Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Self-crafted Vocabulary Cards: Menumbuhkan Motivasi Membaca Mahasiswa pada Mata Kuliah Basic Reading Endang Setiyo Astuti; Suhartatik
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 30 No. 2 (2024): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan pengalaman dan persepsi mahasiswa terhadap penggunaan self-crafted vocabulary cards dalam meningkatkan motivasi mahasiswa dalam membaca di mata kuliah Basic Reading. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terhadap mahasiswa yang menempuh mata kuliah Basic Reading. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memandang kartu kosakata sebagai metode yang cepat, efektif, dan nyaman untuk mempelajari kosakata baru. Metode ini juga memungkinkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk mengingat bentuk L1 dan makna L2 secara terpisah. Temuan penelitian ini juga memberi kontrinbusi pada pemhaman tentang strategi pembelajaran kosakata yang efektif dan mendukung integrasi media visual dalam pembelajaran bahasa.
BUKU SAKU SELF-CARE SEBAGAI MEDIA EDUKASI BAGI IBU DALAM PENERAPAN METODE KANGURU PADA BAYI PREMATUR: Self-Care Pocketbook as an Educational Media for Mothers in the Application of the Kangaroo Method for Premature Infants rahmatia, sitti; Suhartatik; Syarif, Kurnia Rahma; Laubo, Naharia; Basri, Muh.; Al Haya, Sitti Safira
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 2 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v16i2.1763

Abstract

Prematuritas merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi, dan kurangnya pengetahuan ibu mengenai perawatan bayi prematur sering menimbulkan kecemasan serta kesulitan dalam perawatan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman ibu dalam menerapkan metode kanguru serta menilai manfaat buku saku self-care sebagai media edukasi. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan tiga informan ibu yang memiliki bayi prematur di RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar, dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa ibu mengalami kecemasan pada awal kelahiran bayi, namun setelah menerapkan metode kanguru, ibu merasakan peningkatan kepercayaan diri, ikatan emosional, dan perbaikan kondisi bayi seperti kestabilan suhu dan ketenangan. Tenaga kesehatan memberikan dukungan penting melalui edukasi dan pendampingan. Buku saku self-care dinilai membantu ibu memahami langkah perawatan secara praktis dan mudah diikuti. Penelitian menyimpulkan bahwa metode kanguru memberikan manfaat fisik dan psikologis bagi bayi dan ibu, sementara buku saku self-care efektif sebagai media edukasi pendukung di rumah
PENERAPAN METODE DISKUSI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SD NEGERI 007 KOTA LAMA KECAMATAN RENGAT BARAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU Suhartatik
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 5 No. 3 (2016): EDISI HUT PGRI KE-71
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

From preliminary observations conducted at SD Negeri 007 Kota Lama, it was found that teachers utilized the school environment as a learning resource only two to three times per semester. Teachers tended to conduct learning activities inside the classroom even though the learning materials were closely related to the school environment. Interviews with teachers revealed that most of them were reluctant to take students outside the classroom due to difficulties in supervision, while some teachers admitted that they lacked the knowledge and skills to utilize the school environment as a learning resource. Based on these problems, school action research was conducted with the aim of improving teachers’ ability to utilize the school environment as a learning resource and identifying their strengths and weaknesses as a basis for improvement. This study was designed as school action research conducted in two cycles, with 18 classroom teachers at SD Negeri 007 Kota Lama as the research subjects. The results showed an improvement in teachers’ ability to utilize the school environment as a learning resource through a discussion-based approach. By optimizing discussions within the Teacher Working Group (KKG), teachers were able to address problems related to the use of the school environment in the teaching and learning process. Overall, there was a noticeable increase in teachers’ abilities, particularly in the category of good performance. Based on the research indicators, teachers’ abilities in the second cycle reached 81.8% in the good category, exceeding the predetermined success criterion of 70%.