Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Sustainable Tourism Management for Enhanced Tourism Product Quality in the Cultural Village of Dokan Sitorus, Nova Bernedeta; Liyushiana, Liyushiana; Khairi, Nurhafizhah
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i1.2291

Abstract

The research on "Sustainable Tourism Management in Improving the Quality of Tourism Products in Dokan Cultural Village" encompasses several crucial objectives. First and foremost, it aims to identify the tourism potential of Dokan Cultural Village by examining its cultural richness, natural attractions, and other unique elements that draw tourists. Additionally, the study delves into the impact of tourism practices on the village's environment, analyzing ecological sustainability, waste management, and natural resource conservation. Destination management is also a focal point, evaluating how policies and practices are implemented to ensure the sustainability, safety, and comfort of tourists. The research further explores community participation in tourism management, assessing decision-making involvement, economic empowerment, and the consideration of local communities' needs. Identifying economic empowerment opportunities for local communities through the development of tourism products is another key objective, involving an analysis of local business potential and the role of community engagement in enhancing the value of tourism products. Central to the study is the evaluation and enhancement of the quality of tourism products in Dokan Cultural Village, encompassing service quality, diverse experiences, and the alignment with traveler expectations. Furthermore, the research aims to support sustainable tourism principles by identifying management practices that promote economic, social, and environmental sustainability. Ultimately, the study seeks to provide concrete recommendations for improving sustainable tourism management in Dokan Cultural Village, potentially including policy enhancements, the development of training programs, or the implementation of innovative destination management strategies. By achieving these objectives, the research aims to offer a comprehensive understanding of how Dokan Cultural Village can harness its potential as a sustainable tourism destination through the enhancement of its product quality.
Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Penjualan Food and Beverage Business Aldo Leonardo; Kevin Budiono; Vivien Oskar; Nova Irene Bernedeta Sitorus
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.735 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i01.66

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perngaruh bauran pemasaran terhadap penjualan usaha kuliner pada masa pandemic covid-19 ini, karena pada masa pandemi covid-19 ini banyak sekali usaha kuliner yang kesusahan dan mengalami penurunan, penelitan ini dilakukan pada daerah Tangerang dan Tangerang Selatan. Adapun rumusan masalah daripada penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana perkembangan Food and Beverage business selama pandemi Covid-19 di Tangerang Selatan dan Tangerang dan juga. Bagaimana Pengaruh bauran pemasaran terhadap Food and Beverage business pada masa pandemic Covid-19 di Tangerang Selatan dan Tangerang. Penelitian ini bertujuan memberikan keterangan tentang faktor yang memengaruhi penjualan usaha kuliner. Faktor-faktor tersebut diantara lain adalah product, kedua ialah Place, yang ketiga merupakan Price. Faktor keempat merupakan Promotion yang kelima merupakan People, yang keenam merupakan Packaging, yang ketujuh merupakan Programming, yang kedelapan merupakan Partnership. Bauran Pemasaran merupakan unsur penting dalam pemasaran sehingga menjadi objek utama penelitian ini. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif deskriptif, dimensi waktu cross sectional, memiliki generelisasi riset yang tinggi, lingukngan riil, unit analisis industri, menggunakan penentuan sample dengan non purposive sampling, mengumpulkan data dengan kuesioner, dan mempunyai 28 indikator sebagai alat ukur variabel penelitian,  Data yang terkumpul tersebut kemudian akan diolah menggunakan PLS untuk Analisa statistic deskriptif, uji reabilitas, validitas, uji multikolinearitas, uji hipotesis parsial, uji diskriminan validitas, dan Uji R2 untuk memastikan data layak dipakai, kemudian tahap terakhir adalah Uji T untuk pengujian hipotesis.
Kolaborasi Stakeholder Pariwisata dalam Pengelolaan Akomodasi di Desa Wisata Kabupaten Purwakarta di Masa Pandemi Covid-19 Sari, Lice; Sitorus, Nova Irene Bernedeta Sitorus
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 09 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v2i09.403

Abstract

Kabupaten Purwakarta juga terletak diantara 2 kota besar di Pulau Jawa yaitu Ibu kota Jakarta dan Bandung, sehingga Kabupaten ini memiliki peluang yang besar dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Salah satu upaya pemerintah untuk mengembangkan pariwisata adalah dengan mengembangkan daya tarik wisata di Kabupaten Purwakarta. Upaya lain yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk meningkatkan rata-rata lama tinggal dan mensejahterakan masyarakat adalah dengan mengembangkan desa-desa wisata di Kabupaten Purwakarta. Adapun desa-desa wisata yang terdapat di Kabupaten Purwakarta adalah Desa Pasanggrahan (Kampung Tajur), Desa Sejuta Batu dan Desa Ciririp. Dalam penelitian yang menjadi fokus adalah Desa Pesanggrahan (Kampung Tajur). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Purwakarta dan pengelola desa wisata. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Purwakarta dan pengelola desa wisata. Hasil Dalam kolaborasi antar stakeholder di Kampung Tajur pada dasarnya sudah bersinergi walau belum maksimal. Salah satu yang menjadi penghalang para stakeholder dalam masa pandemic Covid-19 ini adalah terbatasnya gerak dan belum bolehnya ada aktivitas wisata. Solusi saat ini adalah menunggu vaksin dan kebijakan pemerintah dalam aktivitas wisata. Namun disamping itu, pengelola Kampung Tajur tetap menjalankan kegiatan yang terus meningkatkan kualitas di Kampung Tajur.
WORKSHOP BAGI PELAKU USAHA KULINER LOKAL DI DESA WISATA SANJAI Sianipar, Rosianna; Sitorus, Nova Bernedeta; Juliana, Juliana; Lemy, Diena Mutiara; Sihombing, Sabrina O.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24664

Abstract

Desa Wisata Sanjai merupakan desa wisata yang memiliki produk kuliner yang memanfaatkan singkong sebagai produk utama yaitu kerupuk sanjai. Kerupuk sanjai sendiri sudah terkenal dan memiliki paten dan dimiliki oleh masyarakat di Desa Wisata Sanjai. Desa tersebut terletak di Kelurahan Manggis Gantiang, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan sangat dekat dengan Kota Bukit Tinggi. Desa Wisata Sanjai sendiri memiliki visi “mewujudkan Kampung Wisata Sanjai sebagai pelopor makanan khas Bukit Tinggi yang berdaya saing dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat yang berbudaya”.  Tujuan yang akan dicapai adalah menumbuhkan kesadaran dan peran serta seluruh komponen masyarakat Kampung Wisata Sanjai dalam menerapkan, mewujudkan, membudayakan dan memasyarakatkan sadar wisata dan sapta pesona.  Tujuan pelatihan ini dapat Memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip higiene dan sanitasi dalam konteks industri kuliner; meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha kuliner tentang regulasi dan standar keamanan pangan yang berlaku; memberikan penerapan strategi praktik higiene dan sanitasi yang efektif dalam operasional sehari-hari; mendorong kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar pelaku usaha kuliner lokal.  Untuk mengukur keberhasilan kegiatan ini, akan dilakukan metode pre tes dan pos tes. Analisis pre tes dan pos tes terhadap pelaku usaha kuliner lokal di Desa Wisata Sanjai menunjukkan hasil yang sangat positif dan memberikan gambaran yang kuat tentang keberhasilan pelatihan hygiene dan sanitasi. Dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang, pelatihan mampu secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam aspek-aspek kunci higiene dan sanitasi.
Pemberian ASI Sebagai Gizi Pelindung: Aspek Imunologi Bayi: Breastfeeding as Protective Nutrition: The Immunological Foundation for Infants Pelangi, Bunga; Wasito, Erika; Sitorus, Nova; Shella, Shella
Amerta Nutrition Vol. 9 No. 4 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v9i4.2025.722-734

Abstract

Background: Breastfeeding, a crucial foundation for infant health, provides essential protective nutrition and a complex array of immune-protective factors. Breastfeeding as a natural, protective, and ethical practice is very important to support the health of infants and, by extension, the health of future generations. Objectives: The author emphasizes the biological components of breast milk as physiological protection for infant immunity and highlights the importance of breastfeeding promotion and protection within ideological and cultural contexts. Methods: A comprehensive literature review was performed using online database from Google Scholar to explore the immunological foundation of breastfeeding from original research articles published in recent 5 years. Discussions: Maternal health and maternal immunity are transferred to the infant through breast milk, providing a temporary but significant shield against pathogens. Ethical and philosophical dimensions of breastfeeding as an intrinsic maternal practice that extends beyond nutrition to embody intergenerational health protection. Conclusions: The role of breastfeeding as a natural, protective, and ethical practice is very important to support the health of infants and, by extension, the health of future generations. Philosophically and theoretically grounded strategies are effective in enhancing exclusive breastfeeding rates, particularly in treatments focused on breastfeeding education, empowerment, and counselling. Assistance in the initial days and weeks following delivery is crucial, as this timeframe is critical for the effective establishment of lactation.