Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH SUBJECTIVE WELL BEING DAN PSYCHOLOGY CAPITAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR BANK BJB CABANG MAKASSAR Ifah finatry latiep; Godlive Purba; Hasbiyadi; Ardiansyah Halim; Firmansyah Halim
J-MSDM (JURNAL MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA) Vol. 1 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Prodi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Determining the impact of Subjective Well-Being and Psychology Capital on Employee Performance at the BJB Bank Makassar Branch Office is the primary objective of this study. Quantitative research methods were used in this study. Within this investigation, 48 participants were selected as a sample. This study used SPSS-assisted multiple linear regression analysis on data collected from respondents and records kept at the BJB Bank Makassar Branch Office. This study found that employees' subjective well-being and psychological capital had a favourable and statistically significant impact on their performance at the Bank BJB Makassar Branch. Employee performance at Bank BJB's Makassar Branch is primarily affected by the psychological capital variable, out of the two significant independent factors.
Literasi Hukum Bisnis untuk Meningkatkan Kinerja Usaha Mikro Perempuan Generasi X di Kota Makassar Ifah Finatry Latiep; Olvi Putri Dwi Irianti; Basso Yusril
AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi Vol. 18 No. 1 (2026): Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/aliqtishad.v18i1.12268

Abstract

Penelitian ini mengkaji literasi hukum bisnis pada perempuan pelaku usaha mikro Generasi X di Kota Makassar dan kaitannya dengan kinerja serta keberlanjutan usaha mereka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan dua belas informan utama yang dipilih secara purposif beserta informan pendukung dari Dinas Koperasi dan UMKM serta pendamping usaha. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan triangulasi untuk menjaga keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi hukum informan bersifat tidak merata, yaitu kuat pada perizinan dasar namun lemah pada kontrak, kekayaan intelektual, dan hukum digital. Literasi tersebut berkaitan dengan kinerja secara tidak langsung melalui legalitas yang membuka akses pembiayaan, perluasan pasar, dan mitigasi risiko. Hambatan utama berupa persepsi bahwa formalisasi rumit dan mahal, yang diperberat oleh celah literasi digital khas Generasi X dan keterbatasan akses informasi. Penelitian ini menyarankan program literasi hukum yang kontekstual, peka generasi, dan disertai pendampingan praktis berbasis komunitas yang berkelanjutan