Claim Missing Document
Check
Articles

Penyelesaian Sengketa Terhadap Keabsahan Tanda Tangan Dokumen Digital dalam Pembuktian Hukum Acara Perdata Anggitha Putra, A.A. Sagung Mas Thasyatha; Rahayu Gorda, A.A.A. Ngr. Sri
Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal) Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMHU.2025.v14.i02.p08

Abstract

The purpose of this research is to analyze related to dispute resolution on the validity of digital document signatures in proving civil procedural law. The formulation of the validity of digital document signatures in proving civil procedural law can refer to several provisions but when examined contains conflicts of norms. The research method used is normative research method. The results showed that the characteristics of signatures on digital documents as valid evidence in civil procedure law trials in Indonesia, but with a note that it has been applied in accordance with the relevant legal provisions. Then against the conflict of norms can be used the principle of lex specialist derogate lex generalis, so that the provisions of a specific rule of law can override a general rule of law. Furthermore, based on this, it can be understood that dispute resolution can be carried out through filing a lawsuit with the court as a plaintiff by attaching digital document evidence or answering in a duplicative lawsuit as the defendant by attaching digital document evidence, considering that signatures on digital documents are possible to be used as valid evidence, but that situation with the limit has met the minimum limit of proof in accordance with the provisions of the legislation and must be supported by expert witness testimony to the extent that it can be proven by a valid digital certificate. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis terkait dengan penyelesaian sengketa terhadap keabsahan tanda tangan dokumen digital dalam pembuktian hukum acara perdata. Rumusan keabsahan tanda tangan dokumen digital dalam pembuktian hukum acara perdata dapat merujuk beberapa ketentuan namun apabila dicermati memuat pertentangan norma. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik tanda tangan pada dokumen digital sebagai alat bukti yang sah dalam persidangan hukum acara perdata di Indonesia, namun dengan catatan telah diterapkan sesuai dengan ketentuan hukum. Kemudian terhadap pertentangan norma dapat digunakan asas lex specialist derogate lex generalis, sehingga ketentuan suatu aturan hukum yang bersifat khusus dapat mengesampingkan suatu aturan hukum yang bersifat umum. Selanjutnya berdasarkan hal tersebut dapat dipahami bahwa penyelesaian sengketa dapat dilakukan melalui pengajuan gugatan ke pengadilan sebagai penggugat dengan melampirkan bukti dokumen digital ataupun menjawab dalam duplik gugatan sebagai pihak tergugat dengan melampirkan bukti dokumen digital, mengingat tanda tangan pada dokumen digital dimungkinkan untuk dipergunakan sebagai alat bukti yang sah, namun keadaan itu dengan batasan telah memenuhi batas minimal pembuktian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta haruslah didukung dengan keterangan saksi ahli hingga dengan batasan sepanjang dapat dibuktikan dengan sertifikat digital yang valid.
A Study of Legal Hermeneutics on the Interpretation of Trademark Law in Commercial Disputes Putra, I Kadek Ricky Adi; A.A.A Ngr Sri Rahayu Gorda; Kurniawan, I Gede Agus
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 24 No. 1 (2025): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v24i2.6803

Abstract

This study examines the application of legal hermeneutics in interpreting trademark law, particularly within the context of commercial dispute resolution. The legal issue under scrutiny lies in the inconsistency of judicial interpretations of trademark provisions, which often result in legal uncertainty and perceived injustice for business actors. The objective of this research is to analyze how the legal hermeneutic approach can offer a more contextual and equitable understanding in the interpretation of trademark law, especially in light of the evolving dynamics of modern commercial practices. This research employs a normative legal method, incorporating a hermeneutic approach. Data were collected through a literature review of statutory regulations, court decisions, and relevant academic literature. The hermeneutic framework is used to uncover the substantive meaning of legal norms within their social, economic, and cultural contexts. The novelty of this study lies in its application of legal hermeneutics to trademark disputes in Indonesia—an area that has predominantly been analyzed through textual or positivist lenses. The findings indicate that the hermeneutic approach reveals the teleological dimensions and substantive justice values embedded in trademark law interpretation. This method also contributes to producing judicial decisions that are more responsive to the complexities of business relations and consumer protection. The study recommends that judges and legal practitioners begin adopting a hermeneutic legal approach when handling trademark disputes, as a means to enhance legal legitimacy and ensure a more contextually grounded legal certainty
The Problems Related to Potential Trademark Rights Infringement: Construction in Inclusive Legal Perspective on Unregistered Marks Widiatmika, Rai; Gorda, A.A.A. Ngr. Sri Rahayu; Kurniawan, I Gede Agus; Huzaif, Syed Muhammad
Jurnal Dinamika Hukum Vol 23, No 3 (2023)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jdh.2023.23.3.3724

Abstract

In the current era of globalization and modernization, trademarks play a crucial role in distinguishing products or services in the market. Valid and protected trademark rights are valuable assets for their owners. However, the phenomenon of unregistered trademarks often poses a challenge in trademark protection. This research aims to analyze the legal construction of unregistered trademarks and the conflicts that arise from the perspective of inclusive law. The focus of this research is on the analysis of legal aspects, rights of trademark owners, consumer rights, public policies, and socio-economic aspects. The research method used is normative legal research with a dogmatic legal approach. Data sources include laws, regulations, court decisions, and legal literature related to trademarks. Data analysis techniques use a deductive approach with the application of relevant theoretical frameworks. The results of the research indicate that the inclusive legal construction in the Trademark Law provides broader protection for unregistered trademarks. Owners of unregistered trademarks can obtain protection if consistent use of the trademark in trade can be demonstrated. The inclusive approach in trademark supervision also encompasses unregistered trademarks that have potential rights to protection. Conflicts between protection of unregistered trademarks, consumer rights, and indigenous communities can be resolved through consultation and participation of relevant parties. Specific regulations that acknowledge the traditional knowledge of indigenous communities and the responsibilities of producers can also help resolve these conflicts. Mediation and arbitration mechanisms can also be used as alternative dispute resolution methods.
PROGRAM MOTIVASI DAN PENGEMBANGAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA BAGI UMKM LOKAL DI PANTAI JERMAN, KUTA - BALI Widya Hadi Saputra, I Gusti Ngurah; Ayu Ngurah Sri Rahayu Gorda, Anak Agung; Ngurah Tini Rusmini Gorda, Anak Agung Ayu; Nina Eka Lestari, Ni Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4608-4613

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor ekonomi, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Pantai Jerman, Kuta - Bali, mayoritas pelaku UMKM yang merupakan masyarakat lokal mengalami penurunan omzet yang drastis akibat berkurangnya kunjungan wisatawan dan pembatasan aktivitas ekonomi. Dalam rangka mengatasi tantangan ini, program pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan motivasi dan semangat berwirausaha bagi komunitas UMKM di Pantai Jerman dilaksanakan. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan hidup para pelaku UMKM melalui serangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan semangat berwirausaha yang signifikan di kalangan peserta, yang berdampak pada peningkatan omzet dan keberlanjutan usaha mereka. Dengan demikian, pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi pasca-pandemi.
Kajian Yuridis Penerapan Perlindungan Hukum Pemilik Wisata Dalam Persepektif Hukum Pariwiasata Tari, I Nyoman Triduta; Mahadewi, Kadek Julia; Gorda, Anak Agung Ayu Ngurah Sri Rahayu; Sukadana, Dewa Ayu Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 5 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i5.2276

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi nasional. Namun, fokus regulasi kepariwisataan di Indonesia lebih menekankan pada perlindungan wisatawan dibandingkan pemilik properti wisata, sehingga menimbulkan kesenjangan terhadap prinsip kepastian hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum pariwisata dalam memberikan perlindungan hukum bagi pemilik properti wisata serta mengidentifikasi bentuk perlindungan hukum yang tersedia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi yang ada masih berfokus pada wisatawan dan belum secara spesifik mengatur perlindungan pemilik properti. Dalam praktiknya, sering terjadi permasalahan kontraktual seperti pembatalan sewa sepihak atau ketiadaan klausul penyelesaian sengketa yang merugikan pemilik properti. Bentuk perlindungan hukum yang ideal mencakup upaya preventif berupa penguatan klausul kontrak dan regulasi sektoral, serta upaya represif melalui mekanisme gugatan perdata di pengadilan. Kesimpulannya, dibutuhkan penguatan regulasi kepariwisataan yang lebih seimbang agar tercipta iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.
MENGHADAPI TEKANAN KERJA DI SEKTOR PERBANKAN: TINJAUAN HUKUM DAN STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENGELOLA STRES KARYAWAN AAA Ngurah Sri Rahayu Gorda; Sahri Aflah Ramadiansyah; I Putu Dharmawan Pradhana; I Wayan Abimayu Angga Nugraha
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 3: Oktober 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the work pressure experienced by employees at National Bank in Denpasar City and the strategies used to deal with it. Using a qualitative approach, data were obtained through in-depth interviews and observations of six informants, including marketing employees and a psychologist. The results show that although work pressure has a significant impact on performance, employees can manage stress through leave, physical activity, and social support. The balance between work and personal life is key to reducing the intention to move jobs. This study also links aspects of banking law and marketing communication, emphasizing the importance of a supportive work environment and effective communication in improving employee performance. These results provide insight for bank management to create better strategies for supporting employee welfare and increasing organizational productivity.
Company Responsibility for Workers' National Health Insurance Rights Due to Termination of Employment Wulandari, Anggi Yudistia; Gorda, A.A.A Ngurah Sri Rahayu; Kurniawan, I Gede Agus; Gorda, A.A.A Ngurah Tini Rusmini
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 002 (2024): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i3.5324

Abstract

Labor law requires companies to provide health insurance to their workers as part of workers' rights protected by law. The company's responsibility for health insurance for workers affected by layoffs is an important issue in terms of workforce protection. In practice, there are still many companies that do not fully understand and implement these obligations, resulting in uncertainty regarding health protection for workers. In the event of job termination, many workers lose access to health insurance, leaving them vulnerable to health risks without protection because health insurance often stops at the same time the employment relationship ends. This research aims to analyze the legal obligations for companies to register their workers as health insurance participants, and identify the legal consequences for companies that do not fulfill their obligations regarding workers' health insurance rights after termination of employment.
Education of 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Waste Management For Students Of SD Negeri Nomor 4 Tiga Village using Wall Magazine: Edukasi Metode Pengolahan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Kepada Siswa SD Negeri Nomor 4 Desa Tiga dengan Media Majalah Dinding Nurhadi, Wayan Sandhi Putra; Permana, Gusi Putu Lestara; Darma, I Made Wirya; Sutama, I Wayan; Gorda, AAA. Ngurah Sri Rahayu; Martini, I. A. Oka
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1580

Abstract

Community service has been carried out in Tiga Village, Susut District, Bangli Regency, Bali Province. This community service activity was carried out for 27 days, starting from January 16 to February 11, 2023. Desa Tiga traditionally has one unit and is summarized in Gebong Satak Tiga Buungan which consists of 9 Pakraman villages. In Tiga Village, there are several potentials to be used as work programs, namely the agricultural sector, the livestock sector, tourism objects, teaching and education. This potential can help the main objective of implementing community service, namely to improve the quality of human resources in improving and developing the quality of the village. This community service begins with an assessment process to find out the village's potential as a means of implementing community service. The implementation of the community service program is carried out in a balanced manner starting with planning, maturation and implementation of the work program, the potential that researchers choose here is how to sort waste in the 3R way through education with wall magazine media. Abstrak Pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan di desa Tiga, kecamatan susut, kabupaten Bangli, provinsi Bali. Kegiatan pengabdian masyarakat ini Dilaksanakan selana 27 hari, yang dimulai pada tanggal 16 januari sampai 11 februari 2023. Desa tiga secara adat istiadat memiliki satu kesatuan dan terangkum didalam gebong satak tiga buungan yang terdiri dari 9 desa pakraman. Di Desa Tiga ini terdapat beberapa potensi untuk dijadikan program kerja yaitu diantaranya sektor pertanian, sektor perternakan, objek wisata, mengajar dan edukasi. Potensi tersebut dapat membantu tujuan utama pelaksanaan pengabdian masyarakat yaitu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam meningkatkan dan mengembangkan kualitas desa tersebut. Pengabdian masyarakat ini diawali dengan proses penjajakan untuk mengetahui potensi desa yang menjadi sarana dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat dilakukan secara seimbang diawali dengan perencanaan, pematangan serta pelaksanaan program kerja tersebut, potensi yang peneliti pilih disini adalah bagaimana memilah sampah dengan cara 3R melalui edukasi dengan media majalah dinding
Kebijakan Yuridis dan Implementasi Perlindungan Konsumen Bitcoin dalam Menghadapi Ancaman Penipuan Online di Indonesia Ni Kadek Marlita Erdiana Putri; Kadek Januarsa Adi Sudharma; A.A.Ayu Ngurah Sri Rahayu Gorda; A.A. Ayu Intan Puspadewi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1942

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebijakan yuridis dan implementasi perlindungan konsumen atas penggunaan Bitcoin di Indonesia pada tengah percepatan ekonomi digital dan meningkatnya modus penipuan daring. Tujuan riset adalah mengevaluasi efektivitas regulasi yang berlaku, memetakan peran lembaga pengawas, serta membandingkan praktik terbaik internasional untuk merumuskan penguatan tata kelola yang berorientasi konsumen. Metode yang digunakan ialah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan komparatif, bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, serta telaah literatur terkait aset kripto dan perlindungan konsumen. Hasil menunjukkan masih adanya disharmonisasi kebijakan, kebutuhan penguatan pengawasan seiring peralihan kewenangan ke otoritas sektor jasa keuangan, rendahnya literasi digital masyarakat, serta urgensi penerapan standar keamanan informasi dan mekanisme penyelesaian sengketa yang cepat dan transparan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya harmonisasi lintas-otoritas, edukasi publik yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas kelembagaan dan teknologi, serta kolaborasi internasional untuk menekan penipuan lintas batas sehingga ekosistem kripto nasional menjadi lebih aman, akuntabel, dan kompetitif.
Refund Tiket Konser Musik K-Pop Dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen: Antara Kepastian Hukum Dan Keadilan Manik Mas, Made Nitya Amanda Putri; Gorda, Anak Agung Ayu Ngurah Sri Rahayu; Kadek Januarsa Adi Sudharma; Anak Agung Ayu Intan Puspadewi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2524

Abstract

Meningkatnya penyelenggaraan konser musik K-Pop di Indonesia memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun di sisi lain memunculkan persoalan hukum yang berkaitan dengan perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen dalam pelaksanaan refund tiket konser musik K-Pop yang tidak terlaksana sesuai perjanjian, serta menelaah tanggung jawab pelaku usaha atas terjadinya wanprestasi akibat perubahan lokasi konser. Pendekatan yang diterapkan ialah pendekatan yuridis normatif dengan metode analisis peraturan perundang-undangan serta pendekatan konseptual, berfokus pada ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), serta Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa pemberian refund tiket konser merupakan bentuk realisasi hak konsumen atas kompensasi sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 4 huruf h dan Pasal 7 huruf g UUPK. Promotor sebagai pelaku usaha berkewajiban untuk memberikan ganti rugi terhadap jasa yang tidak sepadan dengan perjanjian, serta memikul tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan asas itikad baik pada usahanya
Co-Authors A.A. Ayu Intan Puspadewi AA Sagung Mas Thasyatha Anggitha Putra Agus Ryan Pravanta Amalia Rizky Anak Agung Ayu Intan Puspadewi Anak Agung Ayu Ngurah Tini Rusmini Gorda Anggitha Putra, A.A. Sagung Mas Thasyatha Antari, Putu Eva Ditayani Artami, Ida Ayu Ketut Charles Triyono Mula Dea Widya Karisma Ekaresty Haes, Putri Ezzerouali, Souad Ahmed Gorda , A.A.A Ngurah Tini Rusmini Gorda, A.A.A Ngurah Tini Rusmini Gunawan, Andri Gusi Putu Lestara Permana Huzaif, Syed Muhammad I Gede Agus Kurniawan I Gede Agus Kurniawan I Gede Putu Agus Wistama Putra I Gusti Agung Ayu Mas Triwulandari I Gusti Ayu Diah Pramesti Dewi I Gusti Bagus Yudas Swastika I Gusti Ngurah Widya Hadi Saputra I Made Chandra Mandira I Made Sudarsana I Made Wirya Darma I Nyoman Gede Murdiana I Nyoman Subanda I Putu Dharmawan Pradhana I Wayan Abimayu Angga Nugraha I Wayan Risky Widnyana I Wayan Sutama I.G.A.AG. Dewi Sucitawathi Pinatih Ida Ayu Oka Martini Ida Ayu Oka Martni Ida Ayu Sadnyini Ida Bagus Teddy Prianthara Kadek Januarsa Adi Sudharma Kadek Julia Mahadewi Ketut Partha Cahyadi Ketut Sudiarsa Kurniawan , I Gede Agus Latupeirissa, Jonathan Jacob Paul Luh Mas Putri Pricillia Mahadewi Mantra Mahyuni, Luh Putu Manik Mas, Made Nitya Amanda Putri Margaretta, Adira Martini, I. A. Oka Ngurah Tini Rusmini Gorda, Anak Agung Ayu Ni Kadek Marlita Erdiana Putri Ni Ketut Elly Sutrisni, Ni Ketut Elly Ni Made Indah Corry Andani Ni Putu Dian Puspana Dewi Ni Putu Nina Eka Lestari Nina Eka Lestari, Ni Putu Nurhadi, Wayan Sandhi Putra Pipin Carolina BR Barus Putra, I Kadek Ricky Adi Putri, Ni Ketut Lisa Alfina Putri Putri, Ni Luh Putu Mahasuri Harnelia Putu Sri Arta Jaya Kusuma Rai Widiatmika Resti Anggreni Risky Widnyana, I Wayan Sahri Aflah Ramadiansyah Sukadana, Dewa Ayu Putri Supriyadinatha Gorda, A.A.N. Eddy Suputra, I Dewa Gde Ery Suryadinata Gorda, A.A.N. Oka Tari, I Nyoman Triduta Tee-anastacio, Princess Alyssa Tu Adi, I Wayan Vaisile Moisa, Robert Widiatmika, Rai Wijaya, Gede Crisna Wulandari, Anggi Yudistia