Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pelatihan Basic Life Support (BLS) pada Siswa SMA Negeri 1 Probolinggo Alief Siswanto, Putri; Indriani, Ratri Dwi; Syulthoni, Zain Budi; Indriastuti, Endah
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.999

Abstract

Kejadian Henti Jantung Mendadak (HJM) semakin sering terjadi seiring dengan peningkatan prevalensi Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Indonesia. Tersedianya penolong (bystander) dapat menaikkan angka keselamatan korban terutama pada kasus yang terjadi di luar rumah sakit. Terbatasnya sumber daya dalam memberikan pelatihan mengakibatkan masih sedikitnya jumlah penolong terlatih di masyarakat. Strategi yang dapat dilakukan yaitu dengan melibatkan siswa sekolah sehingga diharapkan mereka dapat melatih orang tua atau saudara di rumah serta teman sebaya sehingga di waktu yang bersamaan semakin banyak orang teredukasi. Tim Teknologi Kedokteran berkolaborasi dengan Tim Kedokteran ITS menyelenggarakan kegiatan PkM berupa Pelatihan Basic Life Support (BLS) yang diikuti oleh 30 siswa dan guru SMA Negeri 1 Probolinggo pada 6 Oktober 2023. Kegiatan diawali dengan pemberian materi lalu dilanjutkan dengan praktik BLS pada manekin. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara signifikan didapatkan setelah pelatihan BLS. Semakin banyaknya jumlah penolong terlatih diharapkan dapat meningkatkan keluaran HJM.
Pelatihan Psychological First Aid (PFA) dan Stress Management untuk Mahasiswa Kedokteran Tahun Pertama FKK ITS 2024 Syulthoni, Zain Budi; Haykal, Muhammad Nazhif; Eljatin, Dwinka Syafira; Haque, Sayidah Aulia Ul; Rangkuti, Rahmah Yasinta; Fadhlina, Afia Nuzila; Indriastuti, Endah; Radiansyah, Riva Satya; Putri, Atina Irani Wira; Sari, Desiana Widityaning; Indriani, Ratri Dwi; Siswanto, Putri Alief; Mahdi, Faizal
Sewagati Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i1.2413

Abstract

Mahasiswa kedokteran tahun pertama menghadapi banyak tantangan dalam menye-suaikan diri dengan lingkungan akademik baru, yang dapat memengaruhi kesehatan mental mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola stres dan memberikan dukungan psikologis melalui pelatihan manajemen stres dan dukungan psikologis pertama / Psychological First Aid (PFA). 30 mahasiswa kedokteran semester 1 FKK ITS mengikuti pelatihan, yang berlangsung selama dua hari dan total 16 jam. Pelatihan juga dievaluasi melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner. Melalui simulasi kasus, peserta menunjukkan kemampuan yang baik dalam menggunakan strategi PFA dan manajemen stres. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti pelatihan (p=0.000). Pelatihan mencakup pemaparan teori dan praktik keterampilan PFA, seperti keterampilan mendengarkan yang aktif, keterampilan komunikasi, keterampilan empati, dan keterampilan bertahan hidup. Dua modul program ber-ISBN dan publikasi di media massa. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat adalah bahwa terjadi peningkatan pemahaman dan kemampuan mahasiswa kedokteran tahun pertama terhadap Psychological First Aid dan Stress Management yang diharapkan lebih siap menghadapi tantangan akademik.
Pemberdayaan Remaja dalam Pencegahan Cyberbullying untuk Mencapai Kesehatan Mental di MAN Kota Mojokerto Prasetiowati, Lucky; Yuliawati, Tri Hartini; Purwantari, Kusuma Eko; Sakina, Sakina; Syulthoni, Zain Budi; Qorib, Muhammad Fathul; Sari, Dewi Ratna
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2765

Abstract

Keberadaan media sosial di kalangan remaja telah menjadi gaya hidup. Media sosial memberikan dampak positif dan negatif bagi penggunanya, Salah satu dampak negatif yaitu munculnya fenomena cyberbullying. Cyberbullying mengacu pada perilaku perundungan, seperti penghinaan, pelecehan, pencemaran nama baik, dan tindakan serupa yang dilakukan secara daring dan dapat berlangsung terus-menerus. Kurangnya pengawasan terhadap penggunaan media sosial oleh remaja berkontribusi pada keberlanjutan tindakan ini, sehingga menimbulkan dampak psikologis yang signifikan pada korban. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai cyberbullying guna memberdayakan peran mereka dalam kegiatan pencegahan baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan mental dan penugasan karya video edukasi. Kegiatan edukasi dilaksanakan di MAN Kota Mojokerto secara luring dengan sasaran 100 siswa – siswi. Sebelum dan sesudah edukasi, peserta diminta mengisi kuesioner pre-test dan post-test. Kemudian dilanjutkan dengan lomba video edukasi satu bulan setelah edukasi dengan tema “stop cyberbullying”. Hasil kegiatan didapatkan bahwa pemberian edukasi kesehatan mental berpengaruh pada peningkatan pengetahuan peserta mengenai cyberbullying secara signifikan (p<0,001). Setelah mendapatkan edukasi, siswa berperan membuat media promosi kesehatan yang berupa video edukasi untuk disebarkan media sosial guna mencegah kejadian cyberbullying untuk mencapai kesehatan mental remaja yang optimal
Aplikasi Media Pembelajaran Tiga Dimensi tentang Penyakit Akibat Rokok Pada Siswa Sekolah Dasar Hidayah, Rizka Nurul; Putra, Gumilar Fardhani Ami; Syulthoni, Zain Budi; Furaidah, Erna; Rangkuti, Rahmah Yasinta; Ridhoi, Ahmad; Fitriani, Fatimah Nur; Indriastuti, Endah; Karimah, Rumman
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.9109

Abstract

Rokok sebagai salah satu penyebab utama berbagai penyakit serius, termasuk penyakit jantung, kanker paru-paru, dan gangguan pernapasan menyebarkan dampak tanpa memandang usia. Anak-anak, terutama siswa sekolah dasar, sangat rentan terhadap dampak negatif dari paparan asap rokok. Namun, metode pembelajaran yang digunakan saat ini sering kali kurang efektif dalam menyampaikan informasi yang kompleks dan penting ini. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan inovatif untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa tentang bahaya rokok. Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan media pembelajaran tiga dimensi yang interaktif dan menarik untuk mengedukasi siswa tentang bahaya rokok melalui visualisasi penyakit akibat merokok. Metode pembelajaran diaplikasikan dengan membentuk kelompok kecil agar komunkasi lebih efektif dan diskusi berjalan terbuka serta fokus siswa dapat tersalurkan dengan optimal. Pengetahuan siswa diukur dengan pre-test dan posttest pada sebelum dan setelah materi. Hasil pelaksanaan menggambarkan media ini memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam dan interaktif, sehingga siswa dapat memahami materi secara komprehensif melalui audio, visual dan kinestetik.
Peningkatan Deteksi Dini Kanker Serviks melalui Skrining HPV DNA kepada Masyarakat di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Karimah, Rumman; Indriastuti, Endah; Eljatin, Dwinka Syafira; Soraya, Fira; Fitriani, Fatimah Nur; Haykal, Muhammad Nazhif; Hidayah, Rizka Nurul; Sari, Desiana Widityaning; Rangkuti, Rahmah Yasinta; Nurhayati, Lely; Syulthoni, Zain Budi; Fadli, Sonny
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.9141

Abstract

Kanker serviks merupakan penyebab kematian paling sering kedua akibat kanker pada wanita di Indonesia, dengan sebagian besar kasus berhubungan dengan infeksi persisten Human Papillomavirus (HPV) risiko tinggi. Deteksi dini melalui skrining berbasis HPV Deoxyribonucleic Acid (DNA) direkomendasikan sebagai metode paling sensitif untuk mencegah progresi lesi prakanker menjadi kanker invasif.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan cakupan deteksi dini kanker serviks di lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui program skrining HPV DNA. Kegiatan melibatkan peserta perempuan diatas 30 tahun dan mencakup edukasi kesehatan reproduksi wanita, pemeriksaan HPV DNA secara gratis, serta survei kepuasan layanan. Hasil skrining HPV DNA menunjukkan bahwa 75 peserta (97%) memiliki hasil negatif untuk HPV risiko tinggi (High Risk-HPV atau HR-HPV) dan 2 peserta (3%) memiliki hasil positif untuk HR-HPV. Selain itu, survei kepuasan menunjukkan sebagian besar peserta menilai proses layanan sangat baik, terutama pada keramahan petugas (96% tingkat tertinggi), manfaat pemeriksaan (88%), serta kejelasan prosedur dan hasil pemeriksaan. Peserta juga memberikan masukan agar kegiatan serupa dilakukan secara rutin dan diperluas untuk skrining penyakit lain yang dapat dicegah. Program ini menunjukkan bahwa skrining HPV DNA dapat diterima dengan baik, meningkatkan literasi kesehatan, dan berpotensi menjadi model implementasi deteksi dini berkelanjutan di institusi pendidikan.
Program Skrining Prostate-Specific Antigen sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Prostat di Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Tahun 2025 Karimah, Rumman; Indriastuti, Endah; Eljatin, Dwinka Syafira; Soraya, Fira; Fitriani, Fatimah Nur; Haykal, Muhammad Nazhif; Hidayah, Rizka Nurul; Sari, Desiana Widityaning; Rangkuti, Rahmah Yasinta; Nurhayati, Lely; Syulthoni, Zain Budi; Fadli, Sonny
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.9145

Abstract

Kanker prostat merupakan salah satu kanker penyebab utama mortalitas pada pria, dan deteksi dini melalui pemeriksaan prostate-specific antigen (PSA) berperan penting dalam mencegah keterlambatan diagnosis. Program skrining ini diselenggarakan sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan akses deteksi dini pada kelompok pria berisiko khususnya untuk civitas akademika ITS dan masyarakat sekitar. Kegiatan meliputi edukasi mengenai pengetahuan umum, faktor risiko, dan gejala kanker prostat, kemudian diikuti pemeriksaan PSA secara gratis. Hasil skrining menunjukkan bahwa 75% peserta memiliki kadar PSA normal (<4,0 μg/L), sementara 25% peserta memiliki kadar PSA tidak normal (4,0 μg/L). Nilai PSA tinggi memiliki beberapa kemungkinan, di antaranya prostatitis, benign prostatic hyperplasia, pasca-ejakulasi/ digital rectal examination yang dilakukan dalam 48-72 jam sebelum pemeriksaan, aktivitas fisik berat sebelum pemeriksaan, atau kanker prostat. Peserta dengan PSA normal direkomendasikan melakukan pemeriksaan ulang setiap 1–2 tahun, sedangkan peserta dengan PSA tinggi disarankan berkonsultasi ke dokter spesialis urologi untuk evaluasi lanjutan. Program ini menegaskan pentingnya skrining PSA berbasis komunitas sebagai strategi efektif untuk meningkatkan deteksi dini dan mempercepat penatalaksanaan pada kasus berisiko tinggi untuk dampak jangka panjang terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga berhasil memperoleh penghargaan rekor MURI untuk skrining PSA dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu 420 peserta.
Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi Masyarakat Melalui Seminar Awam Kanker Serviks dan Prostat di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Ridhoi, Ahmad; Ramadani, Muhammad Rifqi Nur; Njoto, Edwin Nugroho; Arifianto, Dhany; Pamungkas, Yuri; Syulthoni, Zain Budi
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.9147

Abstract

Kanker serviks dan kanker prostat merupakan penyebab morbiditas utama di Indonesia yang seringkali terlambat dideteksi akibat rendahnya literasi kesehatan serta hambatan psikologis berupa rasa takut dan tabu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran deteksi dini civitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui pendekatan promotif yang komprehensif. Metode pelaksanaan meliputi penyelenggaraan seminar awam kesehatan reproduksi yang menghadirkan pakar Onkologi Ginekologi dan Urologi, serta diintegrasikan dengan layanan pendaftaran skrining on-site gratis. Evaluasi efektivitas program dilakukan menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test terhadap 91 responden. Hasil analisis menunjukkan dampak positif yang signifikan, dengan peningkatan skor pengetahuan kumulatif sebesar 21% dan skor sikap sebesar 26%. Strategi integrasi layanan terbukti sukses menjembatani kesenjangan perilaku, di mana 100% peserta menyatakan niat melakukan skrining dan 73,3% di antaranya langsung mendaftar pemeriksaan HPV DNA dan PSA di lokasi kegiatan. Selain itu, media komunikasi berbasis komunitas (WhatsApp) teridentifikasi sebagai saluran promosi paling efektif menjangkau kelompok usia risiko tinggi. Disimpulkan bahwa model edukasi berbasis pakar yang disertai akses layanan langsung merupakan strategi intervensi yang efektif untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan kanker.