Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan Juru Pemantau Batuk (Jumantuk) Sebagai Upaya Peningkatan Case Notification Rate(CNR) Tuberkulosis Paru Di Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Saftarina, Fitria; Muhartono, Muhartono; Sukohar, Asep; Karima, Nisa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v4i1.2654

Abstract

Latar Belakang: Menurut laporan WHO, pada tahun 2017 tercatat sekitar 10,4 juta orang terinfeksi TB dan sekitar 1,8 juta kematian akibat TB dan jumlah kasus TB baru terbesar terjadi di Asia dengan 45% kasus baru, diikuti Afrika dengan 25% kasus baru. Case Notification Rate (CNR) dan Treatment Success Rate (TSR) merupakan indikator untuk menggambarkan keberhasilan program pengendalian TB. Untuk Kabupaten Pesawaran angka CNR sebesar 61,21 per 100.000 penduduk. Hal ini menunjukkan bahwa angka CNR Pesawaran berada dibawah CNR nasional Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader Puskemas sebagai agen Jumantuk untuk mendeteksi kasus baru TB di lingkungannya. Metode: Pelatihan kader puskesmas sebagai Juru Pemantau Batuk (Jumantuk) dan sosialisasi one message for one patient. Hasil: Pengabdian ini diharapkan mampu membantu peningkatan Case Notification Rate (CNR) Tuberkulosis Paru Manfaat: Kader Puskesmas keterampilan untuk menemukan kasus baru TB Paru; Pengelola Program Pengendalian Penyakit Menular (P2M) dapat meningkatkan CNR TB Paru; Fakultas Kedokteran Universitas Lampung sebagai wujud implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian MasyarakatKata kunci: Pelatihan Jumantuk, Case Notification Rate (CNR), Tuberkulosis ParuKorespondensi: dr. Fitria Saftarina, MSc ǀ Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung
Optimalisasi Aplikasi Deteksi Tumbuh Kembang Berbasis Android Di Puskesmas Simpur Bandar Lampung Pada Masa Pandemi COVID-19 Karima, Nisa; Virginia, Nur Ayu; Putri, Giska Tri; Mustofa, Syazili
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2966

Abstract

Deteksi gangguan tumbuh kembang harus ditemukan secara dini sehingga dapat dilakukan penanganan sedinmungkin sebelum anak melewati masa kritisnya. Pemantauan dilakukan untuk semua anak dan harus dilakukasecara reguler dan terus menerus sesuai dengan jadwal. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilakader posyandu untuk mendeteksi kelainan pertumbuhan dan perkembangan dan status gizi di lingkungan kerPuskesmas. Pelatihan kader posyandu dalam melakukan penilaian tumbuh kembang dan status gizi berbasis aplikaberbasis Android PRIMAKU. Setelah mendapatkan materi tumbuh kembang, pengetahuan dan keterampilapenggunaan PRIMAKU ibu-ibu kader posyandu di kelurahan Simpur, kecamatan Tanjung Karang Pusat meningkaPeningkatan keterampilan dapat dilihat pada awal pelatihan 0%, dan setelah pelatihan 100%. Setelah pemberiapelatihan seluruh peserta dapat memasang dan menjalankan aplikasi PRIMAKU di smartphone masing-masinPengabdian ini diharapkan dapat membantu kader posyandu mempunyai keterampilan untuk menggunakan aplikadalam menilai tumbuh kembang dan status gizi anak; untuk Pengelola Program Posyandu dapat menemukan kasugangguan tumbuh kembang dan kekurangan atau kelebihan gizi pada anak; untuk Fakultas Kedokteran UniversitaLampung sebagai wujud implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat  Kata kunci : Kader Posyandu, Tumbuh Kembang
Pemberdayaan Ibu Balita Untuk Meningkatkan Penggunaan Layanan Kesehatan Puskesmas Dalam Rangka Pencegahan Stunting Di Desa Jati Mulyo Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Larasati, TA; Wahyuni, Ari; Karima, Nisa; Ferdiansyah, Ahmad Irzal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2968

Abstract

Indonesia menempati posisi ke 5 tertinggi balita stunting setelah India, . Lampung Selatan ditetapkan sebagai “Kabupaten/Kota prioritas Intervensi penurunan stunting tahun 2020” oleh Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional. Puskesmas Karang Anyar kecamatan Jati Agung memiliki insiden stunting tertinggi di Lampung Selatan, yang terbnyak di Desa Jati Mulyo. Cakupan Pelayanan Anak Balita yang meliputi pemeriksaan pertumbuhan minimal 8x/tahun, pemeriksaan perkembangan minimal 2x/tahun, pemberian vitamin A 2x/tahun dan Imunisasi lengkap di Puskesmas Karang Anyar sebesar 44,9% dari target 100%. Oleh karena itu, penting dilakukan upaya peningkatan cakupan pelayanan anak Balita di Puskesmas Karang Anyar, khususnya desa Jati Mulyo. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi ibu balia untuk pemanfaatan layanan kesehatan balita dan mengedukasi ibu balita tentang pencegahan stunting dan pemberian makan bayi dan anak yang benar. Kegiatan yang diikuti oleh 35 orang peserta ini dilakasanakan dengan 2 metode yaitu ceramah- tanya jawab, dan pelatihan keterampilan dalam kelompok-kelompok kecil tentang pemberian makanan bayi dan anak, pemilihan bahan makanan untuk pemenuhan gizi seimbang dalam kelompok kecil dengan simulasi dan peragaan dengan food model. Evaluasi peningkatan pengetahuan dengan pretest postest menggunakan 20 pertanyan pilihan ganda dan diuji dengan dependent t test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan secara signifikan, p < 0,05. Keterampilan peserta dinilai dalam kelompok kecil, belum diobservasi satu per satu, menunjukkan semua kelompok mampu melakukan keterampilan yang dilatihkan dengan baik. Pelatihan penyusunan menu makanan gizi seimbang dan pemilihan bahan makanan dengan food model perlu dilanjutkan lagi dengan intensitas lebih sering fokus pada keterampilan individu dan mengutamakan sumber bahan makanan lokal terutama pada ibu baduta stunting. Kata Kunci: Pemberdayaan Ibu, Stunting, Pelayanan Kesehatan Balita
Pencegahan Stunting melalui Deteksi Tumbuh Kembang Berbasis Android bersama Kader Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus Putri, Giska Tri; Karima, Nisa; Jausal, Anisa Nuraisa; Ratna, Maya Ganda; Purnomo, Rizki Agung
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3034

Abstract

Prevalensi stunting di Provinsi Lampung masih berada diangka 27%, meskipun berada di bawah angka nasional (30,8%) namun angka ini masih belum aman karena masih belum mencapai angka stunting yang direkomendakikan oleh WHO sebesar 20% dan masih sangat jauh dari target penurunan angka stunting pada 2024 ditingkat nasional yaitu 14%. Beberapa upaya pencegahan stunting berupa perbaikan pola makan, pola asuh dan sanitasi. Intervensi stunting yang dicanangkan oleh pemerintah meliputi tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan, pemberian makanan tambahan pada ibu hamil, pemenuhan gizi, persalinan dengan dokter atau bidan yang ahli, IMD (Inisiasi Menyusui Dini), Asi Eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan, pemberian makanan pendamping ASI mulai anak usia 6 bulan sampai dengan usia 2 tahun, pemberian imunisasi dasar lengkap dan vitamin A, pantau pertumbuhan balita di posyandu terdekat, serta terapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pencegahan stunting dengan meningkatkanketerampilan kader posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang dan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Pulau Pannggung Kabupaten Tanggamus. Metode yang digunakan berupa penyuluhan mengenai stunting, pertumbuhan dan perkembangan balita dan demonstrasi penggunaan aplikasi PRIMAKU oleh narasumber. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada tanggal 12 Agustus 2022 dengan harapan mampu membantu kader posyandu memiliki keterampilan untuk menggunakan aplikasi dalam menilai pertumbuhan, perkembangan, dan status gizi balita.Kata Kunci: Kader Posyandu, Tumbuh Kembang, Status Gizi, Stunting
Pemeriksaan Kesehatan Tekanan Darah dan Konseling Tentang Hipertensi dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Wilayah Kerja Puskesmas Lumbok Seminung Lampung Barat Kurniawaty, Evi; Kurniati, Intanri; Karima, Nisa; Andriani, Silvia; Audah, Kholis A.
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v7i2.3040

Abstract

Kasus Hipertensi mengalami kenaikan 80% terutama di negara berkembang tahun 2025 berdasarkan jumlah 639 juta kasus di tahun 2000, diperkirakan menjadi 1,15 milyar kasus di tahun 2025. Pemahaman penyakit ini belum sepenuhnya dipahami oleh  masyarakat, sehingga perlu diadakan penyuluhan untuk mengurangi resiko stroke dan komplikasi lainnya. Pemilihanan lokasi kegiatan dikarenakan tingginya angka kejadian hipertensi di kabupaten Lampung Barat. Hasil dari kegiatan pengabdian yaitu berdasarkan semua peserta yang hadir, sekitar 48% terdiagnosis hipertensi sebelumnya, 24% terdiagnosis DM dan 23% terdiagnosis asam urat . Dari hasil pemeriksaan didapatkan sebagian dari penderita Hipertensi telah memiliki kondisi yang terkontrol tekanan darahnya. Demikian halnya dengan penderita DM, sebagian memiliki gula darah normal serta sebagian terdiagnosis Asam urat tinggi hanya perluperubahan pola makan.Kata kunci: hipertensi, konseling
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Siswa SD Negeri 1 Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Apriliana, Ety; Suwandi, Jhons Fatriyadi; Angraini, Dian Isti; Karima, Nisa; Jausal, Anisa Nuraisa; Mutiara, Utari Gita; Putri, Giska Tri; Ratna, Maya Ganda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3175

Abstract

Angka gangguan kesehatan anak usia sekolah dasar, khususnya Provinsi Lampung masih tinggi. Kesehatan peserta didik dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan perilaku hidup bersih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada murid sekolah dasar, membentuk perilaku hidup bersih dan sehat, serta menyediakan sarana dalam mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 1 Marga Agung dengan peserta sebanyak 70 siswa kelas 4, 5, dan 6. Kegiatan ini dilakukan dengan carapenyuluhan mengenai perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dan praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Evaluasi dilakukan dengan pemberian pertanyaan secara langsung. Pada kegiatan edukasi mengenai PHBS, para siswa diberi pertanyaan-pertanyaan terdahulu secara langsung. Pada akhir penyuluhan pertanyaan kembali diajukan. Pada pertanyaan awal, siswa banyak memberikan jawaban yang salah dan di akhir penyuluhan siswa dapat memberikan jawaban yang benar. 1. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan kesehatan kepada murid sekolah dasar meningkatsetelah diberikan penyuluhan. Dan dengan melakukan praktik CTPS, akan terbentuk salah satu perilaku hidup bersih dan sehat. Kata kunci: cuci tangan, PHBS, siswa SD
Pendampingan Masyarakat dalam Kasus Pengelolaan Sampah Untuk Peningkatan Derajat Kesehatan dan Mencapai Zero Waste 2022 di Lumbok Seminung Lampung Barat Kurniawaty, Evi; Karima, Nisa; Kurniati, Intanri; Andriani, Silvia
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i1.3180

Abstract

Perkembangan wilayah Lampung Barat khususnya Kecamatan Lumbok Seminung yang pesat telah berhasil meningkatkan kesejahteraan warganya di dukung dengan adanya wisata Danau Ranau. Namun demikian aktivitas dan daya beli masyarakat yang semakin tinggi menyebabkan semakin bertambahnya timbunan sampah sebagai sisa aktivitas terutama sampah yang berasal dari domestik atau rumah tangga. Sampai saat ini peran serta masyarakat secara umum hanya sebatas pengumpulan dan pembuangan sampah saja. Karena itu diperlukan usaha yang intensifdan berkelanjutan untuk mengunggah kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah di lingkungannya. Pengenalan dan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau pengurangan, penggunaan kembali dan mendaur ulang sampah, merupakan salah satu cara pendekatan sumber dalam pengelolaan sampah.  Dengan konsep ini masyarakat tidak hanya membuang sampah tapi sekaligus memanfaatkannya dan dapat mempunyai nilai tambah secara ekonomi. Sampah organik dapat dimanfaatkan untuk dijadikan pupuk kompos, sedangkan sampahanorganik dapat dimanfaatkan untuk menjadi barang kerajinan yang berdaya jual. Konsep ini memerlukan partisipasi masyarakat sebagai salah satu kunci keberhasilannya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkankesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.  Hasil kegiatan berupa meningkatnya kesadaran masyarakat.  Pengelolaan sampah memerlukan usaha dan kesadaran akan pemanfaatan dan pengelolaan sampah yang baik dan tepat untuk dikembangkan di setiap lingkungan masyarakat sehingga kualitas kesehatan, kualitas lingkungan dapat ditingkatkan, serta sampah dapat menjadi sumberdaya yang dapatdimanfaatkan  Kata kunci: Reduce, Reuse, Recycle.
PENINGKATAN KESADARAN GEJALA SINDROM METABOLIK PADA LANSIA DI PUSKESMAS KORPRI BANDAR LAMPUNG Putri, Giska Tri; Ratna, Maya Ganda; Karima, Nisa; Jausal, Anisa Nuraisa; Irawati, Nur Ayu Virginia; Adnan, Ayu Zahera
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3306

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang sindrom metabolik pada masyarakat khususnya lansia agar dapat mengenali lebih dini gejala dan segera melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan. Pengabdian ini dilakukan dengan beberapa kegiatan meliputi penyuluhan tentang sindrom metabolic dan pemeriksaan kesehatan pada peserta pengabdian. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah dan glukosa darah sewaktu. Manfaat yang diharapkan pada pengabdian ini yaitu masyarakat mendapatkan pengetahuan mengenai sindrom metabolik dan mengetahui hasil pemeriksaan kesehatannya. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang sindrom metabolik. Sebelum pemberian materi peserta diberikan pretes, setelah pemberian materi dilanjutkan dengan diskusi dan pemberian postes. Hasil postes memiliki nilai yang lebih baik dimana 90% peserta mendapatkan nilai >80 dibandingkan nilai pretes dimana 50% peserta mendapatkan nilai dibawah 50. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan peserta berupa pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu. Hasil pemeriksaan langsung diberitahukan oleh tim pengabdian dan langsung diberikan edukasi terkait hasil pemeriksaan tersebut. Kata kunci: Lansiia, penyuluhan, sindrom metabolik.
Peningkatan Kesadaran Tentang Anemia Pada Remaja Melalui Edukasi di Sekolah Alam Lampung Kabupaten Lampung Selatan Jausal, Anisa Nuraisa; Nareswari, Shinta; Irawati, Nur Ayu Virginia; Putri, Giska Tri; Ratna, Maya Ganda; Setiorini, Anggi; Karima, Nisa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3348

Abstract

Kejadian anemia sering dialami pada remaja, terutama perempuan. Penyebab utama anemia pada remaja meliputi kurangnya asupan zat besi, vitamin, dan protein, serta konsumsi makanan dan minuman yang menghambat penyerapan zat besi. Anemia pada remaja perempuan juga dapat dipengaruhi oleh faktor risiko menstruasi tiap bulannya yang menyebabkan kehilangan zat besi. Remaja yang mengalami anemia dapat mengalami kelelahan hingga penurunan konsentrasi yang bisa mengganggu proses belajar. Kejadian anemia pada remaja dapat dicegah dengan screening pemeriksaan hemoglobin dan pemberian tablet zat besi pada remaja. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Sekolah Alam Lampung, Kabupaten Lampung Selatan dengan sasaran para siswi yang duduk di bangu SMP dan SMA. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan pencegahan anemia terutama pada remaja putri di Sekolah Alam Lampung, Kabupaten Lampung Selatan. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai anemia dan pemberian buku panduan tentang anemia pada remaja. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para remaja putri di Sekolah Alam Lampung tentang anemia pada remaja. Oleh karena itu, kedepannya diperlukan edukasi yang berkelanjutan dan menyeluruh untuk mencegah kejadian anemia pada remaja.
OPTIMALISASI PERAN PENYULUHAN DALAM MENDUKUNG ELIMINASI TUBERKULOSIS DI RS BUMI WARAS BANDAR LAMPUNG Karima, Nisa; Sukarti, Sukarti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3394

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat global, terutama di Indonesia sebagai negara dengan beban TB tertinggi kedua di dunia. Penyakit ini disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang terutama menyerang paru-paru. Berdasarkan laporan WHO tahun 2022, Indonesia menyumbang sekitar 9% dari total kasus global, dengan lebih dari 824.000 kasus baru TB dan 93.000 kematian pada tahun 2021. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah menargetkan eliminasi TB pada tahun 2030 melalui Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021. Kegiatan penyuluhan kesehatan di RS Bumi Waras, Bandar Lampung, sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat (PKM). Penyuluhan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan TB, serta mengurangi stigma terhadap penderita. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai TB, pentingnya deteksi dini, dan kepatuhan terhadap pengobatan. Melalui pemberdayaan komunitas dan edukasi yang efektif, kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada upaya eliminasi TB di Indonesia, khususnya di wilayah Bandar Lampung