p-Index From 2021 - 2026
10.015
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) Syiar Hukum: Jurnal Ilmu Hukum Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics) Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Law and Justice Jurnal Hukum Acara Perdata ADHAPER Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Istiqro' Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JCRS (Journal of Community Research and Service) Amwaluna Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan Jurnal Hukum Acara Perdata Indonesian Journal of Islamic Economics Research Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Indonesian Journal of Social Science Research Al-Muamalat : Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Iqtisaduna Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Riset Ekonomi Syariah Milkiyah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Bandung Conference Series : Sharia Economic Law Bandung Conference Series : Syariah Banking Jurnal Riset Perbankan Syariah Sewagati Fastabiq: Jurnal Studi Islam Jurnal Rekognisi Ekonomi Islam (JREI)
Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Akad Mudharabah tentang Bagi Hasil Pendapatan Parkir Muhammad Risandi Lampah; Panji Adam Agus Putra; Arif Rijal Anshori
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.6891

Abstract

Abstract. mutual agreement. Based on the discussion in the background of the problem above, the author tries to narrow the discussion in this discussion into a number of questions as follows: How is the implementation of the mudharabah agreement regarding profit sharing for the management of the parking lot at the Jikomalamo beach tourist attraction in Ternate? How is the analysis of mudharabah contract payments regarding parking revenue sharing at Jikomalamo beach, Ternate? The research method used in the preparation of this study was descriptive analytical, and data collection used field research methods. Data collection was by means of observation, interviews, and literature studies. Data analysis techniques used qualitative. The results of the study show that the implementation of parking profit sharing at JikomalamoTernate Beach is not in accordance with the agreement, where the parking manager does not provide results to the land owner. Then from the profit sharing practice in the mudharabah contract it is not in accordance with sharia principles because there is no clarity from the parking manager, resulting in Gharar in terms of profit sharing. Abstrak. kesepakatan bersama. Berdasarkan pembahasan pada latar belakang masalah di atas, penulis mencoba mempersempit pembahasan dalam pembahasan ini menjadi beberapa pertanyaan sebagai berikut: Bagaimana pelaksanaan akad mudharabah tentang bagi hasil pengelolaan tempat parkir di Objek wisata pantai jikomalamo di ternate? Bagaimana analisis pembayaran akad mudharabah terkait bagi hasil parkir di pantai Jikomalamo Ternate? Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah deskriptif analitis, dan pengumpulan data menggunakan metode penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi literatur. Teknik analisis data yang digunakan kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan bagi hasil parkir di Pantai JikomalamoTernate tidak sesuai dengan kesepakatan, dimana pengelola parkir tidak memberikan hasil kepada pemilik lahan. Kemudian dari praktek bagi hasil dalam akad mudharabah tidak sesuai dengan prinsip syariah karena tidak ada kejelasan dari pihak pengelola parkir sehingga terjadi gharar dalam hal bagi hasil.
Tinjauan Fatwa MUI No 40 Tahun 2018 tentang Penggunaan Etanol atau Alkohol untuk Bahan Obat dan Implikasinya terhadap Jual Beli Obat-Obatan yang Mengandung Alkohol Ahmad Faisal Akbar; Redi Hadiyanto; Panji Adam
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i1.7061

Abstract

Abstract. All buying and selling practices, whether from food, drink or medicine, are bound by the provisions of whether or not it is permissible. Moreover, we as Muslims are supposed to carry out everything in accordance with Islamic religious norms. Allah SWT has regulated all matters relating to buying and selling, especially with drugs which according to researchers are very fundamental, because it is something that enters our bodies and almost every day most people consume drugs. The discussion in this study amounted to two core points, the first is to find out whether or not the status of consuming alcohol-containing drugs is permissible, and the second is to determine the legal status of buying and selling drugs that contain alcohol. The main theory used in this study comes from the Al-Qur'an, hadith, MUI fatwa, the views of the priests of 4 schools of thought. In this research, the type of research used is library research and field research with a qualitative approach. The use of this approach is adapted to the main objective of the research, which is to describe and analyze the buying and selling of drugs containing alcohol. It can be concluded that the sale and purchase of drugs containing alcohol is permissible or permissible, from several reasons that the researchers took, the first as in the MUI Fatwa No. 40 of 2018 which says consuming drugs containing alcohol is permissible, then there is no sale and purchase conditions that can cancel the sale and purchase contract for drugs containing alcohol, the latter as in the fiqh rule which states that the goods used are halal, meaning that the sale and purchase is also halal, unless there are other things that can forbid it. Abstrak. Segala praktik jual beli baik dari makanan, minuman ataupun obat-obatan itu terikat pada ketentuan boleh atau tidak boleh nya. Terlebih kita selaku umat Muslim yang sudah seharusnya menjalankan segala sesuatu itu harus sesuai dengan norma-norma Agama Islam. Allah Swt telah mengatur segala hal yang berkaitan dengan jual beli, terlebih dengan obat-obatan yang menurut peneliti sangat fundamental, dikarenakan itu sesuatu yang masuk kedalam tubuh kita dan hampir setiap hari kebanyakan manusia mengkonsumsi obat-obatan. Pembahasan pada penelitian ini berjumlah dua point inti yang pertama untuk mengetahui status boleh atau tidaknya mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung alkohol, dan yang kedua untuk mengetahui status hukum jual beli obat-obatan yang mengandung alkohol. Teori utama yang di gunakan dalam penelitian ini bersumber dari Al-Qur'an, hadis, fatwa MUI, pandangan imam 4 mazhab. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian studi kepustakaan dan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Penggunaan pendekatan ini disesuaikan dengan tujuan pokok penelitian, yaitu mendeskripsikan dan menganalisis mengenai jual beli obat-obatan yang mengandung alkohol. Dapat di simpulkan bahwa jual beli obat-obatan yang mengandung alkohol itu hukumnya mubah atau boleh, dari beberapa alasan yang peneliti ambil, yang pertama sebagaimana dalam Fatwa MUI No 40 Tahun 2018 yang mengatakan mengkonsusmsi obat-obatan yang mengandung alkohol adalah boleh, kemudian tidak ada syarat jual beli yang bisa membatalkan akad jual beli obat-obatan yang mengandung alkohol, yang terakhir sebagaimana dalam kaidah fikih yang menyebutkan bahwa barang yang digunakan halal berarti dalam hal jual belinya pun halal, kecuali ada hal-hal lain yang bisa mengharamkannya.
Tinjauan Hukum Islam terhadap Penggunaan Rekening Bank Konvensional pada Lembaga Zakat Faisal Musyaffa; Panji Adam Agus Putra
Jurnal Riset Perbankan Syariah Volume 1, No. 1, Juli 2022, Jurnal Riset Perbankan Syariah (JRPS)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.436 KB) | DOI: 10.29313/jrps.v1i1.945

Abstract

Abstract. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung collects and distributes zakat funds through Islamic banks and conventional banks. Conventional banks use an interest system that isn’t in accordance with sharia principles, BAZNAS Kota Bandung is a zakat institution that must apply sharia principles. The purpose of this study was to determine the mechanism of practice of using conventional bank accounts and review of Islamic law on the practice of using conventional bank. The method used in this research is descriptive qualitative using an empirical legal approach. This type of research data uses field data with primary data sources and secondary data obtained using data collection techniques in the form of observations, interviews, and documentation. The results of the study show, firstly, the mechanism for the practice of using conventional bank accounts at BAZNAS, although there are non-halal funds originating from bank interest, the non-halal funds will be separated and will be distributed to public facilities. Second, although non-halal funds will be channeled for public facilities, it is still contrary to the MUI Fatwa Number 1 of 2004 because in Bandung there are already Islamic banks that are easily accessible so that they are not in an emergency situation. Abstrak. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung melakukan penghimpunan dan penyaluran dana zakat melalui bank syariah dan bank konvensional. Bank konvensional menggunakan sistem bunga yang tidak sesuai prinsip syariah, sedangkan BAZNAS Kota Bandung lembaga zakat yang harus menerapkan prinsip syariah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui mekanisme praktik penggunaan rekening bank konvensional pada BAZNAS Kota Bandung dan tinjauan hukum Islam terhadap praktik penggunaan rekening bank konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan hukum empiris. Jenis data penelitian menggunakan data lapangan dengan sumber data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, mekanisme praktik penggunaan rekening bank konvensional pada BAZNAS Kota Bandung meskipun terdapat dana non-halal yang berasal dari bunga bank, dana non-halal tersebut akan dipisahkan dan akan disalurkan untuk fasilitas umum. Kedua, meskipun dana non-halal akan disalurkan untuk fasilitas umum, tetap bertentangan dengan Fatwa MUI Nomor 1 Tahun 2004 karena di kota Bandung sendiri sudah terdapat bank syariah yang mudah dijangkau sehingga bukan dalam kondisi darurat.
Implementasi Akad Wasathah Tijariyah (Jasa Keperantaraan) dalam Transaksi Titip Jual Barang Preloved Fashion Muslim di Akun Instagram @Preloved_Safitnadyy Diajeng Ayunda Candra Kirana; Muhammad Farhan Bagja Naufal; Nurjanah; Panji Adam Agus Putra
Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 1 (2023): Al-Iqtishod: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/iqtis.v5i1.751

Abstract

Di era digitalisasi ini, transaksi muamalah mengalami beberapa perkembangan. Salah satunya adalah jasa keperantaraan di platform online. Maraknya jasa titip jual (keperantaraan) fashion muslim di Instagram, kami selaku mahasiswa ekonomi syari’ah tertarik untuk menganalisis bagaimana implementasi akad wasathah tijariyah atau jasa keperantaraan dalam transaksi titip jual barang preloved fashion muslim di akun instagram @preloved_safitnadyy. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, di mana penelitian dilaksanakan dengan memahami konsep-konsep yang ditemukan dalam proses penelitian, dengan menggunakan teknik wawancara, content analysis (analisis isi) dan library research (riset kepustakaan). Hasil dari penelitian ini adalah kegiatan jasa keperantaraan yang dilakukan oleh akun instagram @preloved_safitnadyy sebagian besar sudah memenuhi syarat sebagaimana dijelaskan dalam Fatwa DSN-MUI Nomor 1l3/DSN-MUI/IX/2017 Tentang Akad Wakalah Bil-Ujrah. Kata Kunci: Jasa Keperantaraan, Wasathah Tijariyah, Muamalah, Digital
KONTRUKSI AKAD MUDHÂRABAH DALAM FATWA DEWAN SYARIAH NASIONAL-MAJELIS ULAMA INDONESIA NOMOR: 03/DSN-MUI/IV/2000 TENTANG DEPOSITO Panji Adam Agus Putra
FASTABIQ: JURNAL STUDI ISLAM Vol 1, No 1 (2020): FASTABIQ : Jurnal Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47281/fas.v1i1.1

Abstract

Deposits in Islamic banks are investment funds based on mudhârabah agreements or other contracts that are not in conflict with Islamic principles. This is stated in the DSN-MUI fatwa No: 03 / DSN-MUI / IV / 2000 Concerning Deposits, where the Islamic bank acts as the fund manager and the customer is an investor. In the level of implementation, the fund manager (mudhârib) re-invests or re-mudhârabah, then there is a multi-level mudhârabah contract which the islamic jurist has debated its legal status. The research method based on the normative juridical approach with the specification used is analytical descriptive and the data collection method used is literature study. Takyif fiqh and contract construction in sharia deposits, according to the author that the contract used in the implementation of the National Sharia Council No: 03 / DSN-MUI / IV / 2000 Concerning Deposits is mudhârib yudhârib contract; mudhârib al-wasȋth or commonly called mudhârabah birthday. In this case the Islamic bank in addition to being domiciled as mudhrib (in the first mudhârabah contract), the Islamic bank was also at the same time as shâhib al-māl (in the second mudhârabah contract). Based on the opinion of the rajj (superior) among the scholars, the law of carrying out a multilevel mudhârabah agreement or commonly referred to as mudhârib yudhârib (re-mudhârbah) is permissible based on two considerations, namely consideration of 'urf / habit (in this case the habits in the Islamic financial institutions) ) and the concept of absolute mudhârabah.Keywords: mudharabah contract, deposit, DSN-MUI fatwa
Pendampingan Wanita Penggerak Halal Untuk Eskalasi Pemahaman Ekosistem Halal di Lingkungan Majelis Taklim Kota Bandung Neni Sri Imaniyati; Diana Wiyanti; Panji Adam Agus Putra; Reni Trimelawati
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.732

Abstract

Aktivitas majelis taklim di Kota Bandung sangat signifikan. Peningkatan aktivitas majelis taklim salah satunya yakni dengan hadirnya Wanita Penggerak Halal. Masih minimnya pengetahuan serta literasi berkaitan dengan topik halal dan transaksi ekonomi dan bisnis syariah khususnya di lingkungan majelis taklim Kota Bandung menjadi salah satu tujuan diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Pengabdian yang dilakukan oleh Tim PKM Unisba ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta literasi mengenai urgensi konsumsi halal serta pemahaman mengenai kegiatan ekonomi dan bisnis syariah pada masyarakat khususnya berupa pendampingan kepada Wanita pegerak halal yang di dalamnya terdiri dari ibu-ibu majelis taklim di kota Bandung. Metode yang digunakan dalam PKM berupa pendampingan yaitu meliputi sosialisasi, workshop, pelatihan, praktek langsung, dan evaluasi. Dalam kegiatan ini dilakukan post-test terkait pemahaman dasar terkait halal dan ekonomi syariah, Temuan dalam pelaksanaan pendampingan ini adalah Masyarakat masih belum sepenuhnya memiliki pemahaman terkait makanan halal dan produk halal, serta minimnya kegiatan-kegiatan ekonomi dan bisnis yang sesuai dengan prinsip syariah. Dengan kegiatan ini terdapat peningkatan pemahaman pada masyarakat khususnya ibu-ibu majelis taklim. Pengabdian ini berguna bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman terkait produk halal. Adapun saran dalam kegiatan PKM ini adalah perlu adanya literatis bagi majelis taklim di kota Bandung berkaitan dengan produk-produk halal serta kegiatan ekonomi berbasis syariah sehingga majelis-mejelis taklim dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Konsep ‘Urf Dan Aplikasinya Dalam Hukum Ekonomi Syariah (Mu’âmalah Mâliyyah) Panji Adam Agus Putra
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5463

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan konsep ‘urf serta kedudukannya dalam metode penemuan hukum serta aplikasinya dalam bidang hukum ekonomi syariah. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan bersifat deksritif analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa ‘urf memiliki kedudukan dalam penemuan hukum karena disepakati oleh para pakar sebagai dalil hukum dalam Islam. Aplikasi ‘urf dalam bidang mu’âmalah mâliyyah terdiri atas kebolehan akad jual-beli mu’âthah, jual-beli istishna, keuntungan dalam akad gadai, jual-beli barang yang belum wujud dan wakaf produktif dan sewa atas jasa.
Analisis Fatwa DSN-MUI tentang Akad Ijarah terhadap Praktik Jasa Endorsement Noviyanti Ramdhani; Panji Adam Agus Putra; Ira Siti Rohmah Maulida
Jurnal Riset Ekonomi Syariah Volume 3, No. 2, Desember 2023 Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jres.v3i2.2789

Abstract

Abstract. This study aims to determine the practice of endorsement services on the Instagram account @naryarahma, to analyze the DSN-MUI Fatwa No. 112/DSN-MUI/IX/2017 concerning the Ijârah Agreement for the practice of endorsement services on the Instagram account @naryarahma. This research method uses a qualitative case study approach. The data sources used are primary data in the form of interviews, observations, and documentation related to endorsement practices and secondary data in the form of articles, journals, theses, books, websites related to research. The data analysis method used is empirical juridical. The results of this study are the analysis of the DSN-MUI Fatwa No. 112/DSN-MUI/IX/2017 concerning Ijârah Contracts for the practice of endorsement services on the @naryarahma Instagram account, there are discrepancies with the fourth, seventh and eighth provisions in the fatwa, because the product to be promoted and the term of work are not clearly and specifically known at the time of the agreement. In addition, there are online shops that have passed the payment due date and have not paid ujrah. This discrepancy involves an element of jahalah (ignorance). Based on fiqh, this has implications for the cancellation of the contract because it does not fulfill the pillars and conditions of the ijârah contract. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik jasa endorsement pada akun Instagram @naryarahma, menganalisis Fatwa DSN-MUI No. 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Ijârah terhadap Praktik jasa endorsement pada akun Instagram @naryarahma. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa hasil wawancara, observasi, serta dokumentasi terkait praktik endorsement dan data sekunder berupa artikel, jurnal, skripsi, buku, website yang berkaitan dengan penelitian. Metode analisis data yang digunakan yaitu yuridis empiris. Hasil penelitian ini yaitu analisis Fatwa DSN-MUI No. 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Ijârah terhadap praktik jasa endorsement pada akun Instagram @naryarahma terdapat ketidaksesuaian dengan ketentuan keempat, ketujuh dan kedelapan dalam fatwa, karena produk yang akan dipromosikan serta jangka waktu kerjanya tidak diketahui secara jelas dan spesifik pada saat kesepakatan selain itu terdapat pihak online shop yang melewati jatuh tempo pembayaran dan tidak membayarkan ujrah. Ketidaksesuaian ini melibatkan adanya unsur jahalah (ketidaktahuan). Berdasarkan fikih hal ini berimplikasi pada batalnya akad karena tidak memenuhi rukun dan syarat akad ijârah.
Implementasi Akad Rahn Pada Pegadaian Syariah Dalam Rangka Meningkatkan Minat Masyarakat Pada Keuangan Syariah Dayu Mirwan; Muhammad Noval; Panji Adam Agus Putra
Jurnal Rekoginisi Ekonomi Islam Vol. 2 No. 01 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jrei.v2i01.489

Abstract

Islamic financial institutions are business entities whose activities are in the field of Islamic finance and their assets, both financial and financial, are based on sharia principles. One of the Islamic financial institutions in Indonesia is the Sharia Pawnshop (Rahn). Rahn is an agreement for the delivery of goods as a form of collateral for a debt so that the person concerned may take the debt. The implementation carried out by Islamic Pawnshops includes efforts to foster Islamic financial literacy in the community, so that later the community will understand and know about Islamic Pawnshops which can help the economy in the family or create new businesses. Due to the lack of public interest in Islamic finance, especially Islamic pawnshops, the purpose of this research is to inform the concept of pawning in classical fiqh literature, the implementation of rahn contracts in Islamic pawnshops and how to increase public interest in Islamic financial institutions, especially Islamic pawn shops.
Analisis Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal pada Perilaku Konsumen dalam Penggunaan Skincare Halal pada Produk Korean Beauty Putri Diah Ayu Lestari; Panji Adam Agus Putra; Intan Nurrachmi
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i2.7531

Abstract

Abstract. Korean Skincare products are Skincare products that are being loved by teenagers. Muslim consumers should buy products by considering halal, haram and unclean aspects. However, some of the female students at the Sharia Faculty of the Islamic University of Bandung paid little attention to the existence of halal certificates and labels on the products used. This study aims to determine Muslim consumption behavior in female students of the Faculty of Sharia, Bandung Islamic University, to analyze Law Number 33 of 2014 concerning Guaranteed Halal Products towards Muslim consumer behavior in female students of the Faculty of Sharia, Islamic University of Bandung. This research method uses a qualitative approach with an empirical juridical approach. The data sources used were primary data in the form of questionnaire results and interviews related to the behavior of students at the Faculty of Sharia, Bandung Islamic University and secondary data in the form of articles, journals, theses, books, websites related to this research. The results showed that the factors influencing the behavior of Sharia Faculty students were cultural, social, personal and psychological factors. In Article 53 paragraph (2), Article 17 and Article 18, it can be concluded that the JPH Law has not been implemented. This is based on the fact that 38% of Sharia Faculty students pay little attention to the halal label on Korean Skincare products that enter Indonesia, but they buy the product as a result of considering the halal raw materials/composition contained in Korean Skincare products. Abstrak. Produk Skincare Korea merupakan produk Skincare yang sedang digandrungi oleh kalangan remaja. Konsumen muslim seharusnya membeli produk dengan mempertimbangkan aspek halal, haram, dan najis. Namun, sebagian dari kalangan Mahasiswi pada Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung mahasisiwi tersebut kurang memperhatikan adanya sertifikat dan label halal pada produk yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumsi muslim pada Mahasiswi Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung, menganalisis Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal terhadap perilaku konsumen muslim pada Mahasisiwi Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa hasil kuesioner serta wawancara terkait perilaku mahasisiwi Fakultas Syariah Universitas Islam Bandung dan data sekunder berupa artikel, jurnal, skiripsi, buku, website yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi perilaku mahasisiwi Fakultas Syariah yaitu faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis. Pada Pasal 53 ayat (2), Pasal 17 dan Pasal 18, dapat disimpulkan bahwa kurang terlaksananya UU JPH tersebut. Hal ini didasari dengan ditemukan fakta bahwa 38% mahasisiwi Fakultas Syariah kurang memperhatikan label halal pada produk Skincare Korea yang masuk ke Indonesia melainkan mereka membeli produk tersebut hasil dari pertimbangan kehalalan bahan baku/komposisi yang terkandung dalam produk Skincare Korea.
Co-Authors Aditya Nugraha Ahmad Faisal Akbar Aliya Putri Fitria Nuryanti Alma Hanifa Candra Yulia Amrulla Hayatudin Amrullah Hayatudin Anshori, Arif Rijal Aprillia Ratih Pawestri Samapta Asyila Putri Wibowo Atmima Tabi’inattien Al-ahya Cecep Kusmana Dani Durahman Dayu Mirwan Dede Rifaldy Ambar Dhanisa Leryan Diajeng Ayunda Candra Kirana Diana Wiyanti Dina Rahmania Dzulhijjah, Liza Elisa Siti Widyastuti Fadhilah, Salma Nurul Faisal Musyaffa Fattah, Athiyatul Fauzia Rizqika Subrata Fawzi, Ramdan Firda Meilani Wijayanti Firda Nurfadilah Geugeut Kinasih Wahyuni Haliya Azka Imadi Heru Pratikno Hery Widijanto Imam Mugi Indra Wijaya Intan Nur Apriliani Intan Nurapriliani Intan Nurrachmi Intan Rahmawati Iwan Permana Jajang Saepul Hamzah Khoerunnisa Amalia Kurniawan, Cecep Soleh Liza Dzulhijjah M Faiz Mufidi M Zidan Al Insyani Maman Surahman Maman Surahman Marjan Laraswati Maulida, Ira Siti Rohmah Melawati Miftah Farid Aziez Mohamad Dandi Maulana Muhamad Naufal Al Dzikri Muhamad Rafi Maududi Islam Muhammad Alfin Zayynur Rofiq Muhammad Farhan Bagja Naufal Muhammad Hatta Muhammad Noval Muhammad Risandi Lampah Nadiya Ratna Pura Nadya Salsabila Najmi Nurfauzi Ihsani Nanik Eprianti Neng Dewi Himayasari Neni Sri Imaniyati Noviyanti Ramdhani Nugraha, Ivan Nur Arifah, Siti Asiyah Nurbani Syifa Nurjanah Permana, Iwan Popon Srisusilawati Puteri Asyifa Octavia Apandy Putri Diah Ayu Lestari Ratna Januarita Redi Hadiyanto Redi Hadiyanto Reni Trimelawati Rifqi Permana Rois, Yovanka Graciela Rosyidah, Fairuz Syifa Salma Nurul Fadhilah Sandi Rizki Febriadi Selly Eriska Shindu Irwansyah Siregar, Ariani Siti Karomah Nuraeni Sri Imaniyari, Neni Sundari, Rini Irianti Syalsya Elsa Fadillah Syifa Dewi Fajriyani Tahany, Tahany Tiya Rissa Kamila Trimelawati, Reni Trisya Aprianti Udin Saripudin Utami, Ayu Tuty Wijayanti, Intan Manggala Wulan Yandi Maryandi Yayat Rahmat Hidayat Yoghi Arief Susanto Yuda Dharma Putra Yusup, Akhmad Zaini Abdul Malik