Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan Metode HOT-Fit di Rumah Sakit Daerah Mangusada Wirajaya, Karma Maha; Nugraha, I Nyoman Adikarya
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 8, No 1 (2022): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2022
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.036 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v8i1.934

Abstract

RSD Mangusada Kabupaten Badung adalah salah satu rumah sakit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di RSD Mangusada Badung masih terjadi kendala dalam pengoperasian SIMRS ini yaitu sistem berjalan lambat dan koneksi internet yang kurang baik sehingga sistem berjalan kurang baik. Selain itu juga penilaian terhadap jalannya sistem dan juga evaluasi terhadap SIMRS belum dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi SIMRS dengan metode HOT-FIT di RSD Mangusada Badung. Penelitian ini adalah penelitian crossectional dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 110 orang pengguna SIMRS. Dilihat dari komponen manusia pada SIMRS di Rumah Sakit Umum Daerah Mangusada mendapatkan skor 3,1 yang berarti sangat tinggi. Dilihat dari komponen organisasi pada SIMRS di Rumah Sakit Umum Daerah Mangusada mendapatkan skor 2,84 yang berarti sangat tinggi. Dilihat dari komponen teknologi pada SIMRS di Rumah Sakit Umum Daerah Mangusada mendapatkan skor 2,99 yang berarti sangat tinggi dan dilihat dari komponen net benefit pada SIMRS di Rumah Sakit Umum Daerah Mangusada mendapatkan skor 3,03 yang berarti sangat tinggi. SIMRS RSD mangusada telah berjalan dengan baik sehingga pihak manajemen RSD mangusada perlu menjaga dan meningkatkan kinerja SIMRS lebih baik.
Efisiensi Hunian Tempat Tidur pada Ruang Isolasi COVID-19 di Rumah Sakit Universitas Udayana Wirajaya, Karma Maha; Resmiani, Made Klungkung Puspita; Farmani, Putu Ika
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 10, No 1 (2024): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2024
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v10i1.1784

Abstract

Masa pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi nilai tingkat efisiensi pelayanan rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan khususnya di rumah sakit. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, tahun 2019 ditemukan bahwa nilai indikator pelayanan rawat inap di RS UNUD belum memenuhi standar Depkes RI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat efisiensi hunian tempat tidur pada ruang isolasi COVID-19 di RS UNUD. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan di RS UNUD pada bulan April-Juni 2022. Sampel penelitian adalah ruang rawat inap isolasi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan indikator BOR ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 dominan memiliki nilai di bawah 60%. Nilai indikator BTO ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 seluruhnya memiliki nilai di bawah 40 kali. Nilai indikator TOI ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 dominan memiliki nilai di atas 3 hari. Nilai indikator AvLOS ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021dominan memiliki nilai di atas 9 hari. Simpulan yang diperoleh, tingkat efisiensi nilai indikator BOR, BTO, TOI, dan AvLOS ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 sebagian besar belum memenuhi nilai ideal Depkes RI.
Analisis Efisiensi Rawat Inap Di Bali Royal Hospital Dengan Pendekatan Barber Johnson Wirajaya, Karma Maha
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 9, No 1 (2023): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2023
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v9i1.1412

Abstract

Efisiensi dan efektifitas dalam pelayanan ini berkaitan dengan pemanfaatan semua sumber daya di rumah sakit agar dapat berdaya guna dan berhasil guna. Penilaian efisiensi pelayanan berkaitan dengan pemanfaatan tempat tidur yang tersedia di rumah sakit, serta efisiensi pemanfaatan penunjang medik rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efisiensi hunian tempat tidur di Bali Royal Hospital dari Tahun 2019 sampai dengan tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancang cross-sectional. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Instrumen yang dipergunakan adalah lembar observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel untuk indikator BOR, BTO, TOI dan AvLOS dan Grafik Barber Johnson. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa nilai BOR dan BTO menunjukkan hasil yang efisien sedangkan nilai TOI dan AvLOS belum menunjukkan efisiensi dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2021. Berdasarkan grafik barber johnson, diperoleh bahwa secara keseluruhan menunjukkan hasil yang belum efisien.
Knowledge, Perception and Acceptance on Covid-19 Vaccine: A Systematic Review Made Karma Maha Wirajaya; Putu Ika Farmani; Putu Ayu Laksmini
Nusantara Science and Technology Proceedings 4th International Conference on Vocational Innovation and Applied Science 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2022.2914

Abstract

The COVID-19 disease first appeared in Wuhan City, Hubei Province, China. Until now, the disease was caused by the SARS-CoV-2 virus. This disease then spread to almost all countries and was declared a pandemic. One of the steps to prevent a wider spread is through vaccination. Acceptance of the COVID-19 vaccine has an important role in controlling the COVID-19 pandemic. The COVID-19 vaccine has a pretty good preventive effect, but its effectiveness really depends on the dose, disease severity, and type of COVID-19. Most people, including health workers, are not willing to receive the COVID-19 vaccine. The reason is the lack of knowledge and also the side effects of the vaccine, which affects the acceptance of the vaccine. The purpose of this study was to assess knowledge, perception and acceptance of the COVID-19 vaccine. This study uses a literature study approach and uses 4 review articles. Data were analyzed descriptively. The results of the analysis show that most people have insufficient knowledge about the COVID-19 vaccine. Perceptions of vaccines are also lacking because they feel unsure about the COVID-19 vaccine. Most health workers have good knowledge so that it is easier for them to accept the COVID-19 vaccine. The government needs to increase access to information about the COVID-19 vaccine so that people are willing to receive the COVID-19 vaccine.
Kesiapan Integrasi e-Puskesmas dengan SATUSEHAT di Puskesmas Kota Denpasar Sukarmayasa, I Made; Farmani, Putu Ika; Wirajaya, Made Karma Maha; Laksmini, Putu Ayu
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 4 (2024): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.99335

Abstract

Latar Belakang: Kesiapan Puskesmas di Kota Denpasar sangat diperlukan dalam mengintergrasikan e-Puskesmas dengan SATUSEHAT. Kesiapan ini diukur dengan melihat individu atau organisasi untuk menerima dan memanfaatkan teknologi di Puskesmas. Pada penelitian sebelumnya, banyak fasilitas kesehatan di Indonesia termasuk puskesmas yang menghadapi berbagai tantangan dalam mengadopsi teknologi, seperti kurangnya pelatihan SDM.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesiapan integrasi e-Puskesmas dan SATUSEHAT di Puskesmas Kota Denpasar dengan metode TRI.Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan desain Cross-Sectional dan responden 108 pegawai 11 Puskesmas Kota Denpasar yang terlibat dalam integrasi. Variabel yang diteliti adalah Optimism, Innovativeness, Discomfort, dan Insecurity, menggunakan kuesioner skala Likert 1-5. Data dianalisis dengan skor TRI dalam 3 kategori dan disajikan dalam tabel.Hasil: Kesiapan integrasi e-Puskesmas dengan SATUSEHAT di 11 Puskesmas Kota Denpasar dinilai melalui empat komponen: Optimism (1,11), Innovativeness (0,79), Discomfort (0,59), dan Insecurity (0,88), dengan nilai total TRI sebesar 3,37.Kesimpulan: Kesiapan integrasi e-Puskesmas dengan SATUSEHAT di 11 Puskesmas Kota Denpasar didapatkan jumlah nilai TRI sebesar 3,37 yang artinya pegawai di Puskesmas Kota Denpasar memiliki nilai kesiapan yang sedang dalam mengadaptasi sebuah teknologi baru.
The Role of Telemedicine as Health Promotion Media during the Covid-19 Pandemic in Indonesia: A Systematic Review Made Karma Maha Wirajaya; Vitalia Fina Carla Rettobjaan
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educatio
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V11.I1.2023.109-116

Abstract

Background: WHO has declared COVID-19 as a worldwide pandemic in March 2020, which has prompted several countries to take steps to prevent its spread due to the increasing number of cases. One of the policies implemented in Indonesia is the PSBB, so it has an impact on all aspects including access to health services. The rapid development of information technology in the era of the industrial revolution 4.0 has a positive impact, especially for the effectiveness and efficiency of health services, namely the development of e-health which is one component to bring health services closer to the community, one of which is in the form of telemedicine. This study aims to describe the role of telemedicine as health promotion media during the current COVID-19 pandemic. Methods: This research used a literature study approach. This study used 6 reviewed articles. The data was extracted by determining the key variables and then analyzed descriptively which is presented in tabular form. Results: Telemedicine is widely used as a medium of health communication by the public. One of the reasons people use telemedicine in health communication at this time is that the COVID-19 pandemic condition makes patients too afraid and anxious to conduct face-to-face consultations and visit hospitals. Besides that, telemental Counseling on Reducing Adolescent Anxiety Due to Exposure to Covid 19 Information. In addition, telemedicine can also be applied in the field of nutrition in the implementation of nutritional care in hospitals. Conclusion: Telemedicine as a health promotion media can be utilized in various fields such as telegize, telemedicine in midwifery and emergency room, telemental, and telepsychology.
Legal Protection for Medical Recorders and Health Information Personnel in the Management of Electronic Medical Records: Perlindungan Hukum Bagi Tenaga Perekam Medis dan Informasi Kesehatan dalam Pengelolaan Rekam Medis Elektronik Wardana, I Wayan Dody Putra; Sudarsana, I Gede Diki; Murcittowati, Putu Ayu Sri; Wirajaya, Made Karma Maha
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 7 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Rakernas PORMIKI X
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pels.v7i0.2091

Abstract

Medical recorders and health information workers are one type of health workers who have the authority to manage electronic medical record services in health service facilities in accordance with Minister of Health Regulation Number 24 of 2022 concerning medical records. Electronic medical records in their application pose risks in terms of privacy and confidentiality considering that they are vulnerable to changes in data, duplication of data, transfer and buying and selling by irresponsible people. In addition, intentional or unintentional negligence in managing medical record documents makes this profession very vulnerable to lawsuits and legal sanctions in carrying out its authority. Seeing these problems, legal certainty and protection is needed for medical record and health information workers in carrying out their professional principles in managing electronic medical record services. This research was carried out to find out how legal protection is for medical recording and health information workers in managing electronic medical record services. The method in this research is a normative legal method with a statutory approach and a conceptual approach. Based on the results of this research, it is known that medical recording and health information workers have legal certainty and protection, both preventive and repressive, in accordance with the mandate of the state constitution in the 1945 Constitution and confirmed in Law Number 17 of 2023 concerning Health and Minister of Health Regulation Number 55 of 2013 concerning the Implementation of Work Medical. As a profession that exercises its authority, medical recorders and health information have legal implications if they commit a violation. In this way, medical recorders and health information workers have received legal protection and legal implications in maintaining electronic medical records as long as they meet professional standards and health service standards.
Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Dengan Metode Hot-Fit di Rumah Sakit Dharma Kerti Prapti Wujani, Ni Luh Gede; Karma Maha Wirajaya, Made; Ayu Laksmini, Putu; Tunas, I Ketut
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 12, No 2 (2024): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v12i2.621

Abstract

AbstractDharma Kerti Hospital is one of the hospitals located in Tabanan Regency, Bali. The hospital has implemented SIMRS to support the service process. However, observations show that the system's performance is often slow, experiencing errors and exiting automatically. In addition, the system has never been evaluated since its implementation. This study aims to evaluate SIMRS using the Hot-Fit method at Dharma Kerti Hospital. The type of research is observational, using a quantitative descriptive method. Sampling research using a proportional random sampling technique, with a total sample of 61 people who operate SIMRS at Dharma Kerti Hospital. The evaluation results of the four components are classified as good categories, where the human component obtained a score of 3.04, the organization component obtained a score of 3.08, the technology component obtained a score of 3.00, and the net benefit component obtained a score of 3.07. It can be concluded that the evaluation of SIMRS using the Hot-Fit method is categorized as good from all aspects of the assessment. This shows that, overall, the performance of SIMRS supports the health service process and can increase the productivity and efficiency of patient services. The results of this study can be a reference for the development of studies and policies related to the evaluation and improvement of SIMRS performance to support the efficiency of health services.Keywords: Evaluation, SIMRS, Hot-Fit AbstrakRumah Sakit Dharma Kerti merupakan salah satu rumah sakit yang terletak di Kabupaten Tabanan, Bali. Rumah sakit ini telah menerapkan SIMRS untuk mendukung proses pelayanan. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa kinerja sistem sering lambat, mengalami error, dan keluar secara otomatis. Selain itu, evaluasi sistem belum pernah dilakukan sejak penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi SIMRS dengan metode Hot-Fit di Rumah Sakit Dharma Kerti. Jenis penelitian adalah observasional menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik proportional random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 61 orang yang mengoperasikan SIMRS di Rumah Sakit Dharma Kerti. Hasil evaluasi keempat komponen tergolong kategori baik, dimana komponen human diperoleh skor 3,04, komponen organization diperoleh skor 3,08, komponen technology diperoleh skor 3,00 dan komponen net benefit diperoleh skor 3,07. Dapat disimpulkan bahwa evaluasi SIMRS menggunakan metode Hot-Fit yang dilakukan dikategorikan sudah baik dari semua aspek penilaian. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kinerja SIMRS sudah baik untuk mendukung proses pelayanan kesehatan serta dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi pelayanan pasien. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan studi dan kebijakan terkait evaluasi serta peningkatan kinerja SIMRS untuk mendukung efisiensi pelayanan kesehatan.Kata Kunci: Evaluasi, SIMRS, Hot-Fit
Evaluasi Penerapan Sistem Pencatatan dan Pelaporan Data Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular pada Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) di Kota Denpasar dengan Metode PIECES Rismayuni, Ni Wayan Sita; Farmani, Putu Ika; Laksmini, Putu Ayu; Wirajaya, Made Karma Maha
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 11, No 2 (2023): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v11i2.514

Abstract

AbstractEvaluation is part of a management system that optimizes health information system performance. ASIK is a health information system from an application launched by the Indonesian Ministry of Health that is used to record data to report data on the early detection of non-communicable diseases. During the implementation of ASIK, problems were found, namely gaps between data in the system and data in the field, and the system experienced errors. The study aimed to evaluate the implementation of a data recording and reporting system for the early detection of non-communicable diseases in ASIK in Denpasar City using the PIECES method. This type of research is descriptive quantitative using total sampling with a total sample of 23 people consisting of 22 health center staff and one health service officer. The variables in this study are sociodemographic, performance, information, economic, control, efficiency, and service variables. Data collection was carried out by direct interviews using a questionnaire. This study's data analysis method was descriptive with an average calculation. The research on sociodemographic variables that dominate age 31-40 years (43.5%), female sex (73.9%), last education D3 (47.8%), working period> 10 years (47.8%) ), nurse position (39.1%), length of use ≥6 months (60.9%), history of training (65.2%), performance method (3.78) good category, information (3.85) good category, economic (3.84) good category, control (3.65) good category, efficiency (3.84) good category, and service (3.85) good category. It can be concluded that the assessment carried out by respondents shows that ASIK is evaluated.Keywords : evaluation, aplikasi sehat indonesiaku, non-communicable diseases, pieces AbstrakEvaluasi merupakan bagian dari sistem manajemen yang digunakan dalam meningkatkan kinerja sistem informasi kesehatan secara optimal. Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) merupakan salah satu sistem informasi kesehatan berupa aplikasi yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan RI yang digunakan untuk proses pencatatan data hingga pelaporan data deteksi dini penyakit tidak menular. Selama penerapan ASIK ditemukan permasalahan yaitu kesenjangan antara data di sistem dan data di lapangan serta sistem mengalami error. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penerapan sistem pencatatan dan pelaporan data deteksi dini penyakit tidak menular pada ASIK di Kota Denpasar dengan metode PIECES. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 23 orang yang terdiri atas 22 orang petugas puskesmas dan 1 orang petugas dinas kesehatan. Variabel pada penelitian ini yaitu variabel sosiodemografi, performance, information, economic, control, efficiency, dan service.Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung menggunakan kuesioner. Metode analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan perhitungan rata-rata. Hasil penelitian pada variabel sosiodemografi yang mendominasi yaitu umur 31-40 tahun (43,5 %), jenis kelamin perempuan (73,9 %), pendidikan terakhir D3 (47,8%), masa kerja >10 tahun (47,8%), jabatan perawat (39,1%), lama menggunakan ≥6 bulan (60,9%), riwayat pelatihan sudah (65,2%) dan metode PIECES   performance (3,78) kategori baik, information (3,85) kategori baik, economic (3,84) kategori baik, control (3,65) kategori baik, efficiency (3,84) kategori baik, dan service (3,85) kategori baik. Dapat disimpulkan untuk penilaian yang dilakukan responden menunjukkan bahwa ASIK yang dievaluasi menggunakan PIECES dapat dikategorikan baik dari semua aspek penilaian.Kata Kunci : evaluasi, aplikasi sehat indonesiaku, penyakit tidak menular, PECES
PENINGKATAN LITERASI KOMUNIKASI DIGITAL DAN PROMOSI BUDAYA BALI DI DESA ADAT BLAHKIUH Rettobjaan, Vitalia Fina Carla; Widyani, Ni Made; Wirajaya, Made Karma Maha; Aristayudha, A A Ngurah Bagus
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i2.4611

Abstract

Desa Adat Blahkiuh sebagai pusat budaya lokal menghadapi tantangan dalam mempromosikan warisan budayanya secara digital, khususnya di era komunikasi moderen yang serba cepat dan berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi komunikasi digital dan keterampilan promosi budaya masyarakat melalui pelatihan berbasis teknologi informasi dan media sosial. Mitra kegiatan adalah warga dan pengelola sosial media Desa Adat Blahkiuh yang memerlukan pendampingan dalam produksi konten digital budaya. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, pelatihan penggunaan perangkat lunak desain grafis dan video, praktik membuat konten kreatif budaya lokal, serta evaluasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola media sosial, membuat konten promosi budaya, serta pemahaman terhadap etika komunikasi digital. Kesimpulannya, program ini memberikan dampak positif terhadap pelestarian budaya Bali melalui media digital, serta memberdayakan masyarakat desa untuk berpartisipasi aktif dalam promosi budaya secara mandiri dan berkelanjutan.
Co-Authors ., Ni Putu Ayu Laksmini A A Ngr Bagus Aristayudha Agustina, Febyola Anak Agung Ngurah Bagus Arista Yudha Anak Agung Putri Adnyaswari Ariani, Luh Gede Suci Baiq Farista Califia Ersa Vinata Dewi, Ni Luh Putu Sastrani Dewi, Ni Made Umi Kartika Eunike Sri Puspaningsih Farmani, Putu Ika Karma Febyola Agustina I Gusti Agung Ayu Devita Maharani I Gusti Ayu Kartika I Ketut Tunas I Komang Gde Bendesa I Komang Gde Bendesa I Luh Santi Pratiwi I Nyoman Adikarya Nugraha I Nyoman Mahayasa Adiputra I Putu Ganda Wijaya I Putu Prisa Jaya . Ida Ayu Elisa Junianthi Ika Farmani, Putu Ika Widi Astuti Junianthi, Ida Ayu Elisa Kadek Ayu Dewik Anjani Kadek Lisa Prasiwi Saputri Kadek Winda Patrianingsih, Ni Kurniastuti, A.A. Ayu Komang Indah Lestari, Juniarti Wulan Made Umi Kartika Dewi, Ni Maharianingsih, Ni Made Mulana, Victorinus Alfred Saptiono Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono Murcittowati, Putu Ayu Sri Nampar, Maria Destiyolan Ni Luh Putu Ayu Savitri Ni Made Ariska Suaryanti Ni Made Sri Nopiyani Ni Made Sudiari Ni Made Umi Kartika Dewi Ni Made Umi Kartika Dewi Ni Putu Aryati Suryaningsih Ni Putu Ayu Mellani Legianti Ni Putu Putra Dewi Novita Nuraini Nugraha, I Nyoman Adikarya Nyoman Trisna Aryanata Pande Wayan Bawa Prapti Wujani, Ni Luh Gede Putu Ayu Sri Murcittowati Putu Ika Farmani Resmiani, Made Klungkung Puspita Richadinata, Kadek Riyan Putra Rismayuni, Ni Wayan Sita Savitri, Ni Luh Putu Ayu Suandari, Putu Vierda Lya Sudarsana, I Gede Diki Sukarmayasa, I Made Viktorinus Alfred Saptiono Mulana Vitalia Fina Carla Rettobjaan Wardana, I Wayan Dody Putra Widowati, I Gusti Ayu Rai - Widyani, Ni Made Wijaya, I Putu Ganda Yudha, A.A. Ngurah Bagus Arista Yudha, Anak Agung Ngurah Bagus Arista Yuventi Nenometa Zainal Firdaus Wardana