Claim Missing Document
Check
Articles

Operational Efficiency and Profitability: A Comparative Financial Performance Analysis of Listed Hospital Corporations (MIKA, SILO, HEAL) on the Indonesia Stock Exchange During the JKN Era Made Dewi Sariyani; Agnes Ratna Saputri
Journal of Health Service Administration and Hospital Management Vol. 1 No. 2 (2025): July, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/jhsah.v1i2.407

Abstract

This study analyzes the operational efficiency and profitability of three leading hospital corporations listed on the Indonesia Stock Exchange: PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), and PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) during the National Health Insurance (JKN) era. The research addresses the empirical gap where, despite a 20-30% surge in patient volume under JKN, hospitals face a potential 15-20% margin compression due to INA-CBG’s fixed-rate tariffs. The study focuses on the impact of cost structure (Operating Expense Ratio/OER) and capital efficiency (Asset Turnover Ratio/ATR) on profitability. Using a quantitative approach over the 2019–2023 period, the study employs secondary data and applies descriptive and non-parametric statistical analyses (Kruskal-Wallis). Results reveal two distinct strategic models: MIKA’s margin quality strategy, achieving a superior Net Profit Margin (average 18.5%) and the lowest OER (48.34%) through selective non-JKN focus. Conversely, SILO and HEAL adopted a volume-driven strategy, evidenced by higher ATR (0.85x and 0.81x respectively) and BOR (up to 72.1%), but with lower profit margins. Statistical tests confirm significant differences in Return on Assets (p < 0.01) among the three corporations. These findings highlight the critical trade-off between cost control and asset utilization. The study suggests future research focus on granular cost factors and strategic decision-making processes to navigate financial sustainability under universal health coverage systems.
Analisis Prosedur Penerimaan Pasien Rawat Jalan Guna Menunjang Kelengkapan Administrasi Rekam Medis (Studi Kasus : Rumah Sakit Umum Kasih Ibu Denpasar) Putu Okta Wijayanti; Rai Riska Resty Wasita; Made Dewi Sariyani
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrmik.v8i1.12306

Abstract

Rumah Sakit Umum Kasih Ibu merupakan rumah sakit dengan tujuan dan visi misi menjadi rumah sakit pilihan utama di bali melalui pelayanan kesehatan yang lengkap dan berkualitas, dengan beberapa layanan unggulan serta mengutamakan keselamatan pasien dan sentuhan kasih. Rekam medis merupakan suatu unit pelayanan yang mendukung upaya pelayanan medis sehingga dapat dihasilkan pelayanan yang berkualitas optimal yang dapat diterima oleh Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis prosedur penerimaan pasien rawat jalan guna menunjang kelengkapan administrasi rekam medis. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, subjek dalam penelitian ini adalah petugas penerimaan pasien rawat jalan yaitu petugas rekam medis. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah observasi di Rumah Sakit Umum Kasih Ibu dengan checklist dan wawancara tidak terstruktur. Pengolahan data berupa penyusunan data, yang kemudian analisa data akan diolah secara deskriptif untuk menganalisis Prosedur Penerimaan Pasien Rawat Jalan Guna Menunjang kelengkapan administrasi rekam medis. Hasil penelitian dari kelengkapan administrasi rekam medis dibagian pendaftaran rawat jalan dilihat dari identifikasi 5M yaitu faktor Man, Money, Material, Method, dan Machine. Hasil penelitian ini bisa menjadi referensi terhadap kelengkapan administrasi rekam medis pasien di RSU Kasih Ibu ke depannya.
Analisis Kebutuhan Media Promosi Kesehatan Reproduksi Anak Usia Dini di Posyandu: Studi pada Kader dan Ibu Balita di Tabanan Bali Ariyanti, Kadek Sri; Sariyani, Made Dewi; Saraswati, Anak Agung Sagung Ratu Putri; Batiari, Ni Made Padma
Health Promotion and Community Engagement Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Health Promotion and Community Engagement Journal
Publisher : Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70041/hpcej.v4i2.289

Abstract

Kesehatan reproduksi anak usia dini merupakan aspek penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Pos PelayananTerpadu (Posyandu) berperan sebagai salah satu sarana utama dalam memberikan informasi dan pelayanan kesehatankepada ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media promosi kesehatan reproduksi anakusia dini di Posyandu, serta memahami perspektif kader dan ibu balita terkait media promosi kesehatan yang efektif.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD).Informan terdiri dari 10 orang kader posyandu dan 20 orang ibu balita di Desa Gadungan Tabanan Bali. Analisa datamenggunakan teknik tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Orang tua balita menyatakan belum pernahmendapatkan edukasi kesehatan reproduksi untuk anak di Posyandu; media edukasi yang diharapkan orang tua antara lain:lebih variatif, menggunakan animasi yang menarik dan interaktif, serta integrasi budaya lokal (penggunaan bahasa daerahdan permainan tradisional); media edukasi yang menarik dan interaktif menurut orang tua dan kader: permainan dan videoedukasi; kendala dalam edukasi kesehatan reproduksi: pembahasan kesehatan reproduksi dianggap tabu, anak merasamalu dan canggung, kurangnya pemahaman terhadap istilah ilmiah dan materi reproduksi; dan perlu melibatkan ayah danpengasuh dalam pendidikan reproduksi untuk anak. Terdapat kebutuhan untuk pengembangan media promosi kesehatanreproduksi yang lebih variatif dan menarik, serta lebih mudah dipahami oleh ibu dan balita. Penguatan media promosikesehatan reproduksi anak usia dini di Posyandu sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaranmasyarakat tentang kesehatan reproduksi sejak dini.
Analisis Pengukuran Manfaat Rekam Medis Elektronik Pada Rumah Sakit Swasta Gusti Ayu Mutiara Karismayani; Wasita, Rai Riska Resty; Wijayanti, Putu Okta; Sariyani, Made Dewi; Nugraha, I Gusti Ngurah Manik
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.810

Abstract

Keberhasilan implementasi RME tidak hanya ditentukan oleh adanya perangkat dan aplikasi, tetapi juga oleh sejauh mana sistem tersebut digunakan secara efektif, diterima oleh pengguna, dan menghasilkan manfaat nyata bagi organisasi dan pasien. Pengukuran manfaat RME di Rumah Sakit Swasta penting dilakukan untuk mengetahui implementasi RME telah memberikan dampak yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan Kesehatan dan efisiensi operasional rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur manfaat yang dirasakan oleh tenaga kesehatan dalam menggunakan RME. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaif cross-sectional yang dilakukan di Seluruh Cabang RS SH. Populasi penelitian ini merupakan seluruh Nakes yang ada di Seluruh RS SH, pemilihan sampel dilakukan secara purposive dengan besarannya ditentukan menggunakan role of thumb berjumlah 60 Nakes. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan 6 indikator dalam model DeLone dan McLean. Pengujian dilakukan menggunakan metode analisis jalur menggunakan SEM-PLS. Kualitas informasi dan kualitas layanan memiliki hubungan dengan penggunaan RME. Kualitas system, kualitas informasi dan kualitas layanan memiliki hubungan dengan kepuasan pengguna RME. Kepuasan pengguna RME dapat memediasi hubungan antara kualitas system, kualitas informasi dan kualitas layanan dengan manfaat bersih RME. Manajemen rumah sakit diharapkan dapat memperkuat aspek keakuratan, relevansi dan peningkatan layanan pendukung pengguna melalui kegiatan evaluasi berkala terhadap tingkat kepuasan pengguna RME. Kata Kunci: Rumah Sakit Swasta, Delone & McLean, RME
Analisis Keterlambatan Penerapan Rekam Medis Elektronik Pasca Berlakunya Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 Pada Unit Rawat Inap RS X Di Kabupaten Tabanan Pratiwi, Ni Putu Nadya; Nugraha, I Gusti Ngurah Manik; Sariyani, Made Dewi; Wijayanti, Putu Okta
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i2.892

Abstract

RS X di Kabupaten Tabanan mengalami keterlambatan implementasi Rekam Medis ElektronikME) khususnya pada unit rawat inap. Kondisi tersebut bertentangan dengan Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 yang mewajibkan seluruh fasyankes menyelenggarakan RME paling lambat tanggal 31 Desember Tahun 2023. Pada bulan Maret 2026, penerapan RME di RS X di Kabupaten Tabanan sudah mencapai 85%, tetapi masih terdapat kekurangan sebesar 15% dari target Permenkes yang dapat berdampak pada penurunan akreditasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran keterlambatan penerapan Rekam Medis Elektronik pasca berlakunya Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 pada unit rawat inap di RS X di Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Sebanyak 9 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan peneliti sebagai instrumen utama penelitian. Uji keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan keterlambatan penerapan RME pada unit rawat inap di RS X di Kabupaten Tabanan disebabkan oleh ketidaksiapan modul dari vendor, perlunya penyesuaian spesifikasi komputer, dan perlunya penyesuaian alur kerja dengan vendor baru. Kesimpulannya, keterlambatan tersebut terjadi karena faktor material, machine, dan method yang berdampak pada dominannya penggunaan kertas.nelitian ini diharapkan dapat memastikan kesiapan modul RME, penyediaan komputer sesuai spesifikasi vendor, dan penyesuaian alur kerja.   Kata Kunci: keterlambatan, rekam medis elektronik, Permenkes Nomor 24 Tahun 2022, unit rawat inap