Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dalam Menyelesaikan Masalah Integral Tertentu Malay, Irvan; Sitorus, Dimas Sandy Aditia; Khalidah, Nur Aliya; Laila, Arlinus; Manao, Efirman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36696

Abstract

Berpikir kritis adalah keterampilan yang bisa ditingkatkan dan dilatih agar dapat menyelesaikan masalah secara tepat. Riset ini tujuannya adalah memperlihatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa Teknik Sipil dalam menyelesaikan masalah Integral Tertentu. Jenis riset (penelitian) ini ialah penelitian kualitatif deskriptif. Narasumber dalam riset ini adalah tiga orang mahasiswa bidang studi Teknik Sipil Universitas Pembangunan Panca Budi yang berkemampuan kalkulus(matematika). Faktor Dominan Mahasiswa kesusahan dalam menyelesaikan Integral Tertentu adalah 1 ) Tidak Membagi interval saat kurva dibawah sumbu –x . 2 ) salah menggunaan rumus dasar integral atau subsitusi. 3 ) Tidak mampu menjelaskan langkah yang diambil. Masalah pertanyaan yang tidak memiliki satu jawaban layak dapat dipertimbangkan untuk pelatihan keterampilan berpikir tingkat tinggi sekaligus menyediakan atau memenuhi kebutuhan berbagai tingkatan akademik mahasiswa.
Memahami Konsep Limit Fungsi Aljabar dan Metode Perhitungannya Malay, Irvan; Basyrah, Dava Al; Siddiq, Indika Maulana; Hafiz, Muhammad; Munadi, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam konsep limit fungsi aljabar serta metode perhitungannya melalui pendekatan kualitatif deskriptif yang bersumber dari buku, jurnal, dan literatur daring. Limit fungsi merupakan konsep dasar dalam kalkulus yang menjelaskan perilaku fungsi ketika variabel mendekati suatu titik tertentu. Pemahaman terhadap limit tidak hanya berfokus pada aspek prosedural, tetapi juga menekankan makna konseptual dalam proses mendekati nilai batas. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode perhitungan limit seperti substitusi langsung, pemfaktoran, pembagian dengan pangkat tertinggi penyebut, dan penggunaan faktor sekawan membantu siswa menentukan nilai limit secara sistematis dan logis. Namun, kesulitan masih muncul akibat rendahnya pemahaman konseptual dan kecenderungan pembelajaran yang menekankan pada langkah prosedural. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang memadukan pemahaman konseptual dan visualisasi menggunakan media digital seperti GeoGebra untuk meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan pembelajaran matematika yang lebih bermakna dan kontekstual.
Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Linear Pada Mata Kuliah Matematika Dasar Malay, Irvan; Maulana, Yahya; Purba, Tria Magdalena; Telaumbanua, Sapta Anugrah; Claudia, Tok Fasya Ananda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36386

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai jenis masalah yang dihadapi siswa dalam mata kuliah Matematika Dasar saat mengerjakan soal persamaan linear. Meskipun materi persamaan linear termasuk dalam materi yang telah dipelajari di kelas sebelumnya, banyak siswa yang melakukan kesalahan saat menyelesaikannya. Kesalahan perhitungan terkait dengan pemahaman konsep dan penggunaan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Metode purposive sampling digunakan untuk memilih subjek penelitian dari 30 mahasiswa semester pertama. Peneliti menggunakan alat diagnostik, yaitu soal uraian dan wawancara yang didasarkan pada tugas. Untuk menentukan jenis kesalahan yang muncul pada setiap tahap penyelesaian soal, analisis data menggunakan tahapan kesalahan Newman.Hasil menunjukkan bahwa kesalahan tahap transformasi juga dikenal sebagai kesalahan transformasi adalah yang paling sering terjadi, sebesar 40%, terutama saat mahasiswa mencoba mengubah masalah kontekstual menjadi model matematika. Selain itu, ditemukan kesalahan keterampilan proses sebesar 20%, juga dikenal sebagai kesalahan keterampilan proses. Kelemahan mahasiswa dalam melakukan operasi aljabar dengan benar dikaitkan dengan temuan ini. Kesulitan tersebut menunjukkan bahwa pemahaman konsep aljabar, terutama prinsip kesetaraan dalam operasi matematika, masih belum dikuasai secara baik oleh sebagian mahasiswa.Berdasarkan hasil yang diperoleh, penelitian ini menekankan pentingnya penguatan literasi matematis sejak awal perkuliahan.Selain itu, penggunaan media visual dan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual perlu ditingkatkan agar mahasiswa dapat memahami konsep persamaan linear secara lebih bermakna dan mengurangi miskonsepsi yang terjadi.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Meyelesaikan Soal Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat Matematika Dasar Malay, Irvan; S, Riski Syahputra; Marpaung, Ganda; Habbansyah, Wibi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36454

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran krusial matematika sebagai sarana berpikir logis dan sistematis, di mana penguasaan operasi bilangan bulat menjadi fondasi utama bagi siswa sekolah dasar sebelum mempelajari topik yang lebih kompleks seperti aljabar dan kalkulus. Namun, transisi dari bilangan asli ke bilangan negatif seringkali menimbulkan hambatabelajar yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam mengenai jenis-jenis kesalahan serta faktor penyebab kegagalan siswa dalam menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui instrumen tes tertulis berupa soal uraian yang dirancang untuk menguji pemahaman konseptual dan prosedural, serta diperkuat dengan wawancara mendalam terhadap subjek yang mewakili kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Proses analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data secara sistematis, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan temuan dipastikan melalui teknik triangulasi yang membandingkan konsistensi antara jawaban tertulis siswa dengan hasil klarifikasi lisan saat wawancara. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kesalahan siswa secara garis besar terbagi ke dalam tiga aspek utama: aspek konseptual, prosedural, dan teknis. Kesalahan konseptual merupakan jenis kesalahan yang paling dominan, di mana siswa gagal memahami fungsi tanda negatif baik sebagai operator hitung maupun sebagai karakter bilangan. Pada aspek prosedural, ditemukan ketidakmampuan siswa dalam menyusun langkah-langkah penyelesaian secara sistematis pada operasi campuran. Sementara itu, kesalahan teknis umumnya berkaitan dengan rendahnya ketelitian siswa dalam melakukan perhitungan dasar. Faktor penyebab kesalahan tersebut mencakup miskonsepsi yang terbentuk akibat generalisasi aturan perkalian ke dalam operasi penjumlahan, rendahnya kemampuan literasi dalam menerjemahkan soal cerita ke dalam model matematika, serta ketergantungan pada metode hafalan tanpa pemahaman logika yang kuat pada sistem garis bilangan. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan penggunaan media pembelajaran visual dan konkret guna menjembatani transisi berpikir siswa dari pemahaman yang abstrak menuju pemahaman yang lebih substantif.
Co-Authors Adinata, Alvadila Dwi Aditya, Reza Ahmad Syarif Alamsyah, Syahir Karim Anam, Hery Hairul Anggraini, Rafika Annas, Annisa Nuraisyah anwar HS, Chairul Arlina nasution, Fitra Aulia, Ayu Aulia, Citra Awima, Najwan Azkia, Widi Bahari, Iqbal Bara, Galih Alam Barli Kifli Basyrah, Dava Al Budi Setiawan, Rifky Cahyadi, Taufik Nur Claudia, Tok Fasya Ananda Dwinata, Muhammad Tegar Fahlevi, Feza Faisal Faisal Falda, Syahdena Nuri Febriansyah, Dio Ananda Fitri Ayu Friadi, Dwi Gt, Nita Tia Ifanka Br Gunawan, Annisa Habbansyah, Wibi Irmayani Irmayani Isnaeni, Diah Mutiara Khairunisa, Vira Khalidah, Nur Aliya Koansa, Mhd.Raihan Laila, Arlinus Lestari, Andini Putri Lestari, Dwi Pratiwi Lestari, Julia Evita Lucky, Intan Diah Manao, Efirman Marpaung, Ganda Maulana, Yahya Mawardah, Mawardah May sarah Meldayani, Meldayani Muhammad Hafiz Muhammad Hasyimsyah Batubara Muhammad Rajab Munadi, Ahmad Nababan, Kartika Novelia Nadya, Khalisatun Nainggolan, Eva Elisa S Nazlah Syahaf Nasution Novanda, Arya Novriansyah, Reyhan Nur Halimah Paulina, Kristin Prasetio, Anugrah Purba, Tria Magdalena Putra, Rezie Aprianda Raissa, Cinta Rajagukguk, David Steven Ramadhan, Firza Rabbani Ramadhani, Tirta Rizki Ramadhani, Widya Rini Lestari Ritonga, Dewi Apriliya S, Riski Syahputra Sari, Dina Amara Novita Sembiring, Tuahta Siagian, Rani Oktaviani Siddiq, Indika Maulana Sihotang, Silverius Yoan Silaban, Lusi Winda Silalahi, Ridho Zulhaj Simanullang, Mery Cristina Siti Aisyah Hanim, Siti Aisyah Sitorus, Dimas Sandy Aditia syahputra, Rizky Tarigan, Tedi Eperata Telaumbanua, Sapta Anugrah Utari, Dinda Wardhana, Muhammad Adrian