Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SAINSMAT

Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Prevalensi Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Galesong Utara Idris, Irma Suryani; Taiyeb, A. Mushawwir; Sahribulan, Sahribulan
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131607602024

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi yang menunjukkan adanya hambatan pertumbuhan yang bersifat kronis yang disebabkan oleh malanutrisi jangka   panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi  kejadian stunting pada balita yang dihubungkan dengan pola asuh ibu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional study. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan pengolahan data Statistical Package For Social Sciense (SPSS). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pola asuh ibu (responden) di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Tahun 2023, sebagian besar menganut pola asuh ibu dalam pemberian makan kategori demokratis yaitu 14(26,9%) responden, kategori otoriter sebanyak 11 (21,2%) responden, kategori permisif sebanyak 9 (17,3%) responden, dan kategori pengabaian sebanyak 18 (34,6%) responden. Sehingga prevalensi stunting pada balita responden di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Tahun 2023, sebagian besar mengalami stunting 43 (82,7%) responden. Terdapat hubungan pola asuh ibu dalam pemberian makan dengan prevalensi atau kejadian stunting pada balita di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Tahun 2023 (ρ 0,028; r 0,305).Kata kunci: Balita, Pola asuh ibu, Stunting, Galesong Utara.
Pengembangan Nanoemulsi Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Antioksidan, Antibakteri Dan Antiluka Hidayat, Muh Akbar; Hartati, Hartati; Pagarra, Halifah; Sahribulan, Sahribulan
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 1 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat141671352025

Abstract

This study aims to determine the effect of moringa leaf extract nanoemulsion (Moringa Oleifera Lamk.) on bacterial growth, antioxidant activity and wound healing potential in white rats (Rattus novegicus). The research method includes extraction of Moringa, making nanoemulsion of Moringa leaf extract concentrations of 75, 100 and 125 milligrams. Droplet nanoemulsion using Particle Size Analyzer (PSA), antibacterial with inhibition zone diameter (mm), antioxidant with DPPH (1,1 diphenyl-2-picrylhydrazyl) and measurement of wound healing activity by determining the percentage of wound closure in rats. The study used a completely randomized design (CRD) and Analysis of Variant (ANOVA) test followed by Tukey test. Antioxidant activity obtained IC50 Formula 1 amounted to 157.35 ppm, Formula 2 amounted to 123.40 ppm, Formula 3 amounted to 110.12 ppm, Moringa leaves extract amounted to 58.63 ppm and BHA comparison amounted to 6.84 ppm. Moringa leaf extract and nanoemulsion formula showed good wound healing activity which was faster than the positive control. It is found that moringa leaf extract and nanoemulsion formulation have antibacterial activity against S. aureus and E. coli. The wound healing activity of the nanoemulsion formulation was classified as good in mice with a faster wound healing process than the positive control.