Claim Missing Document
Check
Articles

Antibacterial Production by Endophytic Bacteria from Catharanthus roseus in East Timor Against Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus  Missa, Hildegardis; Ndukang, Sardina; Djalo, Aloysus; Nau, Getrudis W.; Susilowati, Ari; Baunsele, Anselmus Boy; Santos, Americo Dos
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 16 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v16i2.7675

Abstract

Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) refers to a group of bacteria that cause infections and present a challenge in treatment due to their resistance to several antibiotics. Therefore, research is needed to discover endophytic bacteria from Catharatus roseus capable of producing new antibiotics. This study aims to identify endophytic bacteria from C. roseus plants originating from Timor Island, as producers of effective antibacterial compounds against MRSA. Antibacterial activity tests were conducted on two types of test bacteria, namely MRSA and Escherichia coli. DNA extraction was performed using the PrestoTM Mini dDNA kit Bacteria, and amplification of the 16S rRNA gene was carried out. The research found bacterial isolates showing morphological similarities to Bacillus sp. Screening results indicated that four bacterial isolates exhibited high potential antibacterial activity against MRSA, as evidenced by the formation of inhibition zones with diameters of approximately 25 mm-35 mm. Amplification of the four endophytic bacterial isolates from C. roseus identified them as Paenibacillae FaCH2, Bacillae BoCH3, Aneurinibacillae BoCH5, Aneurinibacillae BiCH8, which are new species based on 16S rRNA gene similarity of less than 97%. In conclusion, endophytic bacteria from C. roseus producing antibacterial compounds against MRSA have been successfully identified. This is beneficial to society because the antibacterial compounds produced can serve as a basis for developing new drugs that are effective against MRSA infections, considering the increasing antibiotic resistance against MRSA.
Pelatihan Produksi Minyak Kayu Putih kepada Warga Waikomo Kabupaten Lembata Taek, Maximus Markus; Tukan, Gerardus Diri; Baunsele, Anselmus Boy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v7i4.7715

Abstract

Daerah Waikomo kelurahan Lewoleba Barat Kabupaten Lembata mempunyai salah satu sumber daya alam yaitu tumbuhan kayu putih spesies Eucaliptus alba. Potensi tumbuhan tersebut sangat berpeluang untuk masyarakat setempat dapat memproduksi minyak kayu putih secara mandiri, namun masyarakat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan memproduksi minyak kayu putih dari potensi yang ada tersebut. Sejak terjadinya pandemik COVID-19 dan berbagai gangguan pernafasan lainnya,  minyak kayu putih menjadi salah satu obat pencegahan andalan. Masyarakat perlu mempunyai kemandirian dalam memproduksi minyak kayu putih, jika ada bahan baku yang tersedia.  Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat sasaran dapat memiliki pengetahuan, keterampilan, keahlian dan kemandirian dalam memproduksi minyak kayu putih. Metode kegiatan yakni pelatihan destilasi uap menggunakan kondensor pipa logam terhadap sembilan peserta.  Kegiatan yang dilakukan, dihasilkan 3 mL minyak kayu putih dari 2 kg daun kayu putih segar. Minyak yang dihasilkan berbau minyak kayu putih, berwarna kuning keruh dan terapung di permukaan air. Para peserta pelatihan pun terlibat merangkai alat, melakukan destilasi dan memisahkan minyak dari fasa air. Para peserta kegiatan menyatakan paham dan tahu cara pelaksanaan kegiatan, untuk dapat dilakukan secara mandiri. Pelaksanaan kegiatan dan hasil yang diperoleh, telah terjadi transfer pengetahuan dan keterampilan tentang produksi minyak kayu putih dengan pendekatan teknologi sederhana. Mitra menyatakan gembira dan puas karena tahu melakukan produksi minyak kayu putih.
Low-Cost Adsorbent Development: Sulfuric Acid-Activated Teak Sawdust for Effective Methylene Blue Removal Baunsele, Anselmus Boy; Missa, Hildegardis; Siswanta, Dwi; Naat, Johnson N.; Neolaka, Yantus A. B.; Nitti, Fidelis; Lema, Abner Tonu; Basuki, Rahmat; Rahayu, Rahayu
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI, Volume 10, No. 2, November 2024
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v10i2.41425

Abstract

The expansion of the global textile industry has resulted in a decline in environmental quality. Environmental pollution resulting from textile dye waste may include heavy metals and dyes, which exhibit carcinogenic and mutagenic effects. Many studies have been done to reduce the harm of dyes. Extensive research has been undertaken to mitigate the detrimental effects of dyes. One cost-effective approach for managing dye pollution is the adsorption of methylene blue using sulfuric acid-activated teak sawdust. Teak wood sawdust, a byproduct of the furniture industry that is abundant and underutilized, contains active sites within its constituent compounds, including cellulose, hemicellulose, and lignin. This study was designed to determine the ability of teak sawdust to adsorb methylene blue. In this investigation, the biosorbent will be characterized using fourier transform infrared spectroscopy (FTIR), scanning electron microscopy (SEM) and scanning electron microscopy-energy dispersive X-ray (SEM-EDX) to analyze its active sites and surface morphology. Additionally, the study aimed to elucidate the impact of variation contact time, pH solution, and alteration in methylene blue concentration on the adsorption capacity for methylene blue, employing a UV-Vis spectrophotometer for measurement. The research results demonstrated that optimal adsorption occurred at a contact time of 30 minutes and a pH of 6, with the adsorption efficiency reaching 99.67% as a function of contact time. The kinetic study was modeled using a pseudo-second-order approach, with a kinetic constant of 79.71 g mg⁻¹ min⁻¹. The maximum adsorption capacity was 1.351 mg g⁻¹, the n value was 1, and the percentage of methylene blue adsorbed reached 99.88%.
KINETIKA ADSORPSI METILEN BIRU MEMANFAATKAN SERBUK GERGAJI KAYU JATI TERAKTIVASI ASAM SULFAT Anselmus Boy Baunsele; Erly Grizca Boelan; Aloisius Masan Kopon; Maria Aloisia Uron Leba; Hildegardis Missa; Rahayu Rahayu; Merpiseldin Nitsae; Dwi Siswanta
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 9, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v9i4.12024

Abstract

Peningkatan kapasitas industri memberikan dampak positif bagi masyarakat namun meninggalkan jejak kerusakan bagi lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk membantu menangani limbah metilen biru yang sering menjadi bahan buangan dari aktivitas industri. Metilen biru menjadi salah satu masalah karena mencemari lingkungan. Berbagai penyakit misalnya kanker maupun perubahan genetik bisa terjadi karena bioakumulasi bahan ini. Penanganan masalah pencemaran lingkungan akibat metilen biru telah banyak dilakukan misalnya adsorpsi, karena metode ini cukup sederhana dan mudah diterapkan. Berbagai bahan alam digunakan sebagai adsorben, contohnya serbuk gergaji kayu jati yang dijadikan sebagai adsorben. Serbuk gergaji kayu jati pada penelitian ini diaktivasi menggunakan larutan asam sulfat. Selanjutnya dilakukan karakterisasi menggunakan FTIR, SEM-EDX dan pHpzc. Setelah dikarakterisasi lalu dilakukan analisis adsorpsi metilen biru secara batch. Variabel penelitian yaitu variasi pH dan waktu kontak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi maksimal pada pH 6 dengan kapasitas adsorpsi 1,96 mg g-1 (99,3%) dan waktu kontak maksimum yaitu 30 menit dengan nilai Qe adalah 1,97 mg g-1 (99,7%)
KINETIKA ADSORPSI METILEN BIRU MEMANFAATKAN SERBUK GERGAJI KAYU JATI TERAKTIVASI ASAM SULFAT Anselmus Boy Baunsele; Erly G. Boelan; Aloisius M. Kopon; Maria A. U. Leba; Hildegardis Missa; Rahayu; Merpiseldin Nitsae; Dwi Siswanta
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 9 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v9i4.12522

Abstract

Peningkatan kapasitas industri memberikan dampak positif bagi masyarakat namun meninggalkan jejak kerusakan bagi lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk membantu menangani limbah metilen biru yang sering menjadi bahan buangan dari aktivitas industri. Metilen biru menjadi salah satu masalah karena mencemari lingkungan. Berbagai penyakit misalnya kanker maupun perubahan genetik bisa terjadi karena bioakumulasi bahan ini. Penanganan masalah pencemaran lingkungan akibat metilen biru telah banyak dilakukan misalnya menggunakan metode adsorpsi, karena metode ini cukup sederhana dan mudah diterapkan. Berbagai bahan alam digunakan sebagai adsorben, salah satu contoh limbah yang bisa dijadikan sebagai adsorben yaitu serbuk gergaji kayu jati. Serbuk gergaji kayu jati pada penelitian ini diaktivasi menggunakan larutan asam sulfat. Selanjutnya dilakukan karakterisasi menggunakan FTIR, SEM-EDX dan pHpzc. Setelah dikarakterisasi lalu dilakukan analisis adsorpsi metilen biru secara batch. Variabel penelitian yaitu variasi pH dan waktu kontak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi maksimal pada pH 6 dengan kapasitas adsorpsi 1,96 mg g-1 (99,3%) dan waktu kontak maksimum yaitu 30 menit dengan nilai Qe adalah 1,97-1mg g (99,7%).
Penguatan Kapasitas Pengelolaan BUMDes Di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang-NTT Baunsele, Anselmus Boy; Boelan, Erly G.; Tukan, Gerardus Diri; Taek, Maximus M.; Amaral, Maria Agustin Lopes; Missa, Hildegardis; Sooai, Adri Gabriel; Sinlae, Alfry A. J.; Ratumakin, Paulus A. K. L.; Ketmoen, Adrianus
Bakti Cendana Vol 6 No 1 (2023): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.6.1.2023.37-48

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan suatu badan usaha berbadan hukum, yang bertujuan untuk dapat meningkatkan perekonomian desa khususnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan penguatan kapasitas pengelolaan BUMDes dan sharing pengalaman pengelolaannya dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, bertujuan untuk dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang. Kegiatan ini diikuti oleh 20 oang peserta diantaranya Pemerintah Desa, pengurus BUMDes Gempar dan tokoh masyarakat. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi melalui ceramah dan diskusi, sharing pengalaman dengan Kepala Desa Hadakewa serta hasil tes kemampuan (pre test dan post test). Kesimpulan dari hasil kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan kemampuan terhadap substansi dan sistem tata kelola BUMDes. Kedepannya kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan menghadirkan narasumber-narasumber yang telah sukses mengelola BUMDes
Development of electronic atlas based on identification of herbaceous vegetation in mount mutis national park Djalo, Aloysius; Missa, Hildegardis; Ndukang, Sardina; Baunsele, Anselmus Boy; Nau, Getrudis W.; Sepe, Florentina Y.
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v13i2.30972

Abstract

Gunung Mutis National Park (TNGM), located in South Central Timor Regency, East Nusa Tenggara, contains a diverse range of highland herbaceous vegetation with the potential to be used as a learning resource. However, the lack of locally contextualized learning media poses challenges for Biology Education students in identifying herbaceous species during field studies. This research aims to develop an electronic atlas (e-atlas) based on herbaceous vegetation identification in TNGM as an interactive digital learning medium. This study employed the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), involving 25 students and 3 expert validators. Data were collected through validation questionnaires, learning outcome tests, student questionnaires, and lecturer reflections, then analyzed using descriptive quantitative methods. The results indicate that the e-atlas is valid in terms of content and design, practical in application, visually engaging, and effective in enhancing students' understanding of herbaceous species. A total of 12 species from 8 families were documented and included in the e-atlas, complete with scientific information. This e-atlas has the potential to serve as a contextual learning medium based on local resources, promoting ecological literacy and improving botany education in conservation areas.
Pengembangan Keterampilan Menulis Artikel Ilmiah untuk Guru-Guru di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur Missa, Hildegardis; Djalo, Aloysius; Ndukang, Sardina; Boy Baunsele, Anselmus; Uri, Valenria; Nona Erna, Bernadeta
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4418

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan menulis artikel ilmiah bagi guru-guru di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kemampuan menulis artikel ilmiah sangat penting dalam meningkatkan kompetensi guru dan sebagai sarana untuk mendokumentasikan serta menyebarluaskan hasil penelitian tindakan kelas yang mereka lakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan partisipatif dengan pelatihan dan pendampingan intensif. Kegiatan ini melibatkan serangkaian workshop yang difokuskan pada pemahaman struktur artikel ilmiah, penggunaan referensi ilmiah yang tepat, serta teknik penulisan yang baik dan benar. Hasil dari kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa guru-guru di Kabupaten Flores Timur mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan menulis artikel ilmiah setelah mengikuti program ini. Dampak dari peningkatan keterampilan tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, tetapi juga mendukung pengembangan profesionalisme guru dalam bidang akademik.
Pemanfaatan Media Gambar untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Baunsele, Anselmus Boy; Wora, Theresia Wea; Sooai, Adry Gabriel; Nitsae, Merpiseldin
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 4 No. 3 (2023): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v4i3.295

Abstract

Telah dilakukan penelitian menggunakan media gambar yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Sampel yang diteliti adalah siswa kelas V SDI Kobelete. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus pembelajaran. Tahapan pembelajaran diantaranya perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus kedua akan dilaksanakan jika siklus pertama belum mencapai KKM. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar observasi keaktifan siswa dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasil observasi penelitian setelah digunakan media gambar, keaktifan siswa mengalami peningkatan dari 61% pada siklus I menjadi 78% pada siklus II. Selanjutnya pada hasil tes mengalami peningkatan dari 74,4% pada siklus I menjadi 81% pada siklus II. Berdasarkan penelitian hasil ini, media gambar dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran sehingga akan membantu meningkatkan hasil belajar siswa.
Low-Cost Adsorbent Development: Sulfuric Acid-Activated Teak Sawdust for Effective Methylene Blue Removal Baunsele, Anselmus Boy; Missa, Hildegardis; Siswanta, Dwi; Naat, Johnson N.; Neolaka, Yantus A. B.; Nitti, Fidelis; Lema, Abner Tonu; Basuki, Rahmat; Rahayu, Rahayu
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI, Volume 10, No. 2, November 2024
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Syarif Hidayatullah Jakarta State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v10i2.41425

Abstract

The expansion of the global textile industry has resulted in a decline in environmental quality. Environmental pollution resulting from textile dye waste may include heavy metals and dyes, which exhibit carcinogenic and mutagenic effects. Many studies have been done to reduce the harm of dyes. Extensive research has been undertaken to mitigate the detrimental effects of dyes. One cost-effective approach for managing dye pollution is the adsorption of methylene blue using sulfuric acid-activated teak sawdust. Teak wood sawdust, a byproduct of the furniture industry that is abundant and underutilized, contains active sites within its constituent compounds, including cellulose, hemicellulose, and lignin. This study was designed to determine the ability of teak sawdust to adsorb methylene blue. In this investigation, the biosorbent will be characterized using fourier transform infrared spectroscopy (FTIR), scanning electron microscopy (SEM) and scanning electron microscopy-energy dispersive X-ray (SEM-EDX) to analyze its active sites and surface morphology. Additionally, the study aimed to elucidate the impact of variation contact time, pH solution, and alteration in methylene blue concentration on the adsorption capacity for methylene blue, employing a UV-Vis spectrophotometer for measurement. The research results demonstrated that optimal adsorption occurred at a contact time of 30 minutes and a pH of 6, with the adsorption efficiency reaching 99.67% as a function of contact time. The kinetic study was modeled using a pseudo-second-order approach, with a kinetic constant of 79.71 g mg⁻¹ min⁻¹. The maximum adsorption capacity was 1.351 mg g⁻¹, the n value was 1, and the percentage of methylene blue adsorbed reached 99.88%.
Co-Authors A. U. Leba, Maria Abner Tonu Lema Adi Setyo Purnomo Adri Gabriel Sooai Adrianus Ketmoen Adrianus Ketmoen Afrianus Jenudin Alfry Aristo Jansen Sinlae Aloisius M. Kopon Aloisius Masan Kopon Aloisius Masan Kopon Aloysisu Djalo Aloysius Djalo Aloysius Masan Kopon Ambrosius Faofeto Ambrosius Faofeto Andreas Efinandus S. Nahak Anggelinus Nadut Anjelina Derci Jenimat Anjelina Derci Jenimat Ansi Arianti Riwu Aprianus Seran Ardiman, Kanisius ARI SUSILOWATI Asafa, Maria Paulina B. Tukan, Maria Bandjar, Adriani Benyamin Robertus Sila Boelan, Erly G. Christiani Dewi Q. M. Bulin Dawis, Isdora Vergina Didimus Dedi Dhosa Djalo, Aloysus Dwi Siswanta Eduardus Johanes Eduk Johanes Eduk Erly G. Boelan Erly Grizca Boelan Ermelinda Hoar Halek Evafgia M. Gratya Bare Faderina Komisia fajriah Ferdinandus Pantur Fidelis Nitti Francisco Pinto Oliviera Gerardus Diri Tukan Getrudis Wilhelmina Nau Hasti, Florentina Saji Hayon, Vinsensia H.B. Hildegardis Missa I Gusti Bagus Wiksuana Imelda A. Suek Ivan Gilbert Yoseph Bire Jemi Arianto Soares Jesica Mirna Aprilia Kafelau, Marianus Kamei, Ichiro Kefi, Yohanes Kopon, Aloisius Masan Kopon, Aloysius M. Kopon, Aloysius Masan Laxmy Ratu Raja Leba, Maria A. U. Leba, Maria Uron Lenciani Seran Loak, Debby Suminar Londa, Dorceana Lopo, Aida Narwastu Lukas Seran M. Kopon, Aloisius Maria A. U. Leba Maria Aloisia Uron Leba Maria Augustin Lopes Amaral Maria Avelina Suryanti Demong Maria Benedikta Tukan Maria Bernadethe Mawarni Gelu Wutun Maria O. Krisdayanti Maria Yorisa Hoar Marianus Jefri Agang Maximus M Taek Merpiseldin Nitsae Moniz, Lucia Naat, Johnson N. Ndukang, Sardina Neolaka, Yantus A B Nikson Adrianus Hibu Nona Erna, Bernadeta Nurlete, Samsul Oliveira, Fransisco Pinto Paskalis Andrianus Nani Paskalis Andrianus Nani Paulus Adrianus K. L. Ratumakin Peter Ronaldo Thaal Priscilla M. A Hornay Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahmat Basuki Ratumakin, Paulus A. K. L. Ricardus Bahan Rosalia Wea Tadi Nuwa Sabina Milik, Victorya Asisia Samsul Nurlette Santos, Americo dos Sardina Ndukang Siki, Selfensia Sohilait, Mario Rowan Solly Aryza Sooai, Adry Gabriel Suzana Pinto Taek, Maximus M. Taek, Maximus Markus Tangi, Hironimus Theresia Enjelina Banamtuan Theresia Wariani Theresia Wariani Timotius Nesanto Tinenti, Yanti Rosinda Tukan, Gerardus D. Tukan, Maria Agustina Masi Tukan, Maria Benediktas Uri, Valenria Vebryani, Ni Kadek Maria Viany Cecilia Pah Wariani, Theresia Boy Wora, Theresia Wea Yessi Melvinda Ndun Yoaclina D. Ninu Yustina D Lawung Yustina Dwisofiani Lawung