Articles
CULTIVATING HARD-WORKING AND PEACE-LOVING CHARACTER THROUGH THE TAPAK SUCI EXTRACURRICULAR ACTIVITIES
Lias Arita Safa;
Arief Cahyo Utomo
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 10 No 1 (2023): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/10.24252/auladuna.v10i1a8.2023
Abstract This study aims to analyze how to cultivate the character of hard-working and peace-loving in tapak suci, as well as describe its inhibiting factor and solution. This research used a descriptive qualitative approach. The research subjects were the students of MIN 5 Sragen. Data collection techniques were through observations, interviews, and documentation. Data validation in this study used data triangulation techniques by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of this study indicated that cultivating hard-working and peace-loving character in tapak suci as an extracurricular activity at MIN 5 Sragen was carried out by instilling and obeying the rules that had been notified by the coach and warming up before training. The inhibiting factor in cultivating these characteristics was the lack of facilities provided by the school, thus the solution was that the school needed to maximize facilities by asking for help from PEMDA.
ANALISI PESAN MORAL DAN MACAM-MACAM KARAKTER PADA FILM 5 ELANG KARYA RUDI SOEDJARWO
Ahmad Falih Al HAfid;
Arief Cahyo Utomo
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/literasi.v13i2.7767
Fakta bahwa film “Lima Elang” menampilkan kegiatan Pramuka di Indonesia menjadi alasan mengapa film ini perlu dikaji. Mahasiswa dari Indonesia memberikan contoh. Investigasi ini akan berfokus pada analisis nilai karakter dalam film Lima Elang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tokoh-tokoh dalam film Lima Elang dan menganalisis pesan moral yang disampaikan oleh film tersebut. Jenis penelitian ini didasarkan pada judul dan rumusan masalah penelitian; oleh karena itu, penelitian kualitatif digunakan oleh para peneliti. Pengamatan, keputusan penelitian, dan prosedur pengumpulan data digunakan dalam penelitian ini. Penulis melakukan akuisisi data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan selama analisis data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa film Lima Elang mengandung lima pesan moral dan lima karakter, antara lain kepedulian sosial, disiplin, kemandirian, cinta tanah air, dan tanggung jawab.
Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa melalui Index Card Match Pada Mata Pelajaran PPKn
Tansa Giri Asmaniah;
Arief Cahyo Utomo
PTK: Jurnal Tindakan Kelas Vol. 4 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53624/ptk.v4i2.384
Penelitian ini dilatarbelakangi dari masalah rendahnya aktivitas belajar siswa di kelas II SD Negeri Trangsa 01. Berdasarkan masalah tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa melalui metode pembelajaran Index Card Match pada mata pelajaran PPKn kelas rendah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas II SD Negeri Trangsan 01 berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya meningkatkan aktivitas belajar siswa dilakukan dengan kolaborasi antara guru dan peneliti mulai dari perencanaan, persiapan hingga pembagian tugas pada saat pelaksanaan tindakan dengan menerapkan metode pembelajaran Index Card Match ditambah dengan PPT, video pembelajaran yang menarik dan pemberian reward kepada siswa. Hasil lainnya adalah penerapan metode pembelajaran Index Card Math dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase rata-rata indikator aktivitas belajar siswa pada siklus I dan II. Pada pra-siklus rata-rata persentase indikator aktivitas belajar sebesar 49%, siklus 1 sebesar 68%, siklus II sebesar 89%, dengan demikian rata-rata persentase indikator aktivitas belajar siswa telah melampaui kriteria keberhasilan yang ditetapkan yaitu 76% dan penelitian dikatakan berhasil.
Pengembangan Media Pembelajaran Macromedia Flash Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis di Sekolah Dasar
Maharani Dewi Masitoh;
Arief Cahyo Utomo
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.486
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menciptakan media digital sebagai perangkat pembelajaran berbantuan Macromedia Flash dan mengintegrasikan kearifan lokal Kota Kendal untuk melihat hasil belajar siswa dalam aspek berpikir kritis menggunakan analisis soal hots. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan Rearch and Development (RnD) dengan memanfaatkan 7 langkah pengembangan menurut Brog and Gall. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, literatur buku, pengumpulan jurnal, kuesioner lembar tes berupa uji pre-test, post-test, serta non tes menggunakan lembar angket validator ahli media, ahli materi, guru, dan siswa. Subyek penelitian yaitu siswa kelas IV di SD Negeri Balok. Setelah penelitian dilakukan, hasilnya kemudian dianalisis dengan pendekatan data baik dari segi kualitatif maupun kuantitatif untuk menilai respon validator, skor kelayakan dan kemenarikan media. Penelitian ini menggunakan metode desain Pre Experimental Desaign berjenis One Group Pre-test dan post-test Desaign. Uji validasi data dilakukan menggunakan skor linkert, sementara data pre-test serta post-test dianalisis melalui Uji Normalitas ShapirWilk dan Uji Wilcoxon. Uji Normalitas menunjukkan nilai pre-test Sig. ≥0.05 yaitu Sig.127. sehingga data pretest terdistribusi normal. Sedangkan nilai post-test Sig. ≤0.05 yaitu Sig.003. berarti data pre-test terdistribusi tidak normal. Sehingga dilakukan Uji Wilcoxon yang menunjukkan hasil Sig.(2-tailed) yaitu .000 dimana ≤0,05, sehingga dapat disimpulkan jika H0 tidak diterima (ditolak). Berdasarkan hasil penelitian mengindikasikan bahwa media Macromedia Flash yang dikembangkan sebagai penunjang pembelajaran layak digunakan dan terjadi peningkatan pre-test serta pos-test siswa dalam pembelajaran menggunakan media digital.
Pengembangan Media Flipchart Berbasis Komik Pada Materi Sila-sila Pancasila Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas II Sekolah Dasar
Ayu Inggrit Priamada;
Arief Cahyo Utomo
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.550
Motivasi merupakan dorongan dari diri seseorang yang dapat meningkatkan keinginan dan kemauan untuk melakukan sesuatu. Motivasi berpengaruh dalam tercapainya tujuan pembelajaran. Peningkatan motivasi belajar dapat terjadi dengan adanya media pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan media flipchart berbasis komik untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi sila-sila Pancasila. Model dalam penelitian ini adalah 3-D (Define, Design, Develop. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Kemudian dilakukan uji coba kepada peserta didik kelas II SDM PK Baturan. Hasil validasi ahli media mendapatkan nilai rata-rata 91,33% dan ahli materi memperoleh nilai rata-rata 93,75%. Hasil respon peserta didik mendapatkan kategori sangat layak dengan skor rata-rata 90,9% dan respon guru mendapatkan skor 91%. Hasil angket motivasi belajar mendapatkan skor 73% yang sebelumnya mendatkan skor 66%. Hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa media flipchart berbasis komik pada materi sila-sila Pancasila dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas II di SDM PK Baturan. Keywords: Media, Flipchart komik, Motivasi, Sila-sila Pancasila
Pembentukan Karakter Peduli Sosial Dan Tanggung Jawab Pada Ekstrakurikuler Dokter Kecil (PMR) Di MIM Karanganyar
Hutami Nosa Apriastuti;
Arief Cahyo Utomo
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jee.v6i4.7156
Character education is needed to shape students to have good character and be useful for others. In this regard, this study intends to explain the role of the little doctor's extracurriculars in the formation of the character of social care and responsibility, as well as the supporting and inhibiting factors in the formation of the character of social care and responsibility. This research is a qualitative descriptive study using data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results of this study show that the character of social care forms students with attitudes including: a) treating other people politely; b) tolerance for differences; c) willing to listen to others; and d) willing to share, while the character of responsibility forms students with attitudes including: a) understanding their own rights and obligations; b) play an active role in the activities carried out; c) accept the risk of every activity carried out; and d) carry out tasks without orders. The character of social care and responsibility can be formed through various little doctor activities, namely routine Saturday and Monday activities, participating in activities outside school like camping, social service, and quiz competition. From these various activities there are supporting factors in the formation of a socially caring and responsible character including: 1) facilities and infrastructure; 2) Routinely participate in activities outside of school; and 3) There is cooperation with the puskesmas. While the inhibiting factor in the formation of the character of social care and responsibility is the implementation time extracurricular limited.
Efektivitas Penerapan Model Quantum Learning Untuk Meningkatkan Karakter Patriotisme Pada Mata Pelajaran PKn Sekolah Dasar
Nurul Hidayati Zahro;
Arief Cahyo Utomo
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 7 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jee.v7i1.8124
This study was motivated by the weak patriotism character of students due to the use of inappropriate learning models that make students feel bored and uninterested in Civics lessons. This study aims to determine the application and effectiveness of the Quantum Learning model to improve the character of patriotism in Civics subjects for grade V students at SDN 2 Bacem. The research method used by researchers is a quasi-experimental method with exsperimental designs. Data collection techniques using observation, questionnaires, and documentation. Data analysis used homogeneity test, normality test, and T-test. The results of this study indicate that learning with the application of the Quantum Learning model is effective and can improve the character of patriotism in Civics subjects for grade V students at SDN 2 Bacem. This is evident in the results of the T-test, it is known that the significance value is 0.033 <0.05 and the value of t_count>t_table is 2.408>1.782, meaning that H_0 is rejected and H_1 is accepted. It is also proven by the comparison of the average value of the initial questionnaire and the final questionnaire has increased by 2.77.Keywords: Effectiveness; Quantum Learning; Patriotism Character
Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Upaya Meminimalisir Bullying di Sekolah Dasar
Wahyu Adi Setiawan;
Arief Cahyo Utomo
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 7 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jee.v7i1.8405
This research aims to describe the importance of strengthening the Pancasila Student Profile in an effort to anticipate bullying problems among fifth grade students. This research was conducted at SDN Banyurip 1. This research method uses descriptive qualitative where the main focus is on observing the strengthening of the Pancasila Learner Profile, the class observed is class V. The data collection techniques used were interviews, observations, and documentation. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. The interview used is semi-structured, in its implementation it is more free when compared to structured interviews. Researchers carried out non-participant observation data collection. Researchers obtained documents in the form of project modules to strengthen the Pancasila Student Profile, school profiles, teacher data, and student data. Data analysis conducted by researchers is divided into three flows, namely (1) data reduction; (2) data presentation; and (3) conclusion drawing. The results showed that the strengthening of the Pancasila Learner Profile at Banyurip 1 State Elementary School was implemented in the form of the Pancasila Learner Profile Strengthening Project (P5) and School Habituation Culture by means of character building. Through the formation of noble character and courtesy, students can understand that humans as creatures who need each other should always maintain harmony and peace. Therefore, strengthening the Pancasila Student Profile can anticipate and minimize the occurrence of bullying behavior at SDN Banyurip 1.
The Application of Scramble Learning Model to Communicative Character and Learning Interests of Elementary School Students
Nanda Febbia Kavarela;
Arief Cahyo Utomo
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 7 No. 2 (2024): juni
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jee.v7i2.9077
Education plays an important role in everyone's life. Interest in learning is a factor that encourages students to be active in the teaching and learning process so that the learning process can achieve the expected goals. The research was motivated by the low interest in leraning PKn student of class II. The purpose of this study was to analyze the effect of the application of the scramble learning model on the communicative character and learning interest of students. Teachers need to be more focused in their learning activities, have a better understanding of learning challenges, and be able to use appropriate learning models in addition to paying attention to student learning interests. The learning model is very beneficial for both educators and learners. Learning models can serve as roadmaps and points of reference for educators as they apply learning methodically. Scramble cooperative learning is another approach to solving this problem. In this study, descriptive qualitative methods were used with qualitative research. Based on the results of the study, it was found that there was an increase in the results of students' learning interest and communication skills. Students are encouraged to talk, exchange ideas, and support each other in understanding and solving problems. Keywords: Communication Skills; Scramble Learning Model; PKn (Civic Education) Learning
Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Show And Tell Pada Pembelajaran Tematik Siswa Kelas VI Sekolah Dasar
Rochmah, Siti Nor;
Utomo, Arief Cahyo
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57008/jjp.v4i02.739
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui metode Show and Tell pada pembelajaran tematik siswa kelas VI SD Negeri Trangsan 01, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Tahun Ajaran 2023/2024. Keterampilan berbicara yang dimaksud dalam penelitian ini, meliputi aspek pelafalan, aspek parabahasa, aspek kebahasaan, aspek isi pembicaraan, dan aspek bahasa tubuh. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Trangsan 01 yang berjumlah 18 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Objek penelitian adalah keterampilan berbicara siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa sebesar 9% yaitu pada siklus I sebesar 63% (kategori baik), kemudian meningkat menjadi 72% (kategori baik) pada siklus II. Dengan demikian melalui penggunaan metode Show and Tell pada pembelajaran tematik dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VI SD Negeri Trangsan 01, Kecamatan Gatak, Sukoharjo.