Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT Hidayat Hidayat; Sri Haryaningsih; Martinus Martinus
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v11i4.2994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah dan masyarakat serta faktor-faktor yang menghambat kerjasama pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif jenis penelitian deskriptif. Menurut Bob Sugeng Hadiwinata dalam Santosa (2009: 131) Untuk mewujudkan good governance diperlukan prinsip sebagai berikut: Partisipatoris; Rule of law; Transparansi; Responsiveness; Konsensus; Persamaan hak; Efektifitas dan efisiensi; Akuntabilitas:. Adapun Kesimpulananya penelitian yaitu. 1) Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam membangunan adalah memiliki porsi yang cukup seimbang. Pemerintah Kota berperan dalam mengkoordinasi dan memfasilitasi masyarakat untuk melakukan pertemuan-pertemuan membahas proses pembangunan, menampung aspirasi masyarakat, memberi pengarahan dan pembinaan, menyuplai dana pembangunan, menjadi pelopor dan inovator, serta memberikan berbagai dorongan kepada masyarakat. Sedangkan masyarakat berperan untuk ikut terlibat dalam perencanaan hingga evaluasi pembangunan dengan menyumbangkan usulan dan masukan terhadap pemerintah, melakukan pembangunan secara mandiri, mendukung pembangunan dalam bentuk nyata (tenaga dan harta benda), dan ikut serta dalam pengawasan pembangunan.. 2) Faktor pendukung hubungan pemerintah-masyarakat dalam pembangunan kota Pontianak diantaranya adalah kesadaran masyarakat akan perannya dalam pembangunan serta pemahaman masyarakat akan manfaat pembangunan yang dilaksanakan. Selain itu, dorongan dan pendekatan dari Pemerintah kota Pontianak yang manusiawi juga menjadi faktor penting terciptanya pola kerjasama yang mutualistik antara pemerintah-masyarakat dalam pembangunan kota Pontianak.Saran untuk kedepanya agar Pemerintah kota Pontianak menjadikan masyarakat sebagai mitra utama dalam pengawasan pembangunan dengan memberikan porsi yang lebih banyak dalam melakukan pengawasan secara mandiri.Kata Kunci: Peran, Pemerintah, Masyarakat, Pembangunan.
ANALISIS KEBIJAKAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KELURAHAN BANGKA BELITUNG DARAT KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA Hanisa Hanisa; Sri Haryaningsih; Elyta Elyta
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v11i4.2991

Abstract

Penulisan ini dimaksudkan untuk menganalisis mengenai pelaksanaan program kebijakan pemerintah tentang pengelolaan sampah yang dilaksanakan di daerah kelurahan Bangka Belitung Darat kecamatan Pontianak Tenggara. Pelaksanaan pengelolaan sampah ditujukan agar sampah dapat dikelola dengan baik untuk menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil teori dari Bridgman dan Davis (dalam Badjuri dan Yuwono 2002:65) Mengenai proses Analisis Kebijakan Publik, dimana dalam proses-proses yang mendukung Analisis Kebijakan tersebut terdapat lima proses yaitu: 1.Formulasi Masalah Kebijakan, kesimpulannya pengelolaan sampah di Kelurahan Bangka Belitung Darat masih kurangnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. 2.Perumusan Tujuan dan Sasaran, kesimpulannya dalam pengelolaan sampah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama teutama masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. 3.Mengidentifikasi Parameter Kebijakan, kesimpulannya dari Kelayakan Teknis masih dikategorikan layak namun fasilitasnya kurang, dan Kelayakan Administratif, dalam penelitaian ini baik dan mendukung. 4.Mencari Alternatif-Alternatif, kesimpulannya ada beberapa alternatif kebijakan yaitu Alternatif peningkatan kualitas sarana dan prasarana, dan Alternatif kebijakan pemberian sanksi terhadap pelanggar yang belum diterapkan. 5.Memutuskan Alternatif-Alternatif Pilihan, kesimpulannya melihat kondisi dari pelaksanaan pengelolaan sampah yang belum efektif maka dengan menambah anggaran dapat mempermudah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pengelolaan sampah.Kata Kunci: Analisis kebijakan, Pengelolaan, Peraturan, Sanksi.
Kontribusi perubahan kebijakan suku bunga, jumlah anggota, dan dana pihak ketiga terhadap asset perusahaan melalui pembiayaan kredit Windhu Putra; Sri Haryaningsih
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 2 (2021): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30031196000

Abstract

Tabungan Kopdit credit union akan menjadi sumber dana potensial untuk dapat menjadi modal kerja bagi masyarakat. Sehingga dilihat kontribusi atau peran dari Kopdit credit union dalam memperbaiki kehidupan dan mengangkat masyarakat dari jurang kemiskinan untuk menjadi lebih sejahtera. Bagaimana Kopdit credit union dapat menjadi solusi dalam mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kapasitas usaha kecil dan usaha mikro. Penelitian ini ingin melihat Pengaruh perubahan Kebijakan Suku Bunga,  Jumlah Anggota. Untuk menjawab tujuan digunakan alat analis jalur (Path Analysis) dengan menggunakan data panel terhadap tiga perusahaan Credit Union (CU Khatulitiwa Bakti, CU Bona Ventura, CU Pancur Dangeri) selama 10 tahun. Dari hasil penelitian menunjukan, terjadi hubungan tidak langsung dan signifikan antara pengaruh tingkat suku bunga, jumlah anggota dan dana pihak ketiga terhadap jumlah asset melalui Pembiayaan Kredit secara simultan. Dalam pengelolaan dana pihak ketiga untuk meningkatkan asset harus melalui pembiayaan. Apabila tidak memanfaatkan instument pembiayaan/kredit maka dikwatirkan akan menurunkan jumlah Asset.
Impact implementation of law number 11 in 2012 concerning children's justice system for development of children Sri Haryaningsih; Titik Hariyati
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 1 (2021): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/02021760

Abstract

Law number 11 of 2012 concerning the Child Criminal Justice System (UU SPPA) which has been published has brought a change in the paradigm of child crime with a prison nuance to a more child-friendly concept towards restorative justice. However, the phenomenon found in minors is still undergoing legal proceedings. Meanwhile, during the legal process, children are detained in detention centers and placed outside the Special Development Institution for Children (LPKA) and Temporary Child Placement Agency (LPAS). This research was conducted using a qualitative method to child prisoners in West Kalimantan Province. This research was conducted by conducting structured interviews and it carried the analysis of this research out with three lines, namely data reduction, data presentation and conclusion/verification. The findings of the study were helping to children in legal conflict in a fairly good range, even though help from expert advocates and the community had not been fully achieved. The reason it still places many children outside the LPKA is because there are no LPKA or LPAS in the district. Therefore, it is necessary to add LPKA or LPAS to pay attention to the needs of education, health and the needs of children of inmates so that it guarantees their growth and development.
Dampak Kebijakan Lockdown oleh Pemerintah Malaysia pada Kawasan Perbatasan di Kalimantan Barat Sri Haryaningsih; Ira Patriani
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 2 (2021): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30031195000

Abstract

Pandemi Covid-19 mengakibatkan adanya perubahan dalam pola mobilitas masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Asia Tenggara melalui pintu masuk Malaysia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak pada kebijakan lockdown terhadap masyarakat di kawasan perbatasan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan jenis peelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian ini yaitu masyarakat pada kawasan perbatasan di dusun Gun Tembawang desa Suruh Tembawang. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menemukan dampak negatif yang dirasakan langsung oleh masyarakat akibat wabah virus covid-19 ini adalah merosotnya pertumbuhan ekonomi. Kegiatan lockdown dari Negara Malaysia yang terdampak wabah virus corona dilakukan sebagai upaya meminimalisir penyebaran wabah virus tersebut. Dalam pelaksanaan lockdown ini perlu adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat serta perjanjian dengan Negara tetangga dalam hal mobilitas warga terdekat dengan wilayah satu sama lainnya, guna mewujudkan kesejahteraan sosial dan kesehatan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kebijakan lockdown oleh pemerintah Malaysia memiliki dampak terhadap mobilitas dan dan ikatan kekerabatan pada masyarakat di kawasan tersebut.
Model Of Management Information System For Village-Owned Enterprises In Increasing Regional Per Capita In Sambas District Farah Devi Andriani; Sri Haryaningsih; Elyta; Mohammad Nabil Almunawar
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 2 No. 03 (2023): May, International Journal of Economics, Business and Innovation Research
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to see how the Management Information System for Village-Owned Enterprises in Improving Regional Per Capita in Sambas Regency. Sambas Regency is one of the regencies directly adjacent to Malaysia. At the level of Village-Owned Enterprises, it is still relatively low in increasing regional per capita. The method used is a qualitative method with a literature study. The results of this study look through the SWOT Analysis in the Strategy that will be carried out to empower and activate VOEs in improving the economy and the Village-Owned Enterprise Management Information System Model.
Network Governance: Participatory Approach to Contribute at Singkawang Tourism Policy (Case on Cap Go Meh Event) Patriani, Ira; Burhan, Rasidi; Haryaningsih, Sri; M.Wuysang, Julia; Rahmawati, Rahmawati
Iapa Proceedings Conference 2023: New Public Governance: Reflection on Administration Science
Publisher : Indonesian Association for Public Administration (IAPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30589/proceedings.2023.891

Abstract

This paper tells about Singkawang city which embraces a harmonious multicultural society with three major ethnicities, namely TIDAYU (Chinese, Dayak and Malay) and other entities existing besides government. This area has rich cultural diversities give positive advantages for tourism development and bode well for significant local economic growth. Among others, the Cap Go Meh (Chinese religious tradition) is considered to the biggest and international scale event that involves the all of ethnics participatori through networking resources. This event has unique features that attract Chinese diasporas from other regions in Indonesia and neighboring countries. For that reason, the actors involved in this event constitute various social, economic, and political backgrounds. This paper focused on how Singkawang local government can develop a distinctive tourism policy to address the specific multi stakeholder interactions using a qualitative approach. It found that in the context of Singkawang tourism policy, the interaction and dynamic patterns among policy actors are developed through linear individual cooperation. Within this pattern, the interaction amongst policy actors tend to involve certain individuals who have authority in controlling resources regardless of their origin or organizations. In fact, this pattern is very strongly based on family relationships or friendships found in both public and private domains. It has shown that developing Singkawang tourism policy should be developed based on network governance (participatory from resources) and good stakeholder engagement.
SOSIALISASI PENGUATAN KAPASITAS BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DI DESA PERBATASAN NEGARA Haryaningsih, Sri; Arifin, Arifin; Patriani, Ira; Aboa, Antonia Sasap; Andriani, Farah Devi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i1.10990

Abstract

Abstrak: BUMDES yang berada di wilayah perbatasan Negara menghadapi permasalahan lingkungan yang kompleks. Demikian juga permasalahan terkait dengan BUMDES itu sendiri yaitu kapasitas lembaga yang lemah. Pelaksanaan program pengabdian ini bertujuan meningkatkan wawasan pengelola BUMDES dengan harapan mendorong pengelola dalam mengembangkan kapasitas kelembagaan. Pelaksanaan kegiatan melalui tiga tahap yaitu orientasi dan sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, serta monitoring dan evaluasi. Mitra atau peserta terdiri dari pengelola inti BUMDES berjumlah 8 orang, serta operasionalisasi berjumlah 2 orang. Capaian hasil sosialisasi yang dilakukan baik dengan penyuluhan ataupun melalui tatap muka melalui 6 (enam) item indikator penilaian. Berdasarkan 6 (enam) item indicator penilaian terjadi peningkatan wawasan pengetahuan terkait dengan pengembagan kelembagaan yaitu dari 65% menjadi 95%. Hal penting lain adalah dengan sosialisasi terkait peningkatan kapasitas terdapat motivasi yang kuat dari pengelola BUMDES dalam pengembangan lembaga dengan merencanakan menjalin kerjasama dengan pihak luar, baik itu dengan Perguruan Tinggi (PT), Pemerintah Daerah, ataupun pihak swasta. Mitra juga berinisiasi dan mengusulkan kepada Tim untuk mengadakan program pengabdian lanjutan melalui Workshop untuk memacu pengembangan BUMDES di masa yang akan datang.Abstract: BUMDES located at the national border area faces the complexity ot the environment. Besides, the problems related to BUMDES itself are the weaknesses of the capacity building, The implementation of this service program aims to increase the insight of BUMDES managers in the hope of encouraging managers to develop institutional capacity. There are three stages of the program implementation namely orientation and socialization, implementation of program activities, and monitoring and evaluation. Partners or participants consist of BUMDES managerial level, and 2 operational officers. The results of the socialization carried out either through counseling or face-to-face through 6 (six) indicators of assessment items. Based on 6 (six) indicators of assessment items, there is an increase in knowledge insight related to institutional development, from 65% to 95%. Another important thing is that with socialization related to capacity building, there is a strong motivation from BUMDES managers in institutional development by planning to collaborate with outside parties, be it with universities (PT), local governments, or private parties. Partners also initiate and propose to the Team to hold a follow-up service program through a Workshop to spur the development of BUMDES in the future.
Smart Parenting dalam Membentuk Karakter Anak pada Era Digitalisasi di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat Patriani, Ira; Haryaningsih, Sri; Devi Andriani, Farah; Risna Sari, Ade; Maulana, Akbar; Ananda Pratiwi, Putri
Indonesian Journal for Social Responsibility Vol. 5 No. 02 (2023): December 2023
Publisher : LPkM Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/ijsr.v5i02.217

Abstract

Along with the times, the role of parents in helping children's growth and development so that they grow into intelligent children becomes a responsibility that must be done. However, public awareness and understanding, especially parents, do not know how to provide good parenting to children. This can lead to undirected child behavior and a lack of stable emotions. Community Service Activities (PKM) are carried out to socialize how good and correct parenting is for children, especially children with special needs at Sekolah Luar Biasa (SLB) Ibu Bahagia, Sungai Raya District, Kubu Raya Regency, Kalimantan Barat Regency. The main target of this activity is the parents/guardians of students of SLB Ibu Bahagia. The activity plan includes socialization about parenting, education about sexual harassment, and discussion sessions. The results of this activity show an increase in the understanding of participants (parents/guardians of students) in providing proper parenting and sharing knowledge about examples of improper parenting that must be avoided.
Disfungsi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Pengembangan Otonomi di Wilayah Perbatasan Sri Haryaningsih; Farah Devi Andriani; Ira Patriani
Jurnal Kawistara Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.76496

Abstract

The stagnation experienced by BUMDes has not received serious attention from the government, even though BUMDes as a support for people's lives in rural areas need to be empowered to build village autonomy, especially in border areas. This paper aims to explain the complexity and dysfunction of BUMDes in achieving the goals of village autonomy. The data of this study were based on qualitative research collected through observation, interviews, and documentation studies. The results of the study showed that the limited space for community participation in planning and implementing policies is a factor that causes BUMDes to stagnate. In addition, the dysfunction of BUMDes occurs because the orientation of activities is more economic and political than community interests. Government policies that are not accommodating to the interests of villages in border areas further hamper the development of BUMDes. The solution that can be done is the cooperation of all parties in carrying out policies and a joint commitment to support village autonomy starting from the central, regional, and rural governments. Thus, the government's target to present a prosperous and empowered village face can be realized 
Co-Authors *, Yulius Yohanes Abdul Rahim Abdul Rahim * Aboa, Antonia Sasap Adi Mulyono Ananda Pratiwi, Putri Anggi Dwi E1011161042 Febrianty Antonia Sasab Abao Antonia Sasap Abao Antonia Sasap Abao Anwar, Hairil Anwar, Hairil ANWAR, SYAMSU Aprilianza, Haikal Argo Pambudi Arifin Arifin Arifin Arifin Aryanti, Monica Wiwiek Azrita Mardhalena Bandi Hermawan Burhan, Rasidi damayanti, Etika Darusalam, M Dewi Utami Dharmawan, Gusti Fariz Dhidik Apriyanto Dithya Sri Puji Rizqi E1011151110 Cici Selvia Larasati E1011151143 Nussella E1011161050 Nurlia E1011161069 Livianty E1011171045 Desi Lestari E1013161017 Dori Surgadi E:1012131054 Depi Lispa Sumanti Elyta Elyta Elyta Elyta Elyta Elyta Elyta Farah Devi Andriani Filnaria Eka Sunardi Putri Hairil Anwar Hairil Anwar Hanisa Hanisa Hardalina Hardalina Hardalina, Hardalina Hardi Alunaza hassbullah, hassbullah Hastuty, Lita Hermawan, Bandi Hidayat Hidayat Ida Rochmawati Indah Febri Rulyati Indriyadi, Abang Ira Patriani Ira Patriani Ira Patriani Juniwati Juniwati Kartika Ningtias LARASATI, CICI SELVIA Lestar, Desi Livianty, Livianty M.Wuysang, Julia Mardhalena, Azrita MARKUS MARKUS E1012161063 Martinus * Martinus Martinus Martinus Martinus Martinus, Martinus Maulana, Akbar Meilasari, Indah Mikael, Suryadi Mliani, Meliani E1012131062 Mohammad Nabil Almunawar Mukarom, Zaenal. 2016. Komunikasi Politi Vety Lestari NIM:E4301106 Nahot Tua Parlindungan Sihaloho Nikodimus, Nikodimus Ningtias, Kartika NUDU, CHAROLINA NOVIYANTI ANGGRAINI Nuraini, Nuraini Nurlia, Nurlia NURSELLA, NURSELLA Patriani, Ira Patriani, Ira Patriani, Ira Rabiah Nawarisma NIM E1032131022 Rahim, Abdul Rahim, Abdul Rahmawati, Rahmawati Rasidar Rasidar, Rasidar Redha Fachmi Al Qadrie, Syarif RIONALDI, RIZAL Risna Sari, Ade Ritaudin, Ritaudin Rusdiono, Rusdiono Safitri, Rachmah Bayu Sihaloho, Nahot Tua Sihaloho, Nahot Tua Parlindungan Silverius Tey Seran Sri Maryuni, Sri Subiandani Subiandani Sukriadi, Hery SUMANTI, DEPI LISPA Sunta, Mathilda Suyanti Suyanti Titik Hariyati Tri Hutomo * Utami, Dewi Windhu Putra Yohanes, Yulius YOSEF E1012161111 SIDING ARMANDO Yuliani NIM. E1011151145