Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationship Between Social Support and Depression on Adolescent Anxiety Febriani, Diana; Oktaviana, Wita
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4423

Abstract

Adolescents are particularly vulnerable to mental health problems, including depression and anxiety. Depression and anxiety are emotional states that have physilogical characteristics such as tension, discomfort, and negative feelings. Social support is essential for the prevention of depression and anxiety. This study aims to determine the relationship between social support and depression factors on anxiety in adolescents at SMK Muhammadiyah Kartasura. This type of research uses quantitative research with a cross sectional approach. Data collection methods in this study used social support questionnaires and DASS-21 (Depression Anxiety Stress Scale). Validity and reliability tests on the DASS-21 instrument alpha 0.912. The research sample used total sampling of 101 adolescents in class XI aged 15-18 years at SMK Muhammadiyah Kartasura. Data analysis of this study used univariate and bivariate analysis and statistical tests using the spearman test. The results showed no significant relationship between social support factors and depression on anxiety in adolescents with moderate depression and normal anxiety (p value > 0.05). In conclusion, if the social support received by adolescents is not good, then the level of depression and anxiety in adolescents tends to be low.
Stress and anxiety management intervention to enhance mental well-being among students of SMK Muhammadiyah Kartasura Widodo, Arif; Oktaviana, Wita; Azani, Muhammad Zakki; Indahsari, Madya Maya; Nurtiningtyas, Vivi; Febriani, Diana; Agustin, Diva Penni
Community Empowerment Vol 10 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12586

Abstract

The rising prevalence of mental health issues among adolescents, particularly stress and anxiety, necessitates effective interventions within the school environment. This community service program aims to identify and reduce anxiety and stress levels among 325 students at SMK Muhammadiyah Kartasura. The methodology involved initial surveys, in-depth interviews, and coping skills-based interventions. Results indicated that the "normal stress" category improved from 90% to 93.3%, while mild to moderate anxiety levels were significantly suppressed from 8.2% to 2.7%. These findings confirm that integrated stress management interventions in schools effectively improve adolescent psychological well-being. This program recommends incorporating stress management into the school curriculum and fostering collaborative support between parents and the community to cultivate a mentally healthy educational environment.
Sleep Quality and Self-Harm Tendencies among Final-Year Students Nurtiningtyas, Vivi; Oktaviana, Wita
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 November 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v6i2.1621

Abstract

Poor sleep quality cloud disrupt the sleep-wake rhythm, particularly affecting brain function and potentially leading to various health problems. The impact of inadequate sleep encompasses both physiological and psychological disturbances, including fatigue, physical weakness, reduced physical activity, and weakened immune function. This study aimed to raise awareness among students, particularly in academic settings, about the importance of maintaining high-quality sleep in support of their mental health. The research employed a descriptive quantitative design using a questionnaire-based survey, with a random sampling technique. The frequency distribution results showed that 21,5% of subjects exhibited healthy sleep patterns, while the remaining 78,5% were categorized as having suboptimal sleep patterns. Self-harm tendencies were divided into three categories: no self-harm (92,5%), mild self-harm (5,4%), and severe self-harm (2,2%). Correlation analysis using the Spearman rank test indicated a significant positive relationship between sleep quality and self-harm tendencies (r = 0,353; p-value = 0,001). Therefore, final-year students working on their theses are advised to manage their time more effectively and pay attention to both the duration and quality of their sleep as a preventive measure against sleep disturbances. An imbalanced sleep pattern can trigger negative emotional responses and reduce an individual’s ability to regulate emotions.
Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sensori dan Express Feeling Terhadap Penurunan Tingkat Halusinasi Pendengaran Fanggareza Firdaus Luthfiyasha; Wita Oktaviana; Akhmad Su’ib
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.32966

Abstract

Seseorang yang tidak dapat mengontrol diri sendiri ketika menghadapi suatu kondisi atau penderitaan, maka dapat mengakibatkan kesehatan jiwa terganggu. Halusinasi pendengaran adalah bentuk halusinasi ketika seseorang mendengar suara, ucapan atau bisikan yang sebenarnya tidak nyata. Dalam penanganan halusinasi, terapi aktivitas kelompok dapat dilakukan untuk memperkecil dampak dari halusinasi. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui penurunan tingkat halusinasi pendengaran sebelum dan sesudah diberikan terapi aktivitas kelompok dengan terapi bercakap-cakap. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) dengan bercakap-cakap dilakukan dari tanggal 19 Oktober 2023 hingga 21 Oktober 2023 dengan waktu tiap pertemuan 45 menit sebanyak 1 kali dalam sehari dalam 3 hari pertemuan dan menggunakan kuesioner AHRS (Auditory Hallucinations Rating Scale). Kuesioner AHRS (Auditory Hallucinations Rating Scale) memiliki kategori skor 0 (tidak ada), 1-11 (riangan, 12-22 (sedang). 23-33 (berat), dan 24-44 (sangat berat). Hasil pre-test menunjukkan hasil skor mayoritas dalam kategori berat dan mengalami penurunan hasil skor pada post-test dengan kategori sedang-ringan.
TAK Distraksi Sebagai Upaya Penurunan Tingkat Halusinasi Pendengaran Pasien Skizofrenia Tak Terinci Ahmad Fatih Nuril Anwar; Wita Oktaviana; Edy Wiyono
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.33302

Abstract

     
Penerapan Intervensi Terapi Generalis dan Terapi Berkebun Terhadap Pasien Dalam Mengontrol Halusinasi: Studi Kasus Lanang Rangga; Wita Oktaviana; Mohammad Sukandar
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42726

Abstract

Halusinasi pendengaran adalah mendengar suara atau kebisingan yang kurang jelas ataupun yang jelas, dimana terkadang suara-suara tersebut seperti mengajak bicara pasien dan kadang memerintah pasien untuk melakukan sesuatu. Apabila gangguan halusinasi pendengaran tidak bisa dikontrol, maka dapat mengakibatkan atau dampaknya menciderai diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Studi kasus ini yaitu untuk mengetahui dampak dari penerapan intervensi terapi generalis dan terapi berkebun terhadap pasien dalam mengontrol halusinasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain studi kasus yang dilakukan di RSJD Surakarta. Untuk kriteria inklusi pasien dengan halusinasi pendengaran dengan sampel berjumlah 5 pasien. intervensi dalam strategi mengontrol halusinasi yaitu dengan memberikan pasien terapi berkebun yang dilakukan selama 1 kali pertemuan dalam 1 minggu selama 1 jam. Lalu setelah dilakukan intervensi terapi generalis dan terapi berkebun didapatkan hasil pasien mampu meningkatkan kemampuan dan dapat mengontrol halusinasinya. Kesimpulan dari studi kasus yaitu intervensi terapi generalis dan terapi berkebun mampu meningkatkan kemampuan aktivitas pasien dalam mengontrol halusinasinya sehingga intervensi ini dapat dijadikan sebagai salah satu terapi non farmakologi untuk pasien dengan halusinasi.
Efektivitas Art Therapy: Menggambar Terhadap Penurunan Tanda dan Gejala Pada Pasien Halusinasi Pendengaran di Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. Arif Zainudin Provinsi Jawa Tengah Arya Tosanaji Adyuta Prasasti; Wita Oktaviana; Andi Nugroho
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43390

Abstract

Gangguan jiwa, khususnya halusinasi pendengaran, merupakan salah satu kondisi yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien. Art therapy, khususnya terapi menggambar, telah diusulkan sebagai intervensi yang potensial dalam mengelola gejala halusinasi baik pendengaran maupun penglihatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi menggambar terhadap penurunan tanda dan gejala pada pasien dengan halusinasi pendengaran di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Arif Zainudin, Provinsi Jawa Tengah. Desain penelitian yang digunakan adalah case report dengan pendekatan evidence-based practice (EBP). Dalam penelitian ini terdapat 5 responden dengan gangguan persepsi sensori halusinasi pendengaran. Data dikumpulkan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan formulir yang berisi checklist tanda dan gejala halusinasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam tanda dan gejala kognitif, afektif, fisiologis, perilaku, dan sosial setelah diberikan terapi menggambar. Setelah intervensi, seluruh pasien menunjukkan adanya perubahan yang ditandai dengan hilangnya sebagian besar gejala dan peningkatan kesejahteraan emosional. Hasil ini mendukung penggunaan art therapy sebagai terapi alternatif dalam manajemen halusinasi pendengaran.
PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KELAPA UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN PENDERITA KOLESTEROL Wachidah Yuniartika; Wita Oktaviana; Sulastri Sulastri; Luluk Ria Rahma; Nieldya Nofandrilla; Fatimah Nur Janah Amini; Zuan Nun Alea Syavinka; Dyaz Surya Ananta; Aisyah Dani Hanifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3409-3416

Abstract

Kolesterol termasuk pada golongan lipid yang memiliki sifat aterogenik yaitu sifat yang mudah menempel dan dapat menimbulkan penimbunan yang dapat menyumbat pembuluh darah. Akibat adanya penumpukan kolesterol pada pembuluh darah biasanya sering disebut dengan aterosklerosis. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan lansia dan kader tentang penyakit kolesterol serta bahaya kadar kolesterol yang tinggi pada lansia. Tujuan pengabdian masyarakat ini melatih kader dan lansia pembuatan minyak kelapa bebas kolesterol. Kegiatan ini dilaksanakan di posyandu dukuh karangijo, Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa tengah. Sasaran dalam kegiatan ini adalah lansia yang memiliki kadar kolesterol total ≥ 200 mg/dl. Lansia yang mengikuti kegiatan ini mayoritas berjenis kelamin perempuan. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Juli 2023. Kegiatan di awali dengan screening pemeriksaan kolesterol total pada lansia, selanjutnya pembuatan minyak rendah kolesterol, lalu aktivitas fisik dengan senam aerobic low impact, dan setelah 2 minggu penggunaan minyak dilakukan post test. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan terjadinya penurunan kolesterol total pada lansia. Pada awalnya, hasil 18 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 15 responden memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Sedangkan hasil posttest pemeriksaan kadar kolesterol pada lansia menunjukkan 11 responden memiliki kadar kolesterol yang baik, 15 responden memiliki kadar kolesterol agak tinggi dan 7 responden lain memiliki kadar kolesterol tinggi. Saran dari pengabdian masyarakat ini sebaiknya kegiatan ini dilanjutkan oleh kader dalam membantu lansia ataupun penderita kolesterol lainnya supaya dapat melakukan hidup tanpa kolesterol.
THE RELATIONSHIP BETWEEN SOCIAL SUPPORT AND ANXIETY IN FACING THE OBJECTIVE STRUCTURED CLINICAL ASSESSMENT (OSCA) EXAM IN UNDERGRADUATE NURSING STUDENTS Vina Astuti; Annisa Niken Larasati; Faizal Aulia Ramadhani; Asrofi Noor Mashitoh; Wita Oktaviana; Reja Arrafi
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 16 No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v16i1.1652

Abstract

Objective Structured Clinical Assessment (OSCA) is one of the evaluation methods used in nursing education to assess students' clinical competence. However, the OSCA exam often causes significant anxiety for nursing students due to high academic and professional demands. Anxiety is a common emotional response experienced by individuals in the face of stressful or challenging situations. One way to reduce anxiety is with good social support. Social support is the opinion of others who tell that individuals need affection, attention, valued, respected, and involved. The purpose of this study was to examine the relationship between social support and the level of anxiety experienced by undergraduate nursing students in facing the OSCA exam. The type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The study population was nursing students totalling 572 respondents. This research uses the spearman test, and this research was conducted from August to Septembe. Researchers used non-probability sampling with purposive sampling method, the research sample above showed 90 people to become respondents with inclusion criteria (1. Active students of semester II, IV, IV of the Nursing Study Program at Universitas Muhammadiyah Surakarta who took the OSCA exam, 2. Students take the OSCA exam directly on the appointed day, 3. Willing to fill out the research questionnaire). Measurement of social support using the MSPSS (Multidimensional Scale of Perceived Social Support) questionnaire and the HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) questionnaire for anxiety levels. The results showed that the majority of respondents had moderate social support with 35 respondents (38.9%) and severe anxiety 27 respondents (30%). Data analysis using Spearman Test. Spearmen correlation test results obtained a p-value significance of 0.001 <0.05 and a correlation coefficient value of 0.767. The conclusion of the study is that there is a relationship between social support and anxiety levels in nursing undergraduate students when facing OSCA exams.
Application of Scheduled Drawing Therapy to Reduce Signs and Symptoms of Auditory Hallucinations Silvia Firsa Permata; Wita Oktaviana; Joko Purnomo
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v7i1.2056

Abstract

Auditory hallucinations are a common problem in individuals with severe mental disorders that affect cognitive, emotional, and behavioral functioning and reduce quality of life. This study aimed to determine the effect of scheduled drawing therapy on reducing the signs and symptoms of auditory hallucinations. The method used was a case study with a nursing care approach involving three patients. The intervention was conducted for five consecutive days using structured drawing activities. The results showed a decrease in signs and symptoms in all patients, indicated by reduced self-talking behavior, fear, and improved focus and self-control. It is concluded that scheduled drawing therapy is effective in reducing auditory hallucination symptoms and is recommended as a supportive intervention in mental health nursing practice.
Co-Authors Aan Somana Abi Muhlisin Adek Setiyani Adelia Dwi Mareta Adelia Nur Aziza Afik Driyanto Agustin, Diva Penni Agustin, Finna Rachma Ahmad Fatih Nuril Anwar Aisyah Dani Hanifah Aisyah Salsabila Nur’azizah Akhmad Su’ib Andi Nugroho Andi Nugroho, Andi Anjarsari, Rizki Annisa Niken Larasati Annisa, Alvia Nur Apriliana, Anna Aprilliana, Anna Arif Widodo Arif Widodo Arina Maliya Ariyanti, Nanda Putri Arrafi, Reja Arya Tosanaji Adyuta Prasasti Asrofi Noor Mashitoh Astrid Indah Istiningrum Astuti, Vina Aulia Ramadhani, Faizal Ayu Khoirotul Umaroh Azani, Muhammad Zakki Bacharuddin Akbar Beti Kristinawati Budi Anna Keliat Dian Hudiyawati Dimas Ria Angga Pribadi Driyanto, Afik Dwi Bayu Saputro Dyaz Surya Ananta Edy Wiyono Ekan Faozi Erina Adriana Paramitha Faizah Betty Rahayuningsih Faizal Aulia Ramadhani Fanggareza Firdaus Luthfiyasha Fathurozaq, Syarif Fatimah Nur Janah Amini Fauzi, Ekan Febriani, Diana Feby Margareta Habsyah Saparidah Agustina Hanifah, Aisyah Dani Hanifah, Endah Nur Hendri Santoso Iffah Amirotul Umah Indahsari, Madya Maya Jiheny Siska Pratiwi Joko Purnomo Joko Purnomo Kartinah , Kartinah Kusumaningtyas, Bethari Mukti Lanang Rangga Luluk Ria Rakhma Mahendra, Mesha Margianto, R. Agus Moh Zamroji Mohammad Sukandar Mohammad Sukandar Mohammad Zakki Azani Muchamad Ali Sodikin Nazrin Ahmad Nieldya Nofandrilla Niken Larasati, Annisa Nisa, Mustfidatun Noor Mashitoh, Asrofi Nur Janah, Sherly Nurtiningtyas, Vivi Pasha Ayu Prakoso, Teguh Tri Pratama, Muhammad Raditya Arva Pudji Lestari Pudji Lestari Putri, Nindya Erina Putri, Salsya Bela Nadiya Rahma Annisa Reja Arrafi Rita Rahayu Rizki Anjarsari S. Sugiharto Salsya Bela Nadiya Putri Satria Jati Bawono Sheena Ramadhia Asmara Dhani Siagian, Ira Octavia Silvia Firsa Permata Silvia Firsa Permata Sintia Dewi, Radi Tia Siti Marfu'ah Slamet Wibowo Sri Nyumirah SRI RAHAYU Sri Rahayu Sriyanto, Heru Sukaesti, Diah Sukandar, Mohammad Sukotjo, Ivanda Andinar Sulastri Sulastri Sulastri Suparmi Suparmi Susanti Niman Su’ib, Akhmad Thia Wulan Dinasti Tri Agustina Vina Astuti Wachidah Yuniartika Wachidah Yuniartika Wardani, Aulia Dwi Waryanti, Emy Tri Wibowo, Slamet Widihastuti, Diva Peni Agustin Yanto, Tri Wahyudi Yuanita Panma Yunianti, Evita Yunika Wahyu Pertiwi Zamroji, Moh. Zuan Nun Alea Syavinka