Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Lateralisasi

KONFLIK KELUARGA PADA TOKOH UTAMA “GADIS” DALAM NOVEL SESUK KARYA TERE LIYE Atmaja, Loliek Kania; nursalina, dinda; Mahdijaya, Mahdijaya; Zakaria, Jelita; Angreani, Lukita
Lateralisasi Vol. 11 No. 02 (2023): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v11i02.6022

Abstract

Karya sastra adalah bentuk dan hasil karya seni kreatif yang subjeknya adalah manusia dan kehidupannya sebagai media bahasa. Dalam karya sastra termaksuk novel dapat menggambarkan beberapa hal seperti konflik keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik dan penyebab konflik keluarga yang terkadung dalam novel Sesuk. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini novel Sesuk karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan analisis isi yang dilakukan dengan langkah-langkah mengidentifikasi jenis dan penyebab konflik keluarga, mengelompokan data sesuai jenis dan penyebab konflik keluarga, mendeskripsikan data yang terkumpul, menginterprestasikan jenis dan penyebab konflik keluarga dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian ini mengenai konflik keluarga dalam novel Sesuk karya Tere Liye mendapatkan 50 data yaitu 2 jenis konflik keluarga antara lain: konflik orang tua dan anak terdiri atas 36 data dan konflik antar saudara terdiri 15 data. Penyebab konflik keluarga antara lain: kurangnya komunikasi terdiri atas 10 data, perbedaan pendapat terdiri atas 12 data, cemburu 1 data, egois terdiri atas 15 data, privasi terdiri atas 3 data dan kurangnya kasih sayang terdiri atas 10 data.
SISTEM DAN PERGESERAN PEMAKAIAN KATA SAPAAN KEKERABATAN DALAM BAHASA SERAWAI DI KABUPATEN BENGKULU SELATAN Zakaria, Jelita -; Paulina, Yanti
Lateralisasi Vol. 12 No. 01 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v12i01.6663

Abstract

Abstract Bahasa Serawai adalah bahasa daerah yang dituturkan oleh masyarakat Serawai. Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan dalam kehidupan oleh masyarakat penuturnya. Bahasa Serawai juga meruapakan sebagai alat komunikasi mempunyai sistem yang berbeda dengan bahasa daerah lain. Perbedaan itu dari segi pemakaian, maupun dari segi istilah yang digunakan dalam menyapa. Perkembangan zaman mempengaruhi penggunaan kata sapaan dalam masyarakat Serawai. Pengaruh tersebut ditandai dengan mulai bergesernya penggunaan kata sapaan, karena dipengaruhi oleh unsur bahasa daerah lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem dan pergeseran pemakaian kata sapaan kekerabatan dalam bahasa Serawai. Penelitian ini menggunakan metode purposive atas dasar variasi yang diketahui penulis. Maksudnya, bila tidak ditemukan lagi variasi yang baru dalam menyapa, maka dalam pengambilan data untuk informan berikutnya dihentikan. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan penggolongan kata sapaan kekerabatan dalam bahasa Serawai dapat dirinci sebagai berikut: (1) kata sapaan istilah kekerabatan diantaranya mak, mak +nama anak pertama, Ibu, bu, mama, bak, bak +nama anak pertama, ayah, bapak, papa, wa, inga, dodo, wadang, dang, pak dang, mak dang, donga, Cik, kakak, abang, udaw, pak waw, ngah, anya, ndah, bunda, uncu, wan, paman, Om, bu, niniak, datuk, wak, dek, nak, dan bibi (2) kata sapaan kata ganti orang kedua yakni dighi “Anda” dan kaba “Anda.
PSIKOLOGIS NOVEL SESUK KARYA TERE LIYE Atmaja, Loliek Kania; Zakaria, Jelita; Paulina, Yanti
Lateralisasi Vol. 12 No. 01 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v12i01.6713

Abstract

ABSTRAK Kata Kunci: Psikologis, Gadis, Novel Tujuan penelitian ini untuk mengetahui psikologis novel Sesuk Karya Tere Liye. Mendeskripsikan kepribadian yang dialami tokoh Gadis dalam novel Sesuk Karya Tere Liye. Data teks yang dianalisis berdasarkan metode yang digunakan dalam mengkaji psikologis novel Sesuk Karya Tere Liye adalah metode deskriptif analitik. Deskriptif analitik dilakukan dengan cara pendeskripsian fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Dengan melihat data-data yang terdapat di dalam psikologis novel Sesuk Karya Tere Liye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam bab ini akan disimpulkan hasil analisis kajian unsur instrinsik tema cerita psikologis novel Sesuk Karya Tere Liye adalah mengenai perjuangan hidup Gadis. Alur ceritanya merupakan peristwa-peristiwa yang terangkai secara padu dan dipertimbangkan secara matang oleh pengarang. Peristiwa-peristiwa inilah diberi tekanan untuk membentuk karakter tokoh dalam cerita. Tokoh/Penokohan yang terdapat dalam novel terdiri dari tokoh utama yakni Gadis dan tokoh sampingan. Latar yang tersajikan di dalam novel menggunakan latar waktu, latar tempat, dan latar suasana. Penagarang menggunakan sudut pandang persona pertama (Gadis) tokoh Gadis berperan sebagai tokoh utama yang menjadi pelaku cerita. Karena pelaku juga adalah pengisah, maka akhirnya pengisah juga merupakan penutur serba tahu tentang apa yang ada dalam benak pelaku utama maupun sejumlah pelaku lainnya, baik secara fisikal maupun psikologis. Dari beberapa gaya bahasa yang terdapat di dalam novel, banyak diantaranya menggunakan gaya bahasa asosiasi alegori, personifikasi. Dari segi psikologis atau kejiwaan, psikologis novel Sesuk Karya Tere Liye ini banyak menggambarkan sisi kejiwaan manusia yang dihadirkanya lewat tokoh-tokoh dan peristiwa yang ada. perasaan kejiwaan, dalam golongan ini perasaan masih dibedakan lagi atas : perasaan intelektual, perasaan kesusilaan, perasaan keindahan, perasaan kemasyarakatan, perasaan harga diri, perasaan ketuhanan. Yang dihadirkan lewat percakapan tokoh dan karakter tokoh.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL DOKTER YANG DIRINDUKAN KARYA ASMA NADIA Yanti Paulina; Jelita Zakaria; Nopriadi
Lateralisasi Vol. 12 No. 02 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i02.7433

Abstract

Masalah sebagai berikut bagaimanakah nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia ?. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh pendeskripsian tentang nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan oleh peneliti, nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia, ditemukan ada 4 nilai dari 100 data, yaitu : 1) Nilai Religi (Agama) ditemukan 17 data, 2) Nilai Moral ditemukan 15 data, 3) Nilai Budaya ditemukan 5 data, dan 4) Nilai Sosial ditemukan 63 data. Nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia ini lebih menekankan pada nilai sosial. Bagi peneliti, penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan untuk meneliti nilai-nilai pendidikan dalam novel lainya. Bagi Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai alternatif bahan ajar, khususnya pada pembelajaran nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia. Kata Kunci : nilai-nilai Pendidikan, novel Dokter Yang Dirindukan
KONFLIK INTERNAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL RASAKARYA TERE LIYE Jelita Zakaria; Loliek Kania Atmaja; Tri Dina Ariyanti
Lateralisasi Vol. 12 No. 02 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i02.7456

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah konflik internal tokoh utama dalam novel Rasa karya Tere Liye ? Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan konflik internal tokoh utama dalam novel Rasa karya Tere Liye terdapat 105 data, disimpulkan sebagai berikut, yaitu : konflik internal tokoh utama dalam novel Rasa karya Tere Liye yang meliputi marah, cemas, rasa takut, kebingungan, rasa bersalah, panik, kecewa, penderitaan, penyesalan diri, sedih, dan malu. Disarankan kepada para Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu khususnya Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia agar karya sastra yang telah ada selalu kita jaga dan lebih memperdalam mengenai penelitian bagaimana mengungkap tokoh, karakter, dan metode penggambaran yang digunakan pengarang. Bagi pengamat sastra, agar kiranya lebih serius memperhatikan dan mampu mengembangkan penelitian sastra. Karya sastra mampu memberikan pengetahuan dan wawasan yang luas terhadap sesuatu, karya sastra juga mampu memberikan pengalaman dan hiburan tentang persoalan-persoalan kehidupan. Semoga hasil penelitian ini memberikan manfaat bagi kita, khususnya bagi pengamat sastra dan semoga akan lahir puluhan bahkan ratusan karya-karya sastra yang bermutu dan memberikan sumbangan yang bermanfaat dalam khasanah wawasan ilmu pengetahuan. Kepada pengarang untuk mempertahankan karya sastra yang mampu mengungkapkan tokoh masalah pendidikan yang menceritakan pengalaman yang terjadi pada diri pengarang dari tokoh, karakter, dan metode penggambaran karakter tokoh yang telah mampu memberikan nuansa baru dalam dunia sastra.
IMPLIKATUR TEGUR SAPA DALAM BAHASA PEKAL DI KECAMATAN IPUH KABUPATEN MUKOMUKO Metalia, Agnes; Jelita Zakaria; Hasmi Suyuthi; Hafiz Gunawan; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8561

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Implikatur Tegur Sapa dalam Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Tujuan penelitian ini, yaitu: untuk mendeskripsikan Implikatur dalam Tegur Sapa Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko misalnya data diambil di Desa Sibak. Manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti selanjutnya yang membahas tentang impliktaur dalam Tegur Sapa Bahasa Pekal di Kecamatan Ipuh Kabupaten MukoMuko. Manfaat praktis yaitu dapat berguna untuk pengajaran Bahasa Indonesia dalam hal untuk mengenalkan bahasa daerah kepada siswa maupun mahasiswa. Data dalam penelitian ini berupa tegur sapa bahasa pekal dalam masyarakat, di desa Sibak Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini terdapat total keseluruhan 41 data dari dua jenis implikatur yaitu implikatur percakapan terdapat 5 data dan implikatur konvesional terdapat 36 data.
TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA SERAWAI ANTARA ANAK DAN ORANG TUA DI DESA DARAT SAWAH KECAMATAN SEGINIM BENGKULU SELATAN Milla Mustika; Jelita Zakaria; Hasmi Suyuthi; Yanti Paulina; Ira Yuniati
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8590

Abstract

Masalah dalama penelitia ini adalah jenis tindak tutur direktif apa saja yang digunakan antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan.bertujuan, yaitu: untuk Mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif yang digunakan antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu manfaat teoritis, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti selanjutnya yang membahas tentang tindak tutur direktif bahasa serawai antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan. Manfaat praktis yaitu dapat berguna untuk pengajaran Bahasa Indonesia dalam hal untuk mengenalkan bahasa daerah kepada siswa maupun mahasiswa antara anak dan orang tua di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Data dalam penelitian ini berupa tindak tutur direktif.. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini terdapat total keseluruhan 49 data dari 6 jenis tindak tutur direktif menyuruh 11 data, permintaan 9 data, ajakan 6 data, nasihat 6 data, kritikan 7 data dan larangan 10 data.