Claim Missing Document
Check
Articles

Transparansi Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Covid-19 Tahun 2022 (Studi Kasus Di Desa Saibi Samukop Kec. Siberut Tengah Kab. Kepulauan Mentawai) Baleuma Sakailoat, Georgerius; Suryaningsih; Handrina, Emi
Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan Vol. 3 No. 2 (2024): SIMBOL : Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan
Publisher : LPPM STISIP IMAM BONJOL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55850/simbol.v3i2.137

Abstract

Transparency is the disclosure of information clearly and easily accessed by the public both internally and externally which aims to build a sense of trust in carrying out government duties. This study aims to find out how transparent the distribution of direct village cash assistance (BLT-DD) covid-19 in 2022 is in the village of saibi samukop,siberut tengah district. The research carried out was qualitative research with data collection methods through observation,interviews,documentation. The object of this research focuses on the saibi samukop village government,sibirut tengah subdistrict,mentawai islands district. The results of this study indicate that the process of willingness and accessibility of transparency documents for the distribution of direct village cash assistance covid-19 in 2022 in saibi samukop village,siberut tengah subdistrict,still lacks information disclosure in distribution in terms of this can be seen from the determination of the names of family cards as recipients which aren't yet on target. Clarity and completeness of information on the distribution of direct village cash assistance covid-19 in 2022 the village government and its stakeholders have not socialized the community regarding the process of receiving BLT-DD. The openness of the process of channeling direct cash village funds information used is in the form of billboards to provide local scale information to the community. Regulations for the distribution of village cash direct assistance haven't been implemented openly based on early research due to maladministration and discriminatory actions against other community groups who are actually entitled to receive such assistance but are not recorded
Impact of Gadget Addicts on Family Harmony Perspective of Islamic Law suryaningsih
NUSANTARA: Journal Of Law Studies Vol. 1 No. 1 (2022): Nusantara: Journal of Law Studies
Publisher : Islamic Research Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.744 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.17391319

Abstract

This research examines "the impact of gadget addicts on family harmony from the perspective of Islamic law". This type of research is field research. The research informants were 20 heads of families out of 633 heads of families in Riak Siabun village. The 20 heads of families are believed to be gadget addicts. The author also interviewed several community shops, such as the Head of the Riak Siabun village, the Akbar Study Chairperson and the Regional Representatives Council Chairperson. The study results show that the impact on the family of gadget addicts in the village is the loss of mutual trust between family members, not having time with family, forgetting responsibilities in worship and having a difficult economy and the occurrence of infidelity. The best solution to overcome this is by deliberation among family members by bringing in mediators from religious leaders and the village government
SOCIAL SUPPORT, COMMUNITY CULTURE, AND RECEIPT OF HEALTH INFORMATION ON MATERNAL COMMITMENT TO PREVENT STUNTING IN CHILDREN UNDER FIVE IN BANGKALAN DISTRICT Fitriah; Mustofa Haris; Rodiyatun; Suryaningsih
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v2i1.115

Abstract

Stunting cases, which are a threat to the growth of toddlers, are still very high in Bangkalan Regency. The purpose of the study was to analyse the influence of social support, community culture and information acceptance on maternal commitment to stunting prevention. This research is a survey research with a cross sectional approach. The target population in this study were mothers who had toddlers 2-4 years old in Bangkalan Regency with a total sample of 300 mothers from 5 villages. The sampling technique used was Cluster Random Sampling. Clusters are based on villages with the highest and lowest number of stunting. The data collection instrument used a questionnaire. The variables studied were social support, community culture and receipt of health information as independent variables. While the dependent variable is maternal commitment in stunting prevention. The data obtained in this study were analysed descriptively and then analysed using multiple linear regression tests.  Before testing the regression equation model, classical assumption testing was carried out first. The results showed that social support, community culture and information acceptance had an effect on maternal commitment in preventing stunting both partially and simultaneously with a significance level of 0.000. The existence of social support will give rise to self-confidence and increase the mother's commitment to provide better care to children so that stunting does not occur. Through culture, values, beliefs, norms, and practices that are considered important by a community group and become individual commitments, including efforts to prevent stunting. Receiving information will build mothers' attitudes and beliefs about their ability to prevent stunting, as a form of maternal commitment.
PENGENALAN DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DI POSYANDU KELURAHAN SENDANGMULYO, SEMARANG Astutiningsih, Christina; Suryaningsih; Murtasih
Setawar Abdimas Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v3i1.5944

Abstract

Masalah gizi pada balita yang belum mampu teratasi secara optimal atau menghilangkan angka gizi kurang pada balita, salah satu cara yang dapat ditempuh adalah melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Posyandu. Pemberian makanan tambahan di posyandu sebagian besar masih dianggap lemah. Suplai budjet posyandu untuk pengadaan makanan tambahan terbatas. Untuk itu perlu diciptakan makanan bergizi yang lebih bervariasi yang diperoleh dari bahan makanan lokal, yaitu buah dan sayur. Pemberian makanan tambahan yang cukup kualitas dan kuantitasnya penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasana anak. Kelompok kader posyandu selalu aktif dan bertugas menyiapkan makanan tambahan untuk balita yang datang sekaligus memberikan contoh menu sehat untuk pengunjung posyandu. Namun, berdasarkan informasi dari koordinator kader, makanan yang disiapkan cenderung monoton tanpa variasi yang menarik dan tanpa memperhatikan perbedaan kebutuhan balita tersebut. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya variasi menu untuk PMT. Metode yang dilaksanakan pada kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah penyuluhan dan pemberian PMT bagi balita RW 18 RT 04, Kelurahan Sendangmulyo. Tembalang, Kota Semarang sebagai upaya meningkatkan kreativitas kader posyandu dan ibu-ibu dalam melakukan variasi yang menarik terhadap makanan tambahan untuk meningkatkan gizi kader balita. Kata kunci: balita, makanan tambahan, pos yandu, Sendangmulyo
Pengaruh Pola Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Terhadap Disiplin Dan Kinerja Guru Di Sekolah Suryaningsih; Nurmalina; Kasman Ediputrai
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap disiplin dan kinerja guru di sekolah. Kepemimpinan transformasional adalah suatu pendekatan yang bertujuan untuk menginspirasi dan memotivasi para pengikut dengan menciptakan visi yang kuat, mendorong inovasi, dan memperjuangkan perubahan positif. Kepala sekolah sebagai pemimpin transformasional diharapkan mampu menciptakan budaya sekolah yang dinamis, inovatif, dan berorientasi pada pembelajaran yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada guru di beberapa sekolah dasar. Variabel yang diukur meliputi kepemimpinan transformasional, disiplin guru, dan kinerja guru. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap disiplin dan kinerja guru. Kepala sekolah yang mampu memberikan pengaruh idealis, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual, terbukti dapat meningkatkan disiplin dan kinerja guru. Disiplin yang tinggi di kalangan guru menciptakan lingkungan belajar yang terstruktur dan kondusif, sementara kinerja guru yang optimal berkontribusi pada pencapaian tujuan pendidikan yang lebih baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan disiplin dan kinerja guru.
ANALISIS PENDAPATAN INDUSTRI RUMAH TANGGA KERIPIK DI KOTA TARAKAN Oktaviani; Setiawan, Rusdy; Irawati HM; Hatta, Djuanda; Suryaningsih; Masniah, Andi
JURNAL EKONOMI PEMBANGUNAN Vol 3 No 1 (2024): Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to determine the income of the household scale chips industry in Tarakan City. The data analysis technique uses business income analysis using a quantitative approach. The results of the business income analysis calculation show that the calculated income for Qobidh chips is IDR 44,183,200, Narlam chips IDR 31,881,000 Indri chips IDR 56,333,167 and 3 Dara chips IDR 61,401,500. Using business analysis calculations, namely B/C, the ratio of Qobidh chips is 1.58, Narlam chips 1.27, Indri chips 1.66, and 3 Dara chips 2.33. For the Break Event Point calculation, Qobidh chips are BEP unit 1,112.67/pouch and BEP price Rp9.658,61, Narlam chips are BEP unit 1.250,59/pouch and BEP price Rp.8.794,02, Indri chips are BEP unit I .356,67 /pouch and BEP price Rp9.395,24, and chips 3 Dara BEP unit 1,063.94/pouch and BEP price Rp7.556,39. The payback period calculation results for Qobidh chips are 3.83 years, Narlam chips 1.24 years, Indri chips 1.07 years, and 3 Dara chips 1.68 years
Pelatihan Kewirausahaan Bagi Karang Taruna Dalam Memanfaatkan Hasil Lahan Pekarangan Rumah Di Dusun Ketapang Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat Suryaningsih; Iswan; Chandra Dewi, Dhea; Nurwahidah
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 : November (2024): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service was carried out in Ketapang Hamlet, Batu Putih Village, Sekotong District, where the youth organization and mothers are the partners in this activity. The purpose of this community service is to provide training and skills to young men and women of the youth organization so that they have the skills, knowledge and attitudes in entering the world of independent entrepreneurship and applying the knowledge gained in their lives. The method used in this service is to provide various types of training and product processing in an effort to utilize the results of the home-based agricultural land which aims for business independence in an effort to increase the community's economic income. The forms of training that we provide include making salted eggs using the soaking method without ash using only salt water, processing basic banana ingredients into light snacks with various flavors, making traditional cakes made from cassava and coconut so that they have an attractive taste and appearance. The results of this service are that training participant partners are able to implement the results of the training as provisions so that they can become entrepreneurs and have skills.
Analisis Studi Kepuasan Mahasiswa terhadap Penggunaan Aplikasi Mobile Learning dalam Pembelajaran Kombinasi dengan Pendekatan UTAUT Suryaningsih; Siti Nur Alifya Kasmiryani Ar
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/voice.v2i2.20242

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan tinggi menuntut optimalisasi teknologi pembelajaran, namun tingkat kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi mobile learning dalam pembelajaran kombinasi (Blended Learning) masih belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi mobile learning dengan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 90 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kemudahan penggunaan, kondisi yang memfasilitasi, kebergunaan, serta motivasi hedonik dan nilai harga memberikan kontribusi positif terhadap kepuasan mahasiswa. Sementara itu, pengaruh sosial ditemukan tidak berperan signifikan dalam memengaruhi keputusan penggunaan aplikasi. Secara umum, aplikasi mobile learning dinilai bermanfaat, mudah diakses, dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan dukungan teknis dan desain aplikasi yang ramah pengguna untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kombinasi di perguruan tinggi.
The Studi Kasus Asuhan Kebidanan Pada Akseptor Implan Dengan Efek Samping Kenaikan Berat Badan Di Polindes Padurungan Kecamatan Tanah Merah Abdyah Fayza Lainunnabila; Suryaningsih; Deasy Irawati; Anis Nurlaili
Gema Bidan Indonesia (e-Journal) Vol. 13 No. 3 (2024): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v13i3.223

Abstract

Keluarga Berencana di Indonesia telah berperan penting dalam membatasi kelahiran untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, dengan salah satu metodenya adalah kontrasepsi implan. Meskipun efektif, penggunaan implan dapat menyebabkan efek samping seperti kenaikan berat badan. Di Puskesmas Tanah Merah pada tahun 2023 terdapat 3.886 akseptor KB, 247 (6,39%) merupakan akseptor implan. Dan di Polindes Padurungan terdapat 205 akseptor KB, 24 (11,71%) merupakan akseptor implan dan 5 (20,9%) dari 24 akseptor implan mengalami efek samping kenaikan berat badan. Hal ini dapat meningkatkan risiko terkena penyakit seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular dan potensi mengalami drop out. Tujuan dari pembuatan studi kasus ini untuk melaksanakan manajemen asuhan kebidanan keluarga berencana pada akseptor implan dengan kenaikan berat badan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan memberikan asuhan kebidanan pada akseptor implan dengan efek samping kenaikan berat badan. Dengan waktu pengambilan kasus selama kurang lebih 3 bulan sejak bulan April sampai Juni di Polindes Padurungan Kecamatan Tanah Merah dengan sasaran pada Ny. R usia 40 tahun akseptor lama dengan efek samping kenaikan berat badan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data berupa anamnesa, observasi dan dokumentasi. Analisa dan penetapan diagnosa berdasarkan nomenklatur kebidanan dengan hasil yang didokumentasikan melalui SOAP. Asuhan kebidanan kontrasepsi implan pada ibu yang mengalami kenaikan berat badan sejak penggunaan implan yaitu 2 tahun lamanya yang menyebabkan ibu merasa tidak nyaman. Dalam pola nutrisinya ibu makan 3 kali sehari dengan porsi nasi yang lebih banyak dan suka mengkonsumsi camilan seperti gorengan. Selain itu pada pola eliminasi ibu tidak lancar yaitu BAB 2 hari sekali. Ditemukan kenaikan berat badan yang dialami ibu sebesar lebih dari 7 kg dari 65 kg menjadi 72,92 kg. P4A0 akseptor lama kontrasepsi implan dengan efek samping kenaikan berat badan. Asuhan yang dilakukan ialah dengan memberikan konseling mengenai pengurangan porsi makan nasi dan mulai melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan pada pagi hari. melakukan kolaborasi dengan ahli gizi untuk pemberian menu diet sehat tinggi protein dan serat serta mengajari ibu untuk melakukan senam aerobic. Selain itu, ibu diberikan beras merah dan buah-buahan untuk membantu penurunan berat badan yang lebih efektif. Setelah dilakukan evaluasi ibu sudah mengurangi porsi makan dan mengonsumsi makanan sesuai dengan menu diet yang diberikan. Ibu juga sudah melakukan aktivitas fisik jogging setiap harinya serta senam aerobik setiap 2 kali seminggu. Didapatkan ada penurunan berat badan yaitu 2,75 kg, ibu juga sepakat untuk tetap menggunakan kontrasepsi implan. Asuhan kebidanan yang diberikan pada studi kasus ini telah dilakukan dengan baik. Masalah yang dialami akseptor implan dengan kenaikan berat badan ini sudah dapat teratasi dengan baik meskipun berat badan ibu masih tergolong dalam kategori gemuk (kelebihan berat badan), ibu diharapkan tetap menjaga pola makan dan melanjutkan menu diet sesuai anjuran ahli gizi. Ibu juga diharapkan tetap melakukan aktivitas fisik senam aerobic atau jalan pada pagi hari yang telah diberikan sehingga ibu tetap memilih kontrasepsi implan.
Gerakan Sosial Warga Dalam Upaya Perbaikan Jalan Studi Kasus: Proyek Pembangunan Perumahan Di Kawasan Sei Beduk Osananda, Gerry Satria; Suryaningsih; Teguh Setiandika Igiasi
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i39
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Batam merupakan salah satu kota dengan pembangunan yang cukup maju, hal dapat dilihat dari maraknya proyek pembangunan yang ditemui, salah satunya adalah pembangunan perumahan. Dampak negatif dari adanya pembangunan dapat di lihat dari  lingkungan sekitar yang terdampak  Contoh kerusakan yang ditimbulkan dari adanya pembangunan salahnya satunya adalah kerusakan jalan. Sei beduk merupakan kecamatan yang terdampak kerusakan jalan yang diakibatkan dari pembangunan sehingga menimbulkan keresahan yang berkahir dengan gerakan sosial. Gerakan sosial timbul karena adanya perubahan yang terjadi dimasyarakat. Perubahan yang muncul yaitu kerusakan jalan yang dihasilkan akibat pembangunan perumahan dan ruko sehingga memberikan ketidaknyamanan masyarakat yang tinggal di Kecamatan Sei Beduk. Gerakan sosial tentunya menghasilkan tindakan atau upaya kolektif yang diambil untuk mempercepat proses perubahan. Dalam penelitian ini menggunakan teori gerakan sosial dari Alain Touraine dimana Tourine menjelaskan gerakan sosial merupakan bentuk mengekspresikan diri secara demokratis untuk mencapai suatu tujuan dengan melakukan upaya kolektif untuk mencapai tujuan bersama. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif .Tujuan penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendakatan studi kasus agar penelitian ini dapat menjelaskan dan juga menggambarkan bagaimana upaya masyarakat dalam menuntut perbaikan jalan di lapangan. Data penelitian dioleh dengan melakukan observasi dan kemudian di validasi dari hasil wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gerakan sosial yang dilakukan masyarakat Sei Beduk berhasil dengan berbagai upaya kolektif dimana warga menuntut perbaikan jalan oleh pengembang proyek dan pelarangan penggunakan truk beroda sepuluh agar tidak memperparah kerusakan. Warga dan pihak pengembang dengan dibantu peran tokoh masyarakat, RT/RW dan pihak kecamatan berhasil mencapai kesepakatan.