p-Index From 2021 - 2026
14.878
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahan Alam Terbarukan PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer BIOEDUSCIENCE Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Jurnal Manajemen Informatika Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Jurnal ICT : Information Communication & Technology Cakrawala Pedagogik PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURSIMA (Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen) Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Health Sains Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Jurnal Kesehatan Tambusai J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Jurnal Media Informatika Jurnal EduHealth DECODE: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS) Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Citizenship Virtues Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Journal of Accounting and Finance Management (JAFM) Padma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL ILMIAH INFOKOM Media Bina Ilmiah Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa JURSIMA Jurnal Infokes (Informasi Kesehatan) Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (Jurnal AMPOEN) Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Asian Journal of Environmental Research Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research Indonesian Journal of Computer Science and Engineering Dinasti Information and Technology International Journal of Psychology and Health Science Jurnal Ragam Pengabdian
Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik: Studi Kasus Pada Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie Yunengsih, Yuyun; Oktaviani, Vani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesiapan implementasi rekam medis elektronik (RME) di Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie pada tahun 2024. Metodologi penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan parallel implementation melalui pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menyatakan bahwa alur pelayanan di Klinik Mata Dr. Hasri Ainun Habibie masih harus disesuaikan dengan alur yang sudah berjalan sebelum implementasi RME. Masalah yang terjadi Sumber daya manusia di klinik, terutama DPJP, membutuhkan waktu untuk belajar RME. Mereka, seperti DPJP dan anggota staf lainnya yang sudah terbiasa dengan sistem manual, harus mulai belajar dan beradaptasi dengan fitur, alur kerja, dan logika sistem RME yang baru. Dalam kebanyakan kasus, sistem RME memiliki banyak fitur dan tugas yang kompleks, seperti manajemen data pasien, pencatatan tindakan medis, resep obat, dan integrasi dengan sistem laboratorium Sesuai dengan kebijakan Menteri Kesehatan Nomor 24 tahun 2022 tentang rekam medis, penggunaan RME dapat mengurangi penggunaan kertas, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan kemudahan akses informasi. Saran yang diharapkan dipelaksanan yaitu membentuk tim khusus yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mendukung proses implementasi RME. Tim ini memiliki kemampuan untuk memberikan bimbingan langsung kepada staf klinik dalam mengatasi masalah dan memastikan proses berjalan lancar dan memberikan pelatihan komprehensif kepada seluruh staf klinik, terutama DPJP, tentang penggunaan sistem RME.
Tata Kelola Rekam Medis Elektronik Berbasis Teknologi Informasi Dalam Pelaporan Pasien IGD Dengan Metode AgileAbstract Nabila, Silvy; Widyani, Pipih; Syahidin, Yuda; Yunengsih, Yuyun
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v12i1.584

Abstract

Abstract This system functions to record daily, monthly, and yearly censuses without changing the performance of the computer used because the data is stored using cloud storage. The purpose of this study was to determine the governance of information technology-based electronic medical records in reporting emergency department patients using the Agile method. The recording of daily, monthly, and yearly censuses in the emergency room at Hermina Arcamanik Hospital in Bandung is not optimal due to frequent problems with the local area network (LAN); computers often hang or freeze, and the system has not been updated. Currently, the recording of daily, monthly, and yearly sensors still uses the Visual Basic program, which has the concern that it requires a very large amount of memoryduring the installation process. Management of information technology-based electronic medical records in reporting emergency department patients using agile methods The agile method used in the development of this program is feature-driven development (FDD). The system that has been made is tested using the black-box testing method. This program only focuses on completing a certain program and produces medical record management for reporting emergency department patients based on information technology in order to speed up the work process and minimize the occurrence of device errors. Keywords: Agile, Black-box testing, Patient Census, Web Service Abstrak Sistem ini berfungsi untuk mencatat sensus harian, bulanan maupun tahunan dengan tidak merubah performance dari komputer yang digunakan, karena penyimpanan data menggunakan cloud storage. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tata kelola rekam medis elektronik berbasis teknologi informasi dalam pelaporan pasien IGD dengan metode Agile. Pencatatan sensus harian, bulanan maupun tahunan di IGD Rumah Sakit Hermina Arcamanik Bandung belum optimal, dikarenakan seringnya terjadi kendala pada jaringan Local Area Network (LAN), komputer sering mengalami hang atau freeze, dan dengan sistem yang belum diperbaharui. Pencatatan sensur harian, bulanan maupun tahunan pada saat ini masih menggunakan program Visual Basic, untuk program tersebut memiliki concern membutuhkan memory yang sangat besar pada saat proses instalasi. Tata kelola rekam medis elektronik berbasis teknologi informasi dalam pelaporan pasien IGD menggunakan metode Agile. Metode Agile pada program yang digunakan pada pengembangan program ini yaitu Feature Driven Development (FDD). Sistem yang telah dibuat diujikan menggunakan metode black-box testing. Program ini hanya berfokus untuk menyelesaikan suatu program tertentu, dan menghasilkan tata kelola rekam medis dalam pelaporan pasien IGD berbasis teknologi informasi, agar mempercepat proses pekerjaan dan meminimalisir terjadinya error device. Kata kunci: Agile, Black-box testing, Sensus Pasien, Web Service
Tinjauan Pelaksanaan Review Berkas Rekam Medis Sesuai Standar MIRM 13.4 di RS X Bandung Amalia, Melda; Setiatin, Sali; Yunengsih, Yuyun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.154

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan Review yang dilakukan dalam penelitian ini mengacu pada standar MIRM 13.4 dari Rumah Sakit X Bandung Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pelaksanaan review berkas rekam medis di rumah sakit X kota bandung sudah sesuai dengan standar MIRM 13.4 Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kuantitatif. Sampel yang diambil sebanyak 84 berkas dari 561 populasi. Hasil: Hasil penelitian terdapat 24 berkas (2,85%) yang tidak tepat dalam pengembaliannya dan yang tepat sebanyak 60 berkas (71,4%). Dalam keterbacaan ada 10% yang tidak terbaca dan 90% terbaca. Secara kelengkapan ada 8 formulir yang tidak lengkap diataranya Assesment IGD, Assesment Edukasi, Lembar Penolakan, Form Edukasi, Resume, Transfer Ruangan, dan yang mecapai lengkap terdapat pada formulir Triage serta Informed Consent. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan masih terjadi ketidaktepatan waktu sebesar 28,5%, Ketidakterbacaan pada formulir sebesar 10% dan Ketidaklengkapan sebesar 53,5% terdapat pada formulir CPPT dan Transfer Ruangan.
Tinjauan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis pada Fungsi Assembling di Rumah Sakit AR Bunda Prabumulih Adhytama, Saputra; Yunengsih, Yuyun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i1.168

Abstract

Latar Belakang: Dokumen rekam medis merupakan bagian dari bukti hukum dalam undang-undang. Tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya wajib melengkapi rekam medis sebagai alat bukti yang baik pada saat memberikan pelayanan atau pengobatan kesehatan kepada pasien. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelengkapan dokumen rekam medis pada fungsi assembling di RS AR Bunda Prabumulih tahun 2021. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, melihat hasil observasi pengembalian dokumen rekam medis bulan Juni 2021 di RS AR Bunda Prabumulih yang tidak lengkap dengan analisis kualitatif. Informasi atau responden penelitian ini adalah 2 (dua) orang petugas assembling di unit rekam medis RS AR Bunda Prabumulih. Hasil: Berdasarkan observasi dan wawancara, disimpulkan bahwa ketidaklengkapan dokumen rekam medis disebabkan oleh kurangnya disiplin dokter dan petugas ruang rawat inap dalam pengisian dokumen rekam medis, kurangnya evaluasi dokumen rekam medis dan tidak adanya reward and punishment kepada petugas untuk pengisian dokumen rekam medis dan dari sejumlah 1043 dokumen rekam medis yang belum dikembalikan sebanyak 106 dokumen rekam medis masih belum lengkap. Kesimpulan: Sesuai hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kurangnya kedisiplinan Dokter dan petugas ruang rawat inap untuk mengisi dokumen rekam medis, kurangnya evaluasi dari pihak manajemen rumah sakit dalam mengevaluasi dokumen-dokumen rekam medis apa saja yang kurang lengkap, terkait kurang lengkapnya dokumen rekam medis di rumah sakit AR Bunda perlu adanya reward dan punishment kepada petugas untuk mengisi dokumen rekam medis.
Analisis Mutu Pelayanan Pasien Rawat Jalan pada Masa Pandemi COVID-19 Klinik Utama Melati Bunda Fadillah, Laras Ghassani; Azizah, Siti Yuliawati; Yunengsih, Yuyun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.189

Abstract

Latar Belakang: Mutu pelayanan kesehatan adalah derajat kemampuan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar profesi dan standar pelayanan dengan menggunakan potensi sumber daya yang tersedia di rumah sakit atau puskesmas secara wajar efisien dan efektif.  Masa pandemi COVID-19 mutu pelayanan pasti jadi sorotan no-1.Sehingga mutu pelayanan di masa pandemi COVID-19 harus sangat mengutamakan program kesehatan (Prokes) pemerintah. Sebab hal itu,untuk mewujudkan ketersediaan pelayanan yang bermutu dan efektif  di unit rawat jalan, diperlukan adanya beberapa faktor yang cukup memadai, yaitu pada kondisi unit rekam medis dengan mutu pelayanan kesehatan yang tidak memenuhi standar dapat mengganggu kenyamanan pada pasien yang berkunjung. Analisis ini dilakukan karena ada nya masalah mutu pelayanan di Klinik Utama Melati Bunda yang kurang baik di masa Pandemi COVID-19. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kualitas mutu Pelayanan Pasien Rawat Jalan pada Masa Pandemi COVID-19 di Klinik Utama Melati Bunda. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi dari unit  rawat jalan pengamatan secara langsung. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa Klinik Melati Bunda memiliki Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) yang belum cukup memadai,maka diperlukan ditingkatkan. Adapun sarana prasarananya harus diperbaharui,namun standar operasional prosedur (SOP) pelayanan cukup baik. Pada masa pandemi COVID-19 di Klinik Utama Melati Bunda yang mengakibatkan mutu pelayanan menjadi kurang baik di masa Pandemi COVID-19. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian analisis mutu pelayanan pasien rawat jalan pada masa pandemi COVID-19 di Klinik Utama Melati Bunda, dapat disimpulkan bahwa Sumber Daya Manusia masih belum cukup untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada pasien mengingat beban pekerjaan dan tenaga kerja yang tidak seimbang, sarana dan prasarana yang sudah sesuai di masa pandemi COVID-19 seperti memakai batasan plastik di bagian pendaftaran,meletakan handsanitizer pada beberapa tempat. Namun masih ada juga beberapa ruangan yang kurang pencahayaannya. Kemudian Standar Operasional Prosedur di Klinik Utama Melati yang belum diperbaharui di masa pandemi COVID-19.
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Duplikasi Rekam Medis di Bagian Rawat Jalan di Rumah Sakit X Rahayu, Hanifah Aulia; Mulyaningsih, Sri; Yunengsih, Yuyun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.210

Abstract

Latar Belakang: Salah satu sistem dari penyelenggaraan rekam medis dimana semua pasien yang datang ke instansi pelayanan kesehatan diberikan suatu nomor rekam medis yang berfungsi sebagai salah satu identitas pasien yang membedakan antara pasien satu dengan yang lainnya. Sistem penomoran rekam medis ada tiga yaitu seri,unit,dan seri unit. di Rumah Sakit X menggunakan sistem penomoran unit numbering system yaitu setiap pasien yang berobat hanya memiliki satu nomor rekam medis untuk selamanya, selama pasien tersebut berkunjung ke suatu institusi kesehatan dan sistem pengajarannya menggunakan straight numerical filing. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor – faktor terjadinya duplikasi rekam medis di rawat jalan Rumah Sakit X pada tahun 2021. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dan metode pendekatan kuantitatif. Hasil: Hasil penelitian diperoleh bahwa jumlah kunjungan di Rumah Sakit X pada tahun 2021 sebanyak 20431 kunjungan. rekam medis yang terjadi duplikasi sebanyak 74 rekam medis dan jumlah yang tidak terduplikasi sebanyak 20357. Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jika petugas rekam medis di bagian pendaftaran rawat jalan tidak memperhatikan kinerjanya maka tidak akan terjadi duplikasi terhadap rekam medis pasien.
Kebutuhan PMIK Berdasarkan Analisa Beban Kerja Pada Bagian Assembling Rawat Inap Rumah Sakit X Bandung Dwiasih, Tina; Amalya, Nurul; Yunengsih, Yuyun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.216

Abstract

LatarBelakang: Proses penomoran berkas rekam medis di Puskesmas Muka Cianjur masih menggunakan cara manual sehingga berkas rekam medis tidak berurutan dan berantakan. Masalah tersebut terjadi karena keterbatasan sumber daya manusia, Puskesmas Muka hanya memiliki satu staf Rekam Medis dan tenaga non Rekam medis untuk memudahkan dalam pencarian dan penyimpanan berkas rekam medis maka diterapkan sistem penomoran file berdasarkan wilayah tempat tinggal pasien yang dibagi menjadi 3 kelompok daerah terdekat Puskesmas meliputi Kelurahan Muka, Kelurahan Bojong Herang, dan kelurahan Babakan Karet adapun khusus untuk pasien Luar Wilayah dari 3 kelurahan tersebut dimasukkan kedalam file “Luar Wilayah”. Tujuan: Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan nomor file bedasarkan wilayah tempat tinggal pasien. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan fenomological kepada 3 orang staf dan karyawan Puskesmas Muka Cianjur. Hasil: Dari hasil penelitian yang kami temukan bahwa masih terdapat masalah, baik dari faktor internal maupun eksternal rekam medis di Puskesmas Muka. Masih terdapat berkas yang hilang di luar ruangan rekam medis, Penerapan Nomor File ini adalah untuk memudahkan setiap petugas untuk pengambilan ataupun pengembalian berkas. Kesimpulan: Penerapan Nomor file di Puskesmas Muka Cianjur ini diterapkan untuk memudahkan petugas untuk mencari berkas pasien yang berisi identitas pasien sesuai KTP/Surat tanda pengenal lainnya.
Tinjauan Aspek Ergonomi Tata Ruang Penyimpanan Rekam Medis Di Rs Hermina Arcamanik Bandung Lestari, Muti; Yunengsih, Yuyun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.242

Abstract

Latar Belakang: Penataan ruang penyimpanan yang baik dibutuhkan untuk memudahkan pekerjaan petugas. Penataan ruang penyimpanan harus dilakukan berdasarkan aspek ergonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meninjau aspek ergonomi tata ruang penyimpanan rekam medis di RS Hermina Arcamanik Bandung. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Cara pengumpulan data dengan metode observasi dan wawancara. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari segi pengelolaan dan perlengkapan sudah sesuai dengan teori yang ada, hanya terdapat kendala pada ketersediaan jumlah alat bantu pijakan. Suhu di ruang penyimpanan sudah ideal, tingkat kebisingan rendah, dan pencahayaan sudah merata. Jenis dan ukuran rak rekam medis sudah ergonomi. Luas ruangan penyimpanan rekam medis belum ergonomi karena tidak sesuai dengan standar menurut ilmu ergonomi dan ruangan penyimpanan dokumen rekam medis terbagi menjadi dua ruangan yang terpisah. Jarak antar rak terbuka masih belum ergonomi karena petugas penyimpanan rekam medis masih kesulitan saat mengambil dan menyimpan berkas rekam medis karena jarak antar rak yang begitu sempit. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RS Hermina Arcamanik Bandung dapat disimpulkan bahwa Aspek ergonomi ruangan penyimpanan di RS Hermina Arcamanik Bandung dari segi pengelolaan dan perlengkapan sudah sesuai dengan teori yang ada, hanya terdapat kendala pada ketersediaan jumlah alat bantu pijakan. Suhu di ruang penyimpanan di RS Hermina Arcamanik Bandung sudah ideal, tingkat kebisingan rendah, dan pencahayaan sudah merata.
Pengaruh Meningkatnya Pasien Baru Terhadap Ruang Penyimpanan Berkas Rekam Medis di Klinik Cagak Medika Yuzana, Shevilla Angra; Yunengsih, Yuyun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i1.312

Abstract

Latar Belakang: Rak penyimpanan berkas rekam medis merupakan salah satu fasilitas klinik maupun rumah sakit yang berfungsi menyimpan berkas rekam medis, dengan tersedianya rak penyimpanan berkas rekam medis yang sesuai dengan kapasitas penyimpanan berkas rekam medis maka tidak akan terjadi penumpukan berkas rekam medis di lantai. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkiraan kebutuhan rak penyimpanan berkas rekam medis rawat jalan akibat pengaruh meningkatnya pasien terhadap penyimpanan berkas rekam medis  di Klinik Cagak Medika. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  kuantitatif yaitu menganalisa dan menyajikan fakta secara sistematis, dengan hasil penelitian dan membandingkan dengan teori, kemudian dilakukan dengan menghitung jumlah kebutuhan rak. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data antara lain dengan observasi dan wawancara. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah kunjungan pasien rawat jalan di Poliklinik Cagak Medika yang semakin bertambah setiap harinya dari tahun 2016 – 2020 sebanyak 52.439 berkas rekam medis. Jumlah rak penyimpanan berkas rekam medis rawat jalan di klinik sebanyak 2 rak. Saran saat ini karna klinik memiliki 2 rak file, maka klinik disarankan untuk  menyediakan 3-4 rak file lagi agar kebutuhan rak dapat tercukupi dan dapat menampung semua berkas rekam medis pasien secara sistematis agar petugas rekam medis mudah dalam proses penyimpanan dan pencarian berkas rekam      medis pasien. Kesimpulan: pasien setiap harinya dari tahun 2016-2020 terdapat 52.439 pasien  di poliklinik Cagak Medika, tetapi saat ini terdapat 2 (dua) rak untuk penyimpanan berkas rekam medis. Sehingga memerlukan penambahan 3-4 rak untuk mencegah tidak terjadinya penumpukan bahkan hilangnya berkas Rekam medis pasien.
Analisis Efisiensi Penggunaan Tempat Tidurruang Rawat Inap Berdasarkan Grafik Barber Johnson Guna Meningkatkan Mutupelayanan di RSAU dr. M. Salamun Lorena Sitanggang, Frince; Yunengsih, Yuyun
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.350

Abstract

LatarBelakang: Salah satu indikator yang harus diperhatikan oleh rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit adalah efisiensi pelayanan rawat inap, terutama pada pemanfaatan tempat tidur. Meninjau dari grafik Barber Johnson berdasarkan hasil perhitungan Bed Occupancy Rate (BOR), Average Lenght Of Stay (ALOS), Turn Over Internal(TOI), dan Bed Turn Over(BTO), RSAU Dr.M.Salamun. Tujuan: Berdasarkan latar belakang diatas peneliti ingin mengetahui apakah penggunaan tempat tidur sudah efisien dan apa saja yang merupakan determinan terjadinya ketidakefisienan pelayanan rawat inap di RSAU Dr.M.Salamun. Metode: Metode penelitian yang digunakan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada 06 mei-9 juli 2021. Penelitian dilakukan di RSAU Dr. M. Salamun memiliki jumlah tempat tidur sebanyak 189 buah dan jumlah pasien sebanyak 5.845 pasien pada tahun 2020. Populasi dan sampel yang digunakan adalah data rekapitulasi rawat inap periode tahun 2020. Hasil: Berdasarkan penelitian yang dilakukukan oleh peneliti diperoleh hasil perhitungan empat indikator BOR:37%, LOS 3,80 hari, TOI 7,41hari dan BTO 30,92 kali.nilai AVLOS dan BTO sudah ideal karena telah memenuhi nilai standar grafik Barber Johnson sedangkan nilai BOR dan TOI belum ideal hal ini dikarenakan di masa pandemi COVID-19 yang membuat banyak masyarakat enggan untuk dirawat di rumah sakit dan memilih mengobati secara mandiri. Kesimpulan: Penggunaan tempat tidur ruang rawat inap berdasarkan grafik Barber Johnson di RSAU. Dr. M. Salamun pada tahun 2020 masih belum efisien yang menjadi determinan terjadinya ketidakefisienan pelayanan rumah sakit adalah kondisi pandemi COVID-19 yang meyebabkan perbedaan stigma pada masyarakat sehingga enggan untuk dirawat di rumah sakit dan memilih untuk melakukan pengobatan secara mandiri.
Co-Authors 'Aini, Qurrota A Halim Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Chamid Abdul Muid Abdussalaam , Falaah Abdussalaam, Falaah Adhytama, Saputra Aellen Sarce Joel Agustiawan, M. Nassir Ai Susi Susanti Aillin Elizabeth Joel Ainun, Tika Dwi Alzeta Rosdyana Amalia, Melda Amalya, Nurul Andini Kusdi Antini Arif Setyawan, Adhita Aris Susanto Armaini Armaini Arnita, Hasnah Asfa Hani Tasya Audita Azzahra, Gladisya Aulia Rahma, Syifa Aura Aurellia Aurellia, Aura Awalia Sakinah Awaluddin, Mohamad Robby Ayun, Rizka Qurrota Azhar, Intan Nabila Azizah, Siti Yuliawati Azzahra, Anneira Azzahra, Gladisya Audita Billa, Diah Salsa cahyadi, Dhila Choirunnisa Candra Fatihah, Dian Candra Mecca Sufyana Chicy Indah Sari Deasy Laela Nursari Dewi Sri Nurhalimah Dewi, Piyyawati Dewi, Sofia DIAH SALSA BILLA Dian Ekawati Dwiasih, Tina Eli Apud Saepudin Elicukia Elicukia, Elicukia Elvin, Febri Gesta Ermawati, Helmi Fadila, Tiwi Fadilah, Ridho Akbar Fadillah, Laras Ghassani Febrianti Salawiyah Febriyanti, Yeni Ferdiansyah, Moehammad Rizky Fransisca Sudargo Frince Lorena Sitanggang Gunawan, Erix Hadi Priatmoko Hanifah Aulia Rahayu Hernawati, Euis Hidayah, Firda Fitri Hilda Mulda Ningsih Husni HUSNUL KHOTIMAH Ika Rahman Ina Nuraini Indah, Sandra Indah Suary Irda Sari Irma Suryani Ismayati, Hafifah Iswaliyah, Rabialda Juanto, Ade Julfadhli, Ardhi Kamila Najmil Khaira Khoerunnisa, Fadilah Khotimah, Rizqi Ajeng Khusnul Komala, Kokom Kresna Triyanto Kustiani, Rini Kusuma, Tamara Alfath Laksono, Bagas Laras Ghassani Fadillah Lastarida Sinaga Lestari, Muti Lhokseumawe, Rendy Maulana Lorena Sitanggang, Frince Luhukay, Yeska Claudia Lulu Nurdini, Lulu Lusiani Marthen Luvi Luthfia Diranti Mahdani, Resty Melda Amalia Mimin Nurjhani Mita Mutia Mubarok, Muhammad Akmal Muhammad Broclin Muhammad Irfan Muliandari Gusni Muni Widya Hidayati Mustachidah Muti Lestari Mutia, Mita Nabila Azhar, Intan Nabila, Silvy Nada, Zanuba Qotrun Najrifatussya'diah, Salsabila Natalia, Cristin nedi kurnaedi Nia Nurhasanah Nita Nurdianti Nofiana, Tiara Nur Fadly Nurdiansyah, Febby Nurdianti, Nita Nurjanah, Evi Ojo Nursari, Deasy Laela Nursinta Nurul Amalya Nurul Istiqomah Oktaviani, Vani Pasaribu, Johni S. Pipih Widyani Prakarsa Al Qadr Saleh, Muhammad Prastiko, Muhammad Adrea Dwi prihartono prihartono Putri, Deayu Tania Putri, Lienda Dwi Qotrun Nada, Zanuba Rahayu, Hanifah Aulia Rahmi, Della Danita Rasyid Ratulangi, Ambo Ratulangi, Ambo Rasyid Resty Mahdani Reydita Nur Rahmawati, Fannisa Ria Melania S Ridha Robiatul Adhawiyah Rieke Dwi Anjeli Rifky Ahmad Maulana Robiatul Adhawiyah, Ridha Rudianto Rudianto sae, Eli Apud Safitri, Siti Aisah Nuraini Sagita, Dina Sakinah Sali Setiatin Saputra Adhytama Saputri, Cindi Sarce Joel, Aellen Sartika Sauzan, Zahra Setiani, Tanty Setyawan, Adhita Arif Setyawan, Ferdy Shafira Fatharani, Shafa Shevilla Angra Yuzana Silvy Nabila Siti Insani Siti Yuliawati Azizah Sofia Ratna Awaliyah Fitri Sri Mulyaningsih Sri Mulyaningsih Sudrartono, Tiris Suidat, Suidat Sukandi, Nur Refianti Sukemi Indra Saputra Sunarmi Supian Supriadi, Tasya Saldira Putri Tanty Setiani Tasbihah, Firyal Tasya, Asfa Hani Tina Dwiasih Tinika Yaumi Tiwi Fadila Tria Haguna Tumono, Tumono Ulfah, Annisa Wati Anggraeni Widayanti Widayanti Widyani, Pipih Wirahadi, Umar Yanwar Samsul Akmal Yaumi, Tinika Yeska Claudia Luhukay Yuda Syahidin Yuspita, Shinta Yuzana, Shevilla Angra Zaenal Abidin Zulfiyah Hanif, Najla