Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien di Instalasi Rawat Jalan RSUD Pringsewu Tahun 2024 Prihantini, Ika Swastika; Irianto, Sugeng Eko; Budiati, Endang; Karyus, Aila; Rahayu, Dewi
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 6 No. 5 (2024): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Juli 20
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v6i5.1048

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan. Di RSUD Pringsewu, survey kepuasan dilakukan 6 bulan sekali, adapun, waktu tunggu dan kepuasan pasien belum memenuhi target indikator nasional sebesar 100%. Waktu tunggu mencapai 85,77%. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan akses, proses penerimaan, waktu tunggu, lingkungan fisik, konsultasi dokter, informasin pada pasien dengan kepuasan pasien di Instalasi Rawat Jalan RSUD Pringsewu. Jenis penelitian, kuantitatif, dengan desain cross sectional. Adapun jumlah sampel sebanyak 146 responden dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Metode pengambilan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis statistik menunjukan ada hubungan akses (p-value 0,042), proses penerimaan (p-value 0,017), waktu tunggu (p-value 0,005), lingkungan fisik (p-value 0,026), konsultasi dokter (p-value 0,022), informasi untuk pasien (p-value 0,018) dengan kepuasan pasien. Variabel waktu tunggu dominan berhubungan dengan kepuasan pasien di Instalasi Rawat Jalan dengan (p-value 0,006 dan OR 7,269). Diharapkan manajemen melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja staf serta memberikan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan dan kemampuan manajemen waktu
Faktor Yang Berhubungan Dengan Ketepatan Identifikasi Pasien oleh Perawat di Rumah Sakit Umum Handayani Kota Bumi Lampung Utara Marlita, Afia; Karyus, Aila; Setiaji, Bambang; Pramudho, Kodrat
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 6 No. 5 (2024): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Juli 20
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v6i5.1034

Abstract

Identifikasi pasien merupakan proses verifikasi identitas individu yang sangat penting untuk memastikan bahwa perawatan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka. Hingga saat ini, masih ada perawat tidak melakukan identifikasi pasien, yang umumnya akan mengakibatkan kesalahan pengobatan, infeksi, kesalahan diagnostic yang merugikan pasien. Jenis penelitian kuantitatif, desain cross sectional, populasi penelitian seluruh perawat sebanyak 153 perawat dengan sampel 122 perawat. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, pengumpulan data menggunakan lembar google form. Analisis data menggunakan aplikasi statistik. Uji korelasi menggunakan chi square test,analisis multivariate dengan regresi logistic. Hasil analisis, diketahui ada hubungan pengetahuan (p-value 0.038), sikap perawat (p-value 0.025), motivasi perawat (p-value 0.010), sosialisasi (p-value 0.016), edukasi (p-value 0.042), budaya keselamatan (p-value 0.003) dengan ketepatan identifikasi pasien. Budaya keselamatan merupakan variabel dominan yang berhubungan dengan ketepatan identifikasi pasien di Rumah Sakit Umum Handayani (p-value 0.006 dan OR 7.206). Rekomendasi, pimpinan menyusun kebijakan dengan penguatan kemitraan dengan stakeholder dalam menerapkan budaya keselamatan, menerapkan sanksi bagi tenaga yang tidak menerapkan budaya keselamatan.
Penatalaksanaan Holistik pada Pasien Wanita Usia 33 tahun dengan Infeksi Saluran Kemih Non-Spesifik melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Maulana, Dhani Achmad; Karyus, Aila
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.5996

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah penyakit infeksi oleh adanya jumlah mikroorganisme pada saluran kemih yang melebihi batas normal. Jumlah penderita ISK di Indonesia adalah 90-100 kasus per 100.000 penduduk atau sekitar 180.000 kasus per tahun. Menerapkan pelayanan dokter keluarga dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis Evidence-Based Medicine yang bersifat patient-centered, family-approach, dan community oriented. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis (autoanamnesis), pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah untuk melengkapi berkas keluarga, data psikososial, dan lingkungan. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien di Puskesmas. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Setelah dilakukan intervensi didapatkan perbaikan gejala klinis serta skor pengetahuan pasien yang meningkat sebanyak 40 poin, pasien menjaga personal hygiene nya dan keluarga pasien memahami penyakit yang diderita oleh pasien. Telah dilakukan penatalaksanaan holistik dengan pendekatan dokter keluarga Ny. K usia 33 tahun dengan Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang disesuaikan berdasarkan diagnostik holistik awal. Intervensi yang dilakukan telah menambah pengetahuan pasien dan mengubah beberapa perilaku pasien dan keluarganya, yang ditunjukkan dengan perbaikan pada diagnostik holistik akhir.
Optimizing the Role of Hospital Health Promotion in Improving Superior Services Fansuri, Muhaimin; Setiaji, Bambang; Karyus, Aila; Budiati, Endang; Irianto, Sugeng Eko; Rolia, Eva
Miracle Journal of Public Health Vol 8 No 1 (2025): Miracle Journal of Public Health (MJPH)
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v8i1.409

Abstract

This study used a descriptive qualitative approach with the aim of evaluating the implementation of the Hospital Health Promotion Programme (PKRS) at RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro City in 2024. The research sample consisted of 8 informants selected using purposive sampling technique, which included 1 Head of PKRS Installation, 3 medical staff, and 4 patients. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews, direct observation, and documentation. Analysis was conducted using a thematic analysis approach. The results showed that the implementation of the Hospital Health Promotion Programme (PKRS) at RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro City still faces obstacles, such as the lack of structured training for medical and non-medical staff, the non-integration of the PKRS programme in all hospital service lines, and the absence of structured ongoing evaluation. Strengthening the use of educational media, coordination between departments, and increasing the budget to support CSE activities are also needed. It is expected to improve service quality, reduce nosocomial infection rates, and strengthen public awareness of the importance of Clean and Healthy Living Behaviour (PHBS) in providing superior health services.
PENGUATAN STRATEGI PENGGERAKAN PARTISIPASI MAYARAKAT DALAM MENINGKATKAN PESERTA KB MODERN DI PROVINSI LAMPUNG Andini, Wira Setio; Karyus, Aila; Djamaluddin, Abikusno
Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kesehatan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v11i2.3338

Abstract

The family planning program is an effort to regulate the birth of children, the ideal distance and age to give birth, to regulate pregnancy through promotion, protection and assistance in accordance with reproductive rights to create a quality family. The COVID 19 pandemic situation has resulted in a decrease in the number of family planning participants. The purpose of this observation is to observe the phenomenon of sluggish public participation in the family planning program and determine strategies so that family planning services can reach all prospective family planning participants. This type of research is qualitative, with data collection methods using in-depth interviews and focus group discussions with family planning managers at the provincial and district levels. Observations were carried out in May until June 2022. The results obtained were that community participation in the modern family planning program was sluggish because during the pandemic there were no mobile family planning services that involved a lot of mass media and services at health facilities were limited, services were provided by giving pills or condoms to couples of childbearing age who requires repeated family planning, but this method has a very high potential for discontinuation. Suggestions to the Lampung Province BKKBN are to encourage managers of intensive family planning programs to provide mobile family planning services and utilize digital promotional media to inform family planning services.
Analysis of Blood Supply Tablet Program Management in an Effort to Reduce the Prevalence of Anemia Among Female Students in Pesawaran District, Indonesia in 2025 Faradila, Mulya Dwi; Adyas, Atikah; Karyus, Aila; Noviansyah, Noviansyah; Pratiwi Putri, Dian Utama
Health Dynamics Vol 2, No 6 (2025): June 2025
Publisher : Knowledge Dynamics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/hd20607

Abstract

The consumption of iron supplement tablets (TTD or “Tablet Tambah Darah”) is crucial for adolescent girls to prevent anemia. Irregular intake of these supplements can lead to increased rates of anemia. In Pesawaran District, the prevalence of TTD distribution among adolescent girls is 54.75%, which falls short of the national target of 75%. This study aimed to analyze the management of the TTD program as an effort to reduce the prevalence of anemia among junior and senior high school girls in Pesawaran District in 2025. This qualitative study was conducted in Pesawaran District, involving key informants such as nutrition program officers and junior and senior high school students. Data were collected through in-depth interviews conducted from March 3–25, 2025. The results indicate that while the Health Department shows strong commitment, regulatory frameworks have not yet been established. Planning has been carried out, including intervention design, hemoglobin screening, and logistics procurement. However, implementation faces challenges due to the absence of formal regulations and a lack of collaboration between the Health and Education Departments, resulting in limited school support. The involvement of teachers, particularly UKS (school health unit) teachers, remains low. In terms of evaluation, program monitoring has been conducted using checklists and pocketbooks to track student compliance. Follow-up actions include addressing implementation barriers through mini workshops aimed at formulating improvement plans. It is recommended that the Head of the Pesawaran Health Office initiate co-management of the TTD program. Overall, the TTD program in Pesawaran District demonstrates a strong commitment from the health sector but requires strengthened regulations and inter-sectoral collaboration to more effectively reduce anemia prevalence among adolescent girls.
Penatalaksanaan Holistik dengan Pendekatan Dokter Keluarga pada Wanita Usia 42 Tahun dengan Asma Persisten Sedang Annisa, Nur; Karyus, Aila
Medula Vol 15 No 2 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i2.1637

Abstract

Asthma is a heterogeneous disease, which has characteristics of chronic inflammation of the airways characterized by a history of respiratory symptoms such as wheezing, shortness of breath, chest tightness, and coughing that vary in terms of time and intensity, accompanied by variations in expiratory airflow obstruction. This study is a descriptive study of case reports. Primary data were obtained through autoanamnesis, physical examination, and visits to the patient's home. Secondary data were obtained from patient medical records at Panjang Public Health Center. Patient Mrs. LM, 42 years old, diagnosed with moderate persistent Asthma was managed comprehensively, namely given medication in the form of bronchodilators and inhalers and carried out interventions using poster media and showing asthma exercise videos. The evaluation obtained results in the form of improved patient complaints, increased understanding of the disease as evidenced by a comparison of pre-test and post-test values and increased family support The application of a family doctor approach is needed for holistic and comprehensive management of patients with moderate persistent Asthma to detect internal and external risk factors in order to support successful therapy and improve the patient's quality of life.
Hunungan Pengetahuan dan Tingkar Pendidikan dengan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah di Desa Muara Gading Mas Ningrum, Adenias Lutfia; Rosa, Emantis; Carolia, Novita; Karyus, Aila
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i2.15854

Abstract

Demam berdarah dengue merupan penyakit infeksi disebabkan oleh virus dengue dengan vektor perantara nyamuk Aedes aegypti. Saat ini jumlah kasus DBD mencapai 71.633, salah satu kasus tertinggi yaitu terjadi di provinsi lampung dengan IR 64,4/100.000 penduduk, CFR 0,3 %. Seiring meningkatnya DBD pemerintah memberikan kebijaka terhadap pencegahan DBD dengan cara melakukan PSN 3M Plus. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan tingkat pendidikan masyarakat dengan perilaku pencegahan penyakit DBD di desa muara gading mas kecamatan labuhan maringgai kabupaten lampung timur. Metode yang digunakan observasional pendekatan cross sectional, dibutuhkan 94 sampel, pemilihan sampe berdasarkan kriteria insklusi dan eksklusi lalu menggunakan teknik sample random sampling, data diambil menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku pencegahan, kemudian dioleh dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat yaitu uji chii-square. Hasil perilaku pencegahan dengan hubungan pengetahuan didapatkan p-value 0,001 dan dengan hubungan tingkat pendidikan masyarakat didapatkan p-value 0,001. Hasil tersebut menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tingkat pendidikan masyarakat dengan perilaku pencegahan DBD di desa muara gading mas kecamatan labuhan maringgai kabupaten lampung timur. Kata kunci: pengetahuan, tingkat pendidikan, perilaku pencegahan DBD.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Pencegahan Diare dan Pengelolaan Air Bersih Di Desa Way Hui Kabupaten Pesawaran Aziza, Nurul; Karyus, Aila; Maritasari, Dwi Yulia; Monika, Dinda
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i1.1313

Abstract

Pada Tahun 2022 target penemuan kasus diare balita di Kabupaten Pesawaran berjumlah 7.708 kasus dengan hasil penemuan kasus diare balita 1.071 kasus atau sebesar 13,90%. (Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, 2022). Sasaran penyuluhan adalah ibu batita sebanyak 30 orang di posyandu desa Way Hui kabupaten Pesawaran. Penyuluhan di laksanakan di salah satu rumah kader posyandu di desa Way hui Kabupaten Pesawaran. Penyuluhan kesehatan dilakukan dengan metode ceramah, selama kegiatan berlangsung kondusif dan interaktif responden aktif bertanya dan menyimak materi yang di sampaikan oleh tim pengabdian, kegiatan penyuluhan berlansung selama 35 menit dan di lanjutkan dengan sesi diskusi Tanya jawab selama 15 menit. Setelah di lakukan penyuluhan responden di beri kuesioner dan di dapatkan hasil pengetahuan responden meningkat yang di tandai dengan peningkatan hasil nilai rata rata dari post test 87,5. Dapat dibuktikan bahwa penyuluhan kesehatan yang baik akan memberikan peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap diare an pengelolaan air bersih
Determinan Perilaku Wanita Melakukan Deteksi Dini Kanker Serviks Susanti, Ferlia; Setiaji, Bambang; Adyas, Atikah; Karyus, Aila; Budiati, Endang
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i4.3801

Abstract

Kanker serviks menempati urutan keempat pada wanita di dunia dengan 660.000 kasus baru dan 350.000 kematian pada tahun 2022. Deteksi dini menjadi upaya penting untuk menurunkan angka kematian, namun cakupan nasional tahun 2022 baru mencapai 9,19%, sedangkan di Kabupaten Lampung Selatan hanya 7,3%, jauh di bawah target renstra 45%. Tahun 2024, hanya 7,22% wanita di Kabupaten Lampung Selatan yang melakukan deteksi dini, dengan 200 kasus positif ditemukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui determinan perilaku wanita melakukan deteksi dini kanker serviks di Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan bulan Februari-Maret 2025. Populasi penelitian ini wanita yang sudah menikah berusia 30-69 tahun berjumlah 262.599 orang. Sampel diambil sebanyak 120 responden menggunakan teknik proportional sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Dianalisis univariat, bivariat, serta multivariate dengan menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan pada pengetahuan (p-value=0,009), sikap (p-value=0,000), keterpaparan media informasi (p-value=0,039) dan tidak adanya hubungan signifikan (p-value>0,05) pada tingkat pendidikan, usia, keterjangkauan akses, status ekonomi, dukungan suami/keluarga, dukungan petugas kesehatan, dukungan kader kesehatan  dengan perilaku wanita melakukan deteksi dini kanker serviks. Variabel dominan adalah sikap (p-value=0,000;OR=5,101).