This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan JKG (Jurnal Keperawatan Global) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal SOLMA JURNAL CITRA KEPERAWATAN SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Sinergitas PkM & CSR Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Peduli Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Community Empowerment Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS) AL-UMRON: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Antasena: Governance and Innovation Journal Vitamedica: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum International Journal of Biomedical Nursing Review (IJBNR) Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Jurnal Medika: Medika Sevaka: Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Terapi Benson Dan Aromaterapi Lavender Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Febriana, Annisa; Kholidah, Nurilla
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v5i6.2891

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan di masyarakat. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg (WHO, 2021). Lansia merupakan suatu kondisi dimana manusia akan kehilangan daya imunitasnya terhadap infeksi yang berakibat menurunnya fungsi jaringan tubuh yang dimulai dari penurunan fungsi jaringan otot hingga fungsi organ tubuh seperti jantung, hati, otak dan ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas terapi benson dan aromaterapi levender dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi selama 3 hari di Dusun Cokro Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Metode Penelitian Desain penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan pretest dan posttest. Pada penelitian ini pengukuran awal (pretest) sebelum intervensi diberikan dan melakukan pengukuran ulang setelah intervensi diberikan (posttest). Sampling dengan model purposive sampling pada 3 lansia dengan hipertensi di Dusun Cokro Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan tekanan darah setelah responden diberikan terapi benson dan aromaterapi lavender. Pengukuran darah dilakukan dua kali yaitu sebelum intervensi (pretest) dan sesudah dilakukan intervensi (posttest). Pada hasil pretest, nilai tekanan darah responden berada pada kategori hipertensi tipe 1. Setelah diberikan intervensi berupa kombinasi Terapi Benson dan Aromaterapi Lavender, terjadi penurunan yang signifikan pada hasil posttest, dimana rata-rata tekanan sistolik dan diastolik meunjukkan penurunn menuju kategori yang lebih stabil
Gerakan Desa Siaga Sehat Jiwa: Menguatkan Mental dan Membangun Masyarakat Sejahtera Rahmah, Mutia; Islamiyah, Tsuwaibatul; Febriana, Annisa; Rahimi, Fitrian; Permana, M. Rizky; Isga, Ghissela Adelia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7996

Abstract

Kesehatan jiwa merupakan pilar fundamental dari kesehatan holistik dan kesejahteraan sosial, serta diakui sebagai hak asasi manusia universal.  Kesenjangan pengobatan (treatment gap) yaitu sebagian besar individu yang membutuhkan layanan kesehatan jiwa tidak mendapatkannya secara memadai. Tujuan kegiatan adalah untuk mengukur efektivitas intervensi edukasi dalam meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat mengenai konsep dasar kesehatan mental, tanda dan gejala gangguan jiwa, serta mekanisme rujukan yang tepat. Masalah yang ditemukan adalah saat ini belum ada kader kesehatan jiwa di Desa Keliling Benteng Ulu. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan sosialisasi dan penyuluhan kepada 26 orang peserta di Desa Keliling Benteng Ulu. Pengukuran pengetahuan sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) penyuluhan menggunakan instrumen berupa kuesioner yang disusun berdasarkan materi yang disampaikan pada kegiatan sosialisasi dan penyuluhan. Hasil analisis statistik menunjukkan sebanyak 10 orang mengalami peningkatan skor pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan. Nilai p-value yaitu .004 (p-value < .005) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna sebelum dan setelah penyuluhan. Program "Desa Siaga Sehat Jiwa" efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader dan masyarakat desa mengenai kesehatan mental, pencegahan, dan rujukan. Peningkatan pengetahuan ini adalah fondasi penting dalam membangun komunitas yang suportif, mengurangi stigma, dan memperkuat sistem kesehatan jiwa di tingkat primer.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI TEH SERAI SEHAT BAGI PENDERITA HIPERTENSI DI DESA TAMBAK ANYAR ILIR LOLA ILLONA ELFANI KAUSAR; Annisa Febriana; Herawati Herawati
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 10 No. 1 (2025): October
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v10i1.10475

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat khususnya diwilayah pedesaan, diakibatkan oleh pola hidup tidak sehat dan rendahnya kesadaran serta upaya dalam pengendalian tekanan darah. Kondisi ini menyebabkan peningkatan risiko komplikasi kardiovaskular dan menurunkan kualitas hidup masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui pemberian intervensi terapi komplementer berupa pembuatan Teh Serai Sehat yang terbukti berkhasiat membantu menurunkan tekanan darah secara alami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan serta pengelolaan hipertensi melalui edukasi kesehatan dan inovasi pemanfaatan teh dari rebusan serai (Cymbopogon citratus). Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan tentang hipertensi serta demonstrasi pembuatan teh serai. Kegiatan diikuti sebanyak 23 warga desa Tambak Anyar Ilir yang terdiri dari ibu-ibu PKK, kader kesehatan, dan masyarakat desa yang memiliki riwayat hipertensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 78,2% setelah dilakukan edukasi, dari sebelumnya hanya 43,4% masyarakat yang mengetahui cara pengendalian hipertensi dan manfaat tanaman herbal. Selain itu, seluruh peserta mampu mempraktikkan pembuatan teh serai dengan benar. Program ini berhasil mendorong kemandirian masyarakat dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui pemanfaatan bahan herbal lokal yang mudah dan aman sebagai terapi komplementer untuk mengontrol hipertensi.
Penerapan Program Based Learning Terhadap Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Minat Belajar ABK di MI Ma’arif Sidomulyo Putri, Adisti ‘Afina; Hidayah, Annisa Fauza; Febriana, Annisa; Nurazizah, Dinda
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91492

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penerapan program based learning dalam pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan minat belajar ABK di MI Ma'arif Sidomulyo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menilai efektivitas penerapan program based learning dalam meningkatkan minat belajar ABK di MI Ma'arif Sidomulyo. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data kualitatif dan kajian literatur untuk menilai dampak program ini terhadap perkembangan akademik, sosial, dan emosional ABK di MI Ma'arif Sidomulyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program based learning dapat meningkatkan minat belajar ABK. Siswa ABK di sekolah tersebut memiliki minat belajar yang cukup tinggi yakni sebesar 75%. Berdasarkan data yang peneliti dapatkan bahwa terdapat 12 siswa dari 16 siswa yang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah program based learning efektif diterapkan dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa ABK di MI Ma'arif Sidomulyo. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan siswa dalam mengeksplor diri dan kemandirian dalam kegiatan proses pembelajaran.
Determinan Multidimensional Kejadian Stunting pada Balita di Desa Tambak Anyar Tahun 2025: Multidimensional Determinant Analysis of Stunting Incidence in Toddlers Annisa Febriana; Yulia Yunara; Sapariah Anggraini; Heryyanoor Heryyanoor; Rofiqah Rofiqah
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v14i1.517

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah kesehatan multidimensional yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pengetahuan ibu, pola asuh, dan budaya setempat. Desa Tambak Anyar masih menghadapi tantangan dalam upaya penurunan angka stunting pada balita. Tujuan: Menganalisis determinan kejadian stunting pada balita di Desa Tambak Anyar tahun 2025. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 56 ibu balita yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri berdasarkan indikator tinggi badan menurut umur (TB/U), kuesioner, serta data sekunder dari posyandu dan puskesmas. Variabel independen meliputi pengetahuan ibu, pola asuh, dan pantangan adat, sedangkan variabel dependen adalah kejadian stunting. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar balita berada pada kategori pendek (80,4%) dan sangat pendek (19,6%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,004), pola asuh (p=0,003), dan pantangan adat (p=0,015) dengan kejadian stunting. Balita dengan ibu berpengetahuan rendah, pola asuh kurang optimal, dan masih menerapkan pantangan adat cenderung mengalami stunting yang lebih berat. Kesimpulan: Kejadian stunting dipengaruhi oleh faktor pengetahuan ibu, pola asuh, dan budaya lokal. Intervensi berbasis keluarga dan budaya diperlukan untuk meningkatkan praktik pengasuhan dan pemenuhan gizi balita.
Implementasi program SEHATI sebagai model pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan hipertensi di Desa Pekauman Dalam Annisa Febriana; Herawati Herawati; Lola Illona Elfani Kausar; Ghina Karomah; Kemal Endi Buana; Adelia Nur Azizah; Siti Badriah; Shafira Eka Pratiwi; Selly Dwi Rachmawati; Linda Oktavia Hartanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39776

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan sering tidak terdeteksi secara dini, terutama pada kelompok lansia. Di RT 02 Desa Pekauman Dalam, masih ditemukan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, kurangnya aktivitas fisik, serta rendahnya kesadaran melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan hipertensi melalui implementasi Program SEHATI (Sehat Tanpa Hipertensi) sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi dan aktivitas fisik. Mitra sasaran adalah masyarakat dewasa dan lansia di RT 02 Desa Pekauman Dalam dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, koordinasi, pengkajian komunitas, perencanaan, pelaksanaan edukasi melalui ceramah dan diskusi interaktif, serta demonstrasi senam hipertensi menggunakan media PPT dan leaflet. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan observasi kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam diskusi. Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebanyak 31,5%, dari 51,4% sebelum intervensi menjadi 82,9% setelah intervensi. Sebanyak 26 peserta (75%) mampu menjawab pertanyaan terkait hipertensi dan pencegahannya dengan benar, serta 24 peserta (70%) mampu mempraktikkan kembali senam hipertensi secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan status kesehatan komunitas berdasarkan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) yaitu partisipasi masyarakat dalam program kesehatan, ketersediaan promosi kesehatan, dan kepatuhan terhadap standar kesehatan lingkungan yang meningkat dari skala 2 (cukup menurun) menjadi skala 4 (cukup meningkat). Implementasi Program SEHATI terbukti efektif sebagai model pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan hipertensi di tingkat komunitas. Kata kunci: aktivitas fisik; hipertensi; lansia; pemberdayaan masyarakat; pendidikan kesehatan Abstract Hypertension is a non-communicable disease with a high prevalence in Indonesia and is often not detected early, especially in the elderly. In RT 02, Pekauman Dalam Village, there is still low public knowledge about hypertension, lack of physical activity, and low awareness of conducting regular blood pressure checks. This community service activity aims to increase community knowledge, awareness, and skills in hypertension prevention through the implementation of the SEHATI (Healthy Without Hypertension) Program as a community empowerment model based on education and physical activity. The target partners are adults and elderly people in RT 02, Pekauman Dalam Village, with a total of 35 participants. The implementation method uses a participatory approach through the stages of preparation, coordination, community assessment, planning, implementation of education through lectures and interactive discussions, and demonstrations of hypertension exercises using PPT media and leaflets. Evaluation is carried out through questions and answers and observation of participant abilities. The results of the activity show that all participants (100%) participated in the activity enthusiastically and actively in the discussion. There was an increase in community knowledge by 31.5%, from 51.4% before the intervention to 82.9% after the intervention. A total of 26 participants (75%) were able to answer questions related to hypertension and its prevention correctly, and 24 participants (70%) were able to practice hypertension exercises independently again. In addition, there was an increase in community health status based on the Indonesian Nursing Outcome Standards (SLKI), namely community participation in health programs, availability of health promotion, and compliance with environmental health standards, which increased from a scale of 2 (moderately decreased) to a scale of 4 (moderately increased). The implementation of the SEHATI Program has proven effective as a model for community empowerment in preventing hypertension at the community level. Keywords: physical activity; hypertension; elderly; community empowerment; health education.
Empowerment Of Salted Fish Sellers' Groups in Sungai Batang Ilir Village Annisa Febriana; Restiana Kartika Mantasti Hapsari; Heryyanoor Heryyanoor; Nur Hikmah; Hidayah Putri; Muhammad Nor Arifudin; Ahmad Rizqo Abdillah; Zaini Ghani; Laily Rizky Anwar
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/27v9nt24

Abstract

The salted fish processing and sales business is the main source of income for the people of Sungai Batang Ilir Village. The limited knowledge of salted fish processors and sellers regarding occupational health and safety (K3), entrepreneurship and business management, and online marketing branding is a barrier to improving the welfare of the salted fish seller group. Furthermore, this village is a flood-prone area that impacts business continuity and public health. This community service activity aims to increase the capacity of the salted fish seller group through training on occupational health and safety (K3), entrepreneurship and business management training, branding and online marketing management training, as well as education on flood disaster mitigation and other health education. The implementation method includes interactive lectures, demonstrations, mentoring, and pre- and post-test evaluations. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge of 84% in K3 aspects, 80% in entrepreneurship, 80% in branding and online marketing, and 84% in flood disaster mitigation. In addition, participants were able to apply simple product branding and understand flood mitigation steps. This program is expected to become a model for community empowerment based on local potential with a multidimensional approach that integrates economic, health, and environmental aspects..
Implementasi Gudang Garam: Edukasi Bahaya Nikotin dan Begadang Pada Remaja Desa Sungai Asam Maria Ulfah; Annisa Febriana; Anisa Maidawati; Angeline Duana Yashintia Nugroho; Muhammad Riza; Mutmainnah Mutmainnah; Dessy Damayanti; Risma Dwi Rahmawati; Nur Safitri
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/85ndja42

Abstract

Adolescents are an age group vulnerable to risky behaviors such as smoking and staying up late, which can negatively affect both physical and psychological health. Limited knowledge about the dangers of nicotine and sleep pattern disturbances is one of the factors contributing to the high prevalence of these behaviors. This community service activity aimed to implement the GUDANG GARAM program (Gerakan Ubah Diri, Akhiri Nikotin dan Begadang, Gapai Raga Aman dan Menyehatkan) through health education to improve adolescents’ knowledge in Sungai Asam Village. The program applied an educational approach through health counseling using posters and leaflets, accompanied by pretest and posttest evaluations to measure changes in participants’ knowledge. A total of 26 adolescents participated in all stages of the program. The evaluation results showed an increase in the average knowledge score from 6.73 before the intervention to 8.42 after the educational session, indicating improved understanding regarding the dangers of nicotine and staying up late. In addition, the activity was conducted interactively through discussions and question-and-answer sessions, which enhanced adolescent participation in the learning process. The implementation of the GUDANG GARAM program was proven to improve adolescent health literacy and has the potential to serve as a promotive and preventive strategy in fostering healthy lifestyle behaviors within the community. This program is recommended to be implemented sustainably with support from families and the community to optimize behavioral change outcomes.
Validitas dan Reliabilitas Instrumen Kualitas Hidup Lansia dengan Hipertensi: Validity and Reliability Quality of Life Instruments in Elderly with Hypertension Annisa Febriana; Diana Pefbrianti; M. Noor Ifansyah; Devi Hairina Lestari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3660

Abstract

Latar belakang: Kualitas hidup merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan terutama pada kelompok lansia yang memiliki penyakit hipertensi. Hipertensi yang diderita tentunya akan berdampak pada terjadinya keparahan penyakit hipertensi yang diderita. Instrument spesifik terhadap kualitas hidup lansia dengan masalah hipertensi diperlukan sebagai dasar pemberian intervensi keperawatan yang komprehensif kepada lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan melakukan uji validitas dan realibilitas instrumen kuesioner pengkajian kualitas hidup lansia hipertensi Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development) dengan pendekatan kuantitatif. Validasi instrument dilakukan oleh 10 pakar yang dianggap ahli di bidang keperawatan gerontic. Peneliti melakukan uji validitas berdasarkan penilaian ahli (expert judgement) dan uji reliabilitas instrument kepada 30 orang lansia yang berada di masyarakat. Hasil: Hasil uji validasi dengan pakar didapatkan saran perbaikan terhadap isi pernyataan kuesioner yang dikembangkan, setelah di revisi dan valid menurut pakar, kuesioner dilakukan uji pemahaman bahasa kepada 5 lansia dan diperoleh hasil kuesioner dapat dipahami lansia dengan baik. Hasil Uji reliabilitas menunjukkan dari 41 item pernyataan dari ketiga domain didapatkan sebanyak 20 item pernyataan yang valid dengan nilai alpha Cronbach >0.60. Kesimpulan: Sebanyak 20 item pernyataan yang terdiri dari domain fisik, psikologis dan kemandirian valid dan reliabel sebagai instrument pengkajian untuk lansia hipertensi. Perlunya dilakukan pengembangan instrument kualitas hidup dengan menggabungkan seluruh domain yang ada pada kualitas hidup lansia dengan hipertensi sebagai tools untuk pengkajian kualitas hidup lansia yang menderita hipertensi.
Culture Based Stunting Education through Madihin and Traditional Taboos as Pillars of Family Parenting Annisa Febriana; Yulia Yunara; Nur Hikmah; Rizky Ridha Anshari; Hidayah Putri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 7 No. 6 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i6.502

Abstract

Stunting remains a major public health problem in Indonesia, including Banjar Regency, South Kalimantan. Effective prevention requires an educational approach that is not only evidence-based but also culturally sensitive to ensure community acceptance. Integrating local wisdom, such as the oral art of madihin and traditional taboos, is considered effective because it aligns with the socio-cultural values of the Banjar community. This study aimed to evaluate the effectiveness of stunting education based on Banjar culture through madihin videos (traditional oral art), live madihin performances, and the reinforcement of traditional taboos as pillars of healthy family parenting. A quasi-experimental design with a pre-test–post-test control group was employed. The sample consisted of 100 families with toddlers in Banjar Regency, divided into 50 intervention and 50 control participants. Sampling technique used was purposive sampling. The intervention provided education on stunting, exclusive breastfeeding, complementary feeding, traditional taboos, and parenting through videos and live madihin performances, which included health messages and discussions on Banjarese traditional taboos related to diet, pregnancy, and childcare. Data were analyzed using Wilcoxon test to compare pre-test and post-test scores within groups, and Independent t-test to compare differences between intervention and control groups. The intervention group showed a significant improvement in knowledge and attitudes. The mean knowledge score increased from 26.94 to 31.58 (p=0.001), while the attitude score rose from 38.68 to 47.78 (p=0.001). In contrast, the control group showed only a small increase in knowledge (24.80 to 25.20; p=0.001) and no significant change in attitude (20.21 to 29.79; p=0.108). These findings indicate that a culture-based approach is more effective in improving knowledge and fostering positive family attitudes than conventional education. Health education that incorporates madihin and traditional taboos can serve as a strategic innovation in health promotion, particularly in stunting prevention through strengthening family parenting practices in Banjar Regency.
Co-Authors Adelia Nur Azizah Ahmad Rizqo Abdillah Al Fath Riza Kholdani Andri Suwarno Angeline Duana Yashintia Nugroho Anisa Maidawati Any Zahrotul Widniah Any Zahrotul Widniah Any Zahrotul Widniah Any Zahrotul Widniah Ayu Lestari, Hayatus Sa'adah Az-zahrawi, Fajar Azzahra, Nailla Fatimah Christo Christo Cut Ika Anugrah Kirana Dessy Damayanti Devi Hairina Lestari Dewanti, Kinantika Nur Dewi Irianti Diana Hardiyanti Diana Pefbrianti Diana Pefbrianti Diana Pefbrianti Dina Sulistia Farhanidiah, Silvia Ghina Karomah Hafidza Zia Hayatus Sa'adah Ayu Lestari Herawati Herawati Heryyanoor Heryyanoor Heryyanoor Heryyanoor Heryyanoor, Heryyanoor Hidayah Putri Hidayah Putri Hidayah, Annisa Fauza Hidayat , Taufik Hidayat, Tuafik Hilmy, Muhamad Ikhsanul Ida Yuliana Ifansyah, M Noor Imran Pashar Isga, Ghissela Adelia Islamiyah, Tsuwaibatul Joko Tri Nugraha Juhdi, Juhdi Kemal Endi Buana KHASANAH, KHOLIFATUL Kinantika Nur Dewanti Kirana, Cut Ika Anugrah Laily Rizky Anwar Laylizha, Mauliddina Wahyu Lestari, Devi Hairina Lestari, Prety Linda Oktavia Hartanti Lola Illona Elfani Kausar Lutfi Aulia Rahman M. Noor Ifansyah M. Noor Ifansyah, M. Noor Maria Ulfah Melania, Maria Muhammad Nashih Muhammad Nor Arifudin Muhammad Nor Arifudin Muhammad Riza Muthmainnah Muthmainnah Mutmainnah Mutmainnah Nanang Saputro Agung Widodo Nashih, Muhammad Natasya, Bellinda Natasya, Berliana Ayu Nazwa, Nurissa Shifakhul Nor Aliza Ramadani Nugraha, Fir'ad Setya Nur Hikmah Nur Hikmah Nur Safitri Nurazizah, Dinda Nurilla Kholidah Okta Velia Triana Hutapea Permana, M. Rizky Prasetya, Hanung Putri Ananda Asisti Putri, Adisti ‘Afina Putri, Sabina Amelia Qushoyyi, Muhammad Iqbal Rahimi, Fitrian Rahmah, Laksmi Maliha Restiana Kartika Mantasti Hapsari Restiana Kartika Mantasti Hapsari Rifda Nur Achriyana Arif Risma Dwi Rahmawati Rizky Ridha Anshari Rofiqah Rofiqah Rosyiansyah, Abdul Aziz Rusdiana Rusdiana Rusdiana Rusdiana Safariansyah, Hari Salsabila, Annisa Prizka Sapariah Anggraini Selly Dwi Rachmawati Shafira Eka Pratiwi Sigit Mulyono Sinaga, Prentina Debora Siswahyudianto Siti Badriah Siti Della Harizka Siti Faridah Siti Faridah Sopia Sopia Sopia, Sopia Syafariansyah, Hari Tassia Sekar Brilliant Santiago Taufik Hidayat Taufik Hidayat Taufik Hidayat Widniah, Any Zahrotul Widyatuti Yulia Yunara Yulia Yunara Yuza Olsi Rahmi Zaini Ghani