Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN LAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL DENGAN SIK-KESTRAD DI PRAKTIK AKUPUNKTUR NIKI HUSADHA Ika Farmani, Putu; Karma Maha Wirajaya, Made; Kadek Winda Patrianingsih, Ni; Made Umi Kartika Dewi, Ni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1590-1596

Abstract

Di Akupuntur Niki Husadha, proses pendaftaran dan pencatatan riwayat kunjungan pasien masih dilakukan dengan cara konvensional atau manual. Selain itu, belum adanya alur pelayanan dan SOP yang digunakan dalam memberikan pelayanan. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk menyediakan alur pelayanan dan SOP serta sistem informasi yaitu SIK-Kestrad untuk pencatatan dan pelaporan data pasien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Selama kegiatan pelatihan berlangsung, peserta yang hadir sangat antusias memahami alur pelayanan dan SOP yang dirancang serta pelatihan SIK-Kestrad yang diberikan. Berdasarkan hasil evaluasi selama pelatihan berlangsung, diperoleh hasil bahwa 85% tenaga kesehatan melakukan input data dengan benar. Hasil evaluasi pelaksanaan menunjukkan bahwa alur pelayanan sudah terpasang dan SOP sudah ditandatangani serta dilaksanakan dengan baik. Evaluasi SIK-Kestrad menunjukkan rata-rata 96% tenaga kesehatan telah melakukan input data dengan baik pada item yang telah diberikan, termasuk kelengkapan data pasien yaitu sebesar 98,3%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan kualitas pelayanan melalui penyediaan alur pelayanan, SOP dan SIK-Kestrad.
Pembinaan Dan Pelatihan Sistem Informasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan Laksmini, Putu Ayu; Ni Made Umi Kartika Dewi; I Nyoman Mahayasa Adiputra; Made Karma Maha Wirajaya; Putu Ika Farmani; Viktorinus Alfred Saptiono Mulana; Made Sudiari
UNBI Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2021): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v2i1.199

Abstract

Rumah sakit sebagai sebuah institusi yang menyimpan banyak data memerlukan pegolahan data yang benar dan akurat dengan menggunakan teknologi informasi yang canggih. Salah satunya adalah penggunaan rekam medis elektronik untuk data pasien. Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan masih melaksanakan rekam medis manual dengan keterbatasan ruang penyimpanan rekam medis. Keterbatasan ruangan ini maka pihak manajemen rumah sakit berkeinginan untuk menerapkan rekam medis elektronik. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan informasi, pembinaan dan pelatihan penggunaan dan pengisian rekam medis elektronik di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan. Adapun metode yang digunakan adalah pembinaan dan pelatihan rekam medis elektronik kepada pihak manajemen, petugas rekam medis, perawat dna teknisi IT di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan. Pembinaan dan pelatihan rekam medis eletronik berlangsung selama 2 hari yakni pada hari pertama diisi penyampaian materi dan perkenalan rekam medis elektronik yang diikuti dengan pelatihan pengisian rekam medis elektronik dan pada hari kedua dipaparkan hasil mengenai penggunaan rekam medis elektronik termasuk pembinaan terhadap 39 peserta petugas kesehatan di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan. Pembinaan dan pelatihan rekam medis elektronik ini difokuskan pada pelayanan rawat jalan rumah sakit. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini telah berjalan dengan baik dan lancar.
Pembinaan Sistem Informasi Kesehatan Di Puskesmas Banjarangkan II Klungkung Adiputra, I Nyoman Mahayasa; Mulana, Victorinus Alfred Saptiono; Laksmini, Putu Ayu; Wirajaya, Made Karma Maha; Farmani, Putu Ika Karma; Sudiari, Made; Tunas, I Ketut
UNBI Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2021): UNBI Mengabdi
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v2i2.243

Abstract

Penggunaan sistem informasi di sarana pelayanan kesehatan semakin dibutuhkan peranannya pada era JKN saat ini. Penggunaan sistem berbasis komputerisasi telah menjadi sebuah kebutuhan terkait dengan pengelolaan data dan informasi. Puskesmas adalah gate keeper dalam implementasi JKN di Indonesia. Pendampingan implementasi sistem informasi sangat perlu dilaksanakan di puskesmas agar penggunaan sistem informasi dapat dioptimalkan. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan peningkatan kinerja petugas dalam memahami sistem informasi kesehatan di puskesmas. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan petugas kesehatan dalam hal alur, pencatatan, pelaporan rekam medis dalam sistem manajemen informasi puskesmas. Adapun metode yang digunakan adalah pembinaan dan penyuluhan mengenai sistem pencatatan dan pelaporan rekam medis dan sistem manajemen informasi puskesmas kepada kepala puskesmas, staf rekam medis dan petugas kesehatan lainnya yang berada di puskesmas. Pembinaan dan penyuluhan ini berlangsung selama 2 hari yakni pada hari pertama diisi dengan observasi terhadap sistem pencatatan dan pelaporan rekam medis dan alurnya dan pada hari kedua dipaparkan hasil observasi mengenai sistem pencatatan dan pelaporan rekam medis dan alurnya sekaligus pemaparan materi tentang sistem manajemen informasi puskesmas. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini telah berjalan dengan baik dan lancar.
Penyuluhan Tentang Gizi Seimbang Dan Pemeriksaan Status Gizi Anak Sekolah Di SD Negeri 1 Tonja Laksmini, Putu Ayu; Wirajaya, Made Karma Maha; Farmani, Putu Ika; mulana, Viktorinus Alfred Saptiono; Adiputra, I Nyoman Mahayasa; Sudiari, Made; Tunas, I Ketut
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2022): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v3i1.288

Abstract

Fenomena saat ini anak-anak tidak hanya dihadapkan dengan masalah gizi kurang namun juga gizi berlebih. Hal ini belum sepenuhnya dipahami dan diketahui oleh semua lapisan masyarakat, salah satunya adalah di lingkungan sekolah. Upaya promosi kesehatan yang dengan Penyuluhan Gizi Seimbang dan Pemeriksaan Status Gizi anak sekolah di SD Negeri 1 Tonja yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang dan mengetahui status gizi para siswa. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa diberikan pretest dan posttest dengan metode ceramah dalam bentuk kegiatan penyuluhan Gizi Seimbang dan dilanjutkan dengan pemeriksaan status gizi siswa. Hasil evaluasi dari kegiatan penyuluhan Gizi Seimbang yaitu dengan sasaran 60 orang siswa diperoleh hasil rata-rata pengetahuan baik dengan penilaian pretest sebanyak 43 orang (71,7%) dan posttest sebanyak 58 orang (96,7%). Selain itu berbading lurus dengan hasil penilaian Status Gizi Siswa SDN 1 Tonja paling banyak dengan status gizi baik sebanyak 55 orang (91,8). Kegiatan penyuluhan Gizi Seimbang dan Pemeriksaan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Negeri 1 Tonja sudah berjalan dengan lancar. Selain itu tingkat pengetahuan siswa sudah baik yang ditunjukan dengan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pretest dan posttest, serta para siswa memiliki status gizi baik.
Desain Formulir Status Kesehatan untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Banjar Piakan Laksmini, Putu Ayu; Farmani, Putu Ika; Wirajaya, Made Karma Maha; Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono; Adiputra, I Nyoman Mahayasa; Sudiari, Made; Tunas, I Ketut
UNBI Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2024): UNBI Mengabdi Januari
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v5i1.416

Abstract

Tingginya kejadian PTM (Penyakit Tidak Menular) disebabkan oleh pola hidup masyarakat yang kurang sehat, sehingga pemerintah melaksanakan tindakan pengendalian PTM dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang salah satu diantaranya dengan cara memeriksakan kesehatan secara rutin. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil merancang dan mendistribusikan formulir status kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pemeriksaan kesehatan di Banjar Piakan. Sebanyak 300 formulir diserahkan dan digunakan dalam pemeriksaan kesehatan gratis. Evaluasi awal menunjukkan bahwa 95% petugas kesehatan merasa bahwa formulir tersebut membantu meningkatkan efisiensi pencatatan kesehatan. Program ini juga berhasil mendukung upaya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.   The high incidence of NCDs (Non-Communicable Diseases) is caused by unhealthy community lifestyles, so the government is implementing NCD control measures by involving all components of the nation in popularizing the healthy paradigm through the Healthy Living Community Movement (GERMAS), one of which is by conducting regular health checks. This community service activity succeeded in designing and distributing health status forms that were tailored to the needs of health checks in Banjar Piakan. A total of 300 forms were submitted and used in free health checks. Initial evaluations showed that 95% of health workers felt that the forms helped improve the efficiency of health recording. This program also succeeded in supporting the efforts of the Healthy Living Community Movement (GERMAS) by increasing public awareness of the importance of regular health checks.
Pemanfaatan Pendaftaran Online (Antrian) Pelayanan Kesehatan dengan Mobile-JKN pada Masyarakat di Provinsi Bali Wirajaya, Karma Maha
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2283

Abstract

The Mobile-JKN application is one form of BPJS Kesehatan innovation that can be accessed via smartphone. This application provides convenience for JKN-KIS participants in obtaining health services. However, in reality, many people still do not know the online registration (queue) feature for health services using Mobile-JKN so that the utilization of Mobile-JKN is still low by the community in accessing health services. The purpose of this study is to determine the determinants of the utilization of online queues for health services with mobile JKN. This study is an analytical study through a cross-sectional approach with research data collection for 2 months. The research sample is the community of mobile JKN users in the province of Bali who meet the inclusion and exclusion criteria. The sample size is 100 respondents and is analyzed using logistic regression. Based on the results of the analysis, all aspects of Performance Experancy, facilitating conditions, social influence, obtained less than good results. In addition, the usefulness of online queues for health services with mobile JKN also showed less than good results, namely 66.4%. Factors that influence the utilization of online queues with mobile JKN are from the aspect of effort expectancy, namely with a p value <0.0001, while the aspects of performance expectancy, facilitating condition and social influence do not affect the utilization of online queues with mobile JKN. The factor that is most related to the utilization of online registration (queue) with mobile JKN is the aspect of effort expectancy.
PERCEPTION OF HYPERTENSION PATIENTS ON THE USE OF HERBAL DRUGS IN COMPLEMENTARY THERAPY OF HYPERTENSION IN DENPASAR CITY Califia Ersa Vinata; Ni Putu Aryati Suryaningsih; Made Karma Maha Wirajaya
Journal Pharmaceutical Science and Application Vol. 4 No. 2 (2022): Journal Pharmaceutical Science and Application (JPSA)
Publisher : Pharmacy Department, Math and Sciences Faculty, Udayana Univerity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPSA.2022.v04.i02.p04

Abstract

Backgrounds: Hypertension or Silent killer is a condition when the systolic pressure is measured 140 mmHg or the diastolic pressure is measured 90 mmHg. The prevalence of hypertension in Denpasar City is still quite high, with an estimated 177,627 hypertension sufferers in Denpasar City in 2019. One alternative treatment that can be an option to lower blood pressure is herbal therapy. Herbal therapy is complementary therapy using medicinal plants. Objective: The purpose of this research is to identify the characteristics of respondents, the perception of hypertension sufferers on the use of herbal medicines in the complementary therapy of hypertension and the types of herbs used in complementary therapy of hypertension. The type of research used is descriptive research with using a quantitative approach. Methods: Sampling technique is purposive sampling. The research sample is hypertensive patients who use conventional and complementary herbal combination therapy, age >17-65 years, using a research instrument in the form of a questionnaire. Data analysis is carried out using SPSS software. Results: The majority of hypertension sufferers are in the age range of 46-65 years (elderly) as many as 71 people (71%), female as many as 57 people (57%). Respondents who have a positive perception of 55% and who have a negative perception of 45%. The types of herbs used are cucumber, melon, watermelon, celery leaves, bay leaves, moringa leaves, meniran leaves, garlic and Ginger. Conclusion: The majority of hypertensive patients perceptions of drug use herbs in the complementary therapy of hypertension has a positive value. That means, respondents believe that herbs have benefits and can help reduce treatment costs. The most widely used types of herbs are:cucumber (40%) and celery leaves (30%). Keywords: Hypertension; Perception; Complementary Therapy
Analisis Kesiapan Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan Menerapkan Rekam Medis Elektronik Maha Wirajaya, Made Karma; Made Umi Kartika Dewi, Ni
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 1 (2020): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.53017

Abstract

Latar Belakang: Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan adalah rumah sakit swasta yang berlokasi di Kabupaten Tabanan. Adanya keterbatasan ruang penyimpanan rekam medis dan juga upaya rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan maka manajemen rumah sakit memilih untuk menerapkan Rekam Medis Elektronik.Tujuan: Menganalisis kesiapan Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan dalam menerapkan RME.Metode: Penelitian ini adalah penelitian cross sectional dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 82 orang pegawai dan dilakukan wawancara terhadap 7 orang pegawai. Analisis kesiapan dilakukan dengan metode DOQ-IT (Doctor's Office Quality-Information Technology). Variabel yang diteliti dengan kuantitatif dan kualitatif adalah kesiapan budaya organisasi, tata kelola dan kepemimpinan, sumber daya manusia dan infrastruktur.Hasil: Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan telah cukup siap dalam menerapkan RME. Secara kuantitatif, dilihat dari budaya organisasi, rumah sakit telah cukup siap yakni 68.57%. Dilihat dari tata kelola yakni 71.43% dan dilihat dari sumber daya manusia rumah sakit yakni 57.14%. Selain itu dilihat dari infrastruktur yakni 58.57%. Secara kualitatif, masih terdapat beberapa kekurangan yakni belum ada pelatihan, belum memliki SOP, pemimpin belum membentuk tim khusus dan belum memiliki IT yang memadai.Kesimpulan: Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan telah cukup siap menerapkan RME dan masih terdapat beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki.
Faktor yang Memengaruhi Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit: Kajian Literatur Wirajaya, Made Karma Maha; Rettobjaan, Vitalia Fina Carla
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 3 (2021): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.66282

Abstract

Latar Belakang: Rekam medis adalah dokumen penting dalam sebuah layanan kesehatan. Indikator kunci penyelenggaraan rekam medis yang bermutu adalah pengembalian rekam medis secara tepat waktu. Kenyataannya masih terdapat pengembalian rekam medis yang terlambat di rumah sakit.Tujuan: Mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap keterlambatan pengembalian rekam medis pasien di rumah sakit.Metode: Studi literatur ini yang disajikan secara deskriptif menggunakan kata kunci “faktor keterlambatan pengembalian rekam medis” yang ditelusuri pada google scholar. Database jurnal yang digunakan adalah semua jurnal yang terindeks oleh google scholar.Hasil: Terdapat 11 variabel yang dikelompokkan dalam 5 faktor, yang berpengaruh terhadap keterlambatan pengembalian rekam medis pasien, beberapa di antaranya belum terisi dengan lengkap berkas rekam medis oleh dokter, tidak adanya petugas yang khusus menangani kelengkapan rekam medis, serta tingginya beban kerja dokter dan perawat.Kesimpulan: Terdapat 11 variabel yang memengaruhi keterlambatan rekam medis pasien, yang dikelompokkan dalam 5 faktor, yakni faktor SDM, keuangan, material, dan metode. Rumah sakit diharapkan dapat memperhatikan hal tersebut untuk menjaga kualitas layanan rumah sakit. 
Analisis Kelengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap Fraktur Tulang Anggota Gerak di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar Suaryanti, Ni Made Ariska; Maha Wirajaya, Made Karma; Sudiari, Made
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 2 (2022): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.67626

Abstract

Latar Belakang: Rekam medis adalah berkas yang memuat atas catatan serta dokumen mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis yang lengkap bisa menunjang mutu pelayanan suatu rumah sakit. Laporan 10 besar penyakit rawat inap RS Bhayangkara Denpasar tahun 2020 yang menempati urutan pertama adalah fraktur tulang anggota gerak. Masih banyak ketidaklengkapan rekam medis pada kasus fraktur tulang anggota gerak.Tujuan: Menganalisis kelengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap dengan kasus fraktur tulang anggota gerak di Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar tahun 2020.Metode Penelitian: Jenis penelitian yang dipergunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di RS Bhayangkara Denpasar pada bulan Maret-April. Sampel penelitian ini sejumlah 156 dokumen rekam medis. Teknik pengambilan sampel memakai metode systematic random sampling. Pengumpulan data memakai instrumen checklist.Hasil: Review identifikasi kelengkapan mencapai persentase 94%. Review laporan penting memiliki persentase sebesar 81%. Kelengkapan pada review autentikasi mencapai 99%. Review pendokumentasian dan pencatatan yang baik dan benar mencapai kelengkapan 94%.Kesimpulan: Kelengkapan keseluruhan sebesar 72%. Ketidaklengkapan tertinggi pada review laporan penting dan kelengkapan tertinggi ada pada review autentikasi.
Co-Authors ., Ni Putu Ayu Laksmini A A Ngr Bagus Aristayudha Agustina, Febyola Anak Agung Ngurah Bagus Arista Yudha Anak Agung Putri Adnyaswari Ariani, Luh Gede Suci Baiq Farista Califia Ersa Vinata Dewi, Ni Luh Putu Sastrani Dewi, Ni Made Umi Kartika Eunike Sri Puspaningsih Farmani, Putu Ika Karma Febyola Agustina I Gusti Agung Ayu Devita Maharani I Gusti Ayu Kartika I Gusti Ayu Kartika, I Gusti Ayu I Ketut Tunas I Komang Gde Bendesa I Komang Gde Bendesa I Luh Santi Pratiwi I Nyoman Adikarya Nugraha I Nyoman Mahayasa Adiputra I Putu Ganda Wijaya I Putu Prisa Jaya . Ida Ayu Elisa Junianthi Ika Farmani, Putu Ika Widi Astuti Ika Widi Astuti, Ika Widi Junianthi, Ida Ayu Elisa Kadek Ayu Dewik Anjani Kadek Lisa Prasiwi Saputri Kadek Winda Patrianingsih, Ni Kurniastuti, A.A. Ayu Komang Indah Lestari, Juniarti Wulan Made Umi Kartika Dewi, Ni Maharianingsih, Ni Made Mulana, Victorinus Alfred Saptiono Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono Murcittowati, Putu Ayu Sri Nampar, Maria Destiyolan Ni Luh Putu Ayu Savitri Ni Made Ariska Suaryanti Ni Made Sri Nopiyani Ni Made Sudiari Ni Made Umi Kartika Dewi Ni Made Umi Kartika Dewi Ni Putu Aryati Suryaningsih Ni Putu Aryati Suryaningsih Ni Putu Ayu Mellani Legianti Ni Putu Putra Dewi Novita Nuraini Nugraha, I Nyoman Adikarya Nyoman Trisna Aryanata Pande Wayan Bawa Prapti Wujani, Ni Luh Gede Putu Ayu Sri Murcittowati Putu Ika Farmani Resmiani, Made Klungkung Puspita Richadinata, Kadek Riyan Putra Rismayuni, Ni Wayan Sita Savitri, Ni Luh Putu Ayu Sri Murcittowati, Putu Ayu Suandari, Putu Vierda Lya Suaryanti, Ni Made Ariska Sudarsana, I Gede Diki Sukarmayasa, I Made Viktorinus Alfred Saptiono Mulana Vitalia Fina Carla Rettobjaan Wardana, I Wayan Dody Putra Widowati, I Gusti Ayu Rai - Widyani, Ni Made Wijaya, I Putu Ganda Yudha, A.A. Ngurah Bagus Arista Yudha, Anak Agung Ngurah Bagus Arista Yuventi Nenometa Zainal Firdaus Wardana