Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Depresi Postpartum Di Puskesmas Pampang Kota Makassar AMRAN; SUHARTATIK; SYAM, AZNIAH
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i3.669

Abstract

Depresi post partum merupakan suatu masalah yang sering muncul di kalangan wanita dalam tahap proses kehamilan sampai kelahiran bayi. Pada tahapan setelah melahirkan terkadang wanita sering mengalami gangguan psikologis Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami, usia dan pendidikan ibu terhadap risiko depresi pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berada di Puskesmas Pampang sejumlah 109 Ibu selama priode Mei 2021.Adapun jumlah sampel penelitian adalah 62 ibu mengalami depresi pascapersalinan. Penelitian ini menggunakan beberapa lembar observasi dan kuesioner. Lembar observasi. Dalam uji Chi square Test diperoleh nilai signifikan 0,001dengan menunjukkan p< 0,05. Hal ini berarti adanya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian depresi postpartum Di Puskesmas Pampang Kota Makassar. Kesimpulan penelitian yang telah dilakukan bahwa adanya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian depresi postpartum
Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya peningkatan diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas Moncongloe Kurnia irjayanti p; Zaenal, Syaifuddin; Suhartatik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v1i6.692

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan gangguan pada metabolism yang ditandai dengan hiperglikemi atau kadar glukosa di dalam darah yang abnormalitas. Yang disebabkan karena pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan cukup, sehingga kebanyakan dari insulin yang diproduksi pankreas dihisap oleh sel-sel lemak akibat pola makan yang kurang baik dan gaya hidup yang tidak sehat. Peneletitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan cross sectional. Pengambilan sampel mennggunsksn total sampling, terdapat 36 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji statistik Chi-Square dan tingkat kemaknaan p Value < 0,05. univariat menunjukkan adanya faktor resiko terjadinya DM tipe 2 dengan usia, riwayat keluarga, pola makan dan aktivitas fisik. Kesimpulan berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan diatas maka disini bisa dilihat faktor-faktor yang telah mempengaruhi kejadian DM tipe 2.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Perilaku Merokok Terhadap Kesehatan Pada Remaja Kelas XI Di SMK Laniang Makassar Soleman, Mardiana; Darwis, Darwis; Suhartatik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i1.712

Abstract

Merokok adalah suatu kegiatan menghisap gulungan tembakau yang berbalut daun nipah atau kertas yang dibakar kemudian asapnya dimasukan kedalam tubuh dan menghembuskannya kembali keluar. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menemukan orang-orang yang merokok di tempat-tempat umum bahkan disekitar lingkungan rumah kita sendiri. Perilaku merokok memiliki banyak faktor/determinan dan mencakup berbagai hal, misalnya tindakan untuk memilih merokok yang sebenarnya, gaya menghisap rokok, kedalaman inhalasi serta laju dan frekuensi merokok. Pengetahuan yang mempengaruhi tentang merokok terhadap kesehatan adalah mata, tulang dan gusi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Perilaku Merokok Terhadap Kesehatan Pada Remaja Kelas XI di SMK Laniang Makassar. Jenis penelitian ini adalah analitikdengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik Random Sampling dengan jumlah sampel yang di dapatkan sebanyak 63 responden. Data dianalisis dengan menggunakan Uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan ρ < α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Pengetahuan ρ = 0,028 karena nilai ρ = 0,028 < 0,05 dan nilai untuk Perilaku Merokok ρ = 0,010 karena nilai ρ = 0,010 < 0,05. Maka kesimpulan yang didapatkan bahwa adanya Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Perilaku Merokok Pada Remaja Kelas XI di SMK Laniang Makassar.
PENGARUH HEALTH EDUCATION TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA MASYARAKAT TENTANG VAKSIN COVID-19 DI MASYARAKAT DESA MONCONGLOE KAB. MAROS Wedilen, Krisdianty; Zaenal, Syaifuddin; Suhartatik
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i2.740

Abstract

Health Education yaitu gabungan dari berbagai kesempatan dan kegiatan yang berdasarkan prinsip-prinsip belajar, untuk mencapai keadaan dimana individu, kelompok atau masyarakat secara keseluruhan ingin hidup sehat, tahu bagaimana caranya dan melaksanakan apa yang bisa dilaksanakan baik secara sendiri-sendiri maupun secara kelompok, mencari pertolongan bila perlu. Kecemasan (Anxiety) adalah salah satu gejala psikologis yang identik dengan perasaan negative. Vaksin merupakan agen biologis yang memiliki respon imun terhadap antigen spesifik yang berasal dari patogen penyebab penyakit menular. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh health education terhadap tingkat kecemasan pada masyarakat tentang vaksin covid-19 di Desa Moncongloe Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan uji chi-square. Pengambilan sampel menggunakan teknik probality sampling dengan metode Purposif sampling , terdapat 86 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Pengukuran dan analisis dengan uji chi square (q<0,05) Hasil analisis univariat menunjukan adanya gambaran jenis kelamin Hasil analisis bivariat menunjukan pengaruh antara health education denadan tingkat kecemasan(p=0,003). Kesimpulan yang dapat di ambil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh dari health education dan tingkat kecemasan pada masyarakat tentang vaksin covid-19 di masyarakat desa moncongloe kabupaten maros, maka dengan demikian dengan adanya health education kecemasan pada masyarakat menurun dan mereka mulai menerima bahwa vaksin covid-19 tidak membahayakan bagi masyarakat
Literature Review : Faktor Yang Mempengaruhi Diabetes Mellitus Gestasional yuli, aspila; Suhartatik; Mato, Rusni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i4.951

Abstract

Diabetes gestasional ialah hiperglikemia dengan kadar glukosa darah di atas normal yang terjadi selama masa kehamilan. Kasus Diabetes mellitus gestasional sekitar 3-5% dari seluruh kehamilan. Wanita dengan diabetes gestasional meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan saat melahirkan. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya diabetes mellitus gestasional. Penelitian ini menggunakan desain systematic literature review. Artikel dikumpulkan melalui database Pubmed, Google Scholar dan Springer Journal dengan menggunakan kata kunci “Factors affecting gestasional diabetes dan faktor yang berhubungan dengan gestasional diabetes”. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang dipublikasikan dari tahun 2015 sampai dengan 2020. Berdasarkan tinjauan literature yang dilakukan terhadap 10 artikel, didapatkan faktor yang mempengaruhi diabetes mellitus gestasional yaitu : obesitas, umu ibu hamil, paritas, riwayat keluarga dan riwayat pernah melahirkan makrosemia. untuk itu diharapkan ibu hamil dapat memperhatikan kehamilannya dengan cara rutin kontrol, menjaga kesehatan janin serta meningkatkan pengetahuan tentang faktor yang dapat mengakibatkan terjadinya gestasional diabetes mellitus.
Analisis Tingkat Bilingualisme Penutur Bahasa Makassar di Ambon Rahim, Abd; Nursalam; Akhiruddin; Asia M; Suhartatik
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3449

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tingkat penguasaan bilingualisme penutur bahasa Makassar yang tinggal di Ambon. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Sumber data penelitian ialah penutur bahasa Makassar yang tinggal di Ambon. Jenis data penelitian ini adalah tuturan verbal dan teks hasil uji kompetensi penutur. Pengumpulan data yang dilakukan mencakup studi dokumentasi dan wawancara mendalam. Tahap penelitian ini ada tiga tahap yaitu, tahap (1) reduksi, (2) penyajian, dan (3) penarikan kesimpulan. Kesimpulan hasil penelitian ini ditemukan bahwa tingkat bilingualisme penutur bahasa Makassar di Ambon ialah bilingualisme koordinatif. Sebagai penutur bilingualisme koordinatif, penutur mampu menggunakan dua bahasa yang sama baiknya secara lisan maupun secara tertulis yaitu, bahasa Makassar dan bahasa melayu Ambon. Adapun faktor yang mempengaruhi penguasaan bilingualisme penutur yakni, faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ialah faktor yang ada dalam diri penutur dan pengalaman pemerolehan bahasa penutur. Faktor eksternal ialah faktor lingkungan sosial, keluarga, dan penggunaan alat komunikasi handphone.
The Effect of Health Education on the Implementation of Foot Gymnastics Using Audiovisual Methods on Increasing Knowledge of Diabetics Syaipuddin; Yasir Haskas; Sitti Nurbaya; Hasnita; Rahmawati; Suhartatik
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 3 No. 1 (2023): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v3i1.559

Abstract

Diabetes mellitus has increased due to several factors, one of which is knowledge. Thus, increasing knowledge can be applied in many ways, one of which is to provide teaching using audiovisual methods. The type of research used is quassy experiment design research design with one group pre test-post test design. In this study, initial knowledge of the sample will be tested before the intervention (pretest) and after the intervention (posttest). Providing foot gymnastics education through audiovisual media and demonstration methods can increase the knowledge and ability of people with type 2 diabetes in doing foot exercises. A positive rating with an N value of 48, which means that out of 54 respondents, the pre and post test scores increased with a mean rank or average increase of 21.00 and the number of ratings was 861.00. The obstacle value is N 7, meaning that there are 7 respondents with the same score between the previous test and the final test. Based on the results of statistical tests, a significance value of 0.000 is obtained which means that H0 is rejected because of the significance value of p <; 0.05 and Ha is accepted, it can be concluded that foot motor education through audiovisual affects the knowledge of diabetics.The use of audiovisual media and demonstration methods can be used by puskesmas nurses as a means of advertising and prevention of diabetic ulcer complications to improve the quality of life of patients with type 2 diabetes.
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KASUS MOLA HIDATIDOSA DI RSUD SYEKH YUSUF KABUPATEN GOWA: Description of the characteristics of pregnant women with hydatidiform mole cases at Syekh Yusuf Hospital, Gowa Regency Hariani; Suhartatik; La Ubo, Naharia; Fauziah, Agusti; J, Abd Hady
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 1 (2024): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Mola hidatidosa adalah pertumbuhan massa jaringan dalam uterus yang tidak akan bertumbuh menjadi janin ataupun bayi dan ini salah satu hasil konsepsi yang tidak normal. Mola hidatidosa adalah kelainan trofoblas gestasional yaitu termasuk bentuk kanker dari penyakit trofoblas gestasional yang biasanya disebut dengan koriokarsinoma. Kehamilan mola hidatidosa biasanya terjadi dengan gejala perdarahan pervagina pada trimester pertama. Mola hidatidosa dapat dipastikan pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu melalui serangkaian pemeriksaan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Berdasarkan derajat proliferasi dan perubahan jaringan, mola hidatidosa dapat dibedakan menjadi mola hidatidosa komplit dan mola hidatidosa parsial. Penderita mola hidatidosa biasanya mengalami keluhan keluarnya darah berwarna hitam kemerahan atau mengalami pembesaran perut atau rahim melebihi usia kehamilan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian dekktiptif sedeerhana. Hasil : Hasil penelitian yang dilihat dari data sekunder kejadian kasus mola hidatidosa di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa pertahun 2020 – 2022 terdapat 32 orang yang mengalami kasus mola hidatidosa. Karakteristik ibu hamil dengan kasus mola hidatidosa berdasarkan usia ibu yang memiliki frekuensi tertinggi yaitu ibu dengan usia < 20 tahun dan >35 tahun terdapat 17 orang dengan persentase 53,1%. Karakteristik ibu hamil dengan kasus mola hidatidosa berdasarkan tingkat pendidikan yang memiliki frekuensi tertinggi yaitu ibu dengan tingkat pendidikan SMA terdapat 17 orang dengan persentase 53,1%. Karakteristik ibu hamil dengan kasus mola hidatidosa berdasarkan paritas yang memiliki frekuensi tertinggi yaitu ibu primipara (1 anak) dan tidak memiliki anak terdapat 19 orang dengan persentase 59,4%. Kesimpulan : Ibu dengan kasus mola hidatidosa memiliki hubungan erat dengan ibu yang berusia di bawah 20 tahun dan ibu dengan usia lebih dari 35 tahun. Kata kunci : ibu hamil, mola hidatidosa, usia ibu, tingkat pendidikan, dan paritas.
THE CHALLENGES OF USING TIK-TOK MEDIA ON SPEAKING CLASS Ovani Agting; Suhartatik; Indrawati Pusparini
Journey: Journal of English Language and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2022): Journey: Journal of English Language and Pedagogy
Publisher : UIBU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/journey.v5i1.512

Abstract

Tik-Tok application as teaching media is fit in with the students’ need and interests. The goal is to develop Tik-Tok application as media for teaching Speaking at the level of senior high school. Research and Development focus on the steps how to develop Tik-Tok media in the teaching of Speaking. The finding show that Tik-Tok media is needed in learning speaking with the score of 85%. The result of compatibility is also absolutely agreed that Tik-Tok media is compatible with the students’ characteristic (85%). The expertise judgment of Material and Media validate Tik-Tok media with the criteria of “very good” in the aspects of content and video application. It means that the development of Tik-Tok application is feasible to be used as media on Speaking class.
CHALLENGES AND FUTURES OF UBIQUITOUS LEARNING IN TEACHING ENGLISH AS A FOREIGH LANGUAGE Hernina Dewi Lestari; Suhartatik
Journey: Journal of English Language and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2022): Journey: Journal of English Language and Pedagogy
Publisher : UIBU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/journey.v5i2.581

Abstract

This research aims at analyzing the challenges and the potential futures of the implementation of ubiquitous learning in teaching English as a foreign language (TEFL) in Indonesian context. This study employed descriptive qualitative research design with observation and interview as the data collection techniques. The samples of this research participants were 50 bachelor degree students majoring in English Education who were chosen through random sampling technique. After the data were attained, they were analyzed to answer the research questions of what challenges and futures of ubiquitous learning in Indonesian TEFL context were. The research findings presented that three major challenges in the implementation of ubiquitous learning in TEFL were technical problems (internet connection-related problems) which took 50% of the concerns, devices operating competence which had 30% of the attentions, and students’ attitude which had 20% of the problems. About the futures of ubiquitous learning in TEFL context, the participants testified that ubiquitous learning could be an excellent alternative to study from anywhere and at any time (40%), 30% suggested technical readiness to optimize the learning outcome, the other 20% thought that Indonesian students were not ready for the implementation of ubiquitous learning, and another 10% stayed neutral to the option. These findings contribute to fill the gap of the controversies of ubiquitous learning implementation. It is suggested that future researchers took deeper examination related to this topic.