Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

EFEKTIVITAS KELOLA PERIKANAN ADAT DALAM MENJAGA STATUS KESEHATAN TERUMBU KARANG DI TELUK MAYALIBIT, RAJA AMPAT Susanto, Handoko Adi; de la Rosa, Emilio; Boer, Mennofatria; Taryono; Handoko Adi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v13i2.35824

Abstract

Territorial Use Rights for Fisheries-Reserve (TURF-Reserve) adalah salah satu bentuk dari pendekatan pengelolaan sumber daya perikanan berbasis hak yang dapat meningkatkan efektivitas dan upaya konservasi ekosistem terumbu karang di kawasan konservasi perairan (KKP). Dewan Adat Suku Maya dan masyarakat adat di Teluk Mayalibit mendeklarasikan Kelola Perikanan Adat (KPA), suatu bentuk pengelolaan sumber daya perikanan yang mengombinasikan hak ulayat laut, kearifan ekologi tradisional, dan prinsip-prinsip TURF-Reserve. Tujuan penelitian ini adalah mengukur kondisi kesehatan ekosistem terumbu karang untuk melihat efektivitas KPA dalam menjaga kondisi ekosistem terumbu karang di Teluk Mayalibit. Penelitian ini menggunakan metode Point Intercept Transect (PIT) dan transek sabuk ikan untuk mengumpulkan data kesehatan terumbu karang. Kondisi ekosistem terumbu karang diukur menggunakan lima indikator dengan ambang batas ekologi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai biomassa ikan karang dan proporsi biomassa ikan herbivor dari kondisi sebelumnya, hal ini mengindikasikan ekosistem terumbu karang yang sehat. Nilai rasio makroalga: karang keras hidup serta rasio fished: unfished yang menurun jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya mengindikasikan ekosistem terumbu karang yang berstatus moderat. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa ekosistem terumbu karang di Teluk Mayalibit masih berada dalam kondisi yang sehat dan aktivitas perikanan karang masih terkendali di dalam batas yang mendukung kelestarian. Hal ini memberikan indikasi bahwa KPA masih efektif dalam menjaga kondisi ekosistem terumbu karang dan membantu upaya konservasi serta pengelolaan sumber daya perikanan karang di Teluk Mayalibit.
Analisis Kontribusi dan Peran Basis Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan terhadap PDRB Kabupaten Kampar Tahun 2020–2024 M. Zaky Syaputra; Farhan Zharfa Razani; Taryono
JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : PPJP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jiep.v8i2.2865

Abstract

The study evaluates the contribution, growth rate, and role of the agriculture, forestry, and fisheries sector toward the Gross Regional Domestic Product (GRDP) of Kampar Regency (2020–2024). Secondary BPS data was analyzed using sectoral contribution analysis, growth rate, and the Location Quotient (LQ). The results indicate the sector contributes an average of 30–35 percent to GRDP and consistently functions as a basic (leading) sector (LQ > 1). Critically, the growth rate experienced a significant slowdown to 2.45% in 2024, suggesting vulnerability to global commodity price volatility and the potential for a resource trap. This finding necessitates policy interventions, including innovation, technological modernization, and downstream industrialization to mitigate over-reliance on raw natural resources. Policy-wise, the study supports the Kampar Regency Regional Development Plan (RPD) 2023–2026, which emphasizes strengthening commodity value-added and sustainable development.
Kajian Deskriptif Dampak Kerusakan Lingkungan terhadap Rumah Tangga Miskin di Pekanbaru Putri, Laras Diajeng; Deanda, Vindy Viandra; Taryono
JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : PPJP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jiep.v8i2.2868

Abstract

The sustainability of a society's survival will always depend on its environment. The environment provides beneficial outcomes when managed well; without this management, damage will occur, impacting not only oneself but also the wider community. Pekanbaru has the potential to improve the welfare of its people, but in reality, there are still many poor households that cannot meet their basic needs. The results of this study prove that the Environmental Kuznets Curve (EKC) aligns with the actual conditions of Pekanbaru, and thru a descriptive qualitative analysis approach sourced from the BPS, DLHK, and KLHK institutions/agencies, it can provide explanations for current and future researchers to offer suggestions for government policies. This condition shows that land management in Pekanbaru still needs improvement, and disaster mitigation and post-disaster education must be provided to the community so that they are also aware of the importance of good environmental management, as it will have a negative impact on everyone, especially the income of poor households. Additionally, the government must also create appropriate policies to minimize environmental damage without having to compromise the economies of poor households.
KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK SEBAGAI SOLUSI PERTUMBUHAN EKONOMI RAMAH LINGKUNGAN Dwi Irtanti, Marsya; Lisa Rukisna; Taryono
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5702

Abstract

Indonesia menghadapi masalah besar karena volume sampah plastik yang sangat tinggi, yang berdampak buruk pada lingkungan, ekosistem laut, dan kesehatan manusia. Menurut data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2024, total sampah nasional mencapai 34,0 juta ton setiap tahunnya, di mana sekitar 19,48% merupakan sampah plastik. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah yang saat ini masih bersifat linear tidak cukup efektif dalam menyelesaikan masalah ini. Karena itu, diperlukan pendekatan baru yang menggabungkan kebijakan, prinsip ekonomi sirkular, dan tanggung jawab produsen. Artikel ini membahas peran Extended Producer Responsibility (EPR) sebagai kebijakan strategis dalam menangani sampah plastik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur kualitatif dengan menganalisis berbagai sumber sekunder seperti peraturan pemerintah, data nasional, serta studi akademik terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan EPR tidak hanya mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, tetapi juga mendorong inovasi, efisiensi sumber daya, dan peluang usaha hijau. Memasukkan kebijakan EPR ke dalam sistem ekonomi sirkular menjadi langkah penting dalam membantu Indonesia bertransisi ke ekonomi hijau yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.
ETOS KERJA DALAM PERSPEKTIF TAFSIR HADITS AHKAM MUAMALAH Rifqi Rizqullah Pradisty; Taryono
AL-IKHTISAR: The Renewal of Islamic Economic Law Vol. 3 No. 1 (2022): AL-IKHTISAR: The Renewal of Islamic Economic Law
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerja merupakan aktivitas yang diperintahkan dalam Islam kepada setiap individu sesuai dengan karakter yang relevan untuk produktivitas dan kualitas. Pada kenyataannya, amal yang dilaksanakan itu tidak mengacu kepada etika yang dijelaskan dalam Alquran dan ditafsirkan dalam banyak hadis-hadis Nabi saw. Sinkronisasi antara kenyataan dan harapan dalam nilai-nilai Qurani itu mutlak diperlukan guna menghasilkan output yang maksimal dalam kehidupan manusia. Dalam Islam aspek etika dan moral menjadi yang esensial dalam menghasilkan suatu karya. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan penekanan pada pendalaman analisis terhadap bahan-bahan yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data; studi dokumentasi. Sumber utamanya Tafsir karya Fakhr al-Din al-Razi, dan ditambah dengan tafsir-tafsir lain untuk pengayaan dan komparasi. Analisis yang dilakukan dengan cara tahlili (sintetik). Tahlili merupakan suatu metode dengan mendalami ayat yang dibahas secara komprehensif. Adapun ayat-ayat yang dikutip untuk penelitian ini adalah beberapa ayat yang relevan. Etika kerja bagian yang tak terpisahkan yang memetakan bagaimana aspek-aspek emosional, spiritual dan intelektual mampu dijabarkan dalam pekerjaan, amal dan aktivitas. Kegiatan manusia itu tidak hanya dinilai pada aspek kuantitatif tapi juga merupakan satu kesatuan dengan kualitas pekerjaan dan output yang bermutu. Rangkaian ini harus berangkat dari kebersihan dan kejernihan jiwa dengan menguatkan nilai kepatuhan kepada Allah.
SYIRKAH DALAM PERSPEKTIF TAFSIR HADITS AHKAM MUAMALAH Haliza Nur Amalia Putri; Taryono
AL-IKHTISAR: The Renewal of Islamic Economic Law Vol. 3 No. 2 (2022): AL-IKHTISAR: The Renewal of Islamic Economic Law
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Syirkah merupakan salah satu bentuk muamalah dalam Islam. Syirkah adalah perjanjian kerja sama atau persekutuan antara dua pihak atau lebih untuk menjalankan suatu usaha yang sah dan produktif, dimana pada awal perjanjian masing-masing pihak menanamkan modalnya, dengan keuntungan dan resiko dibagi bersama dalam persentase. kerja sama Syirkah juga merupakan kerjasama bisnis syariah dalam kerangka gotong royong antara pihak-pihak yang memiliki modal dan pengetahuan bisnis, baik secara individu maupun kelembagaan. Kajian ini membahas tentang kerjasama (syirkah) dalam perspektif dan definisi Islam, sumber hukum syirkah Al-Quran dan Hadits, rukun dan syaratnya, jenis syirkah, akhir syirkah dan prinsip-prinsipnya serta penerapannya dalam kehidupan ekonomi Islam. Institusi Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam tentang upaya kerjasama (syirkah) dalam perspektif Islam, khususnya Hadits ahkam muamalah.