Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing Animal Histology Through Eosin and Haematoxylin Staining Preparations Lestari, Juniarti Wulan; Eunike Sri Puspaningsih; Made Karma Maha Wirajaya; Baiq Farista; Yuventi Nenometa
⁠International Journal of Sustainable Social Culture, Science Technology, Management, and Law Humanities Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Cipta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71131/2z5nxf90

Abstract

Histology is a field of biology focused on examining tissue structure in detail using a microscope to analyse thinly sliced tissue samples. These sections reveal a variety of shapes, sizes, and layers, including cellular, fibrous, and tubular structures. Histology plays a crucial role in studying the normal tissue architecture of organs, addressing both anatomical and physiological aspects. This type of research employs a descriptive qualitative approach, utilizing secondary data primarily derived from literature such as journals and supporting articles. The literature review serves as an essential tool alongside contextual assessment, offering valuable insights and enhancing the understanding of the subject matter. Histological preparation involves the application of haematoxylin-eosin (HE) staining, which includes several key steps: tissue fixation, tissue selection (trimming), dehydration, clearing and tissue impregnation, tissue block creation, tissue sectioning, staining, and tissue examination.
Transformasi Pelayanan Kesehatan Sekolah dengan Implementasi Formulir Pemeriksaan UKS Farmani, Putu Ika; Wirajaya, Made Karma Maha; Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono; Laksmini, Putu Ayu; Sudiari, Made; Tunas, I Ketut
UNBI Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2023): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v4i2.395

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan Universitas Bali Internasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di UKS SMA Negeri 7 Denpasar melalui perancangan formulir pemeriksaan kesehatan yang lebih sistematis. Kegiatan ini meliputi analisis kebutuhan, desain formulir pemeriksaan, dan sosialisasi kepada petugas UKS. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa formulir yang dirancang dapat mempermudah pencatatan dan pemantauan kesehatan siswa dan guru di sekolah. Dengan diterapkannya formulir baru, proses pencatatan menjadi lebih efisien dan terstruktur, memungkinkan petugas UKS untuk melacak riwayat kesehatan dengan lebih baik. Namun, tantangan dalam adaptasi penggunaan formulir dan keterbatasan infrastruktur di UKS menjadi perhatian untuk pengembangan lebih lanjut. Penerapan formulir ini memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di sekolah secara berkelanjutan.   Community service conducted by the Bali International University Health Information Management Study Program aims to improve the quality of health services at the UKS SMA Negeri 7 Denpasar through the design of a more systematic health examination form. This activity includes needs analysis, examination form design, and socialization to UKS officers. The results of this activity show that the designed form can facilitate recording and monitoring the health of students and teachers at school. With the implementation of the new form, the recording process becomes more efficient and structured, allowing UKS officers to better track health history. However, challenges in adapting the use of the form and limited infrastructure in the UKS are concerns for further development. The implementation of this form has the potential to sustainably improve the quality of health services in schools.
Perancangan Desain Formulir Rekam Medis untuk Integrasi Sistem Informasi Rumah Sakit Wirajaya, Made Karma Maha; Adiputra, I Nyoman Mahayasa; Laksmini, Putu Ayu; Farmani, Putu Ika; Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono; Sudiari, Made; Tunas, I Ketut
UNBI Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2023): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v4i2.396

Abstract

Rekam medis adalah sebuah media sebagai tempat dalam menyimpan atau menuliskan hasil tindakan pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan sebagai bukti pelayanan kesehatan kepada pasien. Formulir rekam medis memiliki fungsi sebagai alat pengumpulan data yang berhubungan dengan pasien di rumah sakit. Oleh sebab itu diperlukan perancangan yang baik terhadap formulir rekam medis. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah merancang desain formulir rekam medis yang sesuai dengan kaidah terbaru dari Kementerian Kesehatan dan mendukung integrasi antara formulir rekam medis cetak dan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang sedang dikembangkan di RSU Payangan. Metode yang digunakan melibatkan Focus Group Discussion (FGD) dengan petugas RSU Payangan untuk mendiskusikan kebutuhan dan tantangan terkait formulir rekam medis. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa formulir yang dirancang dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data pasien dan memudahkan petugas dalam mendokumentasikan layanan kesehatan. Kegiatan ini berhasil memberikan wawasan baru bagi peserta tentang pentingnya desain formulir yang tepat dan integrasi dengan sistem elektronik, meskipun terdapat tantangan dalam kesiapan teknis dan operasional dari SIMRS yang masih dalam tahap uji coba. Pengabdian ini memberikan kontribusi penting bagi peningkatan kualitas pelayanan di RSU Payangan dan dapat diterapkan di rumah sakit lain yang menghadapi tantangan serupa.   Medical records are a medium as a place to store or write down the results of service actions provided by health workers as proof of health services to patients. The medical record form functions as a data collection tool related to patients in the hospital. Therefore, good design of medical record forms is needed. The purpose of this community service activity is to design a medical record form that complies with the latest rules from the Ministry of Health and supports the integration between printed medical record forms and the hospital management information system (SIMRS) being developed at RSU Payangan. The method used involved a Focus Group Discussion (FGD) with RSU Payangan staff to discuss the needs and challenges related to medical record forms. The results of this activity show that the designed form can improve the efficiency of patient data management and facilitate officers in documenting health services. This activity succeeded in providing new insights for participants on the importance of proper form design and integration with electronic systems, despite challenges in the technical and operational readiness of SIMRS which is still in the pilot stage. This service provides an important contribution to the improvement of service quality in Payangan General Hospital and can be applied in other hospitals that face similar challenges.
Peran Penyuluhan eHealth dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Digital Remaja Wirajaya, Made Karma Maha; Adiputra, I Nyoman Mahayasa; Laksmini , Putu Ayu; Farmani, Putu Ika; Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono; Sudiari, Made; Tunas, I Ketut
UNBI Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2023): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/um.v4i2.397

Abstract

Penyuluhan literasi eHealth bagi remaja bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengakses, menilai, dan menerapkan informasi kesehatan digital yang akurat. Remaja saat ini sangat bergantung pada informasi kesehatan dari internet, namun sering kali tidak dapat membedakan informasi yang benar dan salah. Program ini diselenggarakan di SMA Negeri 9 Denpasar menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) dan penyuluhan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan remaja terkait literasi kesehatan digital, yang tercermin dalam hasil pre-test dan post-test. Namun, tantangan seperti keterbatasan perhatian peserta dan akses terhadap teknologi tetap menjadi hambatan dalam pelaksanaan. Kegiatan ini memberi wawasan baru kepada siswa mengenai pentingnya literasi kesehatan digital, dan diharapkan dapat berlanjut untuk membentuk kader peduli eHealth literacy di sekolah tersebut.   The eHealth literacy counseling for adolescents aims to improve their ability to access, assess and apply accurate digital health information. Adolescents today rely heavily on health information from the internet, but are often unable to distinguish between true and false information. This program was held at SMA Negeri 9 Denpasar using Focus Group Discussion (FGD) and counseling methods. The results of this activity showed a significant increase in adolescents' knowledge related to digital health literacy, which was reflected in the pre-test and post-test results. However, challenges such as limited participant attention and access to technology remained barriers to implementation. This activity gave students new insights into the importance of digital health literacy, and is expected to continue to form eHealth literacy cadres in the school.
Analisis Kesiapan Penerapan Rekam Medis Elektronik di UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara Ariani, Luh Gede Suci; Laksmini, Putu Ayu; Farmani, Putu Ika; Wirajaya, Made Karma Maha
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 12, No 1 (2024): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v12i1.521

Abstract

AbstractPuskesmas (Community Health Centers) are institutions that provide public health services and support the improvement of Puskesmas quality. Electronic Medical Records (EMR) are computerized records of patient diseases and problems in an electronic format. The Technical Implementation Unit of Puskesmas III, Denpasar Utara District Health Office, has not yet conducted an analysis regarding the readiness for implementing EMR. The purpose of this study is to determine the readiness for implementing EMR in the Technical Implementation Unit of Puskesmas III, Denpasar Utara District Health Office, using the DOQ-IT method. This research is a descriptive observational study using total sampling, with a sample size of 45 individuals consisting of 23 doctors, 12 nurses, and 10 registration officers. Data collection was done using a questionnaire with research variables including sociodemographic (age, gender, last education, and work tenure), human resources variables, organizational work culture variables, governance and leadership variables, and IT infrastructure variables. Data analysis in this study was conducted by calculating the average and assessing the readiness for EMR implementation. The results of the DOQ-IT method showed that human resources scored 3.8 (fairly ready category), organizational work culture scored 4.0 (very ready category), governance and leadership scored 4.0 (very ready category), and IT infrastructure scored 4.2 (very ready category). The overall average score of all DOQ-IT components was 116.1 (range III), categorized as very ready. It can be concluded that the readiness level of the Technical Implementation Unit of Puskesmas III, Denpasar Utara District Health Office, analyzed using DOQ-IT, is categorized as very ready in all assessment aspects.Keywords: readiness, electronic medical records, DOQ-IT, and puskesmas AbstrakPuskesmas merupakan salah satu instansi yang bergerak di bidang pelayanan jasa kesehatan masyarakat dan untuk menunjang peningkatan mutu puskesmas. Rekam Medis Elektronik (RME) adalah pencatatan penyakit dan permasalahan pasien yang terkomputerisasi dalam format elektronik. Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara belum melakukan analisis terkait kesiapan dalam menerapkan RME. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan penerapan RME di Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara dengan metode DOQ-IT. Jenis penelitian ini adalah observasional deskripstif menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 45 orang yang terdiri dari dokter 23 orang, perawat 12 orang, dan petugas pendaftaran 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan variabel penelitian yaitu sosio demografi (umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir, dan masa kerja), variabel sumber daya manusia, variabel budaya kerja organisasi, variabel tata kelola dan kepemimpinan, serta variabel infrastruktur TI. Metode analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan perhitungan rata-rata dan penilaian kesiapan penerapan rekam medis elektronik. Hasil penelitian metode DOQ-IT yaitu sumber daya manusia dengan skor 3,8 kategori cukup siap, budaya kerja organisasi dengan skor 4,0 kategori sangat siap, tata kelola dan kepemimpinan dengan skor 4,0 kategori sangat siap, infastruktur TI dengan skor 4,2  kategori sangat siap. Hasil rata-rata keseluruhan komponen DOQ-IT yaitu 116,1 (range III) kategori sangat siap. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kesiapan Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara yang dianalisis menggunakan DOQ-IT dapat dikategorikan sangat siap dari semua aspek penilaian.Kata Kunci: kesiapan, rekam medis elektronik, DOQ-IT, puskesmas
Evaluasi Implementasi Aplikasi P-Care Dengan Menggunakan Metode Hot-Fit Di Puskesmas Kabupaten Jembrana Kurniastuti, A.A. Ayu Komang Indah; Wirajaya, Made Karma Maha; Tunas, I Ketut
Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Vol 12, No 1 (2024): INOHIM
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/inohim.v12i1.533

Abstract

AbstractEvaluation is one of the important aspects needed to determine the success of implementing a primary-care (P-Care) application. In the P-care application at the Jembrana District Health Center, several obstacles were found in its implementation, including frequent errors. The aim of this research is to evaluate the implementation of the P-Care application at the Jembrana District Health Center using the Hot-Fit method. This type of research is quantitative with a cross-sectional approach with data collection techniques through interviews with questionnaires. The population in this study were all officers who used the P-Care application in 10 Jembrana Regency Health Centers with a total of 55 respondents. The results of the analysis obtained a score on the Human component of 3.06, which shows that users are satisfied with the performance of the P-Care application. In the Organizational component, a score of 2.9 was obtained, which shows that the community health center has an organizational structure that is able to support the P-Care application. In the Technology component, a score of 2.96 was obtained, which means that the existing technology is able to support the implementation of the application, and in the Net Benefit component, a score of 2.8 was obtained, which shows that the application provides good benefits for the organization. The implementation of P-Care in community health centers has gone well. There needs to be regular training for officers using the P-Care application to find out developments in the performance of the P-Care application.Keyword: P-Care, HOT-Fit, primary health care AbstrakEvaluasi merupakan salah satu aspek penting yang diperlukan untuk menentukan keberhasilan implementasi suatu aplikasi primary-care (P-Care). Pada aplikasi P-care di Puskesmas Kabupaten Jembrana ditemukan beberapa kendala dalam penerapannya diantaranya sering mengalami error. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi implementasi aplikasi P-Care di Puskesmas Kabupaten Jembrana dengan metode Hot-Fit. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh petugas yang menggunakan aplikasi P-Care di 10 Puskesmas Kabupaten Jembrana dengan jumlah total responden sebanyak 55 orang. Hasil analisis diperoleh skor pada komponen Manusia adalah 3,06 yang menunjukkan bahwa pengguna merasa puas dengan kinerja aplikasi P-Care. Pada komponen Organisasi diperoleh skor 2,9 yang menunjukkan puskesmas memiliki struktur organisasi yang mampu menunjang aplikasi P-Care. Pada komponen Teknologi diperoleh skor 2,96 yang berarti teknologi yang ada mampu mendukung penerapan aplikasi tersebut dan komponen Net Benefit diperoleh skor 2,8 yang menunjukkan aplikasi memberikan manfaat yang baik bagi organisasi. Penerapan P-Care di puskesmas telah berjalan dengan baik. Perlu adanya pelatihan kepada petugas pengguna aplikasi P-Care secara berkala untuk mengetahui perkembangan kinerja aplikasi P-Care.Kata Kunci: P-Care, HOT FIT, puskesmas
GAMBARAN KEMAMPUAN DAN KEMAUAN MEMBAYAR PASIEN RUMAH SAKIT UMUM PURI RAHARJA DENPASAR Wirajaya, Made Karma Maha
HEARTY Vol 7 No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.645 KB) | DOI: 10.32832/hearty.v7i2.2876

Abstract

Kemampuan dan kemauan membayar penting karena berpengaruh terhadap tingkat pemanfaatan pelayanan kesehatan dan pendapatan yang diterima. Menurunnya tingkat pendapatan rawat inap yang diperoleh RumahSakit Puri Raharja dapat mengindikasikan adanya masalah keterjangkauan daya beli masyarakat terhadap pelayanan kesehatan terutama kemampuan dan kemauan membayar. Penelitian ini bertujuan mengetahuigambaran kemampuan dan kemauan membayar pasien rawat inap di Rumah Sakit Puri Raharja. Rancangan penelitian ini adalah crossectional. Sampel diambil secara purposive sampling dan data dikumpulkan melaluiwawancara dengan kuesioner kepada 100 pasien rawat inap. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa rata rata kemampuan membayar pasien di kamar kelas VVIP sebesar Rp 3.202.500, VIP A sebesar Rp 3.089.898, VIP Bsebesar Rp 3.471.454, VIP C sebesar Rp 2.963.912, kelas I sebesar Rp 2.221.508, kelas II sebesar Rp 2.124.764 dan kelas III sebesar Rp 1.389.435 sedangkan kemauan membayar pasien pada kamar kelas VVIP sebesar Rp745.000, VIP A sebesar Rp 600.000, VIP B sebesar Rp 575.000, VIP C sebesar Rp 530.000, kelas I sebesar Rp 457.000, kelas II sebesar Rp 320.000 dan kelas III sebesar Rp 240.000. Diharapkan pihak rumah sakit perlumempertimbangkan kemampuan dan kemauan membayar pasien selain unit cost dalam penyusunan tarif rawatinap sehingga masyarakat dapat menjangkau pelayanan rawat inap yang disediakan
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien di UPTD Puskesmas lll Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Denpasar Utara Nampar, Maria Destiyolan; Sudiari, Made; Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono; Wirajaya, Made Karma Maha
Bali International Scientific Forum Vol. 5 No. 2 (2024): Bali International Scientific Forum
Publisher : Bali International University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34063/bisf.v5i2.488

Abstract

UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Denpasar Utara ialah salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di kota Denpasar menghadapi berbagai keluhan dari pasien terkait kendala pada sejumlah fasilitas yang masih belum memenuhi kebutuhan pasien dan juga pelayanan yang kurang tanggap melayani, yang berdampak pada ketidakpuasan pasien. Penelitian yang dilaksanakan di UPTD Puskesmas lll Dinas Kesehatan Denpasar Utara ini bertujuan agar mampu mengungkapkan kualitas pelayanan apakah mempengaruhi sebuah kepuasan pasien. Penelitian kuantitatif dengan Cross sectional sebagai pendekatan analitiknya ialah metode yang diterapkan pada penelitian ini. Seluruh pasien yang berkunjung saat penelitian berlangsung dijadikan sebagai populasi penelitian. Sebanyak  97 orang pasien dijadikan sampel yang ditentukan dengan Purposive sampling. Program SPSS versi 25 digunakan untuk menjalankan regresi linear berganda dalam analisis data. Hasil analisa mengindentifikasi bahwa kelima dimensi kualitas pelayanan secara signifian mempengaruhi kepuasan pasien. Sehingga hasil tersebut diperoleh simpulan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien di UPTD Puskesmas lll Dinas Kesehatan Denpasar Utara
Promosi Wisata Berbasis Kearifan Lokal Melalui Penggunaan Media Sosial Bagi Pelaku UMKM Rettobjaan, Vitalia Fina Carla; Yudha, Anak Agung Ngurah Bagus Arista; Bendesa, I Komang Gde; Wirajaya, Made Karma Maha; Savitri, Ni Luh Putu Ayu; Agustina, Febyola
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i2.1941

Abstract

Badung Regency is one of the districts that has quite a lot of tourist areas and also business activities ranging from hotels, trade to MSMEs. Currently, technology and information develop and spread rapidly. Many people, from parents to young people, have the opportunity to use digital media to promote tourism and MSME businesses. The aim of this activity is to increase people's ability to use digital media to promote tourism and improve their business by using social media. This activity was held at the Sangeh Village Perbekel Office, Badung Regency. This community service activity is aimed at the Krama Desa Adat, Yowana, and Pakis in Sangaeh Village, Badung Regency, which consists of 105 people. Counseling is provided through the method of activities carried out. The result is a society that is able to use social media well and wisely; they can use social media to show the various potentials of their traditional villages.Keywords: business; promotion; social media.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESALAHAN PENEMPATAN (MISSFILE) REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN Junianthi, Ida Ayu Elisa; Wirajaya, Made Karma Maha; Adiputra, I Nyoman Mahayasa
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.8906

Abstract

Penyelenggaraan rekam medis di RSU Dharma Yadnya masih ditemukan adanya kendala terutama adanya kejadian misfile. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan penempatan rekam medis rawat jalan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sampel penelitian yang berjumlah 7 orang petugas rekam medis rawat jalan. Hasil penelitian terkait faktor sumber daya manusia bahwa rata-rata umur dari petugas masih tergolong muda dengan latar belakang pendidikan yang bukan lulusan rekam medis serta rata-rata masa kerja 1,5 tahun dan petugas tidak pernah mengikuti pelatihan terkait rekam medis. Dilihat dari faktor sistem pelaksanaan, sistem penyimpanan adalah desentralisasi, sistem penomoran dengan unit numbering system dan sistem penjajarannya yaitu straight numerical filling. Ruang filling rawat jalan tidak terdapat SOP dan tidak menggunakan tracer. Dilihat dari faktor lingkungan yaitu suhu terasa panas, rak penyimpanan yang tinggi serta penerangan yang kurang di ruang rekam medis.
Co-Authors ., Ni Putu Ayu Laksmini A A Ngr Bagus Aristayudha Agustina, Febyola Anak Agung Ngurah Bagus Arista Yudha Anak Agung Putri Adnyaswari Ariani, Luh Gede Suci Baiq Farista Califia Ersa Vinata Dewi, Ni Luh Putu Sastrani Dewi, Ni Made Umi Kartika Eunike Sri Puspaningsih Farmani, Putu Ika Karma Febyola Agustina I Gusti Agung Ayu Devita Maharani I Gusti Ayu Kartika I Ketut Tunas I Komang Gde Bendesa I Komang Gde Bendesa I Luh Santi Pratiwi I Nyoman Adikarya Nugraha I Nyoman Mahayasa Adiputra I Putu Ganda Wijaya I Putu Prisa Jaya . Ida Ayu Elisa Junianthi Ika Farmani, Putu Ika Widi Astuti Junianthi, Ida Ayu Elisa Kadek Ayu Dewik Anjani Kadek Lisa Prasiwi Saputri Kadek Winda Patrianingsih, Ni Kurniastuti, A.A. Ayu Komang Indah Lestari, Juniarti Wulan Made Umi Kartika Dewi, Ni Maharianingsih, Ni Made Mulana, Victorinus Alfred Saptiono Mulana, Viktorinus Alfred Saptiono Murcittowati, Putu Ayu Sri Nampar, Maria Destiyolan Ni Luh Putu Ayu Savitri Ni Made Ariska Suaryanti Ni Made Sri Nopiyani Ni Made Sudiari Ni Made Umi Kartika Dewi Ni Made Umi Kartika Dewi Ni Putu Aryati Suryaningsih Ni Putu Ayu Mellani Legianti Ni Putu Putra Dewi Novita Nuraini Nyoman Trisna Aryanata Pande Wayan Bawa Prapti Wujani, Ni Luh Gede Putu Ayu Sri Murcittowati Putu Ika Farmani Richadinata, Kadek Riyan Putra Rismayuni, Ni Wayan Sita Savitri, Ni Luh Putu Ayu Suandari, Putu Vierda Lya Sudarsana, I Gede Diki Sukarmayasa, I Made Viktorinus Alfred Saptiono Mulana Vitalia Fina Carla Rettobjaan Wardana, I Wayan Dody Putra Widowati, I Gusti Ayu Rai - Widyani, Ni Made Wijaya, I Putu Ganda Yudha, A.A. Ngurah Bagus Arista Yudha, Anak Agung Ngurah Bagus Arista Yuventi Nenometa Zainal Firdaus Wardana