, Engkar Kusman Yuhana Laihi, Moh Alfit Luki Natika Ma’ruf, Kamal Mariane, Ine Meilina, Nina Muhammad, Aziz Mustakim Mutmainah Sarah Natika, Luki Nine Wahyuni Maulani Noviyanti Hasanah Nuraida, Wida Nurjaman, Ginanjar Juang Nurwulansari, Haniva Okke Rosmala Dewi Persadani, Fuja Prastiwi, Eka Qonita Azmiana Somantri Rafika, Ageng Setiani Ramadhan, Vicky Satria Rani Rahmawati Refa Octavia Renaldi Pratama Putra Rise, Rise Rizkiyah, Langgeng Rojana, Nanang Ronaldo, Reza Ruchendi, Hani Rusnedi Abdul Gani Saptiah, Diana Saputra, Asep Mustopa Sarah Fitriani Romadhon Silvy Sondari Silvy Sondari Silvy Sondari Gadzali Siti Nur Soebiyantoro, Aryo Solissa, Everhard Markiano Sondari, Silvy Subagja, Agus Dedi Susanti Susilawati Nurintan Tati Suryati Taufik Hidayat Tita Kartika Dewi Tita Kartika Dewi Triyani, Oktavia Nur Veza, Okta Wega Shopyani Wida Nurasyiah Jamilah Wijayanti, Freni Agustantia Wowiling, Steiva Amerlien Sandra Yuliyani, Mita Zuan R, Viola Azzura