Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN KUAT TEKAN CONCRETE BLOCK DENGAN PERVIOUS BLOCK PAVING Badaruddin; Purnama, Ady; Heri
Jurnal SainTekA Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.336 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v2i2.415

Abstract

Kebutuhan infrastruktur, baik sarana maupun prasarana, semakin meningkat di masyarakat seiring berkembangnya zaman demi memajukan kualitas hidup yang lebih baik. Infrastruktur tersebut bisa berupa sekolah, perumahan, taman hijau, dan sebagainya. Beberapa diantaranya memerlukan material, salah satunya paving block (bata beton) yang berfungsi untuk menutup permukaan tanah dan juga sebagai pengerasan jalan atau tanah. Maka dari itu untuk dapat menghasilkan paving block dengan daya kuat tekan dan daya serap air yang baik maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui: Berapa besar perbandingan kuat tekan concrete block dengan pervious block paving sesuai dengan SNI 03-0691-1996. berapa angka penyerapan air pada pervious block paving dan concrete block. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen.proses pembuatan paving block dilakukan dengan menggunakan alat mesin pres hidrolik dan penggetar. Pengujian paving block dilakukan pada umur 7 hari setelah proses pembuatan benda uji. Dari hasil pengujian kuat tekan concrete block tertinggi diperoleh kode K15 sebesar 4,46 Mpa sesuai dengan hasil. Hasil pengujian kuat tekan pervious block paving tertinggi diperoleh kode B13 sebesar 6,28 Mpa sesuai dengan hasil penelitian. Dengan rata-rata untuk uji kuat tekan concrete block sebesar 3,15 Mpa dan rata-rata uji kuat tekan pervious block paving sebesar 4,12 Mpa hasil pengujian daya serap air paving block diperoleh penyerapan rata-rata untuk concrete block sebesar 3,09 % dan penyerapan rata-rata untuk pervious block paving sebesar 3,77 % sesuai dengan hasil penelitian.
ANALISIS STRUKTUR PELAT LANTAI PADA GEDUNG AULA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN SUMBAWA Dewi, Ratih Nofita; Badaruddin; Ilfiani, Pratiwi Dian; Purnama, Ady
Jurnal SainTekA Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.838 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v2i3.681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kondisi eksisting dengan perhitungan tulangan pelat lantaidanbesar lendutan pelat lantai. Penelitian dilakukanpada Gedung Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Besar.Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer berupa data ukuran balok pelat lantai mencakup panjang pelat, lebar pelat, tebal pelat lantai, uji Hammer dan uji lendutan. Data sekunder berupa data spesifik bangunan, sumber/literaturedan peraturan. Perhitungan analisis pelat lantai di lakukan secara manual yang mengacu pada SNI 03-2847-2013. Kondisi eksisting gedung aula kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diketahui dimensi pelat lantai yaitu 18 meter ukuran panjang pelat, 10,50 ukuran lebar pelat dan tinggi pelat 12cm. pada pelat lantai menggunakan mutu beton perencanaan f’c= 19,3Mpa, mutu beton lapangan f’c =13,85Mpa, dan mutu baja lapangan & perencanaan fy = 240Mpa.Kondisi eksisting yang direncanakan memiliki jarak tulangan Ø10-250mm. Sedangkan di tinjau dari hasil perhitungan, beban pelat lantai 8,46 KN/m² pada hasil dokumen perencanaan, 8,18 KN/m² pada hasil lapangan. Perhitungan momen berdasarkan tabel koefisien momen didapatkan hasil Mtx = -20,1398 KNm, Mlx = 13,3799 KNm, Mty = -24,1492 KNm, Mly = 8,81118 KNm. Penulangan yang digunakan untuk pelat lantai menggunakan perhitungan secara manual dengan tebal pelat yang dipakai 12cm dan mendapatkan hasil jarak tulangan Ø10-100 mm untuk Mlx dan Mtx, hasil jarak tulangan Ø10-150 mm untuk Mly dan Mty. Lendutan perencanaan 0,2213 cm dan lapangan 0,1988 cm di katakan OK karena total lendutan kurang dari lendutan ijin maksimum 1,25 mm, dan hasil uji lapangan tidak dikatakan OK karena lendutan total pada pelat nomor 2 = 1,77 cm, pelat nomor 4 = 2,41 cm, pelat nomor 5 = 1,77 cm lebih dari lendutan ijin maksimum 1,25 cm.
EVALUASI DISTRIBUSI AIR BERSIH PERUMDAM BATULANTEH: (STUDI KASUS DI DESA BARU TAHAN KECAMATAN MOYO UTARA KABUPATEN SUMBAWA) Prasetyo; Zulkarnaen; Satriawansyah, Tri; Badaruddin
Jurnal SainTekA Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.679 KB) | DOI: 10.58406/sainteka.v2i3.684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan ketersediaan air bersih PERUMDAM Batulanteh Kabupaten Sumbawa dalam memenuhi kebutuhan air bersih di Desa Baru Tahan. Variabel sasaran penelitian diantaranya yaitu kondisi penggunaan air distribusi, pengaturan pembagian distribusi, jumlah penggunaan debit air, waktu, klasifikasi dan jumlah penduduk. Lokasi penelitian di Dusun Baru Tahan. Teknik pengumpulan data meliputi data primer dan sekunder. Data primer meliputi observasi lapangan, pengamatan terhadap kondisi lingkungan, dan melakukan pengukuran debit air dengan sebuah wadah. Data sekunder diperoleh dari PERUMDAM Batulanteh untuk Desa Baru Tahan Kecamatan Moyo Utara. Metode yang digunakan dalam pengolahan data penelitian adalah sebagai berikut adalah menghitung proyeksi penduduk menggunakan metode geometri, analisa debit air, analisa kebutuhan domestik air bersih, analisis kebutuhan air, perhitungan pipa distribusi dan tekanan dalam pipa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kebutuhan domestik air bersih di Desa Baru Tahan pada tahun 2020 sebesar 98172 l/hari atau 1,14 l/det. Sedangkan kebutuhan non domestik sebesar 24543 l/hari atau 0,28 l/det, dan jumlah debit yang dialirkan PERUMDAM sebesar 1,40 l/dt ke Desa Baru Tahan, sedangkan jumlah kebutuhan masyarakat Desa Baru Tahan di tahun 2020 sebesar 1,42 l/det. Debit PERUMDAM Batulanteh belum dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat di Desa Baru Tahan pada tahun 2020.
Perilaku Oprit Jembatan Akibat Beban Kendaraan Terhadap Stabilitas Abutment Menggunakan Midas Soilworks Buwono, Haryo Koco; Khoeri, Heri; Badaruddin; Sofiana, Dini; Setiawan, Andika
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): .
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24234

Abstract

Konstruksi suatu struktur sering kali dilakukan pada kondisi tanah yang bercirikan tanah dengan kekerasan rendah atau tanah berpori. Struktur yang dibangun di atas tanah ini menunjukkan ketidakstabilan karena kekuatannya yang tidak memadai. Berdasarkan konsep tersebut, dilakukan penelitian untuk mengetahui kestabilan lereng tanggul dengan memasukkan tambahan sabut kelapa. Analisis stabilitas lereng dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Midas Soil Works, yaitu perangkat lunak geoteknik yang menggunakan analisis rekayasa elemen hingga. Studi ini mengilustrasikan stabilitas lereng dengan menggunakan metrik keamanan lereng yang diperoleh dari analisis perangkat lunak yang dilakukan oleh Midas Soil Works Software. Analisis beban kendaraan dan beban lajur pada saat pemuatan. Oleh karena itu, metode yang dipilih, Bishop, dan Morgenstern-Price, dapat digunakan untuk melakukan analisis stabilitas menggunakan Midas Soilworks. Variasi parameter tanah, termasuk kohesi, sudut gesekan internal, berat jenis, kondisi air tanah, dan geometri lereng, digunakan untuk analisis sensitivitas. Sesuai dengan SNI 8460:2017, menyatakan faktor keamanan lereng yang diperlukan untuk analisis stabilitas lereng tanah. Faktor-faktor ini ditentukan dengan menimbang biaya dan dampak kegagalan lereng terhadap tingkat ketidakpastian kondisi analisis. Nilai faktor keamanan lereng minimum yang masih memenuhi persyaratan ditetapkan sebesar 1,25 berdasarkan hasil analisis stabilitas lereng yang dilakukan pada timbunan oprite.
Karakteristik dan Persepsi Pengunjung untuk Pengembangan Wisata Edukasi di Taman Cadika Kota Medan Sembiring, Elfiyanti; Badaruddin; Thoha, Achmad Siddik
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cadika Park has long been a popular public space for outdoor learning and social activities. The development of Cadika Park into an educational tourism area needs to take into account the characteristics and perceptions of visitors. The purpose of this study was to analyse visitor perceptions for the development of educational tourism in Cadika Park. The research data came from drone mapping, field observations and interviews with questionnaires on field conditions and visitor characteristics and perceptions. Descriptive analysis was used to describe the field and questionnaire data to provide an overview of field conditions and visitor characteristics and perceptions. Analysis in the form of tables and graphs that quantitatively describe the distribution of characteristics and opinions of respondents in relation to the availability of objects and the potential for educational tourism development. The study found that almost all respondents perceived that Cadika Park has educational tourism objects. The Cadika Park area has natural potential for educational tourism in the form of flora, fauna and water. According to most respondents, forests and lakes are the most interesting objects that are widely used for educational activities.
The Effect of Scaffolding Method on Fisrt-Year Students' Self-Confidence in Speaking at SMAN 2 Parepare Rezki, Miftahul; Ammade, Salasiah; Badaruddin
BABASAL English Education Journal Vol. 6 No. 1 (2025): -
Publisher : English Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/beej.v6i1.3515

Abstract

This study aimed to investigate the effect of the scaffolding method on students’ self-confidence in speaking at UPTD SMAN 2 Parepare. Preliminary observations revealed that one class of first-year students displayed notably higher self-confidence compared to others, which was linked to the implementation of the scaffolding method in that class. To assess the method's impact, an ex-post facto design with a quantitative approach was employed, focusing on the class, X.IPS.II, which consisted of 26 students. Data were collected using two questionnaires—one for the scaffolding method (X variable) and another for students' self-confidence in speaking (Y variable)—and supplemented with an observation checklist to validate the questionnaire data. Analysis was performed using IBM SPSS Version 25. Pearson’s product-moment correlation coefficient indicated an r-value of 0.888 between the scaffolding method and students’ self-confidence, surpassing the r-table value of 0.388, thus confirming a significant effect of the scaffolding method on students’ self-confidence in speaking which is classified into very strong
Perilaku Oprit Jembatan Akibat Beban Kendaraan Terhadap Stabilitas Abutment Menggunakan Midas Soilworks Buwono, Haryo Koco; Khoeri, Heri; Badaruddin; Sofiana, Dini; Setiawan, Andika
AGREGAT Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v9i2.24234

Abstract

Konstruksi suatu struktur sering kali dilakukan pada kondisi tanah yang bercirikan tanah dengan kekerasan rendah atau tanah berpori. Struktur yang dibangun di atas tanah ini menunjukkan ketidakstabilan karena kekuatannya yang tidak memadai. Berdasarkan konsep tersebut, dilakukan penelitian untuk mengetahui kestabilan lereng tanggul dengan memasukkan tambahan sabut kelapa. Analisis stabilitas lereng dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Midas Soil Works, yaitu perangkat lunak geoteknik yang menggunakan analisis rekayasa elemen hingga. Studi ini mengilustrasikan stabilitas lereng dengan menggunakan metrik keamanan lereng yang diperoleh dari analisis perangkat lunak yang dilakukan oleh Midas Soil Works Software. Analisis beban kendaraan dan beban lajur pada saat pemuatan. Oleh karena itu, metode yang dipilih, Bishop, dan Morgenstern-Price, dapat digunakan untuk melakukan analisis stabilitas menggunakan Midas Soilworks. Variasi parameter tanah, termasuk kohesi, sudut gesekan internal, berat jenis, kondisi air tanah, dan geometri lereng, digunakan untuk analisis sensitivitas. Sesuai dengan SNI 8460:2017, menyatakan faktor keamanan lereng yang diperlukan untuk analisis stabilitas lereng tanah. Faktor-faktor ini ditentukan dengan menimbang biaya dan dampak kegagalan lereng terhadap tingkat ketidakpastian kondisi analisis. Nilai faktor keamanan lereng minimum yang masih memenuhi persyaratan ditetapkan sebesar 1,25 berdasarkan hasil analisis stabilitas lereng yang dilakukan pada timbunan oprite.
Remote Sensing Remote Sensing-Based Soil Erosion Rate Estimation Using the E30 Model and Sentinel-2 Imagery Badaruddin; Ali, Syamani D.
Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Foresty Faculty of Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/jpkwallacea.v14i2.36449

Abstract

Estimating the rate of soil erosion generally takes time, money, and energy. There are many parameters that must be accommodated, such as the physical properties of the soil, land cover, rainfall, topography, and so on. One alternative method for estimating erosion rates is to use a remote sensing approach. The aim of this research is to estimate the rate of soil erosion in the Special Purpose Forest Area of the University of Lambung Mangkurat (KHDTK ULM) Mandiangin, using the E30 model and Sentinel-2 imagery. The erosion rate are measured directly in the field with a number of sample points. According to the E30 model concept, field erosion samples are only measured on land that has a slope of 300. The topographic data itself is extracted from DEMNAS data. Meanwhile, soil bulk density data was obtained from https://soilgrids.org/, and solum data was taken from https://daac.ornl.gov/. From the Sentinel-2 imagery, Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) data was extracted, which is one of the parameters in the E30 model. The estimated results of the erosion rate at KHDTK ULM Mandiangin show that, in general, the highest erosion rate at KHDTK ULM Mandiangin is around 480 tons/ha/year. Additionally, almost 80% of the KHDTK ULM Mandiangin area has a very serious erosion hazard level. Of course, the fastest rate of erosion is located on hill slopes with steep topography. Apart from having steep topography, one of the factors causing the high rate of erosion at KHDTK ULM is the thin soil layer and the lack of dense forest cover. This finding indicates the need to conserve vegetation cover on steep lands.
Empowerment of "meronce" hand crafts through training of on-line marketing strategy in the order to increase the income of the family in the village of Merawan Dolok, Dolok Merawan, district, on-line market Badaruddin; Revida, Erika; Sudarwati, Lina
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2019): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.032 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v4i2.4051

Abstract

The "Melati" Joint Business Group is a group of women's skills including the "Meronce" craftsmanship whose members consist of women in Dolok Merawan Village, Dolok Merawan District, Serdang Bedagai Regency, North Sumatra Province. The results of the 2018 community service program for this business group have shown quite encouraging results, in which this joint business group has been able to increase its organizational capacity and be able to improve its "meronce" handicraft skills by producing products of economic value. However, the "Melati" Joint Business Group is experiencing difficulties in marketing its handicraft products, because so far the method of selling products is still conventional, and they have not been able to market their products online. This community service activity aims to train the "Melati" Joint Business Group in relation to the online marketing strategy of the "Meronce" handicraft products. To achieve these objectives, the service methods used are lecture and discussion techniques, training on the promotion of handicraft products online by providing promotional tools, namely smartphones and equipment, and strengthening group organizations with on-line marketing strategy training. The results of the service activities show that KUBE Melati members already have the ability to market their craft products online such as Facebook and WhatsApp, and there are even consumers who order online. This is enough to motivate them so that they do not feel left behind by the progress of Information Technology in marketing their handicrafts. But they still hope that the service team can provide assistance for them in accordance with the progress of the Information Technology.
Empowerment of women's “meronce” crafts by through on-line marketing strategy in order to increase the income of the family in the village of Merawan Dolok, Dolok Merawan village, Serdang Bedagai district, North Sumatera Badaruddin; Erika Revida; Lina Sudarwati
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2019): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.002 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v4i2.4180

Abstract

The "Melati" Joint Business Group is a group of women's skills including the "Meronce" craftsmanship whose members consist of women in Dolok Merawan Village, Dolok Merawan District, Serdang Bedagai Regency, North Sumatra Province. The results of the 2018 community service program for this business group have shown quite encouraging results, in which this joint business group has been able to increase its organizational capacity and be able to improve its "meronce" handicraft skills by producing products of economic value. However, the "Melati" Joint Business Group is experiencing difficulties in marketing its handicraft products, because so far the method of selling products is still conventional, and they have not been able to market their products online. This community service activity aims to train the "Melati" Joint Business Group in relation to the online marketing strategy of the "Meronce" handicraft products. To achieve these objectives, the service methods used are lecture and discussion techniques, training on the promotion of handicraft products online by providing promotional tools, namely smartphones and equipment, and strengthening group organizations with on-line marketing strategy training. The results of the service activities show that KUBE Melati members already have the ability to market their craft products online such as Facebook and WhatsApp, and there are even consumers who order online. This is enough to motivate them so that they do not feel left behind by the progress of Information Technology in marketing their handicrafts. But they still hope that the service team can provide assistance for them in accordance with the progress of the Information Technology