Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Kemampuan Guru Mengelola Kelas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas III SDIT As-Shaff Takalar Ratu Yunitasari; Muhammad Ali Bakri; Nasruni Nasruni; Muhammad Yasin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengelolaan kelas oleh guru di kelas III SDIT Ash-Shaff Takalar, 2) motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Arab, dan 3) strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data adalah guru pendidikan bahasa Arab dan siswa kelas III SDIT Ash-Shaff Takalar. Instrumen penelitian terdiri dari peneliti sebagai instrumen utama, pedoman observasi, angket, alat tulis, dan alat perekam. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, guru bahasa Arab di kelas III mampu mengelola kelas melalui tiga aspek utama: perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan. Dalam aspek perencanaan, guru membuat kontrak belajar serta mengidentifikasi karakter siswa untuk menentukan pendekatan pembelajaran yang sesuai. Dalam pengorganisasian, guru mengatur waktu, ruang kelas, media pembelajaran, serta metode yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Sementara dalam pengawasan, guru melakukan evaluasi, menerapkan pendekatan individual, dan menjaga suasana kelas tetap kondusif. Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, guru menggunakan berbagai strategi internal dan eksternal, seperti pemberian apresiasi, penggunaan ice breaking, yel-yel semangat, serta metode menyanyi untuk membantu siswa menghafal kosa kata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru bahasa Arab memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola kelas sekaligus meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Arab.
Strategi Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi Informasi di SMP UNISMUH Makassar Wahyu Hidayat; Muhammad Ali Bakri; Sulaeman
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to: (1) analyze the application of information technology in Islamic Education learning at SMP Unismuh Makassar; (2) explore the challenges faced in developing IT-based Islamic Education; and (3) examine the strategies applied to improve the use of technology in the learning process. The research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing.The findings show that the use of information technology in Islamic Education learning has been implemented quite well. Teachers have utilized various digital media such as PowerPoint, YouTube, and interactive platforms (Kahoot, Quizizz) to make lessons more engaging and to increase student participation. However, several challenges remain, including technical problems (such as power outages and unstable internet connections), school policies limiting the use of students’ personal devices, and differences in students’ digital literacy. To address these challenges, the school and teachers have provided digital materials that can be accessed without personal devices and developed interactive and flexible teaching approaches. These strategies are intended to ensure that technology meaningfully supports students’ understanding of the subject matter.
دور البيئة اللغوية في تنمية مهارة الكلام في اللغة العربية لدى طلاب معهد البر بجامعة محمدية مكسر Muhammad Haerul; Muhammad Ali Bakri; Muzakkir Muzakkir
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

تلعب اللغة دورًا محوريًا في التعليم، لا سيما في تعلم اللغة العربية، التي تحتل مكانة بارزة في الدراسات الإسلامية. ويُعدّ إتقان مهارات التحدث (مهارة الكلام) أمرًا بالغ الأهمية؛ إلا أن التباين في قدرات التحدث بين طلاب الجامعات يُشير إلى ضرورة إجراء المزيد من الدراسات حول فعالية البيئة اللغوية. تهدف هذه الدراسة إلى بحث دور البيئة اللغوية العربية في تنمية مهارات التحدث لدى الطلاب. استخدمت الدراسة المنهج الوصفي النوعي، وشارك فيها طلاب من معهد البر، جامعة المحمدية في ماكاسار. جُمعت البيانات من خلال الملاحظة والمقابلات والتوثيق. تُشير النتائج إلى أن تطبيق بيئة لغوية عربية مُنظّمة قد حسّن بشكل ملحوظ مهارات التحدث لدى الطلاب. وقد ساهمت سياسة الاستخدام اليومي الإلزامي للغة العربية، المدعومة بالتفاعل مع الزملاء والمحاضرين، والبرامج المُنظّمة كتدريبات المفردات والمحاكاة والعروض المسرحية، في تعزيز عادات لغوية إيجابية وزيادة ثقة الطلاب بأنفسهم. وقد أسهمت هذه العوامل مجتمعةً في تحسين مهارات التحدث لدى الطلاب في السياقين الأكاديمي والاجتماعي
Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Bahasa Arab Dalam Meningkatkan Keterampilan Mendengar Siswa Kelas XI SMA IT As-sunnah Makassar Moch. Akbar Suryaningrat; Muhammad Ali Bakri; Muhammad Radhi Al-Mardhi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini berfokus pada kompetensi pedagogik guru bahasa Arab di SMA IT As-sunnah Makassar dalam meningkatkan keterampilan menyimak peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kompetensi pedagogik guru dalam pembelajaran bahasa Arab. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Melalui studi kasus ini, peneliti dapat menggali data secara komprehensif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi guna mendeskripsikan secara detail penerapan kompetensi pedagogik guru dalam meningkatkan keterampilan menyimak peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa kompetensi pedagogik guru bahasa Arab pada SMA IT As-sunnah Makassar menunjukkan kategori baik. Guru merancang pembelajaran bahasa Arab dengan memperhatikan karakteristik peserta didik dan tujuan pembelajaran. Dalam praktiknya, guru menggunakan kombinasi metode ceramah, latihan mendengar (istima‘), penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, dan tanya jawab sederhana untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala yang memengaruhi optimalisasi pembelajaran, di antaranya keterbatasan mengakses platform digital yang sesuai dengan konteks pembelajaran bahasa Arab, waktu pembelajaran yang relatif singkat, serta perbedaan kemampuan siswa dalam memahami materi yang disampaikan secara lisan
Analisis Kesulitan dalam Penguasaan Kosakata Bahasa Arab pada Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah 12 Perumnas Kota Makassar Nadia Safira Bau; Muhammad Ali Bakri; Nasruni Nasruni
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa kelas VII dalam penguasaan kosakata bahasa Arab di SMP Muhammadiyah 12 Perumnas Kota Makassar serta faktor-faktor yang menyebabkannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan sumber data guru bahasa Arab dan siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan menghafal kosakata baru, melafalkan beberapa huruf Arab dengan benar, memahami makna kosakata, serta menggunakan kosakata dalam kalimat dan percakapan. Selain itu, sebagian siswa juga mengalami kesulitan membedakan jenis kata, seperti kata benda, kata kerja, dan kata sifat. Siswa cenderung cepat melupakan kosakata yang telah dipelajari karena kurangnya pengulangan dan latihan.Faktor penyebab kesulitan terdiri atas faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi belajar, kurangnya minat terhadap bahasa Arab, serta perbedaan kemampuan menghafal dan memahami materi. Faktor eksternal meliputi keterbatasan sarana pembelajaran, kurangnya variasi metode mengajar, dan belum terciptanya lingkungan berbahasa yang mendukung di sekolah maupun di rumah. Oleh karena itu, guru disarankan menggunakan metode pembelajaran yang lebih inovatif, menyediakan media pembelajaran yang menarik, memperbanyak latihan bahasa, serta mendorong siswa mengulang kosakata secara rutin agar penguasaan kosakata bahasa Arab meningkat.
Strategi Guru Dalam Pengembangan Maharah Kalam Berbasis Pendekatan Komunikatif Siswa Di SD IT Halba Makassar Asmaliasari Asrar; Muhammad Ali Bakri; Nurul Ilmah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan maharah kalam, penggunaan pendekatan komunikatif, serta strategi guru dalam pengembangan maharah kalam berbasis pendekatan komunikatif siswa di SD IT Halba Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru bahasa Arab, kepala sekolah, dan siswa. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) proses pengembangan maharah kalam dilakukan secara bertahap sesuai jenjang kelas, dimulai dari pengenalan kosakata dan kalimat sederhana hingga kemampuan menyusun percakapan dan cerita; (2) penggunaan pendekatan komunikatif diterapkan melalui pembiasaan penggunaan bahasa Arab dalam interaksi sehari-hari, baik di dalam maupun di luar kelas, serta melalui aktivitas pembelajaran yang interaktif dan kontekstual; (3) strategi guru dalam pengembangan maharah kalam meliputi penggunaan metode hafalan dialog (muhadatsah), praktik langsung, penggunaan gerakan dan lahjah, serta penciptaan lingkungan bahasa (bi’ah lughawiyyah) yang mendukung. Meskipun demikian, terdapat kendala berupa dominasi penggunaan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dalam komunikasi antar siswa. Dengan demikian, strategi guru berbasis pendekatan komunikatif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Arab siswa, meskipun masih memerlukan penguatan dalam konsistensi penggunaan bahasa Arab di lingkungan siswa. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi sekolah dalam mengembangkan pembelajaran maharah kalam yang lebih efektif, komunikatif, dan berkelanjutan.
INTEGRASI NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PESANTREN CAHAYA ISLAM PAPUA SORONG Jumadi Jumadi; Muhammad Ali Bakri; Rukli Rukli; Ferdinan Ferdinan; Mutmainnah Mutmainnah
MUMTAZ : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 1 (2024): December 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/mumtaz.v4i1.3950

Abstract

This study analyses how Islamic educational values are integrated into Arabic language learning at Cahaya Islam Modern Islamic Boarding School in Sorong, Papua. It employed a qualitative case-study design conducted in October 2024, involving 15 informants and supported by institutional documents, instructional records, and field notes. The data comprised the institutional profile, vision and mission, curriculum structure, Arabic language programmes, language-environment activities, learning-evaluation records, and field evidence on value habituation. The data were analysed thematically through condensation, coding, categorisation, presentation, and interpretive verification. The findings show that Islamic values are integrated across six interrelated domains: institutional orientation, learning objectives, teaching materials, pedagogical strategies, the Arabic-speaking environment, and assessment. The values emphasised include faith, worship, noble character, discipline, honesty, responsibility, independence, cooperation, and respect for knowledge. Their integration into the four language skills is reflected in Qur’anic and prophetic texts, morally oriented dialogues, reflective reading, and guided writing. Teachers reinforce this process through modelling, habituation, advice, supervision, motivation, and communicative practice, while Arabic-language and Qur’an-memorisation programmes extend value formation beyond the classroom. Nevertheless, the alignment among learning outcomes, classroom activities, and authentic assessment requires further strengthening. The study conceptualises value integration as a multilayered educational system linking institutional orientation, Arabic pedagogy, language ecology, and assessment so that linguistic competence, religious literacy, and character formation develop as an integrated process.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan KarakterDisiplin Siswa Kelas VII di SMP Citra Samata Yolanda; Muhammad Ali Bakri; Ilham Muchtar
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 4 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Januari)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is: 1). To determine the description of the discipline of grade VII students at Citra Samata Middle School 2). To determine the strategies of Islamic Religious Education teachers in forming the disciplined character of grade VII students at Citra Samata Middle School 3). To determine the supporting and inhibiting factors of Islamic Religious Education teachers' strategies in forming the disciplined character of grade VII students at Citra Samata Middle School. This type of research uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques use observation, interview and documentation techniques. While data analysis uses data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study show that the majority of grade VII students have complied with school regulations, are present on time, dressed neatly, and follow the learning well, although some are still late, lack focus, and have not completed the school attributes. Teacher strategies include role models, routine supervision, and educational reprimands. Supporting factors include teacher role models, clear school rules, religious activities, and parental support, while inhibiting factors include limited worship facilities and the influence of technology and the environment. This study confirms that the formation of student discipline is more effective if supported by teacher role models, consistent rules, and a conducive learning environment.