p-Index From 2021 - 2026
13.204
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Traksi : Majalah Ilmiah Teknik Mesin Jurnal Energi Dan Manufaktur J@TI (TEKNIK INDUSTRI) Transmisi Jurnal Teknologi SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta ROTOR: JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN Jurnal METTEK (Jurnal Ilmiah Nasional Dalam Bidang Ilmu Teknik Mesin) Jurnal Ilmiah Teknik Mesin OPERATION EXCELLENCE: Journal of Applied Industrial Engineering Jurnal Rekayasa Mesin JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Machine : Jurnal Teknik Mesin JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JCES (Journal of Character Education Society) Jurnal Serambi Engineering JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) Barometer JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Jurnal Teknik Mesin JURNAL CRANKSHAFT Jurnal Teknik Mesin dan Pembelajaran MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Sprocket : Journal of Mechanical Engineering Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Jurnal Mesin Nusantara Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat ARMATUR : Artikel Teknik Mesin dan Manufaktur AKM: Aksi Kepada Masyarakat Journal of Mechanical and Electrical Technology Blend Sains Jurnal Teknik Media Bina Ilmiah International Journal of Innovation in Mechanical Engineering and Advanced Materials Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Science and Education Journal Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Journal Serambi Engineering (JSE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Komparatif Struktural Statis Handle Rem Sepeda Motor Sebelum dan Sesudah Optimasi Topologi Bagas Achmad Darmawan Bagas; Deri Teguh Santoso; Uji Burrahman; Rinaldi Suzatmiko; Edrianzah Rahmat
ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Armatur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/armatur.v7i1.11208

Abstract

Handle rem merupakan komponen krusial pada sepeda motor yang berperan menahan laju kendaraan. Penelitian ini bertujuan membandingkan respons struktural statis handle rem sebelum dan sesudah optimasi topologi menggunakan Finite Element Method (FEM). Simulasi dilakukan menggunakan software ANSYS dengan material Structural Steel yang diberi pembebanan statis sebesar 300 N. Parameter yang dievaluasi meliputi reduksi massa, deformasi, regangan elastis, tegangan ekuivalen, dan faktor keamanan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa optimasi topologi berhasil mereduksi massa komponen sebesar kurang lebih 20%, dari 126,94 gram menjadi 101,52 gram. Pengurangan material ini menyebabkan peningkatan deformasi total yang sangat kecil, yakni sebesar 0,37%. Namun, terjadi peningkatan regangan elastis sebesar 132,6% dan lonjakan tegangan ekuivalen sebesar 185,84% (dari 70,91 MPa menjadi 202,69 MPa). Kondisi ini juga memicu penurunan safety factor sebesar 65,02%, dari 3,52 menjadi 1,23. Meskipun batas aman menurun dan tegangan meningkat, desain hasil optimasi terbukti lebih efisien dengan eliminasi material yang hanya terfokus pada area non-kritis, sehingga struktur penahan beban utama tetap utuh.
Analysis of Heat Transfer Effectiveness Using A Plate Heat Exchanger in the Pasteurization Process at PT. XYZ Ramadhan, M. Keitaro; Sumarjo, Jojo; Ujiburrahman, Ujiburrahman; Santoso, Deri Teguh
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Vol 12, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/fwl.v12i1.38624

Abstract

Pasteurization is a critical process in ice cream production to ensure product safety by eliminating pathogenic microorganisms, in which the Plate Heat Exchanger (PHE) plays a vital role in heat transfer efficiency. Inefficient heat transfer can reduce product quality and increase energy consumption. This study aims to evaluate the thermal performance and effectiveness of the PHE used in the pasteurization process at PT XYZ. The research method employed is quantitative analysis based on operational data collected over a 30-day period, including inlet and outlet temperatures, mass flow rates, and thermophysical properties of the ice cream mix and heating water. Heat transfer analysis was conducted using theoretical calculations of heat transfer rate, Log Mean Temperature Difference (LMTD), overall heat transfer coefficient, and heat exchanger effectiveness. The results indicate that the PHE operates with high thermal efficiency, achieving effectiveness values ranging from 90% to 99%, with an average effectiveness exceeding 94%. Optimal operating conditions were achieved when the PHE plates were fully supplied with circulating hot water, resulting in minimal heat transfer resistance. In contrast, efficiency reductions occurred during operating periods close to the Cleaning in Place (CIP) process, which led to a decrease in the overall heat transfer coefficient, as well as during transient operating conditions where large initial temperature differences between the product and heating water prevented optimal heat transfer. These findings demonstrate that the PHE performs effectively and meets operational standards for pasteurization in ice cream production processes.
Analisis Struktur Paddock Motor Menggunakan Variasi Material Berbasis Metode Elemen Hingga Ikhsan Nur Arifianto; Deri Teguh Santoso; Ratna Dewi Anjani
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 5 No 2: Mei 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v5i02.9418

Abstract

Keandalan struktur Paddock sepeda motor sangat penting untuk menjamin keamanan selama proses perawatan dan penyimpanan. Pemilihan material yang tidak tepat dapat menyebabkan deformasi berlebih serta menurunkan margin keamanan akibat pembebanan statis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi material terhadap respons struktural Paddock sepeda motor menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA). Model tiga dimensi dibuat dan dianalisis menggunakan perangkat lunak ANSYS dengan pembebanan statis sebesar 981 N yang merepresentasikan beban sepeda motor 200 kg. Tiga material yang diuji yaitu Structural Steel S355, Aluminium Alloy 6061-T4, dan Stainless Steel 316L. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan Von Mises, deformasi total, dan faktor keamanan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tegangan maksimum ketiga material berada pada kisaran 99 MPa dan masih berada di bawah batas luluh masing-masing material sehingga struktur berada dalam kondisi elastis. Structural Steel S355 menghasilkan faktor keamanan tertinggi sebesar 3,8589 serta deformasi terkecil sebesar 0,068 mm, sedangkan Aluminium Alloy 6061-T4 memiliki faktor keamanan terendah sebesar 1,277 namun masih dalam batas aman. Hasil ini menunjukkan bahwa pemilihan material berpengaruh signifikan terhadap kekakuan dan margin keamanan struktur. Untuk pengembangan selanjutnya, penelitian dapat diperluas dengan mempertimbangkan analisis beban dinamis dan kelelahan material agar diperoleh gambaran yang lebih representatif terhadap kondisi penggunaan aktual.
Analysis of the Effect of Changes in Ignition Timing to Improve Engine Performance on a 155cc Automatic Motorcycle Muhammad Fikri Aprilyansyah; Aripin; Deri Teguh Santoso
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING MANUFACTURES MATERIALS AND ENERGY Vol. 10 No. 1 (2026): June 2026 Edition
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jmemme.v10i1.16425

Abstract

This study aims to analyze the effect of using a Juken ECU with various settings on power, torque, fuel consumption, and specific fuel consumption on a motorcycle. Testing was conducted by comparing four conditions: the Standard ECU, the Juken ECU with standard settings, the Juken ECU with +2 settings, and the Juken ECU with -2 settings at speeds ranging from 30,000 to 70,000 mph.The test results showed that the highest power was achieved with the Juken ECU with -2 settings, with a maximum value of 10.07 hp at 70,000 mph. Meanwhile, the Juken ECU with -2 settings also achieved the highest torque of 9.19 Nm at the same speed. However, in terms of fuel efficiency, the Standard ECU demonstrated the lowest specific fuel consumption, indicating that this system is more efficient than the Juken ECU.Overall, it can be concluded that using the Juken ECU with -2 settings can improve engine performance in terms of power and torque, but at the same time, it also results in increased fuel consumption. The Standard ECU remains the most efficient choice for daily use that emphasizes fuel economy
Perancangan Dan Analisis Bracket Actuator Pneumatik Menggunakan Metode Elemen Hingga Pada Mesin Produksi Farmasi Ari Fahrudin; Iwan Nugraha Gusniar; Reza Setiawan; Deri Teguh Santoso; Siswadi Siswadi; Viktor Naubnome; Laras Endah Sayekti
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.640

Abstract

Kasus defleksi material dan korosi pada komponen mesin pneumatik di perusahaan farmasi merupakan kesalahan fatal karena dapat membuat kontaminasi proses produksi, dan dapat menjadi temuan saat proses audit. Bracket actuator pneumatik merupakan komponen sistem material handling yang berfungsi menopang dan mentransmisikan beban selama proses operasi. Kegagalan struktur bracket maupun defleksi material pada komponen ini dapat mengganggu kontinuitas proses produksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan struktur bracket actuator pneumatik berbahan Stainless Steel 304 menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA) pada perangkat lunak SolidWorks 2024. Simulasi dilakukan dengan tiga variasi pembebanan statis, yaitu 75 kg, 150 kg, dan 250 kg. Parameter yang dievaluasi meliputi stress, displacement, strain, dan factor safety. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada beban 75 kg dan 150 kg, tegangan maksimum yang terjadi masing-masing sebesar 80 MPa dan 160 MPa, masih berada di bawah yield strength material sebesar 207 MPa. Factor safety yang diperoleh sebesar 2,6 dan 1,3, menunjukkan bahwa struktur masih aman digunakan. Pada pembebanan 250 kg, tegangan maksimum meningkat menjadi 266 MPa dan faktor keamanan menurun menjadi 0,8, sehingga struktur berpotensi mengalami deformasi permanen. Konsentrasi tegangan tertinggi teridentifikasi pada area pemasangan aktuator dan lengan vertikal penopang. Berdasarkan hasil tersebut, beban operasional direkomendasikan tidak melebihi beban 150 kg.
Analisis Optimasi Topologi Komponen Bell Crank Berbasis Material Aluminium 7075-T6 Menggunakan Metode Elemen Hingga Mahathir Byantara; Deri Teguh Santoso; Marno Marno
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 5 No 2: Mei 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v5i02.9420

Abstract

Komponen Bell crank pada sistem suspensi kendaraan listrik memiliki peran vital dalam mentransmisikan gaya secara presisi, namun massanya yang berlebih dapat menambah beban unsprung mass dan mengurangi efisiensi energi kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain dan mereduksi bobot komponen Bell crank bermaterial Aluminium 7075-T6 melalui metode Density-Based Topology optimization menggunakan pendekatan Analisis Elemen Hingga (FEA). Analisis statik pada desain awal dengan pembebanan ekstrem Fx=3000 N dan Fy =−2000 N menunjukkan tegangan von Mises maksimum sebesar 96,33 MPa, deformasi 0,0305 mm, dan safety factor 5,22, yang mengindikasikan bahwa struktur bersifat over-designed dengan massa 62,12 gram. optimasi topologi dieksekusi menggunakan fungsi objektif minimize compliance untuk mempertahankan kekakuan global melalui dua skenario batasan respons retensi massa: 75% dan 60%. Hasil simulasi komputasi membuktikan bahwa skenario retensi massa 60% memberikan desain final yang paling optimal. desain tersebut berhasil memangkas massa komponen sebesar 44,42% menjadi 34,528 gram. Meskipun deformasi total mengalami sedikit peningkatan kompensasi menjadi 0,0820 mm, nilai tersebut terbukti masih berada jauh di bawah ambang batas toleransi aman deformasi fungsional (0,1 mm). Kesimpulannya, metode optimasi topologi berhasil meningkatkan rasio kekuatan terhadap berat (strength-to-weight ratio) secara signifikan tanpa mengorbankan integritas struktural, sehingga menghasilkan desain yang sangat efisien dan direkomendasikan untuk pengembangan sistem mekanikal kendaraan listrik.
Peracangan dan Analisis Desain Chassis Mobil Hemat Energi Kategori Urban Concept dengan Variasi Material Aluminium Pisky Awan Saputra; Deri Teguh Santoso; Ratna Dewi Anjani
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 5 No 2: Mei 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v5i02.9444

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang manufaktur dan otomotif mendorong inovasi kendaraan yang lebih efisien, ringan, dan ramah lingkungan, salah satunya melalui Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE). Chassis sebagai struktur utama kendaraan harus memiliki kekuatan dan kekakuan yang memadai dengan bobot yang ringan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan material Aluminium Alloy yang paling optimal untuk desain chassis mobil hemat energi kategori Urban Concept berdasarkan analisis kekuatan struktur. Metode yang digunakan adalah simulasi statik dengan pendekatan Finite Element Analysis (FEA) menggunakan perangkat lunak Solidworks, dengan parameter evaluasi berupa von mises stress, displacement, dan factor of safety. Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh material menghasilkan tegangan maksimum sebesar 198,893 MPa yang masih berada dalam batas aman. Material Aluminium 2014-T6 menunjukkan performa terbaik dengan deformasi maksimum terendah sebesar 3,27 mm serta minimum faktor keamanan sebesar 2,1, yang memenuhi kriteria keamanan struktur. Berdasarkan hasil tersebut, Aluminium 2014-T6 direkomendasikan sebagai material paling optimal karena mampu memberikan keseimbangan terbaik antara kekuatan dan kekakuan pada chassis kendaraan hemat energi.
Analisis Kekuatan Footstep Sepeda Motor pada Material AISI 4140 dan Aluminium 6061-T6 Menggunakan Metode Elemen Hingga Muhammad Agha Al Farisi; Deri Teguh Santoso; Aripin Aripin
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 5 No 2: Mei 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/metrotech.v5i02.9534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan performa struktural footstep sepeda motor menggunakan material AISI 4140 dan Aluminium 6061-T6 dengan metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Penelitian sebelumnya umumnya berfokus pada komponen otomotif secara umum, sementara analisis komparatif spesifik pada struktur footstep sepeda motor masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini menyajikan perbandingan numerik langsung kedua material pada geometri dan kondisi pembebanan yang sama. Simulasi dilakukan menggunakan ANSYS Workbench dengan pembebanan statis sebesar 646,8 N pada permukaan footstep. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan von Mises, deformasi total, dan faktor keamanan. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi tegangan maksimum terjadi pada area sambungan antara dudukan dan pijakan. Nilai tegangan maksimum pada AISI 4140 sebesar 351,94 MPa dan Aluminium 6061-T6 sebesar 346,77 MPa, yang menunjukkan perilaku tegangan yang relatif serupa. Namun, Aluminium 6061-T6 mengalami deformasi lebih besar (0,610 mm) dibandingkan AISI 4140 (0,223 mm). Selain itu, AISI 4140 memiliki faktor keamanan minimum sebesar 2,813 yang menunjukkan kondisi aman, sedangkan Aluminium 6061-T6 memiliki faktor keamanan sebesar 0,796 yang menunjukkan kondisi kritis. Hasil ini menunjukkan bahwa substitusi material secara langsung tanpa optimasi struktur berpotensi menyebabkan kegagalan pada material ringan. Oleh karena itu, AISI 4140 memiliki keandalan struktural yang lebih baik, sementara Aluminium 6061-T6 memerlukan optimasi desain untuk memenuhi persyaratan keamanan.
Analisis Analisis Kekuatan Sambungan Angel Corner pada Alumunium Profile 2020 untuk Rangka Printer 3D Logam Yupi Andrian; Deri Teguh Santoso; Uji Burrahman; Afrialdy Ilham Almanyansyah; Rangga Surya Syahputra
ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Armatur (in Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/armatur.v7i2.11588

Abstract

This study analyzes the structural performance of angel corner joints in aluminium profile 2020, which serve as critical connectors in the frame of a metal 3D printer based on MIG welding. The objective is to evaluate the influence of material variation on stress distribution, deformation, and safety factor using the Finite Element Method (FEM) in ANSYS. Three materials were examined: Aluminium Alloy 6061-T6, Structural Steel S355, and Stainless Steel 316L. A three-dimensional CAD model of the corner joint was developed and subjected to a static load of 150 N to represent realistic operational conditions. The results indicate that maximum von Mises stress for all materials remains below their respective yield strengths, confirming elastic behavior. Structural Steel S355 produced the smallest deformation (0.065 mm) and the highest safety factor (4.34), while Aluminium Alloy 6061-T6 exhibited larger deformation (0.145 mm) and a lower safety factor (2.59), but still within safe limits. Stainless Steel 316L demonstrated intermediate performance with a safety factor of 2.26 and deformation of 0.102 mm. These findings highlight that material selection significantly affects stiffness and safety margin of the frame. Structural Steel S355 is recommended when strength and stability are prioritized, whereas Aluminium Alloy 6061-T6 may be considered when lightweight construction is required.
ANALYTICAL CALCULATION OF PULLEY AND V-BELT FOR RICE THRESHER POWERED BY MATARI MGX-390 GASOLINE ENGINE Faisal Rahman; Deri Teguh Santoso; Iwan Nugraha Gusniar; Jojo Sumarjo
International Journal of Innovation in Mechanical Engineering and Advanced Materials Vol. 4 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/ijimeam.v4i3.19441

Abstract

In the agricultural industry today, a lot of tools with automatic transmission have become primary needs for many people. To be able to operate a rice threshing machine, one that can support the running of the tool is the pulley and V-belt on the driving machine. Therefore, this research aims to analyze the pulley and V-belt on the rice thresher with the Matari MGX-390 gasoline engine so that it meets the required criteria and applicable standards. Due to the important role of the V-belt and pulley components, this study will discuss calculations in the design of V-belt and pulley components for a rice thresher with a Matari MGX-390 gasoline engine. The method used is direct observation, to see directly the shape and specifications of the rice thresher machine as well as the Matari MGX-390 gasoline engine used, also to record the dimensions of the pulley and V-belt so that further analysis is carried out on these components, and it can be seen whether the pulley and the V-belt used can be declared safe. Then calculations are carried out to determine the type of V-belt used, V-belt length, maximum voltage, demand voltage, and service life on the V-belt used. Based on the results of the research and calculations that have been carried out, it shows that the V-belt used by the rice thresher with the Matari MGX-390 machine can be declared safe with the type of V-belt used as type A, with a length of 1,649.74 mm, a maximum tension of 138.8 N, voltage requirement 121 N, service life 14,055 working hours.
Co-Authors ., Oleh Aa Santosa Aa Santosa Abdul Aziz Khalilurrahman Abshar Adi Abthal Mahdi Afrialdy Ilham Almanyansyah Aji Widyanugraha Alfariji Munandar, Muhammad Hisson Alfian Sidik Ali, Muhammad Fathul Alif Imam Utomo Alif Imam Utomo Alma Nadia Rudiyanti Alvin Firdhaus Alwandaru, Gagas Fikri Ananda Agung Prasetiyo Angga Meliansyah Putra Anjani, Ratna Dewi Antoni Claodio Ardi Syahrifudin Ari Fahrudin Ariadnalaska, Argan Aripin Aripin Aripin Aripin Aripin Arum, Ardiansyah Aulia Fashanah Hadining Aulia Rahman Aviska Nuravianti Aviska Nuravianti Bagas Achmad Darmawan Bagas Achmad Darmawan Bagas Bama Anggala Bayu Nida Ardiansyah Bobie Suhendra Boni Sena Ciptadi Tatag Tur Raharja Dadan Ma'arif Daffa Surya Putra Daffa Surya Putra David Henock Tampubolon Desi Ristianti Dewi Puspita Dodi Marcus Siagian Edrianzah Rahmat Eka Yulianty Esti Taqwaningrum Eva Fauziah Eva Safariyani Fachrudin, Afif Fadhilah, Raihan Ahmad Faisal Rahman Fajar Hidayatullah Faradilla, Nur Siska Farradina Choria Suci Fatimah Khilaliyah Azzahrha Febri Aljabar Fina Fadhila Achka Gusniar, Iwan Nugraha Hanifi, Rizal Harahap, Maruli Hadiatma Harliansyah, Reynaldi Haryudwitomo, Galih Ikhsan Nur Arifianto Imran, Al Ichlas Irsyad Khairullah Irvan Iskandar, Don Joean Iwan Nugraha Gusniar Iwan Nugraha Gusniar Joel Padde Tamba Johari, Agung Fahmi Jojo Sumarjo Jojo Sumarjo Kardiman Kardiman, Kardiman Kayla Rahma Nourizka Khoerudin Ferry Yusuf Kosim Abdurohman Kurniawan, Stefanus Aldy Laras Endah Sayekti Listiyanto, Alif Bagus Lukmanulhakim, Akmal Magada Nandika Adicakra Mahardhika, Khabibbullah Enggal Mahathir Byantara Mahrita Mufida Marno Marno Marno, Marno Miftahul Anwar Mochamad Rafi Herdiana Mudzakir, Fahad Fadlillaahi Muhamad Akbar Firmansyah Muhamad Ikhsan Ramadhan Muhamad Rikza Aldiansyah Muhamad Taufiq Rachmat Muhammad Agha Al Farisi Muhammad Edgar Gazanata Muhammad Fikri Aprilyansyah Muhammad Nur Rizki Muhammad Rafi Muhammad Wahyudin, Muhammad Muhammad Wandhika Nugraha Mustaqim, Muhammad Dhamar Nabila, Aditia Ayu Rahma Nanang Burhan Nandang Hisbullah Naubnome, Viktor Naufal Hafiz Arsyad Nickolas Bryan Saputra Nugraha, Asep Erik Nur Aeni Ramadhani Nur Hady Iskandar Lakxena Nurul Arifin Oleh Oleh Oleh, Oleh Orka Maulana Wahyudi Pisky Awan Saputra Putri Febriyani Radif Ramadan Rahma Ningsih Raihan Fadillah Ramadhan, M. Keitaro Rangga Putra Irdian Rangga Surya Syahputra Ratna Anjani Ratna Dewi Anjani Ratna Dewi Anjani Reynaldi Saputra Reza Dzakaria Imam Lutfi Reza Setiawan Rianita Puspa Sari Rifki Maulana Rika Yayu Agustini Rinaldi Suzatmiko Rizal Hanifi Rizal Hanifi Rudi Handoko Santosa, Aa Saputra, Fadillah Anugrah Saputra, Reynaldi Siswadi Siswadi Suci, Farradina Choria Suejiwo, Gesang Abid Suhono Suhono Suhono Suhono Sumarjo, Jojo Sumarjo, Jojo Syaefudin, Arief Syifa Nurohmah Tabayyun, Candan Taufan Putra Wahyu Hidayat Taufik Nur Wahid Uji Burrahman Uji Burrahman Ujiburrahman Ujiburrahman Ujiburrahman Ujiburrahman Ujiburrahman, Ujiburrahman Ujiburrahman, Ujiburrahman Vallerina Lawrencia Tertaroza Viktor Naubnome Wahid, Taufik Nur Wahyudi, Orka Maulana Wiji Astuti Winda Rianti Winda Rianti Yupi Andrian Yupi Andrian