Claim Missing Document
Check
Articles

TINJAUAN PRODUKSI ASI BERDASARKAN KARAKTERISTIK IBU MENYUSUI DI TPMB IZORA MUARA SUGIHAN Aryani, Nita; Indriani, Putu Lusita Nati; Rahmawati, Eka; Afrika, Eka
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33273

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi utama dan terbaik bagi bayi, karena mengandung antibodi, bebas alergi, steril, dan tersedia sesuai kebutuhan. Produksi ASI dapat dipengaruhi oleh berbagai karakteristik ibu, seperti pola makan, perawatan payudara, dan frekuensi isapan bayi. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada fokus pengamatan menyeluruh terhadap karakteristik personal ibu menyusui (pola makan, perawatan payudara, dan stimulasi melalui isapan bayi) dalam satu kelompok populasi kecil dengan cakupan wilayah spesifik, yaitu di pelayanan mandiri bidan desa. Penelitian ini bertujuan meninjau produksi ASI berdasarkan karakteristik ibu menyusui di wilayah kerja TPMB Izora, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei analitik. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang terdaftar di wilayah kerja TPMB Izora sebanyak 43 orang. Hasil uji bivariat dengan chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara pola makan dengan produksi ASI (P-value = 0,002), perawatan payudara dengan produksi ASI (P-value = 0,008), dan isapan bayi dengan produksi ASI (P-value = 0,002). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa produksi ASI dipengaruhi oleh pola makan bergizi, perawatan payudara yang tepat, dan isapan bayi yang efektif. Kata kunci: Isapan bayi; Perawatan payudara; Produksi ASI; Pola makan.
KEJADIAN KEK (KURANG ENERGI KRONIK) PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG BABAT KABUPATEN PALI Rosmita, Rosmita; Afrika, Eka; Indriani, Putu Lusita Nati; Handayani, Sri
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 9, No 3 (2025): JULI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNIT
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v9i3.33265

Abstract

Masalah gizi pada ibu hamil pada umumnya terkait maslah Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi risiko KEK pada ibu hamil yaitu sebesar 17,3 persen. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis simultan hubungan pengetahuan, pendidikan, dan usia ibu terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah spesifik Puskesmas Simpang Babat. Tujuan penelitian menganalisis hubungan pengetahuan, pendidikan dan usia ibu secara simultan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Babat Kab Pali. Penelitian bersifat kuantitatif menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang berkunjung serta melakukan pemeriksaan kehamilan ke Puskesmas Simpang Babat pada tahun 2023 berjumlah 158 responden. Sampel yang digunakan berjumlah 61 responden, besaran sampel di ambil dengan meggunakan metode accidental sampling. Hasil uji chi-square pengetahuan ibu P-value = 0,019, pendidikan ibu P-value = 0,024 dan usia ibu P-value =0,009 lebih kecil dari α=0,05 menunjukkan ada hubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Kesimpulannya ada hubungan pengetahuan, pendidikan, dan usia ibu terhadap kejadian KEK pada ibu hamil.
Hubungan Status Gizi, Frekuensi ANC dan Konsumsi Tablet (FE) dengan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pematang Panggang I Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024. Widiyanti, Krisna; Afrika, Eka; Rahmadhani, Sendi Pratiwi
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2732

Abstract

Anemia merupakan salah satu penyebab tidak langsung terjadinya kematian ibu. Dampak anemia yaitu pendarahan, bayi lahir prematur, cacat bawaan dan BBLR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi, frekuensi ANC dan konsumsi tablet Fe secara simultan dengan Kadar Hb Pada Ibu Hamil di Puskesmas Pematang Panggang I Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024. Jenis Penelitian bersifat analitik dengan desain atau pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Trimester III yang memeriksakan kehamilannya diPuskesmas Pematang Panggang I sebanyak 276 ibu hamil. Sampel pada penelitian ini berjumlah 73 responden diambil dengan teknik Accidental Sampling. Jenis data penelitian ini adalah data primer dengan instrumen hemoglobin meter untuk mengukur kadar Hb, kuesioner untuk mengetahui frekuensi ANC, dan untuk mengukur status gizi dengan cara mengukur LiLa menggunakan pita LiLa ibu hamil. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi square. Hasil analisa univariat, dari 73 responden terdapat 22 responden (30,1%) yang mengalami anemia dan yang tidak mengalami anemia berjumlah 51 responden (69,9%). Hasil uji statistik chi-square variable status gizi didapatkan ρ value = 0,018, variable frekuensi ANC dengan ρ value = 0,026 dan konsumsi tablet Fe dengan ρ value = 0,047 lebih kecil dari α=0,05 dapat disimpulkan ada hubungan status gizi, frekuensi ANC dan Konsumsi Tablet Fe dengan Kadar Hb pada Ibu hamil di Puskesmas Pematang Panggang I Tahun 2024. Saran bagi Puskesmas sebagai informasi mengenai anemia ringan pada ibu hamil dan dapat dimanfaatkan tenaga kesehatan di Puskesmas Pematang Panggang I khususnya dalam memberikan penyuluhan kepada ibu hamil.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, LAMA MENSTRUASI, DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 2 SEMENDAWAI BARAT KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2024 Ajiyensi, Ajiyensi; Afrika, Eka; Anggraini, Arie; Amalia, Rizki
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.43628

Abstract

Anemia merupakan berkurangnya sel darah merah (eritrosit) dalam sirkulasi darah atau massa hemoglobin sehingga tidak mampu memenuhi fungsinya sebagai pembawa oksigen keseluruh jaringan. Dampak anemia pada remaja putri diantaranya menurunnya kesehatan reproduksi Terhambatnya perkembangan motorik, mental dan kecerdasan menurunkan kemampuan dan konsentrasi belajar. Kejadian anemia dapat disebabkan dari pengetahuan, lama menstruasi dan status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, lama menstruasi, dan status gizi pada remaja putri terhadap kejadian anemia di SMA N 2 Semendawai Barat Kabupaten OKU Timur Tahun 2024. Metode penelitian ini bersifat survey analitik kuantitatif dengan desain pendekatan cross sectional (potong lintang) yaitu rancangan penelitian dengan melakukan pengamatan pada saat bersamaan. Pengambilan sampel menggunakan metode Proportional Random Sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data dianalisis dengan uji chi-square diperoleh nilai p value = 0,001< 0,05, terlihat ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian anemia. Hasil uji chi-square untuk lama menstruasi yaitu p value = 0,033< 0,05, artinya ada hubungan antara lama menstruasi terhadap kejadian anemia. Dan hasil uji statistik chi-square status gizi dengan nilai p value = 0,003 < 0,05 artinya ada hubungan antara status gizi terhadap kejadian anemia di SMA N 2 Semendawai Barat. Diharapkan dari hasil penelitian ini menjadi gambaran bagi tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi penyuluhan mengenai faktor risiko kejadian anemia dan pemberian rutin tablet tambah darah.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI PUSKESMAS KEMALARAJA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TAHUN 2023 Anggraini, Winona; Aisyah, Siti; Afrika, Eka
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2043

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan penyakit pada saluran pernapasan bagian atas atau di bawah, biasanya menular serta menyebabkan berbagai penyakit mulai dari asimtomatik atau dari infeksi ringan hingga penyakit serius dan fatal tergantung pada patogennya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan, pengetahuan dan pemberian ASI eksklusif secara simultan dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada Balita. Penelitian ini mnggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey analitik dan desain Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Balita yang berobat ke Puskesmas Kemalaraja Kabupaten Ogan Komering ULU pada bulan Januari-April 2023. Penentuan sampel menggunakan teknik non random dengan cara accidental sampling. Dari analisis univariat didapatkan hasil dari 50 responden yang diteliti, lebih dari separuh 36 responden (72%) dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada Balita, sebagian besar 29 responden (58%) dengan pendidikan rendah, sebagian besar 32 responden (64%) dengan pengetahuan ibu rendah, dan sebagian besar 26 responden  (52%) dengan tidak diberikan ASI eksklusif. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji statistik Chi­-square diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada Balita diperoleh p-value =0,000, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada Balita diperoleh p-value =0,000, ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada Balita diperoleh p-value = 0,00. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pendidikan, pengetahuan ibu dan riwayat pemberian ASI eksklusif secara parsial maupun simultan dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada Balita.
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF, STATUS GIZI DAN FAKTOR GENETIK TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SP PADANG KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR TAHUN 2021 Nurhasanah, Nurhasanah; Afrika, Eka; Rahmawati, Eka
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i2.142

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan kronis pada anak akibat kekurangan nutrisi dalam waktu lama. Menurut Kemenkes 2018, lebih dari 1/3 atau 9 juta balita Indonesia mengalami stunting, balita yg terkena stunting akan mudah sakit perkembangan otak dan fisik terhambat, Peningkatan gizi untuk 1.000 pertama kehidupan perlu dilakukan agar dapat membantu menurunkan angka stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara ASI eksklusif, status ekonomi dan faktor genetik secara simultan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2021. Jenis penelitian adalah menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas SP Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan jumlah sampel 85 orang. Hasil uji statistik chi-square variabel ASI eksklusif didapatkan ρ value = 0,003. Variabel status ekonomi didapatkan ρ value = 0,000, variable faktor genetik didapatkan ρ value = 0,032 menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara ASI esklusif, faktor genetik dan satus ekonomi dengan kejadian stunting. Saran bagi tenaga kesehatan terutama bidan dan petugas gizi di Puskesmas dapat memberikan penjelasan pada orangtua bayi dan calon orangtua mengenai faktor-faktor yang dapat menyebabkan stunting serta mengenai pencegahan stunting dengan harapan hal tersebut dapat efektif mengurangi angka kejadian stunting di Indonesia.
HUBUNGAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD), PROMOSI SUSU FORMULA DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTARAYA TAHUN 2021 Isah, Neng; Amlah, Amlah; Afrika, Eka
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i2.141

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi, khususnya bayi berusia 0-6 bulan. Menyusui adalah cara normal memberikan nutrisi pada bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Adapun tujuan dalam penelitian ini mengetahui hubungan inisisasi menyusu dini (IMD), promosi susu formula, dan dukungan keluarga secara simultan dengan pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kutaraya Tahun 2021. Jenis penelitian adalah menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Kutaraya dengan jumlah sampel 70 orang. Hasil uji statistik chi-square, variable promosi susu formula didapatkan ρ value = 0,001, variable inisiasi menyusu dini didapatkan ρ value = 0,003, variabel dukungan keluarga didapatkan ρ value = 0,000, hal ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara promosi susu formula, inisisi menyusu dini dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif. Saran untuk pimpinan puskesmas perlu lebih meningkatkan promosi tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi bayi agar ibu lebih termotivasi untuk memberikan ASI ekslusif dan suami juga terdorong untuk memberikan dukungan kepada ibu dalam pemberian ASI eksklusif.
Pendidikan Kesehatan Tentang Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi di Puskesmas Srikaton Tahun 2023 Ciselia, Dewi; Saputra, Andre Utama; Afrika, Eka
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10497013

Abstract

Berdasarkan Data Yang Diperoleh Dari Profil Kesehatan Indonesia 2020, Dari 28.158 Kematian Balita, 72,0% (20.266 Kematian) Diantaranya Terjadi Pada Masa Neonatus. Dari Seluruh Kematian Neonatus Yang Dilaporkan, 72,0% (20.266 Kematian) Terjadi Pada Usia 0-28 Hari. Sementara, 19,1% (5.386 Kematian) Terjadi Pada Usia 29 Hari – 11 Bulan Dan 9,9% (2.506 Kematian) Terjadi Pada Usia 12 – 59 Bulan. Pada Tahun 2020, Penyebab Kematian Neonatal Terbanyak Adalah Kondisi Berat Badan Lahir Rendah (Bblr). Penyebab Kematian Lainnya Di Antaranya Asfiksia, Infeksi, Kelainan Kongenital, Tetanus Neonatorium, Dan Lainnya. Berdasarkan Hal Tersebut Tim Pengabdian Masyarakat Mengadakan Penyuluhan Tentang Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap Bagi Bayi. Metode Yang Digunakan Adalah Ceramah, Diskusi Dan Tanya Jawab. Pelaksanaan Penyuluhan Imunisasi Dasar Dilaksanakan di Puskesmas Srikaton Tahun 2023. Penyuluhan Ini Diikuti Oleh 50 Peserta Yang Terdiri Dari Ibu Balita, Kader, Bidan Desa. Seluruh Peserta Antusias Dalam Mengikuti Penyuluhan, Hal Ini Dibuktikan Dengan Banyaknya Peserta Yang Bertanya Saat Sesi Tanya Jawab. Pemberian Kuesioner Dilakukan Sebagai Bentuk Evaluasi Pengetahuan Ibu Bayi Tentang Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap, Di Peroleh Hasil Sebelum Pemberian Penyuluhan Rata-Rata Tingkat Pengetahuan Ibu Sebesar 40,96% Dan Setelah Diberikan Penyuluhan Menjadi 70,68%. Setelah Diadakan Penyuluhan Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Diharapkan Peserta Yang Mengikuti Benarbenar Mengerti Dan Menyebarluaskan Informasi Yang Diterima Kepada Warga Lain
Examination of the Factors Influencing Speech Delays in Children Ages 2 to 5 Years Amalia, Rizki; Afrika, Eka; Irdan, Irdan; Handayani, Sri
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 7 No 1 (2024): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jurnalmidz.v7i1.2374

Abstract

Speech Delay is a condition experienced by children which can cause them to experience speech and language delays. Even though the child understands what someone is saying, the child has difficulty saying it again. Children who experience speech delay can be caused because one of the organs (brain, ear and mouth) is disturbed, causing their speech process to be disrupted. Research conducted in the United States of America, the number of children who experience speech delay is 5% to 8% aged 4.5 years. The purpose of this study was to determine the relationship between parenting style, child gender and intensity of simultaneous use of getged with speech and language delays. This study used an analytic survey method with a cross sectional approach. This research was carried out at the Muara Enim Health Center in 2022. With a sample size of 30 respondents, the sampling technique used the accidental sampling technique. The variables studied were independent (the intensity of gadget use, the sex of the child and parenting style) and dependent (speech delay and language delay). The results of the chi-square statistical test on the intensity variable of gadget use obtained ρ value = 0.012, the results of the gender variable test obtained ρ value = 0.022 and parenting pattern variable obtained ρ value = 0.031 less than α = 0.05 indicating that there is a significant relationship between intensity use of gedegt with speech delay and speech delay at the Muara Enim Health Center in 2022
PERSEPSI ORANG TUA TENTANG PEMBERIAN VITAMIN A PADA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK Afrika, Eka; Sundari, Winda; Sari, Ratna
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.242 KB)

Abstract

Background: Vitamin A deficiency is a major health problem in developing countries, including Indonesia. Vitamin A deficiency mainly affects young children, among those who are deficient can experience xerophthalmia and eventually become blind, limited growth, weak body defenses, and increase the risk of death. This is evidence that vitamin A deficiency can continue from school age and adolescence to adulthood. Objective: To determine the positive and negative perceptions of parents about giving Vitamin A to children. Methods: This type of research is quantitative using a cross-sectional research design with a sampling technique using total screening obtained a sample of 78 respondents. Results: The results showed that the perceptions of mothers who had children under five about giving vitamin A were mostly positive, as many as 66 people (84.62%), and 12 people with negative attitudes (15.38%), most of the mothers' knowledge was also good ( 74.49%) regarding knowledge about giving vitamin A to children. Suggestion: health workers (doctors, midwives, nutrition cadres, and trained health workers) together with school principals and kindergarten teachers to further increase the knowledge of parents by means of more routine education and installing posters or pamphlets related to vitamin A for disease Vitamin A deficiency in toddlers can be avoided. Key words: Parents' Perception, Giving Vitamin A to Children
Co-Authors Adelia Rahma Dhini Ajiyensi, Ajiyensi Alfina Fitria Amlah Amlah Amlah, Amlah Andre Utama Saputa Andre Utama Saputra Anggerayani, Eftri Anggi Silvia Anggi Anggraini, Winona Anisa Putri Aprilia Monalisa Arie Anggraini Arisah, Mila Aulia Dwi Agustin Bina Aquari Claudia, Fitri Sindi Dara Anggun Prasasti Dara Anggun Prasasti DEWI CISELIA Dewi Ciselia Dewi Ciselia Dharmayanti, Reffi Dian Novita Effendi, Hazairin Eka indriani eka rahmawati Eka Rahmawati Eko Dwi Lestari Ellina Elsi Parina Elvira Elvira Endah Wahyuni Endang Endang, Endang ERMA PUSPITA SARI Evi Sulastri Fachry Abda El Rahman Farida, Tuti Fatany, Alief Ihram Feri Jayanti Fika Minata FIKA MINATA WATHAN Fitriani Veronika Haliyati, Ica Handayan, Sri Handayani, Meti Handayani, Sri HARNITA HARNITA Hasbia Hasbia Hasbiah Hasbiah HELNI ANGGRAINI Herlianty Herlianty Indraini, Putu Lusita Nati Irdan Isah, Neng Ismarini, I. Ismed, Syarifah Karisma, Novia Kurnianti, Nia Kuryani, Tri Latif, Sarifudin Andi Leda Pratiwi Marpuah Marpuah, Marpuah Mastina Mastina Mastina, Mastina Meillisa Carlen Mainassy MERISA RISKI MINARTI Muhammad Romadhon Mutiara Hikmah Narzuyah Narzuyah Nawamalini, Tia Nena Muryani Neng Isah Nengah Wirke Ningsih, Warti Nita Aryani Nunung Suryati Nur Aida Kubangun * Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhayati, Yustina Tri nurmalela, nurmalela Oktayanti, Yuli Dwi olive Franstika Sari Pannyiwi, Rahmat Paula Citra Hakim S Penny Septiani Pratiwi Tri Lestari Prihatini, Surya Primasari, Anggia Putri, Monica PUTU LUSITA NATI INDRIANI RACHMAT RAMLI Rahera Pembela Desi Rahmadhani, Sendi Pratiwi Rahmawati Ekaputri Rani Anggraini, Rani Rani, Oktarina Mustika Ratna Dewi Ratna Sari Reffi Dhamayanti Reffita, Lea Ingne Rejeki, Kadek Yupita Rini Gustina Risma Eka Putri Riya Trisnawati Rizki Amalia Rizki Amalia RIZKI AMALIA Rizki, Merisa Rohaya Rohaya Rohaya, Rohaya Rohemah, Rohemah Romadhon, Muhammad Rosmita Rosmita, Rosmita Rosy, Reviny Sari, Erma Puspita Sari, Febri Indah Sendy Pratiwi Rahmadhani Septiani, Suci Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah SITI AISYAH HAMID Sri Ayu Ningsih Sri Handayani Sri Handayani Sri Munjayatun Sri Rumingsih Srifitayani, Nur Rahma Sumira, Sumira Sundari , Lasia Selifensi1, Fitri Sundari, Penti Sundari, Winda Suparwatini, Suparwatini Suryanti, Kadek Syarifah Isme Syarifah Ismed Thoyibah Azzahra Turyani, Turyani Vina Aprillia Damayanti Wahiro Wahiro Wahyu Ernawati WIDIASTUTI, Rahayu Widiyanti, Krisna Yanti Yanti Yanti Yanti Yanti, Martina Fevi Yulizar Yunita Kristina Yunola, Satra